Makanan Khas Indonesia Pepes

Makanan Khas Indonesia

Makanan khas Indonesia – Bukan hanya budayanya saja, kuliner Indonesia pun sangat kaya dengan berbagai keunikannya. Bahkan, beberapa diantaranya menjadi makanan terlezat di dunia. Pantaslah kalau turis mancanegara pun tak pernah lelah menelusuri ragam kuliner di seluruh penjuru Nusantara.

Coba bayangkan, makanan khas Indonesia akan berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya. Indonesia menjadi negara yang paling kaya dengan khazanah kuliner di seluruh dunia.

Nah, bagi para traveler akan selalu menarik memperbincangkan tentang makanan. Sebab, kuliner tidak akan terlepas dari destinasi wisata.

Baik bagi wisatawan dalam atau luar negeri, mencari tahu ragam makanan khas Indonesia tidak akan ada habisnya. Itu berarti, Kamu harus menelusuri setiap sudut keunikan negara ini.

Ciri Khas Masakan Nusantara

“Kamu tidak akan mampu menghitung dengan jari kekayaan kuliner Nusantara. Mulai dari makanan pembuka, makanan inti, hingga dessert tak terhitung jumlahnya. Sebuah berkah yang tak terhingga dari Tuhan untuk bumi pertiwi”

Sebagai negara dengan kekayaan budaya, Indonesia juga memiliki makanan-makanan yang menggugah selera. Tak heran jika beberapa diantaranya dinobatkan menjadi makanan terlezat di dunia. Jangan heran! Sebab, Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dari segi kulinernya. Apa saja kah?

  • Kaya akan rempah sehingga aromanya sangat kuat
  • Indonesia juga terkenal dengan makanan-makanannya yang pedas. Sehingga, jenis sambal yang ada pun sangat beragam
  • Memiliki citarasa gurih dengan penambahan santan
  • Masakan Nusantara juga identik dengan citarasa manis
  • Penggunaan santan pada kebanyakan masakan membuat makanan Indonesia juga cenderung berlemak.

Nah, kali ini akan kami ulas secuil kekayaan Nusantara pada ranah kulinernya. Berikut makanan khas daerah Indonesia dan penjelasannya!

Kerak Telur

Makanan Khas Indonesia Kerak Telur

Dimulai dari Ibukota Indonesia, Jakarta. Ada kerak telur yang sudah menjadi ikon bagi masyarakat Betawi sendiri. Makanan khas Indonesia yang satu ini akan mudah Kamu dapatkan di acara-acara tertentu seperti Pekan Raya Jakarta.

Kuliner yang satu ini sudah ada semenjak zaman kolonial Belanda. Bahkan, kerak telur menjadi primadona di masa Jakarta masih bertajuk Batavia. Jadi, bisa dibilang juga kalau kerak telur adalah fast-food warga Jakarta.

Makanan ini bisa disajikan dalam waktu yang singkat dengan bahan berupa beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi sangrai, serta bawang goreng. Tak luput bumbu halus berupa jahe, cabe merah, garam, kencur, dan gula pasir.

Cara memasaknya dengan memasukkan bahan-bahan tersebut di dalam wajan. Uniknya, tidak dibutuhkan minyak untuk membuat makanan ini menjadi matang.

Saat telur setengah matang, wajan akan dibalik sehingga menghadap pada panas arang. Sehingga teksturnya menjadi keras sehingga disebut dengan kerak.

Jika permukaan sudah gosong, kerak telur akan diangkat dan ditambahkan bumbu-bumbu. Cara memasaknya dengan memakai arang dan anglo. Sehingga aromanya tetap khas dan rasanya menjadi lebih gurih.

Karee Kameng

Makanan Khas Indonesia Karee Kameng

Sedikit beralih ke kota serambi mekah, Aceh. Makanan khas Aceh ini adalah sajian yang paling digemari oleh masyarakat di berbagai perayaan.

Ya, bernama Karee Kameng, kuliner ini dapat ditemui di kedai-kedai makan hingga di perhelatan. Karee Kameng sendiri adalah kari kambing yang biasa dipampang dalam wajan besar atau kuali yang tak pernah berhenti dipanaskan.

Mirip dengan gulai kambing biasa, kuah dari Karee Kameng berwarna kuning pekat ditambah dengan daging kambing dan tulangnya.

Uniknya, daging dan tulang ini dimasak bersamaan. Meski terbuat dari daging kambing, tetapi tidak menimbulkan bau prengus yang mengganggu. Melainkan aroma rempah yang menguar sempurna.

Karena rempahnya yang sangat kaya, sehingga menjadikan lauknya menjadi lebih keruh. Pun, dicampur dengan sumsum tulang kambing.

Penyajian Karee Kameng ini kerap kali dipadukan dengan potongan daging kambing bakar, potongan rawit, dan tak lupa nasi putih hangat.

Bika Ambon

Makanan Khas Indonesia Bika Ambon

Masih di bagian timur, makanan khas Indonesia yang satu ini berasal dari Sumatera Utara. Tepatnya dari Ambon. Mungkin, jika mendengar nama kue ini Kamu akan berpikir berasal dari Ambon, Maluku.

Namun salah besar ya, kue bika terinspirasi dari kue Melayu yang dibuat dengan modifikasi bahan pengembang. Sehingga menghasilkan sebuah kue dengan rongga yang cukup berbeda dengan kue aslinya.

Hubungan kue bika ini dengan Ambon adalah dijual pertama kali di Jalan Ambon, Medan. Bahan utama untuk membuat kue ini menggunakan tepung terigu, santan, telur, pandan wangi, gula, dan sebagainya.

Saat dijual di daerah Sei Kera kue ini menjadi sangat populer dan terkenal di seluruh medan. Hingga akhirnya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Bika Ambon mempunyai serat sempurna pada bagian dalamnya. Serta memiliki tekstur yang lembut saat digigit. Untuk menikmati bika Ambon, Kamu tidak perlu jauh-jauh ke Medan. Saat ini, resepnya banyak beredar di Internet, sehingga bisa membuat sendiri di rumah.

Kue Serabi

Makanan Khas Indonesia Kue Serabi

Si Kecil, pipih, dengan tekstur berpori ini tidak lagi menjadi makanan khas Sunda. Sebab, kepopulerannya menjadikan kue serabi sudah tersedia di berbagai tempat di Indonesia. Bahkan, sudah menjadi salah satu warisan kuliner Nusantara yang begitu berharga.

Pembuatan kue serabi menggunakan bahan berupa tepung beras yang dicampurkan dengan santan. Kemudian, diproses secara tradisional yakni dibakar di atas tungku. Alat pembakarannya pun menggunakan wajan yang terbuat dari tanah liat.

Sampai kini, pembuat serabi masih menggunakan cara tradisional tersebut. Sehingga, dari zaman dahulu pun cita rasa gurih dan aromanya tidak berubah. Sekilas, makanan khas Sunda ini mirip dengan pancake tetapi mempunyai ukuran yang lebih tebal dan lebih kecil.

Menyesuaikan dengan perubahan zaman, penjual kue serabi pun memadukannya dengan berbagai varian rasa dan topping.

Mulai dari keju, cokelat, daging ayam, pisang cokelat, stroberi, vanilla, dan masih banyak lagi. Namun, satu yang tak pernah pudar oleh zaman adalah serabi santan dengan rasa gurih yang begitu terasa.

Nasi Goreng

Makanan Khas Indonesia Nasi Goreng

Tak hanya merakyat, nasi goreng juga menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang sudah mendunia. Hal ini berkat Barack Obama yang pernah menyebutkan makanan ini sebagai makanan yang terkenal di kancah Internasional. Bahkan, ia juga mengakui rasa lezat dari makanan khas Indonesia ini.

Selain itu, nasi goreng semakin mendunia tersebab disajikan pada ajang World Expo Shanghai China 2010. Acara bertaraf internasional ini semakin mengenalkan nasi goreng di mata dunia.

Pada acara ini, ada banyak respon positif dari pengunjung. Dalam sehari, nasi goreng bisa terjual sampai 700 porsi.

Nasi goreng sendiri merupakan makanan dengan bahan dasar berupa nasi dengan bumbu rempah khas. Ditambah dengan sayuran, daging, telur, dan sebagainya.

Saat ini, nasi goreng mempunyai banyak varian dan campuran. Mulai dari sosis, kecap, sambal, cumi, dan masih banyak lagi.

Gado-Gado

Makanan Khas Indonesia Gado-Gado

Siapa sih yang tidak tahu perihal salad-nya orang Indonesia ini? Selain itu, gado-gado juga sangat diminati karena cita rasanya yang sesuai dengan lidah orang Indonesia. Nah, FYI, gado-gado berasal dari Betawi dan sudah ada sejak abad ke-16.

Tak berbeda dengan pecel dari Jawa, makanan khas Indonesia ini juga terbuat dari ragam sayuran yang dicampur serta disiram menggunakan saus kacang. Gado-gado juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan irisan telur.

Kuliner ini mempunyai cita rasa manis, gurih, dan pedas. Untuk menikmatinya, Kamu bisa menambahkan potongan lontong ataupun nasi. Kamu bisa menemukan gado-gado di pinggir jalan, hingga di restoran sekalipun.

Gado-gado sangat populer di kalangan wisatawan asing. Sehingga, kerap disebut sebagai “Carte de Kour” (salah satu daftar kuliner wajib).

Bahkan, memenangkan kategori tampilan sajian estetika pada perlombaan memasak internasional di Napoli tahun 2010. Tak heran jika gado-gado menjadi makanan khas Indonesia yang terkenal di dunia.

Sambal

Makanan Khas Indonesia Sambal

Wah, kalau yang satu ini sih menu wajib yang harus ada di tiap kali makan orang Indonesia. Sudah menjadi rahasia umum kalau masyarakat Nusantara memang paling jago menahan rasa panas dan pedas dari cabai. Sehingga, sambal sangat populer dan menjadi salah satu makanan khas Indonesia.

Saat ini, ada banyak varian sambal yang dibuat dengan perpaduan bahan dan metode pengolahan yang berbeda.

Namun, original-nya sambal dibuat dengan cara mengulek cabai sampai sarinya keluar. Sehingga, cita rasa pedasnya semakin mantap. Sambal juga ditambahkan dengan bahan lain berupa bawang putih, bawang merah, terasi, dan juga garam.

Tak hanya memiliki cita rasa yang bikin nagih, sambal juga dikenal mempunyai konsistensi bahan yang padat serta kaya akan rempah-rempah.

Jenis sambal yang ada di Indonesia sangat beragam. Mulai dari sambal manis, sambal kecap, sambal terasi, sambal korek, sambal pecit, sambal matah makanan khas Bali, sambal petis, sambal jeruk, dan sebagainya.

Bahkan, bisa dibilang kalau masing-masing daerah di Indonesia memiliki jenis sambal dengan ciri khas tertentu.

Bakso

Makanan Khas Indonesia Bakso

Bakso juga masuk sebagai makanan khas Indonesia yang memiliki banyak penggemar. Makanan berkuah melimpah ini memang disukai berbagai kalangan usia.

Bola daging atau meat ball ini disajikan bersama dengan mie kuning dan mie putih. Serta ditambahkan dengan sayuran, bawang goreng, dan seledri untuk menambah kesegarannya.

Terkadang, bakso juga dilengkapi dengan topping berupa pangsit atau tahu. Saking populernya makanan ini, Kamu akan mendapati kedai-kedai bakso di sepanjang jalan di seluruh penjuru Nusantara.

Saat ini, bakso juga kian banyak variasinya dengan ukuran yang beragam. Ada yang diberi isian berupa telur, daging, sambal, dan sebagainya.

Ada pula yang berukuran jumbo dengan berat yang tidak lazim. Harganya pun sangat terjangkau oleh masyarakat.

Nasi Uduk

Makanan Khas Indonesia Nasi Uduk

Rasanya belum lengkap membahas tentang kuliner khas Nusantara jika belum mengulik nasi. Ya, makanan pokok warga +62 ini tak pernah ketinggalan untuk disantap sebagai menu utama.

Seperti yang Kamu tahu, ada tagline “belum terasa makan kalau belum mengonsumsi nasi”. Jadi, olahan nasi Indonesia pun sangat banyak jenisnya.

Salah satunya adalah nasi uduk yang berasal dari suku Betawi. Berbeda cara pengolahan dengan nasi biasa, nasi uduk harus diadon dulu menggunakan daun salam, air santan, serai, laos, dan daun jeruk. Jika sudah, beras tersebut kemudian dikukus sampai matang sempurna.

Tak heran jika aroma dan cita rasanya lebih harum dan gurih. Sebagai tambahan lauknya, nasi uduk disajikan bersama dengan tempe orek, telur dadar, empal, udang goreng, sayur asem, serta lalapan.

Namun, jangan heran kalau satu daerah dengan daerah lain memiliki ciri khas berbeda dalam penyajiannya.

Di beberapa daerah, nasi uduk biasa disajikan bersama ayam goreng, tempe, tahu, sambal kacang, dan taburan bawang goreng.

Bakmie

Makanan Khas Indonesia Bakmie

Warga Tionghoa tersebar secara pesat ke seluruh negara Asia Tenggara. Sehingga, sangat berpengaruh pada berbagai aspek negara, termasuk juga kulinernya.

Sehingga tak heran kalau terjadi akulturasi budaya dan menyebabkan berpadunya makanan khas Tionghoa dengan Indonesia.

Salah satu makanan khas yang dibawa pedagang Tiongkok adalah bakmi. Makanan ini juga dikenal dengan nama yahun atau yamien.

Karena sudah disesuaikan dengan lidah Indonesia, maka bakmie mudah untuk diterima dan menyatu dalam jantung perkulineran.

Bakmie yang menjadi makanan khas Indonesia diolah menggunakan bumbu dan rempah khas Nusantara dengan bahan yang lebih mudah untuk ditemui. Seperti sayur sawi dan ayam. Bahan utama pembuatannya adalah dari bakmi kuning dan tepung terigu.

Sedangkan penyajian bakmi adalah diletakkan pada mangkuk dengan berbagai isian, kuah, dan juga sambal. Saat ini, ada dua varian bakmi yakni bakmi kuah dan bakmi goreng.

Opor Ayam

Makanan Khas Indonesia Opor Ayam

Kalau makanan khas Indonesia yang satu ini sih, identik banget dengan hari raya Idul Fitri. Ya, perayaan besar bagi agama mayoritas masyarakat Indonesia.

Nah, salah satu sajian yang wajib ada di setiap meja keluarga adalah opor ayam. Penyajian opor ayam bertujuan untuk menjamu saudara dan tetangga yang akan bersilaturahmi.

Opor ayam berasal dari Jawa Tengah serta Jawa Timur. Makanan ini merupakan ayam yang diolah dengan cara direbus menggunakan bumbu yang kental serta santan.

Ditambah pula dengan rempah lain seperti kencur dan serai. Biasanya, opor ayam disajikan bersama dengan nasi atau lontong dan ketupat.

Agar lebih terasa mantap, opor ayam biasa juga disajikan bersama sambal goreng. Kalau ingin menjajal menu ini, Kamu bisa mendapatkannya secara gratis di rumah seseorang pada hari lebaran.

Pepes

Makanan Khas Indonesia Pepes

Makanan yang diolah dengan cara tradisional memang tidak pernah membosankan. Sebab, memiliki aroma dan rasa yang sulit untuk dijelaskan kelezatannya.

Hal ini dikarenakan cara pengolahannya masih menggunakan bahan-bahan alam. Salah satu contohnya adalah pepes.

Pepes atau kerap juga disebut dengan pais merupakan cara memasak dengan cara membungkusnya menggunakan daun pisang.

Sehingga, aromanya menjadi lebih harum. Nah, bahan bakunya juga cukup beragam. Ada yang menggunakan ikan, ayam, tahu, atau jamur.

Selain bahan utama tersebut, di dalam pepes biasa dimasukkan tomat, kemangi, serta cabai. Bumbunya sendiri menggunakan rempah khas Indonesia seperti bawang merah, bawang putih, merica, ketumbar, dan masih banyak lagi.

Setelah semua bahan dimasukkan dalam bungkus daun pisang, selanjutnya dibakar di atas api. Sehingga, bagian dalamnya menjadi lebih kering serta matang sempurna.

Rendang

Makanan Khas Indonesia Rendang

Jangan lewatkan rendang ketika membahas tentang kuliner Nusantara. Sebab, salah satu makanan khas indonesia yang menjadi makanan internasional yang telah diakui dunia yaitu rendang. Bahkan, rendang sudah dimasukkan dalam 50 hidangan terlezat dunia (50 most delicious foods).

Panganan ini terbuat dari daging sapi dengan cita rasa yang pedas. Namun, saat ini, rendang juga terbuat dari berbagai jenis daging. Seperti itik, ayam, serta hati sapi.

Rasa lezat dari rendang juga disebabkan karena proses pengolahannya yang mencapai berjam-jam. Bahkan, bisa mencapai 4 jam hingga kuahnya benar-benar mengering.

Selain itu, pembuatan rendang menggunakan bahan-bahan berupa santan dan rempah pilihan. Mulai dari bawang putih, kunyit, cabe, jahe, bawang merah, dan lengkuas.

Jika rendang sudah mengering, maka baru bisa disajikan dengan berbagai bahan. Biasanya, masyarakat Indonesia menyantapnya bersama dengan nasi dan lauk pauk yang lain. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan rendang di rumah makan Padang.

Semua pembahasan di atas sebenarnya belum ada seujung kuku dari seluruh makanan khas Indonesia. Sebab, jika ingin ditelusuri lebih jauh, masakan Nusantara sangat banyak sekali.

Mungkin bisa mencapai ribuan. Namun, ulasan di atas setidaknya memberikan gambaran kecil tentang betapa kayanya resep Nusantara.

Tak hanya membuat lidah terpuaskan, tetapi makanan Indonesia bisa membekas rindu pada siapa pun yang bersua untuk pertama kalinya.

Kamu harus benar-benar bangga akan fakta ini. Untuk itu, share tulisan ini agar semakin banyak orang yang mencintai warisan resep nenek moyangnya.

Leave a Reply