Contoh Teks Ulasan

Di dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita temukan berbagai macam contoh teks ulasan singkat atau review, baik itu ulasan buku, film maupun yang lainnya.

Atau mungkin teman-teman lebih familiar dengan resensi maupun review? Seperti resensi buku, review film.

Resensi maupun review sendiri merupakan penyebutan lain dari teks ulasan, Jadi bisa dibilang jika teks ulasan itu bisa disebut resensi atau review. 

Lantas apa itu teks ulasan dan bagaimana contohnya? Berikut kami sampaikan apa itu teks ulasan dan bagaimana cara membuat teks ulasan singkat yang baik dan benar di bawah ini.

Pengertian Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Pengertian Teks Ulasan
Contoh Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan adalah teks yang berisikan penilaian, review atau pembahasan terhadap suatu karya, seperti film, novel, buku maupun karya lainnya. 

Adapun penggunaan teks ulasan ini adalah untuk memberikan pertimbangan, penilaian, serta pengajuan kritik terhadap karya atau peristiwa yang diulas.

Sehingga ketika membuat suatu ulasan suatu karya, pengulas harus memiliki sikap kritis dengan tujuan agar hasil ulasannya memberikan kontribusi bagi kemajuan karya tersebut.

Kemudian teman-teman pun bisa menemukan berbagai macam contoh teks ulasan terhadap buku, film maupun yang lainnya. 

Disamping itu pada umumnya dalam membuat ulasan akan ditulis dalam bentuk teks sehingga terkadang teks ulasan terkadang disebut juga dengan artikel ulasan.

Lebih lanjut di dalam membuat teks ulasan, penyusunan teks harus berdasarkan pada tafsiran atas karya yang diulas. Contoh teks ulasan novel Laskar pelangi.

Kemudian penafsiran dan pemahaman ini disusun dan ditulis untuk kepentingan orang lain, bukan untuk kepentingan sendiri. Sehingga di dalam membuat teks ulasan harus menjadi layak disampaikan ke khalayak umum.

Hal ini karena setelah membaca teks ulasan, maka pembaca akan dihadapkan pada kemungkinan antara melanjutkan untuk membaca/melihat/menonton karya yang diulas atau bahkan mengurungkan niatnya.  

Dalam membuat ulasan sendiri, teman-teman bisa membuat ulasan terhadap buku maupun karya lainnya.

Misalnya membuat ulasan artikel, karya sastra maupun karya seni seperti tari, musik, lukis, kriya, film dan pertunjukan maupun yang lainnya.

Lebih lanjut, teman-teman bisa juga memberikan ulasan terhadap peristiwa yang terjadi. Contoh membuat teks ulasan olahraga sepak bola maupun kegiatan sosial yang lain.

Sehingga dapat dikatakan jika teks ulasan merupakan salah satu contoh teks yang dibuat untuk mengulas segala sesuatu yang ada, mulai dari karya, kegiatan, maupun peristiwa yang ada.

Kemudian jika teman-teman amati lebih lanjut, pengertian teks ulasan ini hampir memiliki kesamaan dengan teks editorial. Hal ini karena sama-sama memberikan pendapat atau komentar terhadap sesuatu yang ada.

Hanya saja di dalam teks editorial, opini atau pendapat itu terkait suatu peristiwa yang terjadi.

Opini atau pendapat ini pun harus berdasarkan fakta yang ada, bukan hanya berdasarkan pemahaman penulis seperti dalam membuat ulasan peristiwa. Contoh teks editorial singkat peristiwa sejarah Bandung lautan api.

Tujuan Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Tujuan Teks Ulasan
Contoh Tujuan Teks Ulasan

Setelah teman-teman mengetahui pengertian teks ulasan, teman-teman perlu juga mengetahui tujuan penggunaan teks ulasan. 

Teks ulasan ini sendiri memiliki tujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca atau penikmat karya atas karya yang dibuat. Informasi itu dapat berupa rekomendasi atau pendapat secara subjektif. 

Adapun tujuan penggunaan teks ulasan adalah sebagai berikut:

1. Memberitahukan serta mengajak pembaca untuk merenungkan serta mendiskusikan permasalahan yang ada di dalam sebuah karya.

2. Memberikan pertimbangan atau rekomendasi kepada penikmat atau pembaca sebelum memutuskan untuk membeli, memilih, serta menikmati sebuah karya atau tidak.

3. Memberikan informasi terkait kelebihan maupun kekurangan terhadap suatu karya yang diulas atau diresensi kepada pembaca.

4. Memberikan pertimbangan terkait apakah karya yang sedang diulas ini layak atau tidak untuk dinikmati pembaca.

5. Memberikan informasi tentang kelayakan suatu karya kepada khalayak umum.

6. Memberikan kemudahan dalam memahami kaitan dari suatu karya terhadap karya lain yang sejenis kepada pembaca.

7. Memberikan informasi yang komprehensif terhadap sebuah karya untuk membantu pembaca mengetahui isi dari karya tersebut.

8. Memberikan perbandingan antara satu karya dengan karya lain yang sejenis.

Dengan tujuan yang disebutkan di atas, maka teks ulasan juga berfungsi sebagai penilaian, ukuran dan juga kritikan terhadap karya atau kejadian yang diulas.

Baca juga contoh teks negosiasi kerjasama.

Ciri Ciri Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Ciri-ciri Teks Ulasan
Contoh Ciri-ciri Teks Ulasan

Untuk dapat membuat contoh teks ulasan yang baik, teman-teman perlu melihat ciri-ciri teks ulasan berikut:

1. Struktur terdiri dari orientasi, tafsiran, evaluasi serta rangkuman.

2. Memuat informasi berdasarkan pandangan atau opini penulis terkait suatu karya atau produk.

3. Opini penulis berdasarkan fakta yang ada

4. Sering disebut resensi atau review

Dengan mengetahui ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, teman-teman akan dengan mudah untuk mengidentifikasi teks, apakah teks yang teman-teman baca merupakan contoh teks ulasan atau malah contoh teks prosedur singkat misalnya.

Struktur Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Struktur Teks Ulasan
Contoh Struktur Teks Ulasan

Untuk membuat contoh teks ulasan yang benar, teman-teman perlu mengetahui struktur teks ulasan. Struktur ini dibutuhkan untuk membangun suatu teks ulasan agar menjadi bagian teks yang utuh. 

Adapun struktur teks ulasan diantaranya adalah:

1. Orientasi

Sebelum membuat teks ulasan, teman-teman perlu menerangkan seputar gambaran umum suatu karya, baik itu drama, film pendek, buku atau yang lainnya. Nah gambaran umum ini di dalam ulasan disebut juga dengan orientasi. 

Orientasi merupakan bagian pertama yang akan memberikan penjelasan kepada pembaca tentang apa saja yang akan dibahas dalam contoh teks ulasan.

2. Tafsiran

Setelah teman-teman membuat orientasi, teman-teman perlu juga membuat keterangan lebih lanjut di dalam ulasan. Kemudian di dalam ulasan, keterangan atau penjelas itu di dalam struktur teks ulasan disebut juga dengan tafsiran.

Tafsiran sendiri merupakan bagian selanjutnya yang berisikan penjelasan secara detail terkait suatu karya yang akan direview atau diulas.

Pada umumnya untuk membuat bagian tafsiran, teman-teman bisa melihat suatu karya dari sisi keunggulan, kualitas, keunikan, alur atau plot cerita dan lain sebagainya.

Semua itu teman-teman tuliskan menurut pengalaman pribadi dalam mengamati suatu karya.

3. Evaluasi

Setelah teman-teman membuat tafsiran, teman-teman perlu juga memberikan evaluasi terhadap karya yang diulas. Evaluasi ini merupakan bagian dari struktur teks yang tidak boleh teman-teman lupakan.

Di dalam bagian evaluasi ini merupakan bagian yang berisikan pandangan dari penulis atas hasil karya yang diulas. Pada bagian evaluasi, teman-teman perlu menyebutkan kelebihan maupun kekurangan dari karya yang diulas.

4. Rangkuman

Setelah semua bagian di atas, terpenuhi, teman-teman perlu membuat rangkuman dari karya yang sudah di ulas tadi, Rangkuman ini menjadi sangat penting untuk dibuat. 

Selain karena memang merupakan bagian dari struktur teks ulasan, rangkuman juga merupakan kesimpulan dari ulasan pada sebuah karya.

Di dalam rangkuman ini berisikan komentar si penulis, apakah hasil karya itu memiliki kualitas bagus untuk ditonton, dibaca atau malah tidak direkomendasikan.

Kemudian untuk membuat suatu rekomendasi yang menarik, teman-teman bisa membuatnya seperti contoh teks persuasif singkat. Tujuannya adalah meyakinkan pembaca dengan rekomendasi yang teman-teman berikan.

Dengan menggunakan struktur teks ulasan yang sudah disebutkan di atas, maka hasil ulasan teman-teman nantinya akan terlihat lebih rapi dan sistematis.

Untuk menunjang dalam membuat contoh teks ulasan, teman-teman perlu juga mengetahui kaidah kebahasaan yang digunakan di dalam teks ulasan di bawah ini.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan
Contoh Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Untuk membuat sebuah contoh resensi atau ulasan yang baik, maka teman-teman perlu memperhatikan kaidah kebahasaan teks ulasan tersebut. 

Secara umum, resensi atau teks ulasan memiliki kaidah kebahasaan sebagai berikut:

1. Menggunakan konjungsi penerang. Dalam menggunakan konjungsi penerang menggunakan kata-kata seperti: bahwa, yakni, yaitu.

Contohnya hal menunjukkan bahwa, kita tidak diperbolehkan untuk parkir sembarangan.

2. Menggunakan konjungsi temporal. Kata yang sering digunakan di dalam konjungsi temporal seperti: sejak, semenjak, kemudian, akhirnya.

Contohnya Semenjak kemunculan Smartphone, handphone model lama sudah mulai ditinggalkan.

3. Menggunakan konjungsi penyebab. Kata yang sering dipakai seperti : karena, sebab. Contohnya Kondisi tersebut disebabkan karena kondisi hutan yang sudah mulai beralih fungsi menjadi lahan perusahaan.

4. Menggunakan pernyataan-pernyataan yang berupa saran atau rekomendasi pada bagian akhir teks. Kata yang sering digunakan untuk membuat pernyataan seperti  jangan, harus, hendaknya.

Contohnya maka dari itu hendaknya kita selalu bersyukur atas segala nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita.

Selain kaidah kebahasaan teks ulasan di atas, masih ada kaidah lain yang perlu teman-teman ketahui. Kaidah kebahasaan ini digunakan untuk memberikan ulasan film atau drama. 

1. Sinonim dan Antonim

Kata-kata yang memiliki bentuk berbeda tetapi memiliki arti atau pengertian yang sama/mirip disebut dengan sinonim. Contoh teks ulasan film: obrolan di dalam film tersebut mirip dengan dialog pada film Romeo dan Juliet.

Sementara kata yang memiliki arti berlawanan disebut dengan antonim. Contoh teks ulasan drama: Banyak atau sedikitnya pengalaman yang dimiliki pemain tidak menjadi jaminan drama yang diperankan akan menjadi baik atau tidak.

2. Istilah

Istilah umum merupakan gabungan dari beberapa kata maupun satu kata yang mengungkapkan suatu arti dari suatu proses, konsep, keadaan, maupun sifat khas dalam bidang tertentu.

Contoh istilah umum: bunga, ikan, film dan lain sebagainya.

Sementara istilah khusus memiliki makna sebagai sebuah istilah yang digunakan dalam bidang tertentu dan kegunaannya hanya bisa dipahami oleh orang-orang orang yang berkecimpung di dalamnya.

Contoh Komedi, mawar, gurame.

3. Nomina

Membicarakan tentang nomina, maka secara bahasa merupakan kata yang sebenarnya mengacu pada benda, manusia, nama, atau hal-hal lain yang kemudian dibendakan.

Fungsi penggunaan nomina ini sendiri dapat berupa subjek, objek, atau pelengkap yang predikatnya verba.

Pembagiannya, nomina dibedakan menjadi dua jenis, yakni nomina dasar dan nomina turunan. Contoh nomina dasar adalah Rumah, jalan.

Sementara nomina turunan adalah nomina dasar yang mendapatkan tambahan atau imbuhan kata. Contoh perumahan, jalanan

Selain itu juga kata benda dibedakan menjadi dua jenis, yakni kata benda konkret dan kata benda abstrak. Kata benda konkret adalah segala benda yang dapat dilihat misalnya meja bola, dan buku.

Sementara kata benda abstrak adalah segala yang tidak dapat dilihat oleh mata, misalnya pikiran, angin dan lain sebagainya.

4. Pronomina

Selain menggunakan nomina di dalam contoh teks ulasan, dibutuhkan juga yang namanya pronomina. Yang dimaksud pronomina adalah sejenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Bisa dibilang jika pronomina merupakan kata ganti. 

Penggunaan nomina maupun pronomina ini bukan hanya tertuju pada teks review semata, tetapi juga untuk membuat teks lainnya. Misalnya contoh teks eksposisi tentang kesehatan.

Contoh pronomina:

1. Kata ganti tak tentu: Siapa, barang siapa, masing-masing, sesuatu dan sejenisnya.

2. Kata ganti orang: Saudara, ibu, bapak, tuan, nyonya, dia, ia, kamu dan sebagainya.

3. Kata ganti penunjuk: Ini, itu, disana dan seterusnya.

4. Kata ganti pemilik: Ku-, -nya, -mu.

5. Kata ganti penghubung: yang, didalam, kesana

5. Verba / Kata Kerja

Untuk membuat teks ulasan semakin menarik, dibutuhkan penggunaan verba atau kata kerja yang menarik pula. Penggunaan verba ini meliputi verba aktif dan juga verba pasif.

Kata kerja atau verba aktif adalah verba yang memiliki subjek yang berperan sebagai pelaku atau menunjukkan perbuatan atau tindakan. Contoh “Sangkuriang menaiki kapal” dalam teks ulasan cerita Sangkuriang.

Sementara verba pasif adalah verba yang memiliki subjek yang berperan sebagai sasaran tindakan, penderita, atau hasil. Contoh film kartun sudah jarang disiarkan di televisi Indonesia.

6. Konjungsi

Di dalam membuat contoh teks ulasan, dibutuhkan juga yang namanya konjungsi atau kata hubung.

Konjungsi atau yang biasa disebut dengan kata penghubung atau kata tugas memiliki fungsi untuk menghubungkan dua buah klausa, paragraf atau kalimat.

Penggunaan konjungsi ini kerap digunakan untuk membuat ulasan film atau drama. Pada umumnya di dalam membuat ulasan film atau drama, konjungsi yang digunakan berupa:

a) Konjungsi Koordinatif. Contoh: Dan, atau, tetapi

b) Konjungsi Subordinatif. Contoh: Jika, meskipun, agar, sebagai, dan yang lainnya.

c) Konjungsi Korelatif. Contoh: Baik ….. maupun ..… | bukan ..… melainkan ..… | tidak hanya ..… tetapi ..…

d) Konjungsi AntarKalimat. Contoh: Sebaliknya, selanjutnya, di samping itu.

7. Artikel

Di dalam menulis resensi, teman-teman perlu menggunakan artikel di dalamnya. Maksud dari artikel di sini adalah sebuah kata tugas dengan fungsi untuk membatasi makna dari jumlah nomina yang ada.

Contohnya si, sang, dan lain sebagainya.

Dengan pembatasan penggunaan makna ini memiliki tujuan agar maksud dari resensi atau ulasan tersebut dapat ditangkap dengan mudah oleh pembaca. 

8. Preposisi

Untuk membuat contoh teks ulasan yang baik, teman-teman perlu juga memperhatikan preposisi yang ada. Preposisi ini merupakan kata penghubung yang berfungsi sebagai untuk pembentuk frasa preposisional.

Contoh: Di, dari, ke, daripada, dan lain sebagainya.

9. Kalimat Simpleks dan Kompleks

Di dalam membuat resensi, perlu diperhatikan juga penggunaan kalimat simpleks dan kompleks. Kalimat simpleks merupakan yang hanya memiliki satu verba utama. Contoh teks ulasan Film 5 cm banyak digemari kawula muda.

Sementara kalimat kompleks merupakan kalimat yang memiliki verba utama lebih dari satu. Contoh teks ulasan film bertemakan Sci-Fi merupakan jenis film imajinasi bertemakan ilmu pengetahuan. 

Pengembangan film ini didasari dengan menitikberatkan terhadap penelitian serta penemuan biologi untuk dikembangan guna memperoleh dasar pembuatan alur film.

10. Kata Kerja Material dan Relasional

Ketika menulis ulasan, teman-teman perlu menggunakan kata kerja material dan relasional. Kata kerja material adalah kata kerja yang berhubungan dengan fisik maupun proses. 

Contoh: Makan, membawa, minum, melamun, dan sebagainya.

Sementara kata kerja relasional adalah kata kerja yang berfungsi untuk membentuk kata-kata kopulatif atau predikat nominal. Selain itu juga berfungsi untuk membantu memperjelas predikat (kata kerja bantu).

Contoh kata kerja relasional sebagai kopulatif: Bernama, jadi, menjadi, disebut, adalah, merupakan, dan lainnya.

Contoh kata kerja relasional sebagai kata bantu: Pasti, harus, perlu, wajib, mungkin, jadi, dan sebagainya.

11. Ungkapan Perbandingan (Persamaan/Perbedaan)

Untuk membuat contoh teks ulasan yang menarik, teman-teman perlu mengungkapkan perbandingan antara film satu dan lainnya yang sejenis.

Perbandingan tersebut mencangkup perbedaan dan juga persamaan antara satu film dengan film lainnya.

Untuk membuat ungkapan perbandingan, teman-teman bisa menggunakan kata seperti daripada, demikian halnya, sebagaimana, berbeda dengan, dan yang lainnya.

Jenis Jenis Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Jenis-Jenis Teks Ulasan
Contoh Jenis-Jenis Teks Ulasan

Jenis-jenis teks ulasan secara umum adalah sebagai berikut:

1. Teks Ulasan Deskriptif

Untuk membuat teks ulasan, teman-teman bisa membuatnya dengan bentuk ulasan deskriptif. Jenis teks ini berisikan tentang gambaran secara detail pada setiap bagian sebuah karya.

Jenis teks ulasan deskriptif sendiri pada umumnya dikerjakan di dalam mengulas suatu karya fiksi. Contoh teks ulasan film fiksi ilmiah. 

Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas terkait pentingnya informasi, manfaat, serta kekuatan argumentatif yang dituangkan si penulis dalam suatu karya tersebut.

2. Teks Ulasan Informatif

Teks ulasan informatif ini merupakan kebalikan dari teks ulasan deskriptif. Jika ulasan deskriptif dibuat dengan detail, maka teks ulasan informatif ini dibuat dengan mencantumkan informatif terkait gambaran singkat, padat, serta umum pada sebuah karya yang akan diulas.

Di dalam membuat resensi berjenis informatif, informasi yang disampaikan hanya berupa informasi atau paparan bagian yang penting saja serta menekankan kepada kelebihan dan kekurangan karya itu sendiri.

3. Teks Ulasan Kritis

Berbeda dengan kedua jenis teks di atas yang menekankan pada banyak dan sedikitnya informasi, teks ulasan kritis lebih menekankan pada metode atau ilmu pengetahuan tertentu.

Di dalam jenis teks ulasan kritis ini, ulasan yang disampaikan dibuat secara detail yang mengacu kepada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu.

Dalam membuat ulasan kritis, penulis tidak hanya menggunakan pandangan subjektifnya saja, tetapi menggunakan pandangan secara objektif. Contoh teks ulasan pada novel yang menggunakan pendekatan antropologi.

Disamping jenis ulasan yang disampaikan di atas, berdasarkan objek yang diulas, teks ulasan memiliki beberapa jenis yaitu:

a) Ulasan film. Merupakan review atau ulasan yang mengulas tentang film atau sejenisnya. Contoh film series, film sinetron, dan lain sebagainya.

b) Ulasan buku. Untuk ulasan buku ini dibag menjadi dua, yakni sastra seperti novel, sastra, roman. Yang kedua ulasan buku faktual yang tidak bersifat imajinatif seperti biografi, jurnal, esai ilmiah, dan lainnya.

c) Ulasan pementasan. Merupakan ulasan yang mengulas tentang aktivitas yang dipentaskan. Contoh: Teater, pentas tari, pentas musik, dan lainnya.

d) Ulasan karya seni. Merupakan ulasan atau resensi terhadap bentuk – bentuk karya seni. Contoh: Lukisan, karya dekorasi, dan lainnya.

Kumpulan Contoh Teks Ulasan

Di bawah ini terdapat berbagai macam contoh teks ulasan, diantaranya adalah

1. Contoh Teks Ulasan Novel Mariposa

Contoh Teks Ulasan Novel Mariposa
Contoh Teks Ulasan Novel Mariposa

Mariposa merupakan sebuah novel yang ditulis oleh Luluk HF. Di dalam novel ini pemeran utamanya adalah Acha dan Iqbal. Keduanya merupakan siswa di SMA.

Diceritakan jika Acha seorang perempuan yang memiliki sifat dingin dan tidak mau berinteraksi dengan banyak orang tetapi mempunyai cinta yang tulus kepada Iqbal.

Untuk mendapatkan cintanya Iqbal, Acha pun pantang menyerah. Acha memiliki prinsip selagi Iqbal masih berwujud manusia, ia pasti bisa mendapatkan hatinya.

Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, keyakinan Acha terhadap Iqbal mulai goyah. Acha mulai lelah dengan keyakinan cinta tulusnya.

Sudah terlalu banyak tantangan yang dihadapi, tetapi tak kunjung juga mendapatkan harapan yang diinginkan. 

Pada saat Acha mulai lelah dengan rasa cintanya kepada Iqbal, ia pun menerima cinta tulus dari ketua OSIS yang bernama Juna. Akan tetapi tanpa disangka, Iqbal pun memiliki rasa yang sama dengan Acha. 

Dengan berbekal rasa cintanya kepada Acha membuat Iqbal nekat mencegah Acha agar tidak menerima cinta dari Juna.

Mengetahui hal itu, sontak membuat Acha menjadi kaget dan tidak percaya. Harapan yang dikira Acha akan sia-sia ternyata menjadi nyata. Acha dan Iqbal pun akhirnya menjadi sepasang kekasih yang mengerti satu sama lain.

Pacaran mereka pun mulai diuji ketika memasuki bangku kelas dua belas. Iqbal memiliki rencana setelah lulus SMA akan melanjutkan kuliah di luar negeri. Sementara Acha telah memutuskan untuk kuliah di dalam negeri. 

Keputusan ini berarti akan membuat mereka berdua terpaksa berpisah. Perasaan sedih dan duka yang mendalam menyelimuti mereka berdua.

Mereka berdua dipaksa untuk memutuskan tujuan hidup dan juga keluh kesah dalam memilih keputusan.  Ini merupakan salah satu tantangan besar yang harus mereka hadapi.

Waktu terus berjalan cukup lama untuk menentukan dan mematangkan keputusan masing-masing. Hingga pada akhirnya Iqbal pun memutuskan untuk kuliah dengan Acha di dalam negeri.

Dengan keputusan ini, maka mereka berdua pun tak akan berpisah. Namun, butuh perjuangan yang besar bagi Iqbal untuk meyakinkan dirinya dan kedua orang tuanya untuk memutuskan kuliah di dalam negeri.

Kelebihan

Novel Mariposa dibuat dengan cerita yang cukup ringan dan mudah dimengerti para pembaca. Alur ceritanya pun dibuat seperti kisah nyata yang selalu kita alami di kehidupan sehari-hari. 

Begitu pula dengan watak tokoh yang ada di dalam cerita juga sangat sering kita jumpai di kehidupan kita.

Dengan alur dan watak tersebut semakin menambah kesan realistis dan seakan-akan kita benar-benar ada dalam cerita tersebut.

Kekurangan

Alur cerita yang ringan dan sering kita jumpai dalam kehidupan membuat alur cerita yang ada sedikit mudah ditebak. Walaupun begitu, tidak lantas mengurangi nuansa romansa ala percintaan SMA yang disajikan dalam novel ini.

2. Contoh Teks Ulasan Film 5 CM

Contoh Teks Ulasan Film 5 CM
Contoh Teks Ulasan Film 5 CM

5 CM. Begitulah judul film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani pada tahun 2012. Film ini diangkat dari novel best seller dengan judul 5 CM yang ditulis oleh Donny Dhirgantoro.

Film ini menceritakan persahabatan 5 orang yang sudah berjalan sejak duduk di bangku SMA. Mereka adalah Genta, Arial, Zafran, Ian, dan Riani. Masing-masing memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. 

Genta merupakan cowok yang memiliki pemikiran dewasa dan sering dianggap sebagai leader dalam geng ini. Sementara Arial merupakan cowok macho, taat aturan namun selalu grogi jika menghadapi wanita.

Kemudian ada Zafran, seorang pemuda yang sedikit narsis, namun puitis. Sementara Ian merupakan orang yang paling subur tetapi menjadi pembawa humor di dalam geng ini.

Terakhir ada Rianti, seorang cewek satu-satunya di dalam geng yang memiliki kecerdasan dan ambisi yang tinggi

Terhitung persahabatan mereka sudah berjalan 7 tahun lamanya. Hingga pada suatu malam mereka merasakan kejenuhan dalam persahabatan yang stagnan.

Hingga akhirnya Genta memberikan sebuah ide untuk saling komitmen tidak melakukan kontak satu sama lain, selama 3 bulan lamanya.

Dalam kurun waktu 3 bulan tanpa komunikasi, mereka pun saling merasakan rindu antara satu sama lainnya.

Siapa sangka perpisahan singkat ini membawa perubahan yang lebih baik kepada masing-masing individu.

3 bulan berjalan tanpa adanya komunikasi hingga kemudian Genta memberikan kejutan untuk bertemu di Stasiun kereta. Genta pun memberitahukan idenya untuk mendaki puncak gunung Semeru.

Ada banyak tujuan dari pendakian tersebut. Selain untuk mengibarkan bendera Indonesia ketika tanggal 17 Agustus, juga merupakan hadiah dari komitmen untuk tidak komunikasi selama 3 bulan ini.

Selama perjalanan menuju gunung Semeru, ada banyak momen mengharukan, mendebarkan sekaligus kelucuan yang terjadi. Salah satu momen tersebut adalah janji yang diucapkan ketika akan melakukan pendakian di Semeru.

Selain itu juga ada momen lucu yang terjadi ketika akan mendaki di tanjakan Cinta. Di tanjakan Cinta beredar mitos yang mengatakan bagi siapa saja yang menanjak tanjakan cinta sambil memikirkan orang yang ingin dimiliki, tanpa menoleh ke bawah, niscaya keinginannya akan terkabulkan.

Mendengar mitos tersebut membuat Zafran dan juga Ian semangat untuk mendaki tanjakan cinta tersebut.

Ketika sudah sampai setengah jalan, Genta memanggil mereka berdua, sontak saja Zafran dan Ian langsung menoleh dan seketika mereka kembali lemas dibuatnya.

Selain momen lucu, ada juga momen yang menegangkan ketika Arial merasakan dingin yang luar biasa. Ketika itu Arial hampir saja putus asa.

Akan tetapi teman-temannya menyemangatinya untuk tetap melanjutkan perjalanan. Sehingga membuat Arial kuat untuk berjalan lagi.

Di dalam film 5 CM ini terdapat banyak pesan yang dapat dipetik. Seperti keinginan kuat untuk menggapai cita-cita. Berani keluar dari zona nyaman.

Selain itu juga terdapat banyak motivasi yang dapat kita petik seperti . Waktu terbaik untuk berbahagia adalah sekarang. Tempat terbaik untuk berbahagia adalah di sini bersama sahabat. 

Bahkan di dalam film ini juga diceritakan bagaimana seorang remaja mencintai tanah airnya. Dia rela mengibarkan bendera diatas Gunung Semeru yang menguji adrenalin.

Buat remaja masa kini sangat direkomendasikan untuk menonton film 5 CM. Karena di dalam film 5 CM ada banyak hikmah dan motivasi yang dapat kita ambil.

Terlebih persahabatan diantara mereka yang terus terjaga sampai masa tua kelak.

3. Contoh Teks Ulasan Buku Pelajaran Tematik SD

Contoh Teks Ulasan Buku Pelajaran Tematik SD
Contoh Teks Ulasan Buku Pelajaran Tematik SD

Setiap kali Menteri Pendidikan berganti, maka kebanyakan akan berganti pula peraturan yang ada. Termasuk buku pembelajaran untuk siswa pun  ikut diganti pula.

Pergantian buku ini merupakan imbas dari pergantian kurikulum yang dicetuskan oleh Kementrian. 

Kurikulum yang dimaksud adalah kurikulum sekarang dengan model K13 yang membuat pembelajaran berdasarkan tema-teman. Sistem tematik ini sudah berbeda sejak beberapa tahun sebelumnya.

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang mana setiap pembelajaran dipisahkan dan disesuaikan dengan tema pelajaran. Maka sekarang semua digabungkan menjadi satu pelajaran dengan judul tematik. 

Dengan model buku yang berbeda, otomatis sistem pembelajaran yang digunakan pun menjadi berbeda. Sehingga masih butuh banyak penyesuaian.

Selanjutnya dengan sistem yang baru ini juga memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihan itu diantaranya adalah bukunya ditulis dengan lebih efisien.

Sehingga guru menjadi lebih baik dalam membimbing murid-muridnya. Hal ini karena dengan menggunakan buku ini, guru dapat menghemat waktu belajar mengajar muridnya.

Adapun kelemahan dari buku ini adalah dapat membuat siswa menjadi kurang fokus dalam belajar karena semua mata pelajaran dijadikan satu dalam  satu buku.

Kesimpulan

Baik dan tidaknya sistem pembelajaran pada akhirnya akan tergantung pada guru yang mengajar. Jika guru tersebut dapat mengajar dengan baik, maka buku tematik ini akan sangat berguna buat pembelajaran di sekolah.

Akan tetapi jika guru tidak dapat menguasai dan mengkondisikan keadaan, maka besar kemungkinan proses pembelajaran akan menjadi tidak efektif dan efisien.

4. Teks Ulasan Novel Laskar Pelangi

Contoh Teks Ulasan Novel Laskar Pelangi
Contoh Teks Ulasan Novel Laskar Pelangi

Judul  : Laskar Pelangi

Pengarang     : Andrea Hirata

Penerbit        : Bentang

Tahun Terbit  : 2005

Sinopsis

Laskar pelangi, begitulah nama novel ini. Di dalam novel ini menceritakan tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang sekolah di SD dan SMP Muhammadiyah di pulau Belitong.

Kesepuluh anak tersebut bernama Ikal, Mahar, Lintang, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, Sahara, dan Harun.

Di dalam novel digambarkan jika tempat sekolah mereka sangat memprihatinkan. Bahkan bangunan yang ada nyaris roboh. 

Di dalam novel diceritakan jika kondisi SD Muhammadiyah terancam akan ditutup jika siswa yang mendaftar kurang dari 10 orang.

Situasi menjadi tegang karena hanya ada 9 anak yang mendaftar. Akan tetapi untungnya pada saat itu Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah itu.

Dengan keadaan yang serba terbatas, lantas tidak membuat mereka putus asa. Bahkan keadaan yang ada malah membuat mereka menjadi lebih bersemangat.

Di dalam novel digambarkan dengan berbagai peristiwa yang mengiringi mereka. Dimulai dari perkenalan 10 anak tersebut. Kemudian ada juga proses pembelajaran diluar kelas.

Selain itu juga diceritakan tentang perjuangan membeli kapur dengan cara mengayuh sepeda puluhan kilometer.

Disamping itu juga diceritakan bagaimana pertemuan Ikal dengan A Ling, gadis Tionghoa yang menjadi cinta pertamanya.

Mereka pun dididik oleh bu Muslimah. Seorang guru yang gigih dan sangat penyayang. Mereka juga memiliki kesenangan melihat pelangi, karena itulah bu Muslimah menjuluki mereka dengan sebutan Laskar Pelangi.

Selanjutnya di dalam novel juga digambarkan bagaimana salah satu tokoh yang mendapatkan perhatian lebih bernama Lintang. Diceritakan jika Lintang merupakan anak yatim dari ayah seorang nelayan miskin. 

Untuk bisa sampai ke sekolah pun Lintang harus menempuh perjuangan yang berat. Lintang harus mengayuh sepedah puluhan kilometer untuk bisa sampai ke sekolah. Walaupun begitu, Lintang tidak patah semangat. 

Selain itu juga Lintang memiliki kecerdasan seperti Einstein. Karena kecerdasan yang dimiliki Lintang membuat SD dan SMP Muhammadiyah berhasil memenangi lomba cerdas cermat. 

Dibalik kebanggaan karena berhasil memenangi lomba cerdas cermat, ternyata kabar duka menimpa keluarga Lintang. Tanpa disangka, ayah Lintang meninggal dunia.

Sehingga sebagai laki-laki tertua, Lintang harus mengurus adik perempuannya. Hal ini membuat ia mengundurkan diri dari sekolah sebelum menyelesaikan jenjang SMP nya.

Lebih lanjut, potret kemiskinan nampak jelas dalam novel ini. Hampir semua warga di Belitong merasakan kemiskinan. Di sisi lain, sumber daya alam berupa timah begitu melimpah.

Semua timah yang ada sudah ditambang dengan didominasi oleh PN Timah. Sementara para warga Belitong hanya seperti sekawanan tikus yang kelaparan di lumbung padi. Hingga akhirnya PN timah dihancurkan.

Hal ini membuat rakyat Belitong yang semula hidup sangat miskin bisa kembali menikmati tambang mereka yang telah dieksploitasi selama puluhan tahun.

Ending atau akhir cerita Laskar pelangi diceritakan jika SD-SMP Muhammadiyah sudah tidak lagi ada. Sementara Bu Muslimah pindah mengajar di SD negeri 6 Belitong Timur.

Kemudian sang tokoh utama, yakni Ikal mendapatkan beasiswa ke Universitas Sorbonne, Paris.

Ulasan

Di dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, teori-teori dan istilah sains akan banyak kita temukan. Ada banyak nama besar mulai dari Isaac Newton, Albert Einstein, Adam Smith higga nama Bang Haji Rhoma Irama yang dapat kita temukan di dalamnya.

Walaupun ada beberapa istilah dan teori-teori sains yang tidak diberikan catatan kaki maupun keterangan tertentu, tetapi kekurangan tersebut sama sekali tidak mengganggu.

Kekurangan catatan kaki maupun keterangan tersebut dijelaskan di lembaran-lembaran akhir yang ada di dalam glosarium.

Di tangan Andrea Hirata, sains dan sastra dipadukan hingga menjadi sebuah karya fiksi yang enak dibaca sekaligus memperkaya wawasan pembaca.

Dalam pembuatan novel Laskar Pelangi, latar belakang dan baground penulis juga turut mempengaruhinya. Seperti yang sudah kita tahu jika penulis merupakan seorang lulusan Master of Economic Science dari Universite de Paris, Sorbonne, Perancis, dan Sheffield Hallam University, United Kingdom, dengan beasiswa dari Uni Eropa.

Di sisi lain, penulis juga begitu mencintai tanah kelahirannya, yakni Belitong. Dengan segala pengetahuan sains dan kondisi kelahirannya yang kemudian dikemas dengan cerita yang detail.

Penggambaran itu baik dari setting kondisi alam hingga pola pikir orang Melayu di Belitong. Semua itu dipadu dengan wawasan saintifik yang sangat meyakinkan.

Kemudian banyak fenomena yang muncul pasca terbitnya novel Laskar Pelangi. Fenomena tersebut diantaranya adalah penjualan novel Laskar Pelangi yang tembus hingga 1 juta copy.

Kemudian novel ini pun telah terbit di dua puluh negara, diantaranya di Brasil, Korea Selatan, Malaysia, China, Taiwan, Vietnam, AS, Australia hingga Turki. (Kompas, 19 Juni 2012)

Lantas mengapa novel Laskar Pelangi begitu banyak diminati hingga mancanegara? Hal ini karena ada banyak hal baru yang tidak akan bisa ditemukan di dalam novel lain.

Banyak penulis yang belum memadukan gaya saintifik dan metafor-metafor cerdas ala Andrea Hirata.

Di dalam novel Laskar Pelangi, selain menggunakan gaya saintifik-nya, juga terdapat metafor-metafor cerdas, walaupun kadang juga berlebihan.

Penggambaran yang detail terhadap peristiwa, cerita yang menyentuh serta humor-humor segar turut menambah nilai plus terhadap novel ini. 

Di dalam Tetralogi Laskar Pelangi terdapat empat novel series, yakni Laskar pelangi, Sang Pemimpi (2006), Edensor (2007) dan Maryamah Karpov (2008). 

Menariknya, novel Laskar Pelangi mencetak sejarah sebagai buku sastra terlaris di Indonesia.

5. Contoh Teks Ulasan Cerpen Singkat

Contoh Teks Ulasan Cerpen Singkat
Contoh Teks Ulasan Cerpen Singkat

Informasi umum

Judul: Star in the Class

Orientasi

Cerpen ini merupakan hasil karya dari bosmeal.com yang menceritakan tentang murid-murid yang sering dikatakan nakal tetapi memiliki prestasi dalam berbagai bidang, terutama olahraga voli.

Karya cerpen ini ditulis dengan sangat singkat sebagai salah satu contoh cerpen singkat pendidikan.

Tafsiran

Cerpen ini dibuka dengan penggambaran aku sebagai Egi beserta teman-temannya yakni Doni, Eko, Feri, Taufik dan juga Anang.

Mereka semua dipertemukan oleh sebuah klub Voli. Dari situlah kemudian mereka membentuk geng dengan sebutan Star in the Class.

Di dalam perkumpulan tersebut terkenal dengan anak-anak yang suka ribut, tetapi bukan membuat keributan. 

Mereka memiliki seorang guru favorit yang bernama pak Handy. Beliau merupakan guru yang selalu memotivasi geng tersebut. 

Lebih lanjut, tanpa adanya pak Handy, mungkin saja geng tersebut hanya akan menjadi perkumpulan anak-anak nakal, malas dan tidak punya prestasi sama sekali.   

Mereka juga memiliki pedoman, prestasi tidak harus di dalam kelas. Akan tetapi prestasi bisa dilakukan di bidang lain, asalkan dilakukan dengan sepenuh hati. 

Walaupun banyak cemoohan dan juga pandangan miring tentang mereka, tetapi berkat motivasi dari guru mereka, mereka pun memiliki prestasi yang bagus di dalam voli.

Mereka pun juga berprinsip untuk dapat berteman dengan siapapun tanpa menjadi orang lain. CUkup dengan menjadi diri sendiri dan melakukan berbagai hal positif dengan sepenuh hati. 

Evaluasi

Cerpen ini menarik untuk dibaca karena terdapat motivasi yang sangat jarang didapatkan, terutama oleh para siswa. 

Jika kebanyakan siswa hanya didorong untuk berprestasi di dalam kelas, maka di dalam novel ini diceritakan jika prestasi bukan hanya di dalam kelas.

Senakal dan seribut apapun di kelas, mereka tetaplah siswa yang harus selalu mendapatkan perhatian dan juga bimbingan.

Kemudian ada kekurangan yang terdapat di dalam cerpen tersebut. Diantaranya adalah jalan cerita yang begitu pendek sehingga pesan yang disampaikan kepada para pembaca dirasa kurang mendalam. 

Disamping itu, walaupun menceritakan suatu prestasi di luar kelas, cerpen ini pun memberikan bias untuk tidak perlu memiliki prestasi di dalam kelas. Yang penting prestasi di luar kelas. 

Sehingga ketika membaca cerpen ini perlu dampingan dengan orang yang lebih tua dan dapat menjelaskan lebih jauh maksud dan tujuan dibuatnya cerpen Star in the Class ini.

Rangkuman

Cerpen dengan judul “Star in the Class” memiliki jalan cerita yang kurang mendalam sehingga pesan yang disampaikan terasa kurang jelas. 

Akan tetapi tetap saja terdapat pelajaran moral yang dapat diambil. Misalnya persahabatan dengan siapapun tanpa memandang dia itu pintar atau tidak.

Kemudian pesan lain yang didapatkan seperti menjalankan berbagai hal dengan sepenuh hati, tidak boleh setengah-setengah.

Pesan terakhir adalah untuk tetap menjadi diri sendiri tanpa memperhatikan celaan orang lain. Di sini perlu ditambahkan catatan dengan menjadi diri yang positif dan tidak mengganggu orang lain.

6. Contoh Teks Ulasan beserta Strukturnya

Contoh Teks Ulasan beserta Strukturnya
Contoh Teks Ulasan beserta Strukturnya

Informasi Umum

Judul: Ketika Sebuah Persahabatan Dipertaruhkan

Orientasi

Ketika sebuah persahabatan dipertaruhkan merupakan sebuah cerpen yang ditulis oleh Arief Setiawan. cerpen ini terdiri atas 3 lembar yang bercerita tentang kisah cinta remaja dalam menghadapi suatu masalah rumit.

Tafsiran

Cerpen ini menceritakan tentang 2 murid SMP, yakni “Aku” sebagai Adit dan murid perempuan yang bernama Dewi.

Awal mula pertemuan mereka adalah ketika Aku sebagai Adit  dengan Dewi adalah ketika masih duduk di Bangku SMP.

Pada waktu itu, aku sedang dipalak oleh teman sekelasku yang bernama Riki, tetapi kemudian aku diselamatkan oleh Dewi. 

Dari situlah, setelah mereka melewati berbagai tahap hubungan, mereka pun menjadi teman. Dari pertemanan itu kemudian mereka menjadi dekat dan sering curhat antara satu dengan yang lain. 

Sikap Dewi yang selalu baik kepada Adit turut menambah kedekatan mereka berdua hingga akhirnya membuat Adit menyukai Dewi. 

Akan tetapi hubungan mereka harus berpisah karena Adit dan Dewi melanjutkan di SMA yang berbeda.

Hingga kemudian di SMA, Adit memiliki pacar baru, akan tetapi kemudian hubungan Adit dengan pacar barunya putus. Setelah itu Adit kembali berpacaran dengan Dewi. 

Setelah Adit dan Dewi balikan, muncul permasalahan karena mantan pacar Adit meminta balikan dengan Adit. 

Adit pun kemudian memilih untuk balikan dengan mantan pacarnya dan meninggalkan Dewi untuk kedua kalinya. Ini merupakan sebuah keputusan yang salah karena Adit meninggalkan Dewi tanpa memberikan kejelasan.

Keputusan ini jelas sangat menyakiti hati Dewi.

Di dalam cerpen ini, Adit dan Dewi merupakan tokoh utama.

Adit diceritakan sebagai seorang laki-laki yang tidak memiliki pendirian yang teguh atau labil. Selain itu juga dia selalu menyesal dengan dengan keputusannya di kemudian hari.

Disisi lain, Dewi digambarkan sebagai perempuan yang tegas, baik dan juga berani membela kebenaran.

Evaluasi

cerpen “Ketika Sebuah Persahabatan Dipertaruhkan” sangat menarik dibaca. Hal ini karena penggambaran isi cerita yang begitu mendalam, misalnya penggambaran tokoh Adit yang yang mengumbar perasaan dengan indah.

penggambaran yang begitu indah ini akan membuat pembaca seolah dapat merasakan kebahagiaan, kesedihan, pengkhianatan.

Selain itu juga pembaca akan dapat merasakan emosi berupa penyesalan yang dialami oleh tokoh-tokoh di dalam cerpen tersebut.

Adapun kekurangan dari cerpen ini adalah cerita yang ada kurang cocok dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Hal ini karena didalamnya menceritakan tentang percintaan remaja.

Selain itu juga terdapat beberapa kekerasan yang dialami oleh tokoh dan itu belum layak dibaca oleh anak-anak. Selain itu juga cerpen ini masih kurang di dalam memberikan pesan moral yang baik kepada pembaca.

Rangkuman

Walaupun cerpen “Ketika Sebuah Persahabatan Dipertaruhkan” kurang bermanfaat untuk pelajar di bawah umur, tetapi tetap memberikan pesan moral di dalamnya.

Pesan tersebut seperti persahabatan yang dilandasi dengan kasih sayang tanpa memikirkan perbedaan gender.

Kelebihan dan Kekurangan Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Kelebihan dan Kekurangan Teks Ulasan
Kelebihan dan Kekurangan Teks Ulasan

Setiap teks pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu juga dengan teks ulasan. Teks ulasan pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangan teks ulasan adalah sebagai berikut:

Kelebihan

1. Membantu para pembaca dalam memahami suatu karya.

2. Menambah wawasan yang berkaitan dengan hasil karya orang lain, baik itu dari segi isi, kualitas, maupun yang lainnya.

3. Melatih untuk selalu menghargai dan juga serta selalu kritis dalam memahami suatu karya.

4. Menarik minat pembaca untuk melihat/membaca terhadap karya yang diulas

Kekurangan

1. Informasi yang disampaikan merupakan subjektivitas penulis, sehingga terkadang informasi yang disampaikan tidak lengkap

2. Bahasa yang digunakan terkadang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia, sehingga akan menimbulkan pemahaman yang berbeda

3. Terkadang di dalam satu karya bisa menimbulkan perbedaan pendapat antara satu penulis dengan penulis lainnya.

Perbedaan Resensi dan Sinopsis

Setelah teman-teman membaca penjelasan tentang ulasan atau resensi di atas, lantas apakah teman-teman menganggap jika resensi itu sama dengan sinopsis?

Baik resensi maupun sinopsis digunakan sebagai alat untuk membahas sebuah cerita dengan cara yang sederhana.

Lantas apa perbedaan antara resensi dan sinopsis?

Secara sederhana, resensi bisa dibilang sebagai sebuah perpaduan dari ringkasan cerita, pembahasan, penilaian dan kritik terhadap sebuah karya. 

Sementara sinopsis merupakan sebuah ringkasan cerita secara detail mulai dari awal hingga akhir. Pada umumnya sinopsis dibuat dan diserahkan kepada agen atau penerbit bersamaan ketika mengajukan sebuah karya.

Untuk membuat sinopsis yang baik maka perlu dibuat dengan mencerminkan keseluruhan dari suatu karya. Jika sinopsis dibuat dengan tidak baik, maka karya tersebut juga menjadi kurang menarik dan tidak diminati. 

Sebaliknya, jika sinopsis dibuat dengan baik, maka karya tersebut akan menjadi menarik dan banyak diminati.

Adapun perbedaan resensi dan sinopsis adalah sebagai berikut:

1. Isi

Untuk membedakan resensi atau ulasan dengan sinopsis, teman-teman bisa melihat isi teks tersebut.

Di dalam teks ulasan, isinya berisikan tentang identitas, isi, harga, gambaran jalan cerita, serta kelebihan dan kekurangan suatu buku atau karya. 

Yang lebih menonjol, di dalam teks ulasan berisikan tentang penilaian baik maupun buruk terhadap suatu karya.

Sementara sinopsis isinya berisikan tentang ringkasan cerita dari sebuah novel, buku, film, drama, atau bentuk karya lain.

Sinopsis ini lebih menekankan pada poin penting dalam suatu karya. Selain itu, isi teks sinopsis berupa penyampaian jalan cerita yang dibuat dengan singkat dan sederhana.

Untuk melihat perbedaannya, teman-teman bisa melihat contoh teks ulasan Laskar pelangi beserta sinopsisnya.

2. Penulis

Perbedaan yang paling jelas antara resensi dan sinopsis adalah penulisnya. Resensi bisa dibuat oleh siapapun tanpa terikat waktu.

Sementara sinopsis hanya boleh ditulis oleh penulis atau pengarangnya saja dan dibuat bersamaan dengan karya tersebut. 

3. Kaidah Penulisan

Perbedaan antara resensi dan sinopsis bisa teman-teman lihat dalam kaidah penulisannya. Kaidah penulisan di dalam resensi terikat pada aturan atau struktur dan kaidah kebahasaan yang baku. 

Sementara sinopsis tidak ada aturan penulisan yang mengikat. Hal ini karena sinopsis hanya merupakan ringkasan cerita semata.

4. Tingkat Tantangan Menulis

Tingkat tantangan menulis antara resensi dan sinopsis sangat berbeda. Jika menurut teman-teman, mana yang lebih menantang antara membuat resensi dan menulis sinopsis?

Menulis resensi memiliki tantangan lebih tinggi daripada membuat sinopsis. Jika seseorang akan menulis resensi, maka perlu penilaian, pertimbangan dan juga memberikan pendapat dan rekomendasi terhadap karya yang diulas.

Adapun hasil resensi yang dibuat, akan menjadi tolok ukur atau pertimbangan kepada orang lain untuk mengikuti cerita jalan cerita aslinya atau malah membatalkan niatnya.

Sementara untuk menulis sinopsis, penilaian, pendapat dan lain sebagainya tidak diperlukan. Hal ini karena membuat sinopsis hanya perlu menceritakan isi atau jalan cerita sebuah karya secara runtut, ringkas dan sederhana.

5. Tujuan

Antara resensi dan sinopsis memiliki tujuan yang berbeda. Tujuan dibuatnya resensi adalah untuk memberikan penilaian dan ulasan pada sebuah karya.

Adapun hasil resensi ini menjadi bahan pertimbangan kepada orang lain untuk melanjutkan suatu karya yang diulas atau tidak. 

Sementara tujuan dibuatnya sinopsis adalah untuk menjelaskan jalan cerita secara ringkas dan sederhana. Sinopsis ini dibuat setelah karya utama selesai.

Adapun hasil sinopsis digunakan untuk memberikan gambaran kepada seseorang untuk melihat karya utamanya.

Selain itu juga pembuatan sinopsis ini bertujuan untuk memudahkan pihak ketiga atau penerbit agar dapat mengetahui keseluruhan cerita secara lebih cepat.

6. Pola pikir

Resensi dan sinopsis memiliki pola pikir yang berbeda. Di dalam resensi, antara satu penulis dengan penulis resensi lain bisa jadi memberikan penilaian yang sama atau malah berbeda.

Hal ini karena pembuatan resensi tergantung pada subjektivitas penulis. Hasil resensi ini tergantung bagaimana penulis memahami cerita atau isi sebelum menulis resensi.

Sementara sinopsis, pola pikir yang digunakan tidak bisa terlepas dari isi karya utama dan hasil pemikiran penulis cerita lengkapnya.

Untuk lebih mudahnya, teman-teman bisa melihat perbedaan resensi dan sinopsis pada tabel di bawah ini.

Tabel Perbedaan Resensi dan Sinopsis
Tabel Perbedaan Resensi dan Sinopsis

Nah itu tadi penjelasan dari teks ulasan lengkap dengan contoh nya. Sekarang teman-teman pastinya sudah mengetahui cara membuat teks ulasan agar layak dibaca orang lain.

Jika ada pertanyaan, saran maupun yang lainnya, silahkan saja sampaikan di kolom komentar. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply