Contoh Teks Eksposisi

Contoh Teks di dalam bahasa Indonesia ada berbagai macam dengan memiliki fungsi dan tujuan berbeda. Untuk menyampaikan informasi, kita bisa menggunakan contoh teks eksposisi sebagai pilihan yang tepat.

Mengapa harus teks eksposisi?

Hal ini karena tujuan dari teks eksposisi untuk memberikan informasi kepada pembaca yang mana berita tersebut nyata dan benar adanya.

Bentuk teks yang singkat, padat dan jelas, sehingga informasi yang disampaikan kepada pembaca akan lebih mudah dipahami.

Lantas apakah cukup sampai disitu saja dalam mengetahui apa itu teks eksposisi?

Pastinya, kita perlu mengetahui lebih jauh penjelasan detail secara lengkap. Mulai dari ciri ciri, kaidah kebahasaan hingga aturan cara membuat atau penulisan.

Tenang! Semuanya akan kita bahas detail dibawah ini lengkap dengan contoh teks eksposisi beserta strukturnya. Yuk simak sampai akhir ya.

Pengertian Teks Eksposisi

Pengertian Teks Eksposisi - Bosmeal.com

Pengertian teks eksposisi adalah jenis teks yang bersifat menjelaskan dan memberikan informasi secara ringkas, jelas dan akurat.

Informasi yang disampaikan harus berupa fakta yang ada, bersifat non-fiksi dan disampaikan dengan padat, singkat dan akurat.

Selain itu juga informasi yang disampaikan memuat penjelasan tentang sebuah persoalan. Hal ini karena sesuai dengan tujuan dari teks eksposisi sendiri untuk menambah wawasan pembaca.

Walaupun ditulis berdasarkan fakta, akan tetapi terkadang pendapat atau sudut pandang dari penulis ikut tercampur menjadi satu di dalam penjelasan suatu persoalan.  

Hal inilah yang membuat contoh teks eksposisi tidak jarang menampilkan gambar, statistik, grafik maupun yang lainnya.

Kemudian bersandar dari pengertiannya, dapat dilihat bahwa tujuan teks eksposisi adalah untuk memberikan informasi kepada pembaca semata, tanpa ada maksud untuk mempengaruhi pembaca.

Berbeda dengan contoh teks persuasif singkat tentang kesehatan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca agar menjalankan pola hidup sehat.

Agar tujuan tersebut dapat dipahami oleh pembaca, maka pada umumnya didalam teks eksposisi berisikan tentang apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana.

Dengan ciri-ciri yang lengkap akan membuat kita menjadi mudah dalam mengidentifikasi contoh teks eksposisi.

Ciri-ciri Teks Eksposisi

Ciri-ciri Teks Eksposisi
Ciri-ciri Teks Eksposisi via bosmeal.com

Adapun ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Bersifat Informatif

Seperti yang sudah disebutkan di dalam pengertian teks eksposisi, jika teks ini dibuat untuk memberikan informasi atau menambah wawasan bagi pembaca.

Karena itulah teks ini memiliki ciri bersifat informatif dengan berbagai informasi dan data yang akurat di dalamnya.

Teman-teman bisa menemukan dengan mudah beberapa contoh teks eksposisi di dalam kehidupan sehari-hari. Seperti teks yang disajikan di koran, berita dan media informasi lainnya.

2. Objektif

Objektif sendiri artinya tidak memihak kepada siapapun. Adapun ciri-ciri dari objektif memiliki tanda-tanda menggunakan kata, frasa ataupun kalimat yang bersifat emosional sehingga membuat pembaca memihak. 

Kata yang digunakan didalamnya tidak memaksa pembaca untuk membenarkan opini penulis. Karena itulah pada umumnya contoh teks eksposisi tidak menggunakan sudut pandang tertentu dalam penulisannya.

3. Informasi Berdasarkan dan Didukung Data yang Akurat

Untuk membuat teks eksposisi, kita memerlukan informasi serta data yang akurat. Karena informasi serta data yang akurat merupakan sebuah fakta yang terjadi dan tidak bisa direkayasa.

Untuk mendapatkan data yang akurat bisa didapatkan dari angka atau informasi-informasi lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan.

Data serta fakta yang disajikan ini nantinya akan berkontribusi dan memberikan bukti konkrit terhadap informasi yang disajikan. 

Kita pun bisa melihat contoh teks eksposisi yang disertai dengan tabel, grafik hingga gambar atau yang lainnya.

4. Padat, Lugas dan Jelas

Ciri-ciri teks eksposisi yang terakhir adalah penyajian teks yang padat, lugas dan juga jelas. Hal ini karena informasi yang dibuat untuk pembaca berdasarkan paparan data dan fakta secara padat, lugas dan jelas. 

Teks yang disampaikan tidak perlu terlalu panjang, apalagi sampai bertele-tele sehingga membuat pembaca bisa dengan mudah menangkap informasi yang ingin disampaikan.

Poin terpenting di dalam teks eksposisi dapat menjawab 5W 1H yakni apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana. 

Kemudian agar menjadi mudah dipahami, maka bahasa yang digunakan pun merupakan bahasa Indonesia yang baku.

Ciri-ciri terakhir ini hampir sama dengan ciri-ciri teks prosedur. Contoh teks prosedur membuat makanan yang ditulis dengan padat, singkat dan menggunakan bahasa baku.

Dengan mengetahui ciri-cirinya, diharapkan dapat membedakan antara jenis teks eksposisi, teks deskripsi ataupun jenis contoh teks lain yang hampir mirip.

Unsur-unsur Teks Eksposisi

Unsur-unsur Teks Eksposisi via bosmeal.com

Unsur-unsur teks eksposisi yang utama terdiri dari:

1. Gagasan

Gagasan ini disebut juga dengan ide ataupun pendapat. Adapun isi dari gagasan adalah pernyataan yang mungkin berupa komentar, penilaian, saran, dorongan, bujukan atau yang lainnya

2. Fakta

Data dan fakta menjadi pondasi dalam membuat teks eksposisi, sehingga tidak akan bisa lepas dari dalam unsur ini. Fakta disini merupakan keadaan atau peristiwa yang benar-benar terjadi dan bukan karangan fiktif.

Peristiwa atau kejadian itu merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi.

Adapun fungsi dari fakta di dalam untuk memperkuat gagasan sehingga diharapkan lebih meyakinkan khalayak atau pembaca.

Ketika membuat contoh teks eksposisi, kita tidak bisa meninggalkan kedua unsur tersebut.

Struktur Teks Eksposisi

Struktur Teks Eksposisi
Gambar Struktur Teks Eksposisi via Dokumen bosmeal.com

Berikut ini struktur teks eksposisi yang harus dipenuhi:

1. Tesis atau Pernyataan Pendapat

Pernyataan pendapat merupakan pendapat penulis terhadap keseluruhan informasi yang akan dibahas.

Pada bagian ini berisikan tentang topik atau isu yang akan dibahas oleh penulis nantinya. Selain pernyataan pendapat oleh penulis, pada umumnya terdapat opini pendapat yang juga akan menempatkan posisi pembaca.

Maksudnya adalah apakah pembaca ini berada di sisi pro dengan opini penulis ataukah kontra dengan opini penulis.

2. Argumentasi

Setelah penulis menyampaikan pendapat atau tesisnya, maka perlu juga didukung argumentasi yang kuat.

Argumentasi atau penjelasan penulis harus disertai dengan fakta ilmiah untuk mendukung dan mengembangkan tesis sebelumnya (bagian pendahuluan).

Pada bagian ini untuk mendukung opini yang sudah diuraikan pada bagian sebelumnya, yakni bagian tesis. Dalam menyusun argumentasi dibuat dengan sistematis dan disertai dengan fakta dan data yang ada.

Sehingga tidak heran jika dalam bagian argumentasi dibuat hingga beberapa paragraf. Hal ini karena agar informasi yang disampaikan sistematis, runtut dan lengkap.

Semakin banyak data dan fakta yang ada akan semakin kuat opini yang disampaikan.

Karena alasan inilah, argumentasi menjadi bagian atau struktur teks eksposisi yang tidak bisa dipisahkan. 

3. Penegasan Ulang

Setelah memaparkan argumentasi dengan berbagai sudut pandang, maka dibutuhkanlah sebuah penegasan ulang.

Penegasan ulang ini berfungsi untuk menegaskan kembali dukungan terhadap tesis sebelumnya dan diikuti dengan kesimpulan.

Kemudian pada bagian ini biasanya juga menyebutkan ulang tesis atau pernyataan pendapat namun tidak disebutkan secara langsung. 

Selain itu juga terkadang di dalam penegasan ulang berisikan kumpulan dari bagian argumentasi yang tetap memberikan pilihan kepada pembaca untuk menentukan posisinya.

Dengan mengetahui struktur teks eksposisi yang benar, diharapkan kita bisa membuat sebuah contoh teks eksposisi yang benar dan juga mudah difahami.

Jenis Teks Eksposisi

Jenis jenis Teks Eksposisi

Ada delapan jenis teks eksposisi yang akan kita bahas disini. Diantaranya:

1. Teks Eksposisi Proses

Teks eksposisi proses merupakan teks yang berisikan tentang cara atau langkah untuk melakukan suatu hal yang dijelaskan secara rinci dari awal hingga akhir. 

Contoh teks eksposisi proses kebanyakan ditemukan pada buku panduan, petunjuk penggunaan sebuah produk, artikel tentang resep masakan maupun yang lainnya.

2. Teks Eksposisi Definisi

Teks eksposisi definisi adalah teks yang dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan pengertian atau definisi suatu topik tertentu. 

Pada umumnya, teks eksposisi definisi berfokus pada karakteristik topik yang sedang dijelaskan. Kita bisa menemukan contohnya pada buku pembelajaran karena relatif lebih sederhana.

3. Teks Eksposisi Laporan

Teks eksposisi laporan adalah teks yang berisikan tentang laporan tentang sebuah peristiwa tertentu atau laporan atas suatu penelitian tertentu.

Di dalamnya, informasi yang diangkat dan dipaparkan harus berupa peristiwa tertentu yang faktual dan aktual.  

Maka dari itulah teks eksposisi laporan juga bisa disebut dengan teks eksposisi berita. Adapun contoh teks eksposisi laporan atau berita dapat kita lihat di media koran atau media penyampaian informasi lain.

4. Teks Eksposisi Ilustrasi

Dalam membuat sebuah ilustrasi pun membutuhkan pendapat dan basis argumen yang kuat. Hal ini senada dengan jenis teks eksposisi yang keempat, yakni jenis ilustrasi.

Ilustrasi yang dimaksud dalam teks eksposisi adalah teks yang dibuat untuk memberikan gambaran secara rinci dan spesifik tentang sebuah topik atau ide tertentu. 

Dengan sebuah gambaran ide atau topik secara rinci maka pembaca akan dapat memahami  topik atau ide yang disajikan dengan baik.

Pada umumnya, teks eksposisi ilustrasi dibuat dengan menggambarkan kesamaan sifat antara topik yang dibahas dengan topik lain yang serupa.

5. Teks Eksposisi Perbandingan

Di dalam membuat perbandingan, dibutuhkan data dan informasi yang akurat dan berimbang. Agar pembuatan perbandingan dapat objektif, maka kita bisa menulisnya dengan menggunakan jenis teks eksposisi perbandingan.

Yang dimaksud dengan teks eksposisi perbandingan adalah teks yang disajikan dengan memuat gagasan utama yang kemudian diperbandingkan antara satu gagasan dengan gagasan lainnya.

Dengan membandingkan dua gagasan yang berbeda maka para pembaca akan lebih bisa memahami, membandingkan dengan pembahasan yang hanya fokus pada satu topik gagasan semata.

Adapun contoh teks eksposisi perbandingan ini adalah membandingkan dua hal yang setara atau sebanding.

6. Teks Eksposisi Pertentangan

Teks eksposisi pertentangan adalah teks yang yang disajikan dari sisi yang bertentangan atau kontradiksi, dan pada umumnya berkaitan dengan topik lain. 

Adapun teks eksposisi pertentangan memiliki ciri khas dengan menggunakan konjungsi intrakalimat, yakni tetapi dan sedangkan.

Selain itu juga bisa menggunakan konjungsi antarkalimat seperti ‘meskipun demikian’, ‘akan tetapi’, ‘sebaliknya’ dan ‘namun’.

7. Teks Eksposisi Analisis

Teks eksposisi analisis adalah teks yang berisikan identifikasi gagasan utama menjadi per-sub bagian lalu dikembangkan secara berurutan.

Adapun cara membuat teks ini adalah dengan cara memisahkan suatu masalah dari gagasan utama menjadi beberapa sub bagian. 

Jika sudah dipisahkan, langkah selanjutnya adalah dari masing-masing sub bagian dikembangkan secara urut.

Sub bagian yang sudah dibagi ini nantinya akan diletakkan pada bagian argumen sebagai ide pokok untuk menyusun argumen pada teks eksposisi analisis.

8. Teks Eksposisi Klasifikasi

Jenis teks eksposisi selanjutnya adalah teks eksposisi klasifikasi. Teks eksposisi klasifikasi adalah teks yang menjelaskan pembagian atau pengelompokan ke dalam kategori tertentu.

Adapun cara untuk membuat teks eksposisi klasifikasi ini adalah penulis harus membagi topik atau gagasan yang akan dibahas ke dalam kategori-kategori tertentu. 

Untuk proses pembuatan teks eksposisi klasifikasi ini bisa dilakukan dengan menggunakan dua pola, yakni dengan memisahkan gagasan atau topik ke kelompok lain.

Selain itu penulis juga bisa menyeragamkan topik tersebut menjadi satu kelompok atau Klasifikasi yang sama.

Nah itu tadi jenis teks eksposisi yang bisa kita pelajari. Dengan mengetahui jenis teks eksposisi maka akan membuat kita menjadi lebih mudah dalam membuat contoh teks eksposisi. 

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Di dalam membuat contoh teks eksposisi, kita perlu mengetahui kaidah kebahasaannya terlebih dahulu. Adapun kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Pronomina

Kaidah kebahasaan yang pertama adalah menggunakan pronomina. Pronomina atau disebut juga kata ganti merupakan jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina.

Adapun pronomina sendiri dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu:

a. pronomina persona

Klasifikasi yang pertama dari pronomina adalah pronomina persona atau kata ganti orang. Pronomina persona ini merupakan kata ganti untuk persona Tunggal maupun jamak.

Adapun contoh persona tunggal seperti ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-. Kemudian contoh untuk persona Jamak seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.

b. Pronomina Nonpersona 

Klasifikasi yang kedua dari pronomina adalah pronomina nonpersona atau kata ganti bukan orang.

Pronomina nonpersona ini merupakan kata ganti penunjuk dan juga penanya. Adapun contoh kata ganti penunjuk seperti ini, itu, sini, situ, sana. Sementara contoh kata ganti penanya seperti apa, mana, siapa.

2. Nomina dan Verba

Kaidah kebahasaan teks eksposisi yang kedua adalah nomina dan verba. Nomina sendiri merupakan kata benda, baik nyata maupun abstrak. 

Nomina sendiri di dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Kemudian nomina sendiri jika dilihat dari bentuk dan maknanya, ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. 

Adapun contoh nomina dasar seperti gambar, meja, rumah, pisau; sementara contoh nomina turunan seperti perbuatan, pembelian, kekuatan, dll.

Selanjutnya verba sendiri merupakan kata kerja. Di dalam verba terkandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Kemudian kedudukan verba sendiri di dalam kalimat biasanya  berfungsi sebagai predikat.

3. Konjungsi

Kaidah kebahasaan teks eksposisi yang terakhir adalah konjungsi atau disebut juga kata penghubung. Konjungsi sendiri digunakan untuk memperkuat suatu argumentasi.

Contoh kata penghubung atau konjungsi seperti pada kenyataannya, kemudian, lebih lanjut.

Kata penghubung atau konjungsi sendiri dapat digunakan untuk menata argumentasi dengan cara mengurutkan dari yang paling kuat menuju ke yang paling lemah atau sebaliknya.

Sehingga idealnya argumentasi itu tidak disajikan secara acak serta untuk menghubungkan suatu argumentasi dengan menggunakan kata hubung pada kenyataannya, kemudian, dan lebih lanjut. 

Cara Membuat Teks Eksposisi

Cara Membuat Teks Eksposisi
Langkah langkah Cara Membuat Teks Eksposisi yang Baik

Setelah kita memahami kaidah kebahasaan, tidak ada salahnya teman-teman mengetahui cara membuat teks eksposisi itu sendiri.

Adapun tata cara membuat teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Topik yang akan Disajikan

Langkah pertama dalam pembuatan teks eksposisi adalah menentukan topik dan tema yang akan disajikan.

Dengan menentukan tema yang ada akan membuat penulis atau kita menjadi lebih fokus dalam pembahasan. Hal ini akan membuat penulis akan lebih menjiwai dalam membuat teks eksposisi.

Adapun untuk sifat topik-topik yang dikembangkan dalam teks eksposisi seperti contoh teks eksposisi pendidikan, lingkungan dan lain sebagainya.

2. Menentukan Ttujuan Eksposisi

Setelah topik dan tema didapatkan, tahap selanjutnya adalah menentukan tujuan dibuatnya teks eksposisi. Tujuan ini nantinya akan digunakan untuk memberikan penjelasan dan pemahaman kepada pembaca.

3. Memilih Data yang Sesuai dengan Tema

Setelah tema dan tujuan penulisan teks eksposisi didapatkan, selanjutnya kita harus memilih data yang sesuai dengan tema yang kita angkat.

Data-data untuk menulis contoh teks eksposisi tersebut bisa diperoleh dari buku, majalah, pencarian di internet, surat kabar, maupun wawancara langsung.

4. Membuat Kerangka Karangan

Setelah semua data yang diperoleh dirasa cukup, langkah selanjutnya adalah membuat kerangka karangan atau outline terlebih dahulu.

Dalam membuat kerangka karangan contoh teks eksposisi, kita harus membuat kerangkanya secara lengkap dan juga sistematis.

5. Pembahasan dengan Mengembangkan Kerangka Karangan

Setelah kerangka karangan atau outline sempurna, tahap selanjutnya adalah mengembangkan kerangka karangan tersebut. 

Pengembangan ini merupakan sebuat pembahasan secara lebih lengkap lagi agar ciri-ciri eksposisi yang bersifat informatif, objektif, dan logis dapat tersalurkan.

Di dalam pembahasan ini, kita atau penulis akan lebih menjelaskan secara detail mengenai maksud dan tujuan dari topik disertai dengan bukti-bukti yang konkret sebagai penunjang dari pembahasan itu.

6. Membuat Simpulan

Terakhir setelah pembahasan selesai, kita perlu membuat simpulan yang sesuai dengan tujuan penulisan contoh teks eksposisi ini.

Di dalam membuat simpulan sendiri harus sejalan dan bahkan harus memperkuat tesis tersebut.

Nah itu tadi cara membuat atau langkah-langkah menulis teks eksposisi. Jika tahap-tahap di atas dilakukan dengan berurutan bukan tidak mungkin kita akan bisa dengan mudah membuat contoh teks eksposisi.

Contoh Teks Eksposisi Singkat

Setelah kita bersama mempelajari materi lengkap teks eksposisi mulai dari pengertian hingga cara membuat teks eksposisi, akan lebih baik lagi jika kita juga menyimak contoh yang ada.

1. Contoh Teks Eksposisi Tentang Lingkungan Sekolah

Contoh Teks Eksposisi Tentang Lingkungan Sekolah

Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Tesis:

Untuk menciptakan kenyamanan di sekolah dan di sekitarnya maka salah satu faktornya adalah dibutuhkan lingkungan sekolah yang bersih.

Agar sekolah tetap bersih maka setiap sekolah selalu mengajarkan siswa-siswi agar menjaga kebersihan.

Disamping itu tidak jarang untuk menarik minat siswa-siswa agar peduli terhadap lingkungan dilakukan lomba kebersihan sekolah.

Ada berbagai macam cara dalam menjaga kebersihan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, menyapu ruang kelas dan lain sebagainya

Argumentasi:

Dalam menjaga kebersihan sekolah, biasanya di setiap kelas terdapat pembagian piket per hari untuk menjaga kebersihan.

Adapun tugas dari petugas piket meliputi menyapu, menghapus papan tulis, dan mempersiapkan alat tulis guru.

Selanjutnya setiap hari sabtu, seluruh anggota kelas melakukan kerja bakti dengan membersihkan sekolah setelah pelajaran pertama selesai.

Manfaat yang didapatkan salah satunya adalah membuat hubungan antara murid dan murid maupun guru dan murid semakin akrab.

Penegasan Ulang: 

kebersihan sekolah merupakan hal yang tidak bisa dipisahkah dari kehidupan sekolah. Lingkungan sekolah yang bersih merupakan faktor yang penting dalam meraih proses belajar mengajar yang nyaman. 

Lingkungan sekolah yang bersih dapat menjamin seseorang dalam menjaga kebersihan \dan kesehatannya. 

Sehingga kebersihan merupakan suatu usaha manusia untuk menjaga lingkungan tetap sehat terawat secara kontinyu atau terus menerus.

2. Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya
Gambar Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya via Dokumen Bosmeal.com

Realita Hukum Di Indonesia

Tesis:

Hukum yang ada di Indonesia sebenarnya sudah diatur dalam undang-undang. Yang mana secara tegas mengatur hukuman berbagai pelaku tindak kejahatan. 

Akan tetapi realitanya, keadilan hukum seringkali menjadi tidak adil dan merugikan banyak orang. Hukum bisa menjadi tegas kepada banyak orang, tetapi menjadi tumpul di hadapan koruptor.

Argumentasi:

Sudah menjadi rahasia umum jika koruptor di Indonesia mendapatkan hukuman yang tingkatannya masih tergolong ringan.

Bahkan tidak jarang ada koruptor yang menerima fasilitas mewah padahal sudah merugikan bangsa. 

Sementara itu seringkali kita menonton berita banyak maling yang dihajar masa hingga tewas. Akan tetapi kita belum pernah mendapatkan informasi bahwa ada seorang koruptor di Indonesia yang mati karena dikeroyok masa.

Penegasan Ulang:

Hukum di Indonesia masih tajam kebawah tetapi tumpul ke atas. Hukum hanya tegas untuk rakyat kecil, tetapi lunak bagi penguasa,

Ada banyak kasus yang menjerat rakyat kecil dengan tuntutan yang sepele. Sebut saja kasus yang menimpa nenek Asyani.

Nenek Asyani terancam hukuman lima tahun penjara hanya karena diduga mencuri kayu. Bandingkan dengan hukuman yang diterima oleh para koruptor. Sungguh tidak adil bukan.

Nah itu tadi contoh teks eksposisi beserta strukturnya dengan judul realita hukum di Indonesia.

3. Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan
Gambar Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan

Sirih Merah sebagai Obat Tradisional

Salah satu jenis tumbuhan rumahan yang sering dijadikan obat tradisional oleh masyarakat adalah sirih merah.

Sirih merah sendiri merupakan jenis tumbuhan yang dapat dibudidayakan oleh masyarakat. Kegunaannya adalah sebagai persediaan tumbuhan obat-obatan tradisional.

Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan menyebutkan jika tumbuhan sirih merah sering dijadikan obat diabetes, maag, kanker. 

Selain itu juga sirih merah bisa digunakan untuk mengatasi masalah ketombe, dan juga dapat digunakan sebagai obat menyembuhkan keputihan pada area kewanitaan perempuan.

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan sirih merah dengan cara mengambil dan memanfaatkan daunnya. Selanjutnya daun tersebut diolah dengan cara direbus. 

Daun sirih sendiri memiliki berbagai macam senyawa aktif di dalamnya, seperti polifenol, minyak atsiri, eugenol, dan sebagainya sehingga dapat dikategorikan sebagai tumbuhan obat tradisional.

Dengan demikian, dapat dipahami jika Sirih Merah dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit secara tradisional.

4. Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan
Gambar Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia

Tesis:

Sistem pendidikan di Indonesia tengah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Perubahan tersebut berkaitan dengan kurikulum pendidikan Indonesia.

Perubahan kurikulum tersebut adalah merubah kurikulum 2006 yang sudah sejak lama digunakan menjadi kurikulum 2013. Walaupun memang tidak semua sekolah menggunakan kurikulum tersebut.

Argumentasi:

Kemendikbud atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di dalam beberapa kesempatan memaparkan bahwa, kurikulum 2013 diutamakan pada sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah bertaraf Internasional.

Adapun syarat untuk melaksanakan kurikulum 2013 adalah terjangkaunya distribusi buku bahan ajar kurikulum 2013

Disamping itu Kemendikbud juga menjelaskan jika kurikulum 2013 ini  fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, karakter yang dilandasi pendekatan ilmiah.

Selain itu juga kurikulum 2013 menitik beratkan kepada hubungan antara proses belajar dengan rasa syukur atas pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia.

Di dalam kurikulum 2013 ini sendiri, proses belajar mengajar yang dimulai dengan mengamati, menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.

Menurut pendapat Musliar Kasim selaku wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa Kurikulum 2013 lebih menitikberatkan praktek daripada hafalan.

Hal ini karena selama ini para siswa lebih banyak dibebani dengan hafalan yang justru dinilai kurang menumbuhkan kreativitas.

Dengan menggunakan kurikulum 2013, diharapkan para siswa agar memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan juga karakter sehingga dapat mencetak anak bangsa Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif dan afektif. 

Selaras dengan pendapat Musliar Kasim, Meutia Hatta selaku Anggota Dewan Pertimbangan Presiden juga berpendapat bahwa kurikulum 2013 ini mempunyai tujuan untuk mencetak karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya.

Bukan hanya itu saja, di dalam kurikulum 2013, peran aktif siswa sangat ditonjolkan dalam proses pembelajaran, sehingga generasi masa depan tetap mempunyai jati diri sebagai bangsa Indonesia yang berkualitas.

Akan tetapi dibalik harapan dan tujuan yang begitu besarnya, banyak dari masyarakat yang menolak penerapan kurikulum 2013 ini.

Alasannya karena perubahan kurikulum ini dinilai sangat mendadak dan cenderung dipaksakan.

Bahkan ada juga yang berpendapat jika kurikulum ini kurang fokus sebab menggabungkan dua mata pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda.

Di dalam kurikulum 2013, walaupun materi mata pelajaran dibuat dengan lebih sederhana, akan tetapi tingkat pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki siswa akan semakin menurun.

Hal ini disebabkan karena mata pelajaran tersebut tidak dibahas secara utuh dan dibuat secara terpisah-pisah.

5. Contoh Teks Eksposisi Tentang Lingkungan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Lingkungan

Menjaga Lingkungan Hidup

Tesis

Salah satu faktor yang sangat penting dan perlu diperhatikan dalam bermasyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan

Kebersihan merupakan salah satu faktor yang Kebersihan lingkungan merupakan faktor yang sangat penting dan perlu diperhatikan dalam bermasyarakat.

Dengan lingkunga yan bersih akan berimbas kepada kenyamanan dan kesehatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai macam kegiatan penanggulangan pencemaran seringkali digalakkan oleh Pemerintah dan lembaga kesehatan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Contohnya seperti munculnya wabah penyakit yang berbahaya bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Pendaur ulangan sampah organik dan non-organik, membuang sampah pada tempatnya merupakan sebagian dari kegiatan penanggulangan pencemaran lingkungan.

Argumentasi

Penjadwalan rutin setiap kelompok kepala keluarga merupakan salah satu upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini merupakan salah satu alternatif dalam menanggulangi pencemaran lingkungan.

Untuk penjadwalannya sendiri disesuaikan dengan jumlah hari yang ada. Jadi dalam satu RT dibagi menjadi dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan dengan jadwal yang telah disepakati.

Sementara itu, khusus di hari minggu sengaja digunakan sebagai kerja bakti rutin yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. Adapun waktunya dimulai pada pagi hari.

Banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan tersebut. Adapun manfaat utamanya adalah kebersihan dan kesehatan lingkungan yang terjaga. 

Selain itu terdapat manfaat lain yang didapatkan berupa terjalinnya hubungan solidaritas antar warga yang kuat di antara mereka.

Penegasan Ulang :

Kebersihan lingkungan hidup merupakan faktor penting bagi kesehatan dan kenyamanan dalam bermasyarakat.

Dengan adanya lingkungan yang bersih maka kesehatan dan kenyamanan bagi setiap individu akan terjamin.

Hal tersebut tidak akan dapat terwujud jika tidak dilakukan secara gotong royong melalui kerja bakti yang terorganisir, terjadwal, dan terpadu.

6. Contoh Teks Eksposisi Berita

Contoh Teks Eksposisi Berita

Polri Hadapi Maraknya Hoax

Tesis

Menjelang tahun politik, kabar berita hoax mulai banyak bertebaran bertebaran di berbagai media. 

Kabar berita hoax tersebut menarik perhatian Irjen Pol Gatot Pramono sebagai Ketua Satgas Nusantara. 

Dia berpesan serta mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam mongkumsi kabar berita yang bersumber dari sosial media.

Menurut Edi, salah seorang pakar politik dalam diskusi “Refleksi Akhir Tahun: Memperteguh Komitmen Kebangsaan di Tahun Politik”, yang menyebutkan bahwa media konvensional lebih bisa dipercaya dibandingkan dengan media sosial.

Lebih lanjut, edi juga menjelaskan bahwa media sosial hanya dipegang oleh pemilik akun yang terkadang hanya memiliki tujuan tertentu termasuk menyebarkan hoax. 

Sudah banyak akun-akun yang anonimus (menggunakan identitas palsu) di media sosial yang digunakan untuk menyebarkan hoax.

Hal tersebut tentunya sangat membahayakan kondusifitas tatanan negara. Sementara bagi polri sendiri, hal ini menjadi tantangan untuk mencegah beredarnya hoax yang masih banyak di media sosial.

Argumen

Bursah Zarnubi, yang notabene merupakan Ketua Umum  dari Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), berkomentar dalam sebuah diskusi politik terkait dengan isu saat ini.

Dia sangat menyesalkan jika tahun politik belakangan ini menjadi tempat pemecah belah masyarakat dan menjadikan negara ini tidak kondusif.

Bursah Zarnubi juga menjelaskan jika selama tahun 2018 sebagian besar energi masyarakat terserap masuk hanya ke dalam atmosfer kampanye pemilihan presiden 2019 esok.

Faktanya, kita hanya menyaksikan ujaran kebencian, hoax, fitnah, kampanye hitam di dalam narasi kampanye. Selain itu juga perdebatan minim data sepanjang tahun politik ini.

Penegasan Ulang

Kita semua mengakui jika fokus seluruh masyarakat indonesia saat ini dalam pilkada serentak dan persiapan pilpres 2019.

Adapun politik identitas dan SARA yang dianggap subjektif digunakan sebagai jargon dan alat kampanye dalam berpolitik. Hal ini tentunya akan membahayakan keutuhan masyarakat yang harmonis.

Di dalam jumpa pers, Kapolri beserta segenap jajarannya berharap kepada seluruh masyarakat supaya bisa menjalankan pemilu 2019 tanpa adanya unsur memecah belah bangsa serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila.

Nah itu tadi contoh teks eksposisi berita yang dapat kita jadikan bahan referensi. Atau mungkin diantara teman-teman memiliki referensi contoh lainnya?

7. Contoh Teks Eksposisi Proses

Contoh Teks Eksposisi Proses

Manfaat Wortel untuk Wajah

Wortel sendiri selain bermanfaat untuk kesehatan mata juga bermanfaat untuk wajah. Caranya adalah digunakan sebagai masker wajah. 

Adapun manfaatnya adalah untuk mencerahkan kulit wajah. Akan tetapi manfaat ini masih jarang diketahui oleh banyak orang.

Kemudian cara membuat masker dari wortel adalah dengan cara diblender atau diparut sampai lembut.

Setelah wortel halus, masukkan dalam cawan atau mangkuk atau wadah lainnya kemudian tambahkan madu 1 sendok makan lalu aduk hingga merata. 

Untuk cara penggunaan masker wortel ini adalah cuci muka terlebih dahulu sebelum mengoleskan ke wajah kemudian oleskan masker wortel pada permukaan wajah dan diamkan selama kurang lebih 15 hingga 30 menit.

Setelah itu bilas wajah dengan air yang hangat dan dilanjutkan dengan menggunakan air dingin. 

Agar wajah mendapatkan manfaat dari wortel secara optimal, maka kita harus melakukan perawatan rutin dapat mencerahkan wajah sekaligus mengurangi flek dan kerutan.

Nah itu tadi contoh teks eksposisi proses yang bisa kita jadikan referensi dalam membuat tugas sekolah.

Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Berikut ini ada 9 pola pengembangan teks eksposisi yakni:

1. Pola Pengembangan Proses

Pola pengembangan teks eksposisi yang pertama adalah pola pengembangan proses. Sebelum kita mengetahui apa itu pola pengembangan proses, terlebih dahulu kita harus mengetahui proses itu sendiri.

Proses sendiri merupakan sebuah urutan dari tindakan-tindakan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu dari suatu peristiwa.

Maka Pola pengembangan proses merupakan pola yang menjelaskan setiap urutan secara detail sehingga membuat pembaca dapat melihat semua proses dengan jelas.

Contoh teks eksposisi pola pengembangan proses seperti bagaimana sebuah mesin bekerja? Bagaimana cara membuat brem?  

Nah contoh pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban yang berupa proses. Maka jawaban dari contoh pertanyaan tersebut dijawab dengan mengacu pada suatu proses.

Adapun kata penghubung yang biasa digunakan dalam pola pengembangan proses adalah mula-mula, lalu, kemudian, setelah itu, dan sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Proses

Pohon jambu biji, selain buahnya yang biasa dimakan langsung ataupun dibuat minuman, daunnya juga bisa dimanfaatkan meredakan diare dengan cara memekatkan kotoran, namun bukan untuk mengobati.

Caranya adalah ambil daun jambu biji yang masih muda secukupnya. Lalu cuci bersih daun tersebut. Kemudian makan langsung daun yang masih mentah tadi dengan cara dikunyah langsung atau diberi sedikit tambahan garam. 

Dengan memakan daun jambu biji ini bisa digunakan sebagai pertolongan pertama terhadap penderita diare.

2. Pola Pengembangan Definisi

Di dalam teks eksposisi, selain bisa dibuat dengan pola pengembangan proses, juga bisa dibuat dengan pola pengembangan definisi.

Pola pengembangan definisi adalah pengembangan paragraf atau teks dengan memberikan keterangan atau arti terhadap sebuah istilah atau hal.

Di dalam teks eksposisi pola pengembangan definisi ini, kita tidak hanya menghadapi suatu kalimat, tetapi suatu rangkaian kalimat untuk menjelaskan suatu hal.

Contoh Teks Tksposisi Pola Pengembangan Definisi

Ozone therapy merupakan pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen murni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah.

Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit.

3. Pola Pengembangan Contoh / Ilustrasi

Pola pengembangan contoh/ilustrasi ini digunakan untuk menjelaskan sebuah gagasan yang terlalu umum sehingga membutuhkan ilustrasi/contoh yang konkret. 

Untuk bahan contoh /ilustrasi teks eksposisi yang paling efektif dalam menjelaskan gagasan-gagasan umum adalah pengalaman pribadi

Adapun kata penghubung yang biasa digunakan pada pola pengembangan contoh/ilustrasi adalah misalnya, seperti, contoh, dan sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Contoh / Ilustrasi

Jika dilihat kembali terkait kondisi ekonomi kita, sebenarnya kondisi ekonomi kita sudah relatif membaik.

Adapun indikatornya bisa dilihat dengan melalui berbagai macam aspek. Contohnya seperti dalam bidang otomotif. 

Kita bisa melihat berbagai macam kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil baru yang melintas di jalan raya setiap harinya.

Hal ini menunjukkan jika taraf hidup masyarakat mulai membaik. Selain dalam bidang otomotif, kita bisa juga menggunakan indikator lain seperti daya beli masyarakat akan kebutuhan sandang, pangan, dan papan. 

Kemudian indikator dalam bidang papan, misalnya, banyak warga masyarakat yang membangun tempat tinggal yang permanen dan lain sebagainya.

4. Pola Pengembangan Perbandingan

Pola pengembangan perbandingan merupakan pola pengembangan paragraf atau teks yang dikembangkan dengan menggunakan dua sudut pandang perbandingan secara berpasangan.

Contohnya unsur kesamaan dan perbedaan, keuntungan dan kerugian, kelebihan dan kekurangan. Adapun kalimat utama dalam paragraf atau teks perbandingan menyatakan dua hal yang akan dibandingkan.

Kemudian yang dimaksud dari perbandingan itu antara lain untuk menjelaskan pada suatu penilaian yang relatif mengenai kedua hal yang dibandingkan itu.

Sementara kata penghubung itu sendiri biasa digunakan pada pola pengembangan perbandingan seperti dibandingkan dengan, jika dibandingkan dengan, daripada, dan sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Perbandingan

Lagu anak-anak zaman dahulu memiliki tema yang bervariasi serta mengandung pesan-pesan pendidikan yang bermanfaat bagi perkembangan mental-psikologis anak jika dibandingkan dengan lagu anak-anak masa kini.

Melalui lagu, anak-anak zaman dulu telah belajar tentang kebesaran Tuhan (Pelangi), alam sekitar (Lihat Kebunku), kasih sayang (Oh, Ibu dan Ayah), transportasi (Tamasya), dan pendidikan (Lihatlah Kawan).

Lagu-lagu tersebut mampu memperluas wawasan pengetahuan anak-anak . Lagu tersebut mampu mendatangkan kegembiraan juga.

Jika dibandingkan dengan lagu-lagu lama, lagu anak-anak zaman sekarang kurang memiliki variasi tema. 

Nilai-nilai yang ingin ditanamkan pada anak sangat kurang diperhatikan dan lebih memperhatikan kebutuhan pasar. Jadi, tema-teman lagu zaman sekarang lebih bersifat temporer karena mengikuti perubahan selera pasar. 

Walaupun terdapat perbedaan, tetapi antara lagu zaman dahulu dan lagu zaman sekarang masih memiliki kesamaan.

Kesamaan tersebut adalah para pencipta lagu masih berusaha menciptakan irama yang gembira dan ritme yang sederhana, seperti kehidupan anak-anak itu sendiri.

5. Pola Pengembangan Pertentangan / Kontras

Pola pengembangan pertentangan/kontras sendiri berbeda dengan pola perbandingan. Pada pola pertentangan/kontras ini hanya mempertentangkan atau menyatakan perbedaan dari dua hal yang dibandingkan. 

Adapun kalimat utama dalam contoh teks eksposisi pola pengembangan pertentangan hanya menjelaskan inti perbedaan yang dilihat dari sudut pandang tertentu, misalnya fungsi, ciri, ukuran fisik, dan sebagainya.

Sementara kata penghubung yang biasa digunakan dalam pola pengembangan pertentangan/kontras adalah berbeda, berbeda dengan, akan tetapi, tetapi, namun, padahal, sebaliknya, dan sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi Pengembangan Pertentangan/ Kontras

Seorang konduktor dalam pergelaran orkestra di negara-negara barat memiliki tugas yang berbeda dengan kebanyakan konduktor pergelaran orkestra di Indonesia.

Tugas seorang konduktor pergelaran orkestra di negara barat adalah bertanggung jawab penuh pada kualitas musik orkestra yang ditampilkan.

Adapun syarat utama untuk menjadi seorang konduktor adakah harus memiliki wawasan musikal yang luas dan mendalam, baik secara teoritis maupun praktis. 

Konduktor di Indonesia sangat berbeda dengan konduktor negara barat. menurut penuturan Widya Kristanti, seperti halnya dirinya, Konduktor untuk orkestra di Indonesia, khususnya yang bersifat populer, pada umumnya tidak mempunyai latar belakang akademis.

Bahkan kebanyakan para konduktor masih bekerja rangkap sebagai music director (pimpinan pergelaran musik).

Selain itu juga para konduktor orkestra masih terkait dengan masalah-masalah praproduksi dan produksi pergelaran musik itu sendiri.

6. Pola Pengembangan Analogi

Pola analogi adalah pola perbandingan yang sistematis dari dua hal yang berbeda tetapi dengan memperlihatkan kesamaan segi atau fungsi dari kedua hal yang dibandingkan tadi. 

Perbedaan antara pola pengembangan analogi dan pola pengembangan perbandingan adalah didalam pola perbandingan berusaha menunjukkan kesamaan antara dua hal dalam kelas yang sama.

Akan tetapi dalam pola analogi menunjukkan kesamaan antara dua hal yang berlainan kelas.

Adapun untuk kata penghubung, pola pengembangan analogi dengan pola pengembangan perbandingan adalah sama, yakni: dibandingkan dengan, jika dibandingkan dengan, daripada, dan sebagainya

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Analogi

Hakikat dari struktur suatu karangan atau buku itu mirip atau sama dengan suatu pohon. Jika kita melihat pohon kemudian menguraikannya, maka akan menjadi batang, dahan, ranting, dan daun.

Begitu juga ketika kita menguraikan suatu karangan atau buku maka akan menjadi sebuah tubuh karangan, bab, sub-bab, dan paragraf. 

Tubuh karangan sendiri sebanding dengan batang, kemudian bab sebanding dengan dahan, sementara sub-bab sebanding dengan ranting, dan terakhir paragraf sebanding dengan daun.

7. Pola Pengembangan Umum-khusus atau Khusus-umum

Pola pengembangan umum-khusus sendiri merupakan sebuah pola pemaparan suatu permasalahan yang bertolak dari suatu pernyataan yang bersifat umum kemudian berangsur-angsur menyempit ke hal-hal yang bersifat khusus.

Biasanya pola pengembangan umum-khusus sendiri bisa disebut juga dengan pola deduktif.

sementara pola pengembangan khusus-umum sendiri merupakan kebalikan dari pola pengembangan umum-khusus, yakni pemaparan suatu permasalahan yang bertolak dari suatu pernyataan bersifat khusus kemudian berangsur-angsur menyempit ke hal-hal yang sifatnya umum.

Pola pengembangan khusus-umum ini bisa disebut juga dengan pola induktif.

Jika dianalogikan, pola pengembangan umum-khusus adalah sebuah segitiga, sementara pola pengembangan khusus-umum adalah segitiga terbalik.

Selanjutnya sebuah pernyataan pernyataan yang bersifat umum, kedudukannya sebagai pokok informasi (pikiran utama), sementara pernyataan yang bersifat khusus berkedudukan sebagai informasi tambahan (pikiran penjelas).

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Umum-khusus

Sifat dari konflik di Indonesia semakin bergeser dari vertikal ke horizontal. Pada awalnya, konflik terjadi secara vertikal, yakni konflik antara rakyat setempat dan pemerintah pusat.

Konflik ini hanya terjadi di daerah-daerah tertentu yang secara historis memang memiliki potensi konflik seperti Aceh dan Papua.

Akan tetapi sekaran, konflik itu sudah bergeser menjadi konflik horizontal, yakni konflik diantara sesama warga masyarakat. 

Pada umumnya, konflik horizontal dipicu oleh suatu isu tertentu yang entah dihembuskan oleh siapa. Isu tersebut kemudian direspon positif oleh warga masyarakat.

Isu tersebut kemudian menimbulkan pro dan kontra di kalangan warga. Kondisi yang demikian kemudian dimanfaatkan dengan sangat baik oleh mereka yang kita kenal sebagai provokator.

8. Pola Pengembangan Klasifikasi

Perlu kita ketahui jika klasifikasi merupakan sebuah proses pengelompokan sesuatu atau hal-hal yang dianggap memiliki kesamaan tertentu. 

Kemudian pola pengembangan klasifikasi ini dikembangkan berdasarkan suatu kategori umum kemudian diikuti dengan penjelasan anggotanya. 

Pada dasarnya, pola pengembangan klasifikasi hanya menyebutkan sejumlah kategori menurut sudut pandang tertentu semata.

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Klasifikasi

Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan dengan tingkat kerusakannya, yakni ringan, sedang dan berat.

Untuk warga yang rumahnya rusak ringan akan mendapat bantuan sekitar 10 juta. Kemudian untuk warga yang rumahnya rusak sedan, akan mendapat bantuan sekitar 20 juta. 

Sementara itu, warga yang rumahnya rusak berat akan mendapat bantuan sekitar 30 juta.

Adapun penentuan calon penerima bantuan dilakukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM.

9. Pola Pengembangan Sebab-akibat

Di dalam pola pengembangan sebab-akibat, sebab bisa bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya.

Begitupun sebaliknya, akibat sebagai gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya.

Di dalam pola pengembangan sebab-akibat, kata penghubung yang biasa digunakan adalah sebab, akibatnya, sehingga, maka, dan sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi Pola Pengembangan Sebab-akibat

Produksi padi turun 3,85 persen pada tahun 2002 yang berakibat terhadap impor beras meningkat dan diperkirakan menjadi 3,1 juta ton pada tahun 2003.

Pasca swasembada pangan tercapai pada tahun 1984, pada tahun 1985, Indonesia dapat mengekspor sebesar 371,3 ribu ton beras, bahkan 530,7 ribu ton pada tahun 1993.

Akan tetapi pada tahun 1994, neraca perdagangan beras Indonesia tekor hingga 400 ribu ton beras. Sejak saat itulah impor beras meningkat dan pada tahun 2002 mencapai 2,5 juta ton.

Nah itu tadi contoh teks eksposisi beserta strukturnya. Jika ada yang kebingungan atau dirasa kurang sesuai, silahkan teman-teman tuliskan di kolom komentar, kami akan terbuka dengan kritik dan saran dari teman-teman pembaca semua.

Semoga bermanfaat buat kita semua! 

Leave a Reply