Kain Rayon

Kain merupakan salah satu bahan utama dalam industri tekstil. Karena itu, proses pemilihan kain harus berdasarkan rasa nyaman dan awet saat digunakan. Contohnya bahan kain rayon. 

Kain ini sendiri sudah cukup terkenal dalam dunia tekstil. terbukti bukan hanya digunakan sebagai produksi pakaian saja, namun juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian muslim. Bahkan saking terkenalnya, popularitasnya pun tidak kalah dengan jenis kain katun toyobo.

Sering disebut sebagai kain ajaib dan serbaguna karena karakteristiknya yang menyerupai menyerupai katun, wol bahkan sutra. Kareana itulah kain ini dikenal juga sebagai kain sutra buatan.

Walaupun demikian, kain krayon pun memiliki jenis, ciri ciri, karakteristik, kelebihan dan bahkan kekurangan. Selain itu, kalian juga perlu mengetahui bagaimana cara perawatan kain agar tetap awet dan nyaman digunakan. Adapun penjelasan lengkapnya sebagai berikut 

Apa itu Bahan Rayon

Kain Rayon Apa itu Kain Rayon

Kain bahan rayon adalah kain yang memiliki sifat dualisme karena prosesnya dibuat menggunakan bahan selulosa murni atau pengolahan ampas kayu. Namun walaupun dibilang dari bahan alami, tapi tetap tidak lepas dari campur tangan beberapa bahan kimia. 

Campur tangan bahan kimia ini digunakan untuk menyelesaikan sentuhan akhir sehingga bisa menjadi barang jadi berupa kain.  Karena itulah kain krayon bisa dibilang sebagai kain setengah alami dan setengah buatan. Atau lebih mudahnya disebut dengan semi sintetis. 

Ciri Ciri Kain Rayon

Kain Rayon Ciri Ciri Kain Rayon

Setiap kain tentu memiliki ciri ciri tersendiri. Demikian juga dengan bahan rayon. Ciri ini untuk membedakan antara kain krayon dengan jenis kain moscrepe premium atau yang lainnya. Adapun ciri ciri kain rayon yaitu:

  1. Mempunyai daya serap tinggi
  2. Lembut di kulit
  3. Nyaman ketika digunakan.
  4. memiliki tekstur yang halus dan lembut sehingga akan terasa nyaman saat dipakai.

Karakteristik Kain Rayon

Kain Rayon Karakteristik Kain Rayon

Krayon sendiri  memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan kain tile mutiara atau yang lainnya. Adapun beberapa karakteristik krayon yaitu:

  1. Tidak mudah kusut sehingga gampang disetrika. Kalian pun tidak membutuhkan waktu lama untuk merapikannya.
  2. Berkilau.
  3. Mengandung serat bahan kimia seperti oksigen, karbon, dan hidrogen.
  4. Ada yang licin, mirip seperti kain sutra.
  5. Lebih mudah terbakar dibandingkan kain lainnya.
  6. Kurang elastis
  7. Mudah diwarnai sehingga memiliki beragam warna

Jenis Kain Rayon

Krayon sendiri bukan hanya satu jenis, tapi ada banyak. Setiap jenis krayon memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda. Kalian pun perlu mengetahui jenis jenisnya agar tidak salah pilih dan sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Adapun jenis kain rayon yaitu:

1. Rayon Spandex

Kain Rayon Spandex

Dikatakan spandek rayon karena memang proses pembuatannya berasal dari kombinasi dan spandex. Selain itu, jenis rayon spandex hampir mirip dengan katun. Adapun ciri khasnya yaitu memiliki karakteristik tidak berkilau, lembut, elastis, halus, nyaman, dan dapat menyerap keringat. 

Selain itu, spandex memiliki jenis lain, yakni rayon semi spandex dan spandex super. Untuk semi spandex hampir memiliki karakteristik yang sama dengan rayon spandex. Hanya saja kandungan spandex yang ada di dalam kain lebih banyak sehingga membuatnya lebih elastis. Sementara rayon spandek super memiliki kandungan rayon yang lebih banyak sehingga membuatnya lebih tebal. 

Adapun jenis rayon spandex sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kaos, hijab, dan khususnya pakaian olahraga. Tujuannya untuk memberikan kelenturan pakaian sehingga memberikan kenyamanan dalam berolahraga.

2. Rayon Polyester

Kain Rayon Polyester

Jenis rayon polyester sendiri memiliki karakteristik lebih kasar dan kaku. Sehingga membuatnya menjadi rapuh dan sobek. Apalagi jika kandungan polyesternya lebih banyak. Karena itulah harganya sangat murah.

Banyak dibaca:  Kain Moscrepe: Pengertian Ciri Khas, Karakteristik, Jenis dan Manfaatnya

3. Rayon Jersey

Kain Rayon Jersey

Merupakan kombinasi antara rayon dan jersey. Kain ini dibuat dengan menggunakan perpaduan tiga bahan, yakni wol, sintetis, dan katun. 

4. Kain Rayon Crinkle

Kain Rayon Crinkle

Diantara jenis kain di atas, krayon Crinkle terbilang unik. Bagaimana tidak, tekstur crinkle rayon tampak bergelombang, berkerut seperti kulit jeruk dan terlihat kusut. Namun jika disentuh tetap terasa halus. Selain itu, kainnyapun terasa ringan dan nyaman saat dikenakan.

5. Kain Rayon Viscose

Kain Rayon Viscose

Bahan rayon viscose dikenal juga dengan nama rayon viskosa. Jenis viscose memiliki karakteristik halus dan licin seperti sutra serta mampu menyerap banyak keringat layaknya katun. Hal ini membuatnya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut, sehingga memudahkan dalam perawatan.

Adapun jenis kain ini biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan blus wanita, tunik, gamis, serta rok wanita dengan berbagai variasi dan desain.

6. Kain Rayon Premium

Kain Rayon Premium

Bahan rayon premium seperti apa? Jenis krayon ini memiliki ciri khas berupa tingkat kerapatan benang yang tinggi, teksturnya yang halus, lembut dan sangat adem. Selain itu, bahannya pun lebih tebal dibandingkan dengan dengan bahan rayon biasa.

Walaupun demikian, tapi jenis kain ini tetap memiliki daya serap yang tinggi sehingga bisa berwarna cerah dan tajam. 

Jenis kain ini pun biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mukena premium.

7. Kain Katun Rayon

Kain bahan katun rayon seperti apa? Jenis kain ini terbuat dari kombinasi antara bahan katun dan rayon. Kombinasi keduanya akan menghasilkan kain yang nyaman digunakan dengan harga yang terjangkau di semua kalangan.

Jenis kain memiliki karakteristis tekstur yang licin, dan memiliki daya serap yang tinggi. Perpaduan antara serat sintetis dan serat alami dari kapas lah yang membuatnya tampak mengkilap, licin, tidak mudah kusut tapi tetap mampu menyerap keringat dengan baik.

Tanpa adanya dukungan serat alami ini rasanya mustahil jika jenis kain ini akan ada di dunia fashion.

Lalu, apakah kain bahan katun rayon bagus atau tidak? Jenis kain ini tergolong bagus. Terlebih lagi banyak produsen maupun konsumen yang meminatinya. 

Ada banyak produk yang menggunakannya seperti mukena, gamis, hingga kemeja yang menggunakan kain katun polos maupun motif terbaru dengan kualitas premium.

Kelebihan Kain Rayon

Kain Rayon Kelebihan Kain Rayon

Adapun beberapa kelebihan kain rayon yaitu:

1. Daya Serap yang Tinggi

Banyak yang suka dengan krayon karena kelebihannya berupa daya serap air dan keringatnya yang tinggi. Sehingga kain ini sangat pas dikenakan pada daerah beriklim tropis. Mereka pun akan nyaman saat mengenakannya. 

2. Bahan Ringan

Selain kainnya yang adem, juga memiliki kelebihan lain berupa bahannya yang ringan. Sehingga jenis kain ini sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan busana muslim dan pakaian olahraga. Bukan hanya itu saja, kain ini juga sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian sehari-hari.

3. Tekstur Lembut dan Licin

Kain krayon memiliki tekstur yang lembut dan licin layaknya sutra. Hal ini membuat kulit sangat minim bergesekan dengan kain. Sehingga membuatnya bisa terhindar dari bahaya iritasi pada kulit.

4. Pori-Pori Lebar

Pori-pori kain yang lebar membuat sirkulasi udara menjadi baik. Hasilnya membuat kalian merasa sejuk dan tidak kepanasan saat memakainya. Tentu kain ini menjadi pilihan yang pas buat dipakai saat cuaca sedang terik. 

5. Banyak Varian Warna

Kelebihan lainnya yaitu ada banyak pilihan warna. Kalian pun bisa memilih warnanya sesuai selera. 

6. Harga Terjangkau

Walaupun memiliki karakteristik yang hampir sama seperti sutra, namun ternyata harga kain krayon termasuk murah. Harga yang dijual dipasaran tidak sampai ratusan ribu, hanya di kisaran belasan hingga puluhan ribu saja. Kalian pun bisa membeli kain dalam bentuk gulungan kemudian memproduksinya sendiri menjadi pakaian sesuai selera.

7. Mudah Dikombinasikan

Kelebihan lainnya yaitu mudah dikombinasikan dengan jenis kain lainnya. Hasil perpaduan antara kain ini pun bisa menarik perhatian pembeli.

Banyak dibaca:  Bahan Kain Ceruti: Jenis, Ciri dan Karakteristik

Kekurangan Kain Rayon

Kain Rayon Kekurangan Kain Rayon

Adapun kekurangan kain rayon yaitu:

1. Mudah Menyusut

Dikarenakan dibuat dari bahan alami sehingga membuatnya membutuhkan perawatan lebih. Terlebih lagi jika dicuci menggunakan pengering akan membuatnya menjadi lebih mudah menyusut.

2. Kain Sangat Tipis

Walaupun dibilang tebal, tapi sebenarnya krayon masih dalam kelas bahan yang tipis. Sehingga jika tidak ditambahkan dalaman akan membuat lekukan terlihat jelas. Karena itulah sebaiknya kalian gunakan pakaian krayon saat berada di dalam rumah saja, bukan di luar rumah.

3. Mudah Rusak

Dikarenakan dibuat dari bahan alami, sehingga kain ini cukup sensitif. Selain mudah menyusut, kelemahan lainnya yaitu kain yang mudah rusak dan robek. Oleh karena itu, tidak dianjurkan bagi kalian mencucinya dengan menggunakan mesin cuci. Sebaiknya kalian cuci dengan cara manual secara lembut untuk menjaga kain tetap awet dan tahan lama.

4. Mudah Luntur

Kekurangan lainnya yaitu warnanya yang mudah luntur. Terlebih jika kalian nekat mencucinya dengan mesin cuci. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencuci secara manual dan memisah busana berbahan krayon dengan pakaian lainnya agar pakaian yang lain tidak terkena dampaknya. 

5. Menimbulkan Bau

Pakaian berbahan krayon sendiri mudah berbau tidak sedap jika tidak dikeringkan dengan benar. Hal ini karena berkaitan dengan sifat kain yang mudah menyerap keringat. Sehingga pada saat selesai digunakan, sebaiknya segera cuci dan jemur pakaian dibawah sinar matahari tak langsung.

Sangat tidak dianjurkan menyimpan pakaian bahan rayon kotor dalam waktu lama, karena bau akan semakin menempel dan susah untuk dihilangkan.

6. Bahan yang Sulit Diproduksi

Walaupun harganya murah, namun ternyata bahan rayon cukup sulit diproduksi. Dibutuhkan kehati-hatian ekstra pada saat pembuatannya. Hal ini karena kain ini dibuat dari natrium hidroksida yang memang terkenal akan sifat korosifnya. Sehingga jika tidak hati-hati, malah akan membuat tangan terkena luka bakar.

Cara Merawat Kain Rayon

Kain Rayon Cara Merawat Kain Rayon

Agar bahan rayon dapat bertahan lama, kalian perlu mengetahui cara perawatannya. Adapun cara merawat kain rayon dengan benar yaitu:

  1. Cucilah pakaian berbahan krayon dengan cara manual yakni dengan tangan dan dikucek dengan lembut. Kalian pun perlu tahu, pakaian tersebut menggunakan jenis apa.
  2. Jangan pernah menyikat kain krayon karena dapat merusak serat-serat kain dan membuatnya menjadi rapuh.
  3. Jika terdapat noda yang sulit dihilangkan, tetap kucek perlahan dengan tangan sampai bersih, walaupun akan memakan waktu yang lama.
  4. Selain itu, jika ada noda membandel, sebaiknya rendam pakaian maksimal selama 20 menit dengan air dingin yang sudah dicampur sedikit agar kain tidak rusak. 
  5. Jangan pernah gunakan pemutih pakaian karena dapat merusak serat-serat yang ada.
  6. Jika terpaksa menggunakan pemutih, sebaiknya gunakan baking soda dan lemon yang sudah dicampur dengan air, tapi jangan terlalu sering.
  7. Jemur pakaian bahan rayon di bawah sinar matahari tidak langsung agar warnanya tetap awet dan tidak luntur. Selain itu, jangan gunakan pengering mesin cuci karena hanya akan merusak serat-seratnya saja.
  8. Pada saat menyetrika pakaian, gunakan temperatur rendah karena kain ini sangat mudah dirapikan. 
  9. Lipat pakaian dan simpan di lemari yang kering dan tidak lembab. Jika lemari terasa lembab, segera keluarkan pakaian untuk menghindari pakaian menjadi rapuh dan rusak.

Nah itu tadi penjelasan singkat tentang kain krayon. Jika kalian tertarik membeli bahan kain rayon, kalian bisa mencarinya di toko offline ataupun dengan cara klik toko online di bawah ini. 

Cek di Tokopedia

Cek di Shopee

Jangan lupa untuk memperhatikan ciri karakteristik, kelebihan, kekurangan serta cara merawat kain krayon agar kelak nantinya kalian tidak kecewa karena pakaian tidak tahan lama. Cukup sekian dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply