Bahan Kain Ceruti: Jenis, Ciri dan Karakteristik

Sedikit banyak dari kalian pastinya sudah sering mendengar bahan kain ceruti, bukan? Itu lho kain yang sering dikaitkan dengan pashmina. 

Nama ceruti sendiri lebih sering dikenal dan dikaitkan dengan pashmina ceruti. Lantas seperti apa sih jenis kain ini? Penasaran seperti apa? dan kenapa sering dikaitkan dengan pashmina? Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah.

Bahan Ceruti Seperti Apa?

Bahan Kain Ceruti Bahan Ceruti Seperti Apa

Perlu diketahui bersama jika nama ceruti sendiri berasal dari nama salah satu keluarga industrialis tekstil asal Italia yang bernama Nino Cerruti. 

Nino cerruti sendiri merupakan orang yang pertama kali menemukan bahan ini. Kain ini pun menjadi salah satu kain premium yang populer dan banyak dipilih karena elastis dan flowy (kesan jatuh ketika dikenakan). 

Kain ceruti adalah sejenis kain yang dibuat dengan campuran antara polyester, sifon, dan crepe. Karena dibuat dari berbagai macam serat sehingga membuatnya dapat dikreasikan dengan berbagai bahan dan warna. 

Penggunaan banyak bahan untuk menciptakan kain ceruti motif ini sehingga membuatnya kerap disebut dengan Chiffon, Crepe, ataupun Hycon. 

Bahan ceruti sering disebut sebagai bagian dari jenis kain crepe karena teksturnya yang hampir sama, yakni sama-sama bertekstur seperti kulit jeruk.

Di satu sisi, ceruti sangat mirip dengan sifon sehingga banyak yang menganggapnya sebagai sifon ceruti. Di sisi lain bentuknya yang sangat mirip dengan kain hycon, bahkan seperti pinang dibelah dua.

Walau bak pinang dibelah dua namun dari segi harga, hycon lebih murah dibandingkan ceruti. Selain itu, kain ceruti babydoll premium pun lebih tipis jika dibandingkan dengan hycon.

Kain ini sering disamakan dengan jenis lainnya karena memang masih dalam keturunan kain sifon maupun crepe. Sementara hycon sendiri juga turunan dari bahan sifon premium.

Karakteristik dan Ciri Ciri Bahan Kain Ceruti

Bahan Kain Ceruti Karakteristik dan Ciri Ciri Bahan Kain Ceruti

Ciri ciri dan karakteristik bahan kain ceruti yaitu:

1. Permukaan Kain Menyerupai Kulit Jeruk

Jika kalian melihat sekilas maka kain ceruti armani hampir memiliki kemiripan dengan crepe maupun sifon yakni sama-sama memiliki tekstur kulit jeruk. Hanya saja jenis kain ini memiliki tekstur yang lebih halus walaupun terdapat tekstur seperti butiran pasir dan tidak terasa ada butiran-butirannya.

2. Serat Kain yang Menyerupai Awan

Model kain ceruti bisa dibilang unik karena memiliki karakteristik yang seperti awan atau gelombang kabut pada saat terkena cahaya atau lampu sorot.

Nah pada saat kain ini terkena cahaya maka dia akan terlihat berserat serta bertekstur sehingga sekilas seperti tidak halus. Walau memiliki serat dan tekstur nyatanya bahan ceruti import tetap halus dan lembut ketika diraba.

3. Ringan, Elastis, dan Lembut

Karakteristik lain yang dimiliki kain ceruti baby doll yaitu memiliki ciri khas yang ringan elastis dan juga lembut saat digunakan. Walau dibilang ringan namun dia mampu bertahan dari terpaan angin dan tidak terlalu melambai lambai. Sehingga tak heran jika banyak desainer pakaian yang memilih kain ini.

Pemilihan kain ini tak lepas dari sifatnya yang elastis, ringan dan mudah dikreasikan dengan berbagai jenis pakaian, seperti misalnya dijadikan bahan pembuatan kerudung pashmina. 

Pemilihan kain ini tak lepas dari sifatnya yang elastis dan mudah dibentuk dan tidak terlalu jatuh layaknya bahan kain wolfis.

4. Memiliki Efek Flowy

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa walau kain ini ringan tapi tidak akan melambai-lambai pada saat diterpa angin. Sehingga bisa dikatakan jika kain ini memiliki kesan flowy ketika digunakan. 

Jenis Kain Ceruti

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti

Ada banyak jenis bahan ceruti yaitu:

1. Ceruty Ultimate

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Bahan Ceruti Ultimate

Jenis kain ceruti ultimate memiliki karakteristik kain yang fleksibel untuk dibuat menjadi berbagai macam pakaian seperti jilbab, gamis, rok, ataupun pashmina. Kelebihan kain ini yaitu harganya yang sangat terjangkau atau ekonomis namun ketika dibuat menjadi produk jadi seperti pakaian memiliki harga yang relatif mahal. 

2. Ceruti Amunzen

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Bahan Ceruti Amunzen

Jenis ceruti amunzen memiliki karakteristik mudah menyerap keringat, cepat kering, bersifat sejuk dan flowy ketika digunakan. Sehingga dia sangat pas sekali digunakan pada daerah beriklim tropis seperti di Indonesia.

Hanya saja kain ini agak tipis menerawang ketika digunakan sehingga dibutuhkan pelapis atau furing untuk menutupinya. 

Sehingga di dalam pemanfaatannya, jenis ceruti amunzen lebih sering digunakan sebagai bahan pembuatan cadar atau niqab.

 3. Kain Ceruti Premium

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Bahan Kain Ceruti Premium

Kain ceruti premium memiliki sifat yang lembut, halus, lebih tipis namun tetap flowy. Walaupun tipis namun tidak akan mudah rusak ketika dijahit. Selain itu, kain ini juga tetap halus dan lembut walaupun permukaannya memiliki tekstur berserat. 

Hanya saja jenisnya sama dengan ceruti amunzen yakni sama-sama sedikit menerawang sehingga agak kurang pas rasanya jika dibuat menjadi sebuah pakaian. Sehingga pada umumnya bahan ceruti premium lebih sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan jilbab.

4. Kain Ceruti Diamond

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Bahan Kain Ceruti Diamond

Bahan ceruti diamond sering kali disebut juga dengan kain diamond crepe. Hal ini karena teksturnya yang terlihat berpasir namun tetap halus ketika disentuh.

Jenis kain ini memiliki ciri khas berupa kainnya yang lebih ringan, mudah dibentuk, agak elastis dan juga sejuk ketika digunakan.

Selain itu walau tekstur kain ini tidak rata dan tidak licin namun ketika disentuh akan tetap terasa lembut.  

Di dalam dunia tekstil, dia sering digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat bergo, khimar, pashmina, kerudung instan, ataupun kerudung Syari.

5. Ceruti Georgette

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Ceruti Georgette

Jika kalian amati secara seksama maka karakteristik ceruti georgette hampir sama persis dengan premium, yakni sama-sama memiliki tekstur yang halus dan lembut.

Selain itu, georgette juga memiliki ciri khas kainnya yang tidak mudah kusut, elastis, flowy dan tidak mengikuti bentuk tubuh. Dengan karakteristik yang menarik sehingga banyak pihak yang tidak bertanggung jawab berusaha memalsukannya.

Sehingga tak heran jika banyak ceruti georgette palsu atau KW yang beredar di pasaran. tentunya hal ini sangat merugikan konsumen dan produsen ceruti georgette asli. Maka tak heran dibutuhkan kejelian sebelum membelinya.

6. Bahan Ceruti Babydoll

Bahan Kain Ceruti Jenis Kain Ceruti Bahan Ceruti Babydoll

Diantara semua jenis di atas, jenis kain ceruti babydoll merupakan kain yang paling populer digunakan. Hal ini tidak lepas dari sifat kainnya yang tidak mudah kusut, lentur, lembut serta nyaman digunakan. Sehingga banyak yang menggunakannya sebagai bahan dasar pembuatan pashmina

Hanya saja, babydoll memiliki kelemahan tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Sehingga jenis pakaian dari bahan ceruty babydoll hanya cocok digunakan di dalam ruangan atau indoor. 

kain ini pun kurang cocok digunakan buat kalian yang memiliki aktivitas tinggi dan lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan. 

Kelebihan Kain Ceruti

Bahan Kain Ceruti Kelebihan Kain Ceruti

Ceruti sendiri memiliki banyak kelebihan. Dibuat dengan berbagai macam bahan sehingga membuatnya memiliki kelebihan sebagai berikut!

1. Memiliki Tampilan yang Elegan, Eye-Catching dan Anggun

Ceruti jika dilihat secara sekilas akan memberikan kesan elegan, anggun, dan eye-catching. Sehingga tak heran jika kain ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gamis maupun jilbab. 

Ditambah lagi, tekstur permukaan yang mirip pasir dengan berbagai pilihan warna akan membuat banyak orang tertarik memilih pakaian yang menggunakan bahan ceruti baby doll. 

2. Perawatannya yang Mudah

Kelebihan yang mungkin tidak banyak dimiliki kain lain seperti bahan kain sutra yaitu perawatannya yang tergolong mudah dan tidak rumit. Kalian bisa mencucinya dengan cara manual maupun dengan menggunakan mesin cuci. 

Selain itu, bahannya yang tidak mudah kusut membuatnya tidak perlu disetrika secara khusus. Kalian hanya perlu melipatnya dengan baik, maka dia akan kembali rapi seperti semula.

3. Mudah Menyerap Keringat

Keunggulan lain yaitu mudah menyerap keringat walaupun berada di luar ruangan maupun dalam cuaca panas sekalipun.

Sehingga dia sangat cocok digunakan buat kalian yang memiliki mobilitas yang tinggi maupun tinggal di daerah tropis seperti Indonesia. 

4. Adem dan Flowy

Kelebihan kain yang mudah menyerap keringat, ringan, tidak lembab serta flowy ini tentu akan membuat pemakai menjadi nyaman dan adem. Sehingga walau cuaca sedang panas tidak akan membuat kalian terasa gerah. 

5. Bahannya Kuat

Walau tipis, tapi bahannya yang elastis sehingga tidak akan membuatnya cepat melar. Dengan kata lain bisa dibilang jika bahannya kuat.

6. Kualitas Premium

Ceruti dibuat dari campuran serat premium seperti sifon, crepe, dan polyester, sehingga tak heran jika kualitasnya pun menjadi premium tapi tetap murah di kantong. 

7. Ada Banyak Pilihan Warna

Selain kelebihan berupa kualitasnya premium, ceruti pun tersedia dalam berbagai pilihan warna, bahkan pilihan warnanya tergolong lengkap seperti hijau tosca, hijau teal, hijau lime, dan hijau army. 

Kekurangan Bahan Ceruti

Walau memiliki banyak kelebihan namun ceruti juga memiliki banyak kekurangan. Adapun kekurangan bahan ceruti yaitu:

1. Tidak Tahan Panas

Kelemahan pertama yang dimiliki bahan ceruti yaitu tidak tahan terhadap panas. Sehingga kain ini akan mudah mengkerut jika disetrika dengan suhu panas. 

Jika kalian ingin menyetrika, sebaiknya gunakan suhu paling rendah. Selain kalian bisa juga melapisi kain di atasnya pada saat menyetrika pakaian bahan ceruti. Tujuannya agar pakaiannya tidak mengkerut ataupun meleleh.

2. Mudah Diterpa Angin

bahan kainnya yang tipis dan ringan membuatnya mudah ditiup angin. Karena itulah bahan ceruti lebih sering dibuat menjadi jilbab dan pashmina. Tujuannya tentu untuk mengurangi resiko kain tertiup angin.

3. Kainnya tipis dan menerawang

Sifat kain yang tipis dan menerawang membuatnya cukup tidak nyaman pada saat dibuat menjadi baju. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut dibutuhkan tambahan kain atau furing pada saat dijadikan sebuah baju model gamis atau yang lainnya. 

4. Hanya digunakan sebagai bahan dasar pakaian wanita saja

Jika kalian cermati kembali maka bahan ceruti hanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian wanita saja. Kalian pastinya belum pernah melihat pakaian pria yang menggunakan kain ini.

Kain ini hanya digunakan oleh wanita karena memang bahannya yang cenderung tipis sehingga kurang sesuai jika diterapkan dalam pakaian laki-laki yang biasanya memiliki aktivitas yang sangat aktif.

Selain itu, pada umumnya pakaian laki-laki dibuat dengan menggunakan kain yang cukup tebal.

Perbedaan Ceruti dan Sifon

Jika dilihat secara sekilas maka ceruti akan memiliki kemiripan dengan sifon. Hal ini wajar karena memang ceruti merupakan turunan dari sifon.

Walaupun masih dalam keturunan kain sifon tapi tetap memiliki perbedaan. Nah agar tidak salah dalam membedakannya, sebaiknya kalian simak perbedaan kain ceruti dan sifon di bawah ini:

KarakteristikCerutiSifon
TeksturTeksturnya seperti kulit jerukTeksturnya halus dan agak berkilau
PermukaanLembut ketika disentuhLicin ketika disentuh
ModifikasiMudah dibentukSulit dibentuk

Perbedaan Ceruti dan Crepe

Bahan kain crepe juga merupakan salah satu serat yang digunakan untuk membuat ceruti. Sehingga tak heran jika tampilannya pun agak mirip dengan crepe.

Hanya saja walau agak mirip namun ternyata keduanya memiliki perbedaan. Adapun perbedaan kain ceruti dan crepe yaitu

KarakteristikCerutiCrepe
TeksturSeperti awan atau berkabut ketika terkena cahayaBerpasir, berkerikil, kasar dan bahkan berkerut ketika dilihat
Bentuk kainTipis, lembut, dan elastislembut, flowy, dan berserat
ModifikasiMudah dibentukSulit dibentuk
PermukaanTransparanTidak transparan

Perbedaan Bahan Ceruti dan Hycon

Persamaan keduanya ceruti dan hycon adalah sama-sama keturunan kain sifon. Untuk membedakan keduanya harus betul mengenal salah satu karakteristik dari kain tersebut. 

KarakteristikCerutiHycon
TeksturSeperti awan atau berkabut ketika terkena cahayaBerpasir, berkerikil, kasar dan bahkan berkerut ketika dilihat
PermukaanLebih halushalus, tapi lebih halus ceruti
KetebalanLebih tipisLebih tebal
HargaLebih mahalLebih murah

Contoh Produk dari Bahan Kain Ceruti

Bahan Kain Ceruti Contoh Produk dari Bahan Kain Ceruti

Ada banyak contoh produk bahan ceruti yang dijual di pasaran. Walau kainnya tipis namun kalian tidak perlu khawatir akan menerawang. Hal ini karena bisa disiasati dengan menambahkan pelapis atau furing di dalamnya. Berikut ini beberapa contoh pakaian berbahan kain ceruti:

1. Rok

Bahan ceruti sendiri memang bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan rok. Hanya saja diperlukan pelapis atau furing agar hasilnya tidak menerawang dan memberikan kesan elegan. 

Memang sih ada banyak rok yang dijual di pasaran, namun rok yang dibuat dari bahan ceruti lebih cocok jika dibuat dengan model long flared skirt.

2. Jilbab

Ada banyak jilbab untuk anak-anak dan dewasa yang dibuat dengan menggunakan bahan ceruti, misalnya jilbab segiempat, dan pashmina model selendang persegi panjang. 

Kainnya yang tipis membuatnya bisa didesain dengan two layer agar tidak menerawang. Hasilnya, jilbab tersebut akan memberikan kesan modis, dan tetap anggun tanpa melanggar syariat.

3. Cadar atau Niqab

Cadar atau niqab sendiri banyak yang dibuat dengan menggunakan macam macam kain ceruti. Pemakaian bahan ini tidak lepas dari kelebihannya yang tipis dan tidak gerah saat dipakai.

4. Gamis

Ada banyak gamis yang dibuat dengan menggunakan bahan ceruti. Hanya saja memang untuk membuatnya dibutuhkan tenaga ekstra karena harus menambahkan lapisan atau furing agar hasilnya tidak menerawang, terlihat jatuh, dan tampak elegan saat digunakan. 

5. Baju Panjang

Selain dibuat gamis, bahan ceruti juga bisa dibuat baju panjang atau long dress. Selain itu baju panjang tersebut bisa ditambahkan kerutan di pergelangan atau buat tepian dengan jahitan bergelombang. Sehingga long dress tersebut akan terlihat lebih elegan.

6. Tunik

Produk lain yang juga dibuat dengan menggunakan ceruti yaitu model tunik. Tunik merupakan pakaian yang longgar yang memiliki panjang hingga lutut atau betis.

Kain ceruti import sendiri sangat cocok dibuat tunik karena sifatnya yang lembut dan flowy sehingga membuat penampilan kalian menjadi lebih menawan.

Cara Merawat Kain Ceruti

Agar pakaian berbahan ceruti tetap awet, tahan lama, tidak cepat pudar maka dibutuhkan tips dan trik khusus berikut ini:

  1. Kalian bisa mencuci pakaian dengan menggunakan mesin cuci mode soft agar kain tetap awet dan tahan lama.
  2. Selain itu, agar lebih aman sebaiknya kalian cuci dengan cara manual atau dikucek agar tetap awet dan terjaga. 
  3. Jika terdapat noda yang menempel, sebaiknya rendam terlebih dahulu menggunakan deterjen cair selama lebih kurang 30 menit kemudian cuci hingga bersih.
  4. Selanjutnya jemur pakaian di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung agar warnanya tidak pudar.
  5. Sebaiknya jangan menyetrika pakaian agar kain tidak mengkerut atau gosong. Walaupun disetrika sebaiknya gunakan suhu rendah atau dengan dilapisi kain diatasnya.
  6. Agar kain terlipat rapi, sebaiknya lipat secara manual kemudian ditindih bersama lipatan pakaian lainnya. 
  7. Terakhir pastikan almari dalam kondisi benar-benar kering agar terhindar dari jamur, kemudian masukkan lipatan kedalamnya

Nah cukup sekian penjelasan kain bahan ceruti secara lengkap. Cukup lengkap dan menarik bukan penjelasannya. 

Selain itu ada juga perbedaan-perbedaan singkat antara macam-macam kain ceruti dengan Chiffon, Crepe, dan Hycon. Semoga penjelasan diatas dapat menjawab kebingungan kalian dalam memilih kain ceruti diamond italiano yang baik. 

Sekarang kalian pun bisa dengan mudah membeli bahan ceruti tanpa khawatir bahannya tidak asli. Atau jika kalian masih kebingungan membeli kainnya dimana? Silahkan klik toko di bawah ini.

Cek di Tokopedia

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu mengikuti bosmeal agar kalian tidak ketinggalan informasi-informasi lainnya seperti ciri ciri bahan wol, jenis kain voxy. Cukup sekian dan sampai jumpa!

Leave a Reply