Contoh Proposal Usaha atau Bisnis

Cara Membuat Proposal Usaha

Melihat lebih jauh contoh proposal usaha atau bisnis bukan hanya sekedar bahan untuk mencari sumber pendanaan semata.

Akan tetapi lebih kepada penekanan perencanaan dan rancangan bisnis yang akan dijalankan. Bagaimana contoh proposal dapat menggambarkan garis besar dalam beberapa kurun waktu kedepannya.

Itulah mengapa analisis usaha sangat diperlukan dalam memulai suatu usaha. Termasuk analisis kewirausahaan atau analisis SWOT agar dapat melihat gambaran tersebut.

Cara membuat proposal usaha lengkap juga harus menjelaskan target apa yang ingin dicapai dalam bisnis untuk beberapa waktu kedepan.

Sehingga dengan menentukan target pasar yang tepat maka promosi produk atau kerajinan akan lebih efektif dan menguntungkan.

Nah sebelum membahas lebih jauh mengenai contoh proposal bisnis atau usaha temen-temen juga harus tahu dulu mengenai business plan dalam usaha dan cara membuatnya ya.

Cara Membuat Business Plan

Pada video tersebut, dijelaskan bagaimana cara membuat business plan yang efektif. Mulai dari executive summary hingga pada market analisis.

Business Plan adalah sebuah dokumen yang berisikan penjelasan tentang usaha atau rencana bisnis dengan proyeksi ke depan.

Seringkali dalam pembuatan business plan ini ditujukan agar lebih mempermudah mendapatkan investor. Karena dengan adanya contoh business plan, diharapkan para investor lebih percaya akan bisnis yang dijalankan.

Selanjutnya, temen-temen akan lebih mudah dalam membuat proposal usaha, karena sudah memiliki gambaran mengenai business plan dari bisnis yang akan dijalankan.

Cara Membuat Proposal Usaha

Cara Membuat Proposal Usaha - Bosmeal.com
Gambar Cara Membuat Proposal Usaha

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai contoh proposal usaha lengkap, ada baiknya kita mengetahui pengertian proposal usaha terlebih dahulu.

Proposal usaha adalah dokumen yang digunakan untuk menjelaskan profil usaha yang akan dikembangkan oleh pengusaha.

Bentuk dari proposal usaha berupa sebuah dokumen tertulis yang didalamnya menggambarkan seluruh unsur suatu usaha yang baru, baik itu internal maupun eksternal.

Selanjutnya dalam menyusun suatu proposal usaha, teman-teman tidak bisa membuatnya asal-asalan. Perlu memperhatikan tujuan yang realistis, komitmen, waktu dan usaha keras.

Lebih lanjut, manfaat dan tujuan proposal usaha seperti:

  1. Mengembangkan suatu usaha.
  2. Sebagai pembanding antara rencana sebelumnya dan hasil yang ingin dicapai.
  3. Untuk menguji strategi dan hasil yang diharapkan dari sudut pandang pihak lain.
  4. Sebagai alat komunikasi dalam memaparkan gambaran usaha.
  5. Membantu untuk berpikiran kritis dan objektif.
  6. Sebagai bahan untuk memahami persaingan faktor ekonomi dan analisis finansial.
  7. Untuk memperjelas keberadaan sumber-sumber dana dalam mengelola usaha.

Dengan banyaknya tujuan dan manfaat dari proposal usaha tentunya akan sangat menguntungkan teman-teman.

Apalagi dalam penyusunannya, format proposal usaha tidak memiliki bentuk yang baku. Berbeda dengan contoh proposal penelitian atau artikel karya ilmiah.

Poin terpenting dalam proposal usaha sendiri harus berdasarkan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). 

Kemudian mengapa analisis usaha sangat diperlukan dalam memulai suatu usaha?

Dengan menggunakan analisis ini maka akan diketahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang akan dihadapi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, walaupun tidak ada bentuk bakunya, harus memperhatikan cara membuat proposal usaha seperti berikut ini: 

  1. Penjelasan usaha
  2. Produk yang dijual
  3. Lokasi usaha
  4. Pasar
  5. Persaingan usaha
  6. Laporan keuangan
  7. Manajemen usaha
  8. Personalia (Sumber Daya Manusia)
  9. Lampiran

Selain poin penjelasan isi proposal, jika tujuan proposal untuk membuat kerjasama atau mendapatkan investor, maka harus menambahkan contoh proposal pengajuan dana dan rencana penggunaan dana seperti apa.

Artikel Terkait: Contoh Proposal Kegiatan yang Menarik dan Kreatif

Kumpulan Contoh Proposal Usaha & Bisnis Lengkap

Dalam membuat usaha ada bermacam-macam bentuknya. sehingga untuk membuat contoh proposal usaha lengkap, dibutuhkan sentuhan yang berbeda juga.

Hal ini karena setiap usaha memiliki target tujuan dan analisis yang berbeda-beda. Masing-masing bisnis atau usaha juga memiliki cara penanganan yang berbeda.

Sehingga dalam membuat contoh proposal usaha menjadi berbeda-beda. Berikut ini contoh proposal usaha lengkap yang bisa teman-teman jadi referensi.

1. Contoh Proposal Usaha Makanan

Contoh Proposal Usaha Makanan - Bosmeal.com
Gambar Contoh Proposal Usaha Makanan

Buat teman-teman yang sedang merintis usaha makanan ada baiknya membuat proposal usaha makanan terlebih dahulu.

Dengan membuat contoh proposal usaha makanan maka secara tidak langsung teman-teman sudah bisa membuat simulasi penjualan maupun target yang akan dituju.

Berikut ini contoh proposal usaha makanan es klamud jelly susu yang bisa dibuat acuan.

A. JUDUL PROPOSAL

PROPOSAL USAHA ES KLAMUD JELLY SUSU

B. RINGKASAN EKSEKUTIF

1. Konsep Bisnis

Es Klamud Jelly Susu, begitulah bentuk usaha makanan ini. Es klamud jelly susu sendiri merupakan salah satu minuman segar dan menyehatkan dengan bahan dasar kelapa muda.

Selanjutnya agar memiliki citarasa yang nikmat kemudian ditambahkan jelly serta susu kental manis. 

Adapun rencana penjualan ini akan berada di kawasan alun-alun sebelah selatan selatan Blora dengan jam operasi mulai dari pukul 10.00-18.00 WIB.

2. Tim Manajemen

Usaha makanan es klamud jelly susu ini tidak dikerjakan sendiri, akan tetapi merupakan usaha kolaborasi antara tiga mahasiswa.

Dari ketiga mahasiswa ini memiliki modal yang berbeda-beda yang kemudian disatukan untuk menjadi sebuah usaha es klamud jelly susu.

Dikarenakan jumlah modal yang dikeluarkan berbeda, maka jumlah profit atau keuntungan yang dibagikan juga berbeda, sesuai dengan jumlah modal masing-masing.

Selanjutnya, selain sebagai pemodal atau owner, ketiga orang mahasiswa ini juga bertugas melayani pembeli yang ada dengan menggunakan sistem shift sesuai dengan kesepakatan.

C. GAMBARAN USAHA

1. Deskripsi Singkat Produk

Seperti namanya, es klamud jelly susu merupakan sebuah minuman yang berbahan dasar kelapa muda yang masih segar.

Adapun latar belakang pembuatan ide es klamud jelly susu ini karena kelapa muda mudah ditemui, murah, menyehatkan dan juga rasanya yang segar.

Agar es klamud jelly susu memiliki ciri khas tersendiri, maka ditambahkan jelly dan susu kental manis agar lebih bervariasi dalam cita rasa.

2. Strategi Pemasaran

Agar produk yang dibuat ini bisa lebih mengena dan mudah diingat oleh para konsumen, maka dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. 

Adapun strategi pasar yang digunakan sebagai berikut.

A. Strategi produk

Produk es klamud jelly susu memiliki keunggulan lain daripada produk lainnya. Penggunaan bahan-bahan yang masih segar merupakan keunggulan dari produk ini.

Selain itu tambahan susu dan juga jelly akan menambah kekhasan produk ini dan juga memberikan sensasi berbeda saat meminumnya.

B. Strategi harga

Agar produk yang ditawarkan disukai oleh para konsumen tentunya perlu disiapkan harga yang bersahabat. Maka dari itu, es klamud jelly susu ini dijual dengan harga Rp. 5.000.

Harga tersebut termasuk cukup mudah dan dapat dipastikan dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.

C. Strategi promosi

Agar produk ini semakin dikenal oleh masyarakat, butuh strategi promosi yang sesuai. Penggunaan media online maupun offline merupakan strategi yang tepat untuk mengenalkan produk es klamud jelly susu yang akan dijual ini.

Selain itu juga pemberian diskon-diskon dan promo yang menarik juga akan mengundang minat masyarakat dengan tanpa dijual dibawah modal awal per pcs nya.

D. Target pasar

Adapun target pasar produk ini secara umum adalah dapat menjangkau semua kalangan.

Sementara secara khusus produk ini dapat menjangkau anak sekolah, pekerja, para wisatawan yang kebetulan sedang menikmati suasana kota.

3. Analisis Persaingan

Dalam setiap penjualan tentunya terdapat persaingan. Begitu pula dengan produk ini, tentunya memiliki persaingan dalam memikat konsumen yang ada. 

Maka dari itulah dibutuhkan analisis persaingan sebagai berikut:

A. Pesaing

Di sekitaran alun-alun sendiri terdapat banyak pesaing dengan produk yang sama. Yakni sama-sama menjual es kelapa muda.

Oleh karena itu dibutuhkan inovasi agar produk es klamud jelly susu ini dapat bersaing dengan lainnya.

Inovasi tersebut adalah tambahan susu kental manis dan juga jelly sebagai bahan tambahannya.

Tambahan susu kental manis sebagai pemanis dan juga jelly akan memberikan sensasi kenyal serta nikmat saat menyantapnya.

B. Posisi dalam Persaingan

Sudah diketahui bersama jika minuman sejenis es klamud jelly susu memiliki banyak persaingan.

Selanjutnya, untuk menghindari ketatnya persaingan usaha maka produk es klamud jelly susu dibuka di area alun-alun selatan dengan pertimbangan masih minimnya penjual dengan usaha serupa.

Ini akan membuat potensi untuk memperoleh profit menjadi lebih maksimal.

C. Kelebihan Dibanding Pesaing

Setiap produk memiliki keunggulan atau kelebihan masing-masing. Adapun dalam produk ini memiliki keunggulan atau kelebihan dengan tambahan susu sebagai pemanis jelly untuk memberikan sensasi kenyal ketika dimakan.

D. RENCANA DESAIN & PENGEMBANGAN

Agar usaha ini dapat berjalan, bertahan dan bekembang, maka dibutuhkanlah sebuah desain usaha dan pengembangannya. Adapun rencana desain dan pengembangannya sebagai berikut

1. Tujuan Usaha Jangka Panjang

Usaha minuman es klamud jelly susu ini memiliki tujuan untuk menjadi produk minuman yang diminati oleh semua orang. 

Baik itu dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa dan dari berbagai kalangan.

Adapun tujuan jangka panjangnya adalah dapat membuka cabang di kota lain.

2. Strategi

Agar es klamud jelly susu dapat dikenal banyak orang maka perlu dilakukannya promosi baik secara online maupun offline.

Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.

Adapun promosi lewat online dengan cara memanfaatkan jejaring media sosial yang ada. Sementara promosi via offline dengan cara membuat brosur serta spanduk yang menarik dan ditempatkan di titik-titik yang dianggap strategis.

3. Evaluasi Resiko

Adapun resiko dari produk ini adalah hanya dapat bertahan selama satu hari setelah produk diolah.

E. RENCANA OPERASI MANAGEMEN

Dalam menjalankan usaha dibutuhkan rencana operasi dan manajemen usaha. Adapun rencana operasi dan manajemen usaha sebagai berikut:

Proses Produksi

  • Penyediaan bahan-bahan
  • Pembuatan jelly
  • Menyerut kelapa muda
  • Membuat santan sebagai bahan campuran kelapa muda
  • Mencampurkan kelapa muda, es, santan, jelly dan susu

Pengendalian Persediaan

Adapun untuk proses penjualannya, pada hari pertama kami menyediakan 50 gelas per harinya untuk dijual. 

Penyediaan 40 gelas ini akan berjalan selama kurang lebih 2 minggu untuk melihat minat konsumen terhadap produk es klamud jelly susu.

Evaluasi akan dilihat 2 minggu setelah penjualan pertama, apabila selama 2 minggu masih terdapat sisa, maka selanjutnya akan dilakukan pengurangan produksi.

Kontrol Keuangan

Salah satu hal yang dalam berbisnis bersama adalah kontrol uang yang agak sulit dikendalikan. Maka dari itu kami membuat kontrol keuangan sebagai berikut:

  • Tidak menggunakan uang modal atau hasil penjualan untuk keperluan pribadi
  • Harus selalu tersedia uang tunai secukupnya ketika berjualan untuk kembalian.
  • Menyisihkan modal dan profit untuk mengangsur cicilan serta antisipasi biaya tak terduga.

F. ANALISIS RENCANA KEUANGAN

Sebelum menjalankan usaha, dibutuhkan analisis rencana keuangan yang tepat. Hal ini agar tidak terjadi ketimpangan antara modal dan juga pendapatan. Adapun analisis keuangannya sebagai berikut:

1. Perkiraan Pendapatan

Modal Awal

= biaya variabel + biaya tetap

= (biaya bahan baku x 30 hari) + biaya tetap

= (Rp 125.000×30 hari) + Rp 2.600.000

= Rp 3.725.000 + Rp 2.600.000

= Rp 6.325.000

Hasil Penjualan per Bulan

= target penjualan harian x harga jual per gelas x 30 hari

= 50 gelas x Rp 5.000 x 30 hari

= Rp 7.500.000

Laba

= hasil penjualan – modal awal

= Rp 7.500.000 – Rp 6.325.000

= Rp 1.148.000

2. Perkiraan Pengeluaran Awal

NoBahan BakuHarga (Rp)
16 Buah Kelapa Muda60.000
21 Kaleng Susu7.000
33 Sachet Jelly6.000
4½ Kg Gula Pasir10.000
5Air Isi Ulang15.000
6Es Batu4.000
7Kelapa Untuk Santan5.000
81 Pack Gelas Plastik12.000
9Sedotan3.000
10Kantong Plastik3.000
Total Biaya125.000
NoNama AlatHarga (Rp)
1Gerobak2.000.000
22 Buah Termos Es200,000
3Gayung5.000
41 Buah Toples10.000
5Spanduk45.000
Total Biaya2.260.000

Sehingga total modal awal untuk bahan baku dan peralatan adalah Rp 2.385.000

3. Sumber Modal dan Penggunaan

Modal es klamud jelly susu ini bukan berasal dari satu orang, tetapi berasal dari 4 orang. Keempat orang tersebut merupakan owner dengan jumlah modal yang berbeda.

Selain dari kantong pribadi empat orang tersebut, modal didapatkan juga dari pinjaman pihak bank, sehingga memiliki kewajiban bersama untuk membayar cicilan.

Dengan demikian, hasil atau profit yang didapat dibagi menjadi 3, yakni sebagai kas usaha, membayar cicilan bank, baru kemudian  dialokasikan kepada setiap owner sesuai modal.

Nah itu tadi contoh proposal usaha makanan yang bisa teman-teman jadikan referensi.

Dari contoh proposal usaha makanan tersebut, diharapakan teman-teman bisa membuat pengembangan contoh proposal usaha makanan lengkap lainnya yang semisal.

2. Contoh Proposal Usaha Makanan Ringan

Contoh Proposal Usaha Makanan Ringan - Bosmeal.com
Contoh Proposal Usaha Makanan Ringan

Usaha makanan ringan kelihatannya sepele ya teman-teman. Akan tetapi ketika teman-teman tidak punya acuan,  atau sebuah perencanaan maka bukan tidak mungkin jika usaha teman-teman tidak akan bertahan lama.

Untuk itulah teman-teman perlu membuat contoh proposal usaha makanan ringan agar teman-teman bisa melihat dan mengontrol perkembangan usaha teman-teman.

Maka dari itu teman-teman perlu membuat contoh perencanaan usaha yang tepat agar proposal usaha makanan ringan teman-teman dapat diterima

Berikut ini contoh proposal usaha makanan ringan yang patut dicoba.

PROPOSAL USAHA MAKANAN RINGAN KUE BOBICO

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan data yang ada, jumlah pengangguran di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya.

Meningkatnya jumlah pengangguran ini salah satunya disebabkan oleh kurang sadarnya masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha yang ada.

Hal ini bisa jadi karena masih minim nya pengetahuan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, bukan tidak mungkin akan terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan.  

Belum lagi ditambah minimnya kesadaran masyarakat untuk menciptakan sendiri lapangan kerja. Padahal untuk dapat mengangkat perekonomian masyarakat dibutuhkan lapangan kerja.

Kemudian salah satu solusi untuk dapat keluar dari krisis ekonomi dan juga mengurangi pengangguran adalah dengan berwirausaha.

Dalam berwirausaha sendiri terdapat banyak pilihan yang bisa dilakukan. Diantaranya mengolah bahan mentah menjadi produk makanan jadi atau setengah jadi agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi.

Karena itulah penulis di sini berupaya untuk menciptakan sebuah produk dengan nilai jual dengan membuat kue “BOBICO”. 

Kue ini sendiri terbuat dari ubi yang mudah diperoleh masyarakat. Akan tetapi masih banyak belum mengolahnya menjadi kudapan yang menarik dan bernilai jual.

B. Visi dan Misi

Visi

Menjadikan makanan tradisional sebagai salah satu makanan bernilai jual tinggi dan banyak diminati.

Misi

  1. Senantiasa melakukan inovasi produk tradisional.
  2. Berupaya meningkatkan kualitas makanan tradisional.
  3. Lebih mengutamakan kualitas pelayanan agar konsumen semakin puas.

C. Tujuan

Tujuan penulis mengembangkan jenis usaha ini yaitu:

  1. Untuk melestarikan jajanan makanan khas Indonesia.
  2. Untuk menarik minat konsumen agar merasakan produk yang dibuat oleh penulis serta dapat mencapai. penjualan yang sesuai target.
  3. Sebagai upaya untuk membuka lapangan pekerjaan bagi lingkungan sekitar.
  4. Mendapatkan keuntungan usaha.

D. Maksud Kegiatan Usaha

Setiap kegiatan usaha pastinya memiliki maksud tersendiri. Begitu pula dengan penulis. Adapun maksud dari penulis membuka usaha ini karena keinginan untuk menyalurkan ilmu yang dimiliki dalam bidang kuliner.

Selain itu juga untuk menambah pengalaman dan wawasan di dunia usaha. 

Harapan dari penulis sendiri agar makanan tradisional tidak kalah dengan makanan modern dengan cara selalu berinovasi terhadap makanan tradisional khas daerah.

Bentuk inovasi yang dilakukan adalah dengan mengembangkan kue tradisional yang bernama kue obi supaya lebih menarik baik dari segi rasa, tampilan maupun kualitasnya.

Bentuk pengembangannya penulis namai kue “BOBICO” yakni bola-bola ubi coklat yang dikembangkan dari kue obi.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Profil

Penulis memberikan brand bidang usaha bernama Bobico karena produk ini berbahan dasar ubi. Ubi sendiri selama ini lebih sering dikenal di pedesaan. 

Akan tetapi penulis memiliki keyakinan dan harapan untuk mengembangkan olahan berbahan dasar ubi agar menjadi makanan yang menarik tanpa mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya.

Ubi sendiri memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik buat kesehatan. Kandungan nutrisi tersebut diantaranya vitamin A, C, E magnesium, kalium, beta karoten serta antioksidan.

B. Strategi Pasar

Agar rencana untuk membangun usaha jajanan tradisional Bobico ini dapat berjalan lancar maka dilakukan beberapa strategi pasar diantaranya :

1. Segmenting

Strategi pasar yang pertama yakni segmenting. Segmenting sendiri merupakan cara untuk menjadikan pembeli sebagai target yang harus dicapai. 

Segmenting atau segmentasi pasar merupakan hal yang sangat penting. Untuk itulah penulis melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan lokasi mana yang paling mendekati ideal untuk memasarkan usaha.

Tujuannya agar produk yang dibuat bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat, bahkan produk ini juga dapat dinikmati oleh segala usia.

2. Targeting

Adapun target pasar yang dibidik oleh penulis terdiri dari masyarakat sekitar tempat berjualan, warung-warung yang bisa dititipi penulis. 

Selain berjualan secara konvensional, penulis juga membidik pasar online, karena akan lebih cepat dikenal orang banyak

3. Positioning

Langkah ketiga dalam strategi pasar yang penulis gunakan adalah positioning.

Positioning sendiri merupakan tindakan perusahaan atau penulis untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu di ingatan konsumen.

Agar produk yang dihasilkan bisa dengan mudah dikenal oleh masyarakat, maka penulis membuat inovasi dengan menambahkan bahan baru.

Hal ini akan membuat produk yang dihasilkan menjadi berbeda dengan produk yang sudah ada.

Adapun bahan yang ditambahkan dalam produk ini berupa coklat, kacang dan juga meses mix.

Tambahan ini akan membuat makanan menjadi lebih menarik, kualitas sangat baik dan juga rasanya menjadi lebih unggul.

Ini akan membuat makanan ini memiliki ciri khas yang mudah diingat dan dikenal oleh konsumen.

C. Analisis SWOT untuk Kelayakan Usaha

Sudah menjadi kebiasaan jika dalam melakukan usaha selalu menghadapi tantangan dan juga persaingan usaha. Untuk menghadapi semua itu dibutuhkan analisis usaha yang tepat. 

Analisis ini perlu bukan hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi untuk mengukur kemampuan usaha terhadap lingkungan dan juga persaingan yang ada.

Dalam hal ini penulis menggunakan analisis SWOT untuk kelayakan usaha.

1. Kekuatan (Strength)

Analisis yang pertama adalah mengukur kekuatan usaha. Kekuatan disini merupakan sebuah analisis bahwa produk ini diterima oleh masyarakat secara luas.

Adapun ukuran kekuatan di sini adalah kualitas produk yang ditawarkan cukup tinggi. Kemudian bahan dasar yang digunakan adalah ubi yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan diproses secara higienis.

2. Kelemahan (Weakness)

Setiap kekuatan pastinya memiliki kelemahan. Begitu juga kegiatan usaha yang dijalankan oleh penulis. Dibalik analisis kekuatan usaha di atas, terdapat juga kelemahan dalam bidang usaha ini, yaitu:

  1. Produk gampang ditiru.
  2. Produk mudah basi.
  3. Harga ubi yang tidak menentu.

3. Peluang (Opportunity)

Pembacaan peluang sangat diperlukan dalam melakukan usaha. Adapun pembacaan atau analisis peluang dalam produk ini adalah produk obi atau makanan yang terbuat dari ubi sudah tidak asing lagi. 

Hal ini karena obi sudah dikenal oleh masyarakat karena memang obi sudah pernah ada.

Akan tetapi, yang membuat berbeda antara Bobico dengan obi pada umumnya adalah bobico mengalami modifikasi sehingga menjadi produk yang lebih menarik dan mampu bersaingan dengan makanan modern.

Kemudian untuk saat ini makanan obi semakin jarang ditemukan, sehingga penulis memiliki peluang yang bagus untuk memasarkan obi modifikasi dengan varian baru yang lebih menarik minat konsumen.

4. Ancaman (Threat)

Dalam setiap peluang usaha akan selalu menghadapi ancaman. Ancaman ini merupakan hambatan yang berasal dari luar. 

Adapun ancaman yang akan timbul dalam usaha bobico adalah sebagai berikut:

  1. Tidak menentunya ketersediaan bahan dasar.
  2. Timbulnya persaingan yang tidak sehat.
  3. Munculnya produk serupa dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih baik.

BAB III

MANAJEMEN PRODUKSI

A. Proses Produksi

Dalam proses produksinya, penulis mencoba mengembangkan ide produksi dengan dimodifikasi berdasarkan kebutuhan konsumen, yakni kesukaan dengan kuliner yang sedang tren di sosial media.

Selanjutnya proses produksi dilakukan dengan serangkaian tahap untuk menjaga kehigienisan produk. Hal ini untuk menjaga dan menciptakan kepercayaan konsumen terhadap produk yang penulis pasarkan

kemudian penulis juga menentukan bahan baku pendukung dengan melakukan survei pasar agar memperoleh informasi harga yang lebih kompetitif.

Tidak lupa juga penulis membuat laporan keuangan agar tercipta manajemen yang sehat dalam kegiatan usaha.

Jika sistem keuangan ditata dan disusun dengan baik, maka kegiatan produksi pun akan mampu berjalan dengan lancar dan optimal

B. Bahan bahan

Agar sistem keuangan dapat berjalan dengan baik, perlu dibuat juga penghitungan bahan-bahan dalam membangun usaha.

Adapun dalam memproduksi Bobico, penulis memakai bahan-bahan antara lain:

NoNama BahanHarga Satuan (Rp)Jumlah Harga (Rp)
1Ubi Jalar 16 Kg4.00064.000
2Tepung Tapioka 4 Kg10.00040.000
3Kacang 1 Kg25.00025.000
4Gula Merah 1 Kg20.00020.000
5Seres 5 pcs5.00025.000
6Garam 1 pcs2.5002.500
7Coklat 5 pcs15.00075.000
Total251.500

C. Alat dan Perlengkapan Tambahan

1. Alat

NoNama AlatHarga (Rp)
1Gelas Ukur 1 Liter46.000
2Panci320.000
3Baskom73.000
4 Wajan (Penggorengan)195.000
5Dulang130.000
6Pisau12.000
Total776.000

2. Perlengkapan

  • Label kemasan 6 lembar (Harga @ Rp 5.000) = Rp 30.000
  • Cup plastik 12 pack (Harga @ Rp 10.000) = Rp 120.000
  • Sarung tangan plastik 2 (Harga @ Rp 2.000) = Rp 4.000

Total Rp 930.000

3. Biaya Lain-lain

  • Biaya Transportasi Rp 20.000
  • Isi ulang gas Rp 20.000

Total Rp 40.000

D. Cara Membuat

  • Persiapkan bahan-bahan.
  • Kupas ubi lalu cuci bersih kemudian kukus sampai matang dan lunak.
  • Selanjutnya haluskan ubi lalu tambahkan tepung tapioka dan garam lalu tumbuk sampai semua bahan tercampur rata.
  • Kemudian ambil adonan dengan sendok lalu isi dengan gula merah atau isian lainnya dan bulatkan.
  • Terakhir goreng dengan minyak panas menggunakan api sedang hingga berwarna coklat keemasan.
  • Kemudian angkat dan tiriskan hingga dingin lalu tambahkan topping sesuai selera.

BAB IV

RENCANA BIAYA

A. Modal dan Pemasukan

Adapun besaran modal awal yang harus dikeluarkan adalah 

Besar Modal yang harus dikeluarkan dalam satu kali produksi yaitu Rp 1.221.500 dengan rincian:

Total biaya produksi = bahan bahan + perlengkapan + ongkos lain-lain

= Rp 251.500 + Rp 930.000 + Rp 40.000

= Rp 1.221.500

Adapun untuk total biaya sekali produksi adalah 

Total biaya yang dibutuhkan untuk sekali memproduksi sebanyak 100 produk adalah Rp 445.500

B. Target Hasil penjualan per bulan

= target penjualan harian x harga jual per gelas x 30 hari

= 100 pcs x Rp 6.000 x 30 hari

= Rp 18.000.000

C. Laba

= hasil penjualan – (modal awal + (modal harian x 30 hari))

= Rp 18.000.000 – (Rp 1.221.500 + (Rp 445.500 x 30 hari))

= Rp 18.000.000 – (Rp 1.221.500 + Rp 13.365.000)

= Rp 18.000.000 – Rp 14.586.500

= Rp 3.413.500   

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Demikian makanan ringan BOBICO merupakan ide produk dari penulis dalam merintis usaha ini.

Munculnya produk ini merupakan hasil analisis peluang dan survey yang penulis lakukan untuk mencari prospek bisnis bermanfaat untuk masyarakat dan menguntungkan.

Besar harapan penulis agar produk ini dapat diterima dengan baik, disenangi serta mudah diingat konsumen

B. Saran

Penulis sadar jika proposal usaha ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itulah penulis mengharapkan kritik maupun saran dari berbagai pihak demi penyempurnaan proposal usaha makanan ringan ini.

Nah itu tadi contoh proposal usaha makanan ringan yang bisa teman-teman coba. Teman-teman bisa membuat usaha makanan ringan seperti contoh di atas maupun dengan ide dan inovasi sendiri.

Baca juga: Contoh Paper yang Benar

3. Contoh Proposal Usaha Kerajinan

Contoh Proposal Usaha Kerajinan
Contoh Proposal Usaha Kerajinan

Dalam membuat usaha kerajinan perlu kiranya dibuatkan sebuah contoh proposal usaha. Salah satu fungsi dari proposal usaha ini adalah untuk menentukan target pasar dan juga analisis penjualannya.

Dengan menentukan target pasar yang tepat maka promosi produk kerajinan bangun datar akan lebih mudah diterapkan.

Buat yang masih bingung sama contohnya, berikut ini contoh proposal usaha kerajinan dengan judul kumbang kepik dari botol plastik bekas.

A. JUDUL PROPOSAL

KUMBANG KEPIK DARI BOTOL PLASTIK BEKAS

B. RINGKASAN EKSEKUTIF

1. Konsep Bisnis

Kerajinan kumbang kepik dari botol bekas merupakan sebuah usaha dengan memanfaatkan limbah atau barang bekas.

Barang-barang bekas yang pada umumnya menjadi sampah, oleh penulis akan diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual lagi.

Dengan mengolah bahan-bahan limbah botol bekas menjadi kerajinan kumbang kepik yang memiliki nilai jual merupakan salah satu bentuk dari daur ulang sampah.

Agar tampilannya menjadi lebih menarik untuk dijual maka ditambahkan cat dan lain sebagainya agar terlihat keindahan atau estetikanya.

Adapun rencana penjualan ini akan memfokuskan pada media online shop terlebih dahulu. Sementara untuk media offline hanya akan berjualan di barat alun-alun kota pada acara car free day, mulai jam 05.00 – 08.30 pagi.

2. Tim Manajemen

Usaha kerajinan kumbang kepik botol plastik bekas dilakukan oleh dua orang yang masing-masing memiliki modal dan kemampuan yang berbeda.

Kedua modal baik itu dari materi maupun skill yang berbeda disatukan dalam satu usaha kemudian menjadi usaha kerajinan kumbang kepik botol plastik.

Dikarenakan modal dan juga skil yang dimiliki berbeda, maka pembagian keuntungannya pun juga berbeda, sesuai dengan ukuran modal dan kesepakatan bersama.

Selain sebagai pemilik modal, untuk menghemat biaya, keduanya juga berstatus sebagai karyawan dan memasarkan hasil produksinya. 

Kemudian sistem yang digunakan adalah pembagian peran, yang satu fokus pada olahan barang, dan yang lainnya fokus untuk pemasaran via online.

Sementara via offline, yakni pada hari minggu semuanya berperan untuk menawarkan produk dan melayani pembeli.

C. ALAT dan BAHAN

Untuk mempersiapkan produksi usaha kerajinan kumbang kepik dari botol bekas, setidaknya dibutuhkan alat dan bahan sebagai berikut:

  • Botol plastik bekas dengan ukuran bebas
  • Cat warna 
  • Kuas
  • Bola pimpong
  • Bola mata plastik kecil
  • Lem
  • Kawat
  • Gunting dan pisau
  • Pernak-pernik
  • Paku kecil

D. CARA PEMBUATAN

Setelah semua bahan-bahan terkumpul, selanjutnya bahan tersebut diolah menjadi produk kumbang kepik sebagai berikut:

  1. Pertama potong bagian bawah botol dengan gunting agar tercipta badan kumbang.
  2. Selanjutnya siapkan cat kemudian cat botol plastik yang sudah dipotong pada bagian dalam.
  3. Setelah itu jemur di bawah sinar matahari langsung.
  4. Tahap berikutnya siapkan bola pimpong kemudian potong menjadi seperempat untuk dibuat bagian kepalanya.
  5. Selanjutnya warnai bola pimpong dengan cat hitam agar menyerupai kepala kumbang.
  6. Tahap selanjutnya lubangi kepala kumbang dengan paku agar bisa dipasangi antena.
  7. Selanjutnya tempelkan badan dengan kepala kumbang menggunakan lem.
  8. Terakhir tempelkan mata serta hiasan pernak pernik pada bagian kumbang yang dirasa cocok.
  9. Kumbang kepik dari botol plastik bekas

E. RENCANA ANGGARAN BELANJA

Agar produksi dapat berjalan maksimal maka dibutuhkan estimasi biaya yang harus dikeluarkan. Adapun estimasi biaya untuk modal usaha sebagai berikut:

NoNama Bahan & AlatHarga Satuan (Rp)Jumlah Harga
1Cat 3 Buah10.00030.000
2Kuas Kecil 2 Buah2.5005.000
3Bola Pimpong 2 Pack12.50025.000
4Kawat Kecil5.0005.000
5Bola Mata Plastik Kecil 1 Pack4.0004.000
6Lem 1 Buah10.00010.000
Total79.000

Modal sebesar Rp 79.000 ini dapat menghasilkan 35 unit produk.

Adapun rencana penjualan sendiri adalah Rp 3.000 per unitnya sehingga:

Rp 3.000 x 35 = Rp 105.000

Sehingga profit yang dihasilkan adalah

= Harga jual – Modal

= Rp 105.000 – Rp 79.000

= Rp 26.000

F. ANALISIS SWOT

Untuk bisa melihat peluang berjualan kerajinan kumpang kepik botol bekas maka setidaknya dibutuhkan analisis kekuatan dan kelemahannya serta peluang dan hambatan yang muncul

Adapun bentuk analisis tersebut terangkum dalam analisis SWOT sebagai berikut: 

A) Kekuatan (Strength)

Adapun kekuatan dari jualan usaha kerajinan dari botol bekas memiliki nilai tersendiri. Nilai atau kekuatan ini adalah faktor yang timbul dari dalam kerajinan itu sendiri.

Adapun faktor kekuatan itu adalah

  • Harganya relatif murah
  • Bahan mudah didapat
  • Memiliki bentuk yang menarik dan lucu bagi anak-anak

B) Kelemahan (Weakness)

Dibalik kekuatan atau faktor pendukung dari dalam yang sedemikian rupa, terdapat juga kelemahan yang mengelilingi produk ini. Adapun kelemahan itu sebagai berikut:

  • Bahan yang digunakan tidak ramah lingkungan karena terbuat dari plastik.

Selain adanya faktor pendukung maupun penghambat dari dalam, dibutuhkan juga pembacaan pendukung maupun penghambat atau saingan dari luar.

Berikut ini faktor pendukung atau peluang serta hambatan yang muncul dari luar

C) Peluang (Opportunity)

Kerajinan kumbang kepik dari botol bekas ini memiliki peluang untuk dilirik konsumen yang ada. Berikut ini peluangnya.

  • Belum ada yang berjualan produk kerajinan dari botol bekas di daerah Pati Kota.
  • Promosi di media sosial masih sedikit.
  • Penerimaan pesanan tanpa batas minimal

D) Hambatan (Threat)

Memang dalam berjualan kerajinan kumbang kepik dari botol bekas masih jarang, tetapi tetap saja ada hambatan atau saingan lainnya.

Adapun hambatannya adalah banyaknya penjual kerajinan dengan kain flanel yang hasilnya lebih bagus.

G. PENUTUP

Demikian proposal usaha kerajinan kumbang kepik yang bisa kami buat. Memang masih banyak kekurangan baik dalam pemetaan pasar maupun analisis.

Semoga contoh proposal usaha kerajinan ini dapat menjadi acuan awal untuk membangun bisnis jangka panjang.

Jangan Lewatkan: Contoh Proposal Skripsi yang Baik dan Benar

4. Contoh Proposal Kewirausahaan

Contoh Proposal Kewirausahaan
Contoh Proposal Kewirausahaan

Buat teman-teman yang sedang mencoba untuk berwirausaha bukan tidak mungkin akan membutuhkan proposal kewirausahaan sebagai sebuah pijakan awal sebelum membangun usaha.

Berikut ini contoh proposal kewirausahaan mahasiswa yang bisa teman-teman pelajari dengan judul Bakso Pelangi.

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN BAKSO PELANGI

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur selalu kita panjat kan kejadirat Allah swt., yang telah melimpahkan rahmat hidayah serta inayah-Nya sehingga kita dapat menikmati segala karunia yang sudah ada ini.

Tidak lupa sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad saw., yang sudah membimbing kita semua dari masa kegelapan menuju zaman yang terang benderang.

Segala maksud dan semua tujuan tidak akan bisa lepas karena pertolongan Yang Maha Kuasa sehingga kami dapat menyelesaikan proposal wirausaha bakso pelangi ini.

Kami sadar nantinya dalam berwirausaha akan selalu muncul hambatan dan juga rintangan.

Akan tetapi dengan dukungan dari banyak pihak, kami yakin masih mampu mengatasi segala hambatan yang ada.

Kami sadar bahwa segala sesuatu yang datangnya dari manusia adalah sebuah kesalahan.

Sedangkan segala sesuatu yang datang dari Agama adalah sebuah kebenaran. Semua ini adalah merupakan karunia dari Allah swt. 

Sebuah landasan dalam wirausaha bakso pelangi ini tentunya masih sangat jauh dari kata sempurna. 

Untuk itulah nantinya kami sangat mengharapkan kritikan dan masukan yang membangun dalam menjalankan usaha nantinya.

Semoga proposal ini dapat bermanfaat buat kita semua. Kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar besarnya.

 

Hormat Kami

 

ttd

Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada masa sekarang, persaingan dalam berwirausaha semakin ketat. Banyak wirausahawan yang berlomba-lomba dalam membuat inovasi agar dilirik oleh para konsumen.

Dalam membuat inovasi, bukan hanya soal produk kerajinan, dalam persaingan produk makanan pun, mereka juga berlomba-lomba.

Imbasnya produk makanan atau kuliner pun banyak disukai oleh para konsumen.

Akibatnya persaingan dalam dunia kuliner pun menjadi semakin ketat. Dibutuhkan inovasi lebih untuk dapat menarik minat konsumen.

Maka dari itulah kami disini mencoba berinovasi dengan makanan bakso yang diubah menjadi bakso pelangi. 

Makanan bakso yang sudah terkenal dimana-mana kemudian disentuh dengan inovasi pentol bakso yang berwarna warni dirasa sangat cocok dengan selera dan gaya anak muda.

Para anak muda yang sangat menyukai dengan tantangan dan kehidupan yang penuh warna merupakan landasan filosofis dari pendirian usaha bakso pelangi ini.

Berdasarkan dari latar belakang tersebut maka kami disini membuat proposal usaha bakso pelangi.

B. Tujuan Proposal

Adapun tujuan dari pembuatan proposal bakso pelangi ini adalah:

  1. Sebagai landasan pendirian usaha makanan bakso pelangi.
  2. Untuk melatih manajemen usaha agar dapat berjalan dengan baik dan stabil
  3. Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang wirausaha kuliner.

C. Manfaat Proposal

Adapun manfaat dari proposal pendirian usaha bakso pelangi ini adalah

  1. Sebagai bentuk pengembangan usaha dan juga untuk menguji strategi usaha yang sudah dibuat dalam proposal.
  2. Agar dapat menarik investor dalam pendirian usaha bakso pelangi sehingga dapat meningkatkan keberhasilan dalam kewirausahaan.

BAB II

KEGIATAN USAHA

A. Aspek Produksi

Bahan – Bahan :

Bahan Pentol bakso warna-warni

  • Daging sapi
  • Tepung tapioka
  • Es batu dadu ukuran 2 x 2 cm
  • Bawang putih (goreng lalu haluskan)
  • Putih telur
  • Garam
  • Gula pasir
  • Lada
  • Pewarna makanan secukupnya
  • Air secukupnya (untuk merebus)

Bahan Kuah

  • Bawang putih (goreng lalu haluskan)
  • Garam
  • Lada bubuk
  • Air

Bahan Pelengkap

  • Mie kering secukupnya (rebus lalu tiriskan)
  • Caisim secukupnya (seduh air panas lalu tiriskan)
  • Bawang goreng secukupnya
  • Seledri secukupnya (iris)

Cara Membuat Bakso Pelangi

Cara membuat pentol bakso pelangi:

  1. Pertama siapkan gilingan kemudian masukkan semua bahan pentol kecuali pewarna  ke dalam giligan dan haluskan hingga tercampur rata.
  2. Selanjutnya didihkan air untuk merebus bakso pelangi nantinya.
  3. Kemudian bagi adonan menjadi 7, lalu tambahkan masing – masing bagian dengan 1 pewarna makanan dan aduk hingga rata.
  4. Setelah itu ambil bakso dengan sendok kemudian bentuk menjadi bulat. Ulangi hingga habis.
  5. Terakhir masukkan bakso ke dalam air dan rebus hingga bakso mengambang lalu angkat dan tiriskan.

Cara membuat kuah bakso pelangi:

  1. Gunakan air rebusan bakso kemudian masukkan semua bahan kuah dan aduk sampai rata.
  2. Kemudian masak sampai kuah mendidih dan jangan lupa untuk cek rasanya.

Cara penyajian:

  1. Pertama siapkan mangkuk kemudian masukkan pentol bakso serta bahan pelengkap.
  2. Selanjutnya siram dengan kuah panas.

Bakso pelangi siap untuk disajikan kepada konsumen.

B. Aspek Pemasaran

Agar dapat dikenal oleh banyak konsumen, dibutuhkan taktik pemasaran yang tepat. 

Untuk aspek pemasarannya sendiri dilakukan dengan memanfaatkan media offline maupun online.

Adapun media offline adalah dengan cara membuka kedai yang dekat dengan lokasi sekolah, baik SMP maupun SMA. 

Selain itu juga ruangan ditata agar menjadi lebih menarik untuk spot foto.

Adapun pemanfaatan media online dengan cara promosi di media sosial dan juga memanfaatkan layanan Go-Food.

BAB III

PERENCANAAN KEUANGAN

A. Modal Usaha

Untuk dapat menjalankan usaha bakso pelangi ini setidaknya dibutuhkan modal usaha utama sebesar Rp 3.155.000 dengan rincian sebagai berikut:

NoNama AlatHarga Satuan (Rp)Jumlah Harga
1Gerobak 1 Unit2.000.0002.000.000
2Dandang Bakso 1 Buah250.000250.000
3Irus (Gayung) Bakso 1 Buah25.00025.000
4Kompor Bakso 1 Buah100.000100.000
5Tabung Gas 2 Buah150.000150.000
6Mangkok 20 Buah7.000140.000
7Sendok 2 Lusin90.000180.000
8Garpu 2 Lusin80.000160.000
Total3.155.000

B. Biaya Variabel

Selain membutuhkan modal utama, setidaknya juga dibutuhkan modal harian untuk berjualan tiap hari. Adapun kebutuhan modal harian sebesar Rp 340.000 dengan rincian sebagai berikut:

NoNama BahanHarga (Rp)
1Daging Sapi 1 Kg100.000
2Tepung Tapioka 500 Gram16.500
3Es Batu Dadu Ukuran 2 x 2 cm5.000
4Bawang Putih 1 Kg29.000
5Putih Telur ½ kg12.000
6Garam 1 Pcs2.000
7Gula Pasir ¼ Kg3.500
8Lada50.000
9Pewarna Makanan 7 Buah42.000
10Air 1 Galon5.000
11Mie Kering24.000
12Caisim10.000
13Bawang Goreng 1 Toples35.000
14Seledri 1 Ikat6.000
Total340.000

C. Analisis Perencanaan Laba/Rugi

setelah dipetakan modal baik modal awal maupun modal harian untuk jualan, selanjutnya bakso pelangi ini akan dijual seharga Rp 8.000 per porsinya.

Untuk target awalnya adalah 85 porsi penjualan per harinya

Adapun untuk analisis keuntungan/kerugian sebagai berikut:

Modal usaha sekali = Rp 3.155.000

Modal harian = Rp 340.000

Penjualan = 85 x Rp 8.000

= Rp 680.000

Keuntungan per hari = Penjualan – modal

= Rp 680.000 – Rp 340.000

= Rp 340.000

Keuntungan bulanan = keuntungan harian x 26 hari

= Rp 340.000 x 26 hari

= Rp 8.840.000

Melihat analisis di atas, keuntungan maksimal yang bisa didapatkan dari berjualan bakso pelangi sebesar Rp 8.840.000. 

Analisis ini masih mengabaikan kondisi sepi dan lain sebagainya.

BAB IV

PENUTUP 

A. Kesimpulan

Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan di atas, total awal bakso pelangi membutuhkan modal sebesar Rp 3.495.000 dengan estimasi biaya harian yang harus dikeluarkan sebesar Rp 340.000.

Penghitungan biaya ini belum termasuk isi ulang gas, listrik dan bahan-bahan tak terduga seperti tisu, tusuk gigi dan lain sebagainya.

Dari modal harian Rp 340.000 dapat menghasilkan 85 porsi. Target terjual 85 porsi ini bisa naik dan bisa kurang tergantung penjualan nantinya.

Nah itu tadi contoh proposal kewirausahaan tentang makanan yang bisa teman-teman jadikan inspirasi. Bagaimana teman-teman tertarik menjalani dunia kewirausahaan seperti contoh proposal kewirausahaan di atas?

Jika tertarik, teman-teman bisa mengambil contoh proposal kewirausahaan makanan di atas dan jangan lupa baca contoh artikel yang lain juga ya.

5. Contoh Proposal Usaha Kecil

Contoh Proposal Usaha Kecil
Contoh Proposal Usaha Kecil

Dalam membuat usaha kecil pun tidak serta merta tidak membutuhkan proposal usaha. Pembuatan proposal usaha kecil pun sangat diperlukan. 

Kegunaan proposal usaha kecil ini untuk mengenalkan usaha teman-teman maupun untuk memohon permintaan dana kepada sponsor

Nah buat teman-teman yang masih bingung bagaimana cara membuat proposal usaha kecil ini, berikut contoh nya.

PROPOSAL USAHA KECIL TELUR GULUNG KEJU SAMBAL

Deskripsi Pengenalan Usaha

Nama Usaha     : Kedai Kudurene: Telur Gulung Keju Sambal

Jenis Usaha      : CV Perorangan

Bentuk Usaha   : Industri Kecil Menengah

Nama Pemilik   : Anang Saputra

Alamat             : Jalan kolonel Sunandar no 42 Blora

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

RUMUSAN MASALAH

PEMBAHASAN

ASPEK PEMASARAN

PENUTUP

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seperti yang sudah diketahui bersama, telur merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan protein.

Selain itu telur juga dapat diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari telur dadar, bahan dasar kue, omelet telor, telur mata sapi, martabak, bahan dasar kue, dan masih banyak lagi.

Rasanya pun juga melezatkan.

Telur sendiri jika dibandingkan dengan makanan lain, telur memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta cita rasa yang berbeda, 

Cita rasa yang berbeda ini akan muncul jika telur diolah dengan cara yang unik.

Selanjutnya, telur sendiri juga merupakan salah komoditas yang mulai mengisi hati masyarakat secara luas, khususnya di daerah Jawa Tengah, lebih tepatnya di kabupaten Blora.

Hal ini dibuktikan dengan mulai merambahnya para pedagang yang menjajakan telur dengan segala bentuknya.

Selain mulai banyaknya pedagang yang menjual olahan telur, di satu sisi para peternak ayam petelur pun mulai banyak bermunculan.

Kemudian harga telur sendiri cukup murah. Untuk 1 butir telur sendiri dihargai Rp 1.500 dan kemungkinan bisa lebih murah lagi jika dibeli dari peternak langsung. 

Murahnya harga telur ini membuat telur bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Selain itu juga peternak ayam petelur yang sudah mulai banyak bukan tidak mungkin jika pasokan telur akan kelebihan stok. 

Kudurene sendiri merupakan salah satu inovasi nama dari telur gulung yang kami buat. Selain menjadi nama yang unik juga disajikan dengan bentuk yang berbeda dari olahan telur gulung lainnya.

Hal ini akan membuat cita rasa yang disajikan menjadi berbeda dengan telur gulung lainnya. Kudurene sendiri merupakan telur gulung yang diberikan varian saus yang berbeda. 

Agar telur gulung memenuhi kebutuhan karbohidrat dan gizi yang seimbang, maka dalam penyajiannya ditambahkan variasi sebagai pelengkapnya, seperti bakso, sosis, dan yang lainnya.

Dengan adanya selimut telur ini akan memberikan efek mengenyangkan dan juga dapat dijadikan lauk pelengkap bila dihidangkan dengan nasi.

BAB II

GAMBARAN UMUM USAHA

Telur pada saat ini merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya produk-produk makanan yang berbahan dasar telur. 

Tingginya antusiasme pasar dalam menerima produk-produk berbasis telur, maka dibutuhkan pula sentuhan inovasi yang baik agar tidak ada kejenuhan dalam mengkonsumsi olahan telur.

Maka dari itu, kami berusaha untuk berkreasi dan berinovasi dalam mengolah telur agar memiliki nilai jual dan cita rasa yang bersaing. 

Adapun rencana kami disini adalah membuat telur dengan branding “Kudurene”. Branding nama ini berasal dari 2 kata bahasa jawa, kudu dan rene. Jika keduanya digabungkan maka memiliki arti harus kesini.

Kata ini memiliki harapan para konsumen untuk datang ke kedai kami. Kemudian telur gulung kudurene ini sendiri juga memiliki varian yang beraneka ragam.

BAB III

PEMBAHASAN

A. Jenis Produk Usaha

Sesuai dengan yang sudah dijelaskan di atas, jenis produk usaha ini adalah produk usaha konsumsi makanan ringan. Bahan dasar yang digunakan adalah telur.

B. Modal Usaha Makanan

Untuk menjalankan usaha telur gulung keju sambal ini setidaknya dibutuhkan modal usaha awal sebesar Rp 3.680.000 dengan rincian sebagai berikut:

NoNama AlatHarga (Rp)
1Banner250.000
2Daftar Menu20.000
3Outlet (Gerobak)3.000.000
4Kursi Kayu 10 Buah650.000
5Meja Kayu 5 Buah550.000
6Lemari Piring 1 Buah750.000
7Pemanggang Roti 2 Buah300.000
8Kompor Gas 1 Buah500.000
9Piring 1 Lusin120.000
10Gelas 1 Lusin45.000
11Sendok Kecil 1 Lusin15.000
12Garpu 1 Lusin35.000
13Pisau Kecil 1 Lusin60.000
14Pisau Roti 2 Buah50.000
15Solet 2 Buah6.000
16Gunting 2 Buah14.000
17Penjepit Roti 2 Buah10.000
18Toples 10 Buah150.000
19Panci Bandrek 1 Buah120.000
20Penyaring Bandrek 2 Buah12.000
21Spatula 2 Buah20.000
Total3.680.000

Selain modal di atas, dibutuhkan juga modal harian agar dalam berjualan tetap berjalan lancar. Untuk tahap awal berjualan ini kami akan menyediakan 200 tusuk telur yang siap untuk dijual.

Dari 200 tusuk ini nantinya akan digunakan sebagai acuan dasar target harian yang harus tercapai. Kemudian biaya yang diperlukan untuk membuat 200 tusuk telur gulung sebesar Rp 265.000 dengan rincian:

NoNama BahanHarga (Rp)
1Telur Ayam 2,5 Kg60.000
2Sosis Ayam / Sapi 4 Bungkus132.000
3Tepung Tapioka ½ Kg11.500
4Garam 1 Pcs2.500
5Merica Bubuk11.000
6Kaldu Bubuk5.000
7Keju Mozarella 2 Pcs52.000
Total265.000

Adapun untuk penjualannya sendiri, telur gulung kudurene ini dijual seharga Rp 2.000 per tusuknya. Sehingga target harian yang harus dicapai adalah Rp 400.000 

C. Biaya Operasional Usaha Makanan

Selain biaya pasti yang sudah ada di atas, masih terdapat juga biaya bulanan yang harus dikeluarkan. Biaya bulanan itu berupa biaya listrik bulanan dan juga ongkos transportasi hariannya.

Adapun total biaya bulanan sebesar Rp 650.000 dengan rincian:

Listrik 1 bulan = Rp 300.000

Transport perjalanan 26 hari (1 hari @ Rp 10.000) = Rp 260.000

1 air galon 26 hari (1 hari @ Rp 5.000) = Rp 130.000

Makan 26 hari (1 hari @ Rp 10.000) = Rp 260.000

Total = Rp 650.000 

D. Omset Perbulan

Setelah dikalkulasi pengeluaran sekali, pengeluaran harian, pengeluaran kemudian target harian yang harus dicapai, maka dibutuhkan penghitungan total.

Penghitungan total ini digunakan untuk melihat omzet per bulannya, sehingga dapat diketahui beban biaya yang harus dikeluarkan.

Adapun omzet per bulannya adalah sebagai berikut

– Pendapatan per bulan = pendapatan harian x 26 hari

= Rp 400.000 x 26

= Rp 10.400.000

– Pengeluaran harian per bulan = pengeluaran harian x 26 hari

= Rp 265.000 x 26

= Rp 6.890.000

Pengeluaran bulanan = Rp 650.000

Laba = Pemasukan – Pengeluaran

= Rp 10.400.000 – ( Rp 6.890.000 + Rp 650.000 )

= Rp 10.400.000 – Rp 7.540.000

= Rp 2.460.000

Hasil pengurangan inilah yang kemudian menjadi laba per bulannya.

Dari laba ini akan dibagi menjadi 3, yakni untuk menutup biaya sekali 30 %, untuk kas 20 %, dan 50 % untuk owner.

Adapun rincian prosentasenya sebagai berikut

Untuk potongan biaya sekali 30% = Laba x 30%

=  Rp 2.460.000 x 30%

= Rp 786.000

Untuk kas kedai 20 % = Laba x 20%

= Rp 2.460.000 x 20%

= Rp 492.000

Untuk owner 50% = Laba x 50%

= 2.460.000 x 50%

= Rp 1.230.000

Jadi keuntungan bersih yang bisa didapatkan oleh owner atau pemilik adalah sebesar Rp 1.230.000.

E. Waktu Kegiatan

Untuk waktu berjualan sebagai berikut

Hari : Senin-Sabtu

Waktu : 10.00 – 18.30 WIB

BAB IV

BENTUK PEMASARAN/PROMOSI USAHA

A. Segmen Pasar

Untuk target sasaran dari telur gulung kudurene ini adalah dapat menyentuh semua kalangan. 

Selain itu juga dalam tahap awal kami mencoba menyentuh kalangan anak-anak dan para remaja terlebih dahulu. 

Bari setelah itu kami akan merambah di dunia orang dewasa agar tertarik menikmati telur gulung ini.

B. Strategi Pemasaran dan Promosi

Untuk dapat merambah dunia anak-anak dan juga para remaja, maka pemasaran yang dilakukan dengan cara online maupun offline.

Untuk pemasaran online sendiri dengan memanfaatkan iklan di media sosial yang ada. Selain juga mendaftarkan kedai di go-food agar pelayanan dapat merambah ke segala tempat.

Selain itu juga untuk promosi offline dengan cara membuat pamflet atau selebaran yang disebar di titik-titik keraian kota.

C. Sistem Penjualan

Untuk sistem berjualan yang digunakan menggunakan bentuk offline dengan layanan tatap muka.

Selain dengan cara offline, kami juga menyediakan layanan online atau layanan pesan antar dengan memanfaatkan layanan ojek online.

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Demikian apa yang dapat kami sampaikan, semoga dapat menjadi pertimbangan banyak pihak.

Usaha makanan bergizi dijalankan bukan hanya untuk mendapatkan materi yang optimal, tetapi juga tetap memperhatikan nilai gizi terhadap olahan yang kami buat.

Semoga semua pihak terkait dapat membantu baik dalam hal materi maupun moril. Sehingga usaha ini dapat membantu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar Kabupaten Blora. Terimakasih.

Nah itu tadi contoh proposal usaha kecil yang bisa teman-teman gunakan sebagai acuan.

Semoga bermanfaat untuk teman-teman dan baca juga contoh cerpen singkat beserta unsur intrinsiknya ini ya.

6. Contoh Proposal Bisnis

Contoh Proposal Bisnis
Contoh Proposal Bisnis

Selain contoh contoh proposal usaha atau proposal bisnis di atas, teman-teman juga bisa melihat contoh proposal bisnis lainnya.

Berikut ini contoh proposal bisnis peternakan ayam kampung yang bisa teman-teman jadikan bahan pertimbangan.

PROPOSAL BISNIS TERNAK AYAM KAMPUNG PEDAGING

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Salah satu cara untuk mengatasi problem pengangguran yang ada adalah dengan cara berwirausaha.

Kegiatan wirausaha ini sangat berguna untuk semua pihak. Hal ini karena wirausaha tidak hanya menguntungkan ekonomi semata, tetapi juga mengangkat derajat masyarakat sekitar.

Dengan adanya kegiatan wirausaha, maka kebutuhan masyarakat akan dapat terpenuhi, baik itu kebutuhan langsung maupun kebutuhan tidak langsung.

Adapun salah satu bentuk dari wirausaha yang mudah dikembangkan dan juga memiliki banyak peminat adalah beternak ayam kampung pedaging.

Ayam kampung sendiri di beberapa wilayah seperti Ponorogo dan sekitarnya terdapat banyak penjual sate ayam, ayam bakar, soto ayam dan lain sebagainya.

Dari berbagai jenis usaha yang sudah disebutkan diatas, semuanya membutuhkan ayam kampung sebagai bahan dasarnya.

Kebutuhan akan daging ayam ini bukan mingguan apalagi bulanan, tetapi kebutuhan akan adanya daging ayam ini merupakan kebutuhan harian yang harus terpenuhi.

Dari banyaknya kebutuhan akan daging ayam ini membuat banyak peternak ayam kampung saling bersaing untuk dapat menyuplai kebutuhan pasar ini.

Maka dari itu sebagai bentuk atau upaya dalam memanfaatkan celah atau peluang yang ada, kami disini ingin mencoba berbisnis ayam kampung dengan nama “Ayam kampung Adem Ayem”.

B. Identifikasi Masalah

Pada kenyataannya, sekarang bisnis peternakan ayam, baik itu ayam kampung, ayam pedaging maupun jenis lainnya sudah berkembang pesat. Banyak para peternak baru yang bermunculan.

Akan tetapi banyaknya para peternak yang bermunculan sangat berbanding terbalik dengan ekspektasi atau harapan.

Banyak para peternak yang kurang sukses dalam merintis karir bisnisnya. Kegagalan ini bisa jadi karena kurangnya perhatian terhadap konsep dasar usaha ketika mendirikan usaha tersebut.

Selain kondisi diatas, kebanyakan dari para peternak ini masih belum memiliki sikap yang tangguh dan baik sebagai seorang wirausahawan. 

Sehingga pada akhirnya para peternak menjadi mudah menyerah ketika menghadapi kendala saat usaha mulai berjalan.

Selain problem yang sudah disebutkan di atas, terdapat juga beberapa faktor yang mengiringi dalam beternak ayam kampung. Faktor tersebut adalah faktor pendukung dan juga penghambat dalam usaha.

1. Faktor Pendukung

  • Permintaan terhadap ayam kampung yang semakin banyak
  • Masa panen yang tidak terlalu lama
  • Pemeliharaan yang tidak terlalu sulit
  • Prospek untuk dikembangkan
  • Modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar
  • Kebutuhan akan karyawan tidak terlalu banyak
  • Keuntungan yang menjanjikan

2. Faktor Penghambat

  • Persaingan yang ketat
  • Sulitnya mencari bibit ayam kampung
  • Jika anak ayam sakit atau stres akan sulit diobati
  • Butuh keahlian serta keuletan seputar beternak ayam

Dari kedua faktor diatas, ternak ayam kampung pedaging masih menunjukkan prospek yang menjanjikan di daerah Ponorogo dan memiliki potensi potensi untuk dikirim ke luar daerah.

Kemudian dari segi ekonomisnya adalah, bibitan ayam yang sehat akan lebih mudah memeliharanya.

Selanjutnya jika anak ayam sudah tumbuh dewasa, maka ayam kampung akan memiliki harga yang lumayan tinggi. 

Ayam kampung bisa dijual dalam bentuk hidup maupun sudah menjadi daging. Sehingga prospek beternak ayam kampung sangat menjanjikan dan dapat meningkatkan pendapatan usaha.

Dengan catatan, ternak ayam kampung sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit ayam itu sendiri.

C. Batasan Masalah

Ada banyak peluang dalam membanun sebuah bisnis. Akan tetapi penulis disini lebih memilih bisnis ternak ayam kampung. 

Hal ini karena dalam beternak ayam kampung memiliki peluang yang bagus dan juga tidak membutuhkan tenaga kerja maupun modal yang besar.

Disamping itu, resiko kegagalan dari ternak ayam kampung juga lebih kecil dibanding yang lainnya.

Oleh karenanya, ternak ayam kampung sangat cocok buat penulis yang notabene masih pemula.

Walaupun masih pemula, tetapi penulis akan tetap menjalankan ternak ayam kampung dengan sebaik mungkin. 

D. Tujuan

Adapun tujuan dari usaha atau bisnis ternak ayam kampung pedaging ini antara lain :

  1. Untuk menjaga kelangsungan hidup ayam kampung serta mengembangkannya.
  2. Dapat memasarkan ayam kampung menjadi lebih baik
  3. Sebagai sarana untuk menambah pengalaman dan juga penghasilan

BAB II

KAJIAN TEORITIS

A. Analisis SWOT

Sebelum menjalankan usaha, memang sudah sewajarnya bagi semua orang untuk mengetahui berbagai macam faktor yang muncul, baik itu faktor internal maupun eksternal.

Adapun maksud tersebut adalah menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui sejauh mana peluang maupun tantangan yang akan muncul nantinya

Berikut ini analisis SWOT yang muncul ketika menjalankan bisnis ternak ayam kampung.

1. Kekuatan (Strength)

  • Proses pemeliharaan atau ternak tidak begitu sulit
  • Biaya yang dikeluarkan tidak begitu banyak
  • Kebutuhan karyawan tidak begitu banyak
  • Resiko kegagalan yang relatif kecil

2. Kelemahan (Weakness)

  • Sulit mencari bibit ayam kampung dengan kualitas yang unggul
  • Apabila bibit anak ayam sakit ataupun stres lebih sulit diobati

3. Peluang (Opportunities)

  • Memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan.
  • Permintaan pasar ayam kampung yang semakin meningkat
  • profit yang menjanjikan

4. Ancaman (Threat)

  • Persaingan usaha yang ketat.
  • Persaingan pasar yang semakin berat

BAB III

PEMBAHASAN

A. Sarana dan Prasarana

Untuk lokasi pengembangan ayam kampung ini berada di halaman belakang rumah setiap anggota kelompok ayam kampung adem ayem.

B. Ketersediaan SDM

Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan ternak ayam kampung ini lebih bisa terpenuhi dengan baik.

Hal ini karena pengelolaan ayam kampung sepenuhnya dikelola oleh masing-masing anggota keluarga, sehingga proses pemeliharaan ayam kampung menjadi lebih optimal dibandingkan harus dibuat sebuah kandang besar.

C. Sistem Manajemen Usaha

Bisnis ternak ayam ini menggunakan sistem manajemen usaha berdasarkan musyawarah yang bersifat kekeluargaan.

Sesuai dengan kesepakatan, pihak keluarga mengelola bibit ayam sampai siap panen yang kemudian penjualannya difasilitasi oleh kelompok.

D. Sistem Pelaksanaan Usaha

Sesudah menetapkan langkah-langkah dasar dalam menjalankan usaha, maka perlu dikalkulasi juga kebutuhan usaha atau bisnis yang akan dijalankan.

Adapun kalkulasi bisnis yang akan dijalankan sebagai berikut:

1. Pengeluaran

A) Modal tetap yang meliputi:

  • Kandang ayam 4 x 3 m: 5 buah (Harga @ Rp 50.000) = Rp 250.000
  • Lampu penerangan 5 buah (Harga @ Rp 10.000) = Rp 50.000
  • Tempat minum ayam 10 buah (Harga @ Rp 30.000) = Rp 300.000 
  • Tempat pakan ayam 10 buah (Harga @ Rp 5.000) = Rp 50.000

Total = Rp 650.000

B) Modal tidak tetap, meliputi:

  • Bibit anak ayam kampung 200 ekor (Harga @ Rp 5.000) = Rp 1.000.000
  • Pakan ayam 50 kg 5a karung (Harga @ Rp 185.000) = Rp 925.000
  • Obat-obatan = Rp 100.000
  • Listrik = Rp 25.000

Total = Rp 2.050.000

Modal total =  Rp 2.700.000

C) Penyusutan modal tetap : Rp 60.000

Total Biaya Pengeluaran: Rp 2.760.000

Untuk jumlah bobot yang diharapkan dari 1 kali panen bisnis ternak ayam kampung adalah kisaran antara +0,8 – 1kg dari bobot sebelumnya.

2. Pemasukan

Sebagai catatan, harga dari ayam kampung 1 ekornya senilai Rp 25.000.

3. Hasil penjualan ayam

Untuk kandang ayam berukuran 4 x 3 meter berisi 40 ekor ayam

maka = 40 ekor ayam x Rp 25.000

= 40 ayam x Rp 25.000 = Rp 1.000.000

Sedangkan kandang yang disediakan ada 5 buah kandang maka 

= Rp 1.000.000 x 5

= Rp 5.000.000 

Jadi total pendapatan = Rp 5.000.000

4. Keuntungan

Jadi dari beternak ayam kampung ini memiliki keuntungan 

= pemasukan – pengeluaran 

= Rp 5.000.000 – Rp 2.760.000

= Rp 2.240.000/3 bulan

Jadi keuntungan setiap bulannya adalah sekitar Rp 747.000

E. Antisipasi Persoalan

Memang bisnis ternak ayam kampung ini cukup mudah dan prospek, tetapi jika tidak diantisipasi lebih lanjut malah akan menimbulkan problematika baru.

Dengan tingkat persaingan pasar yang terus meningkat, maka dibutuhkan juga pemeliharaan ayam agar menghasilkan daging ayam kampung yang segar dan siap untuk dipasarkan.

BAB IV

PENUTUP

Kesimpulan

Bisnis ternak ayam kampung memang prospek dengan keuntungan yang menggiurkan. 

Modal yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, apalagi jika masing-masing keluarga mampu menekan biaya pakan dan juga kandang.

Kemudian perawatan bibit ayam pun tidak terlalu sulit, sehingga masih bisa dijadikan sebagai bisnis sampingan.

Kemudian kebutuhan akan karyawan juga mampu diminimalis, sehingga tidak keluar biaya tambahan.

Ditambah lagi resiko kegagalan pun cukup kecil sehingga sangat prospek untuk orang yang baru belajar bisnis ternak ayam kampung.

Nah itu tadi contoh proposal bisnis ternak ayam kampung yang bisa teman-teman coba. 

Bagaimana teman-teman ternyata tidak sulit bukan untuk membuat proposal bisnis?

Baca juga: Contoh Abstrak Makalah

7. Contoh Proposal Bisnis Plan

Contoh Proposal Bisnis Plan
Contoh Proposal Bisnis Plan

Nah buat teman-teman yang pengen mencari investor bisnis, tidak ada salahnya untuk melihat sebentar contoh proposal bisnis plan berikut ini.

contoh proposal bisnis plan atau proposal rencana bisnis sangat penting untuk melihat sejauh mana rencana bisnis teman-teman nantinya.

Investor pun akan mengukur, apa yang sudah dia berikan untuk membantu modal teman-teman akan menguntungkan atau tidak.

Semua itu bisa dilihat pada business plan yang teman-teman nantinya. Nah sebelum itu yuk teman-teman simak contoh proposal bisnis plan Cafe Sedap Rasa berikut ini:

PROPOSAL BISNIS PLAN CAFE SEDAP RASA

BAB I

DESKRIPSI PERUSAHAAN

A. Tentang Perusahaan

Cafe Sedap Rasa, itulah nama perusahaan yang bergerak di dunia kuliner, khususnya kopi dan resto untuk para pelanggan. Cafe sedap rasa sendiri sudah ada sejak tahun 2018 di Jalan Ahmad Yani no. 2 Blora.

Awal mula pendirian cafe ini berasal dari semakin banyaknya para penikmat kopi di Blora yang sudah merambah di segala jenis dan usia. 

Jika dahulu kopi hanya dinikmati oleh para kaum adam, sekarang kaum hawa pun juga tak luput dari kopi.

Selain itu juga pola hidup masyarakat Blora yang semakin modern dan bersifat lebih konsumtif, sehingga kami mencoba untuk mendorong membuat sebuah cafe dengan berbagai fasilitas yang ada.

Dengan adanya cafe maka bisa menjadi salah satu alternatif buat minum kopi dengan rasa terbaik serta kongkow bersama orang-orang terdekat sambil menikmati semua fasilitas yang sudah disediakan.

Cafe sedap rasa sendiri memiliki tempat yang sangat strategis karena tidak terlalu jauh dari pusat Kota.

Hal ini membuat akses menuju cafe yang mudah dijangkau serta sangat cocok buat konsumen yang tidak terlalu menyukai kebisingan kota.

Untuk menambah kenyamanan, Cafe sedap rasa pun juga menyediakan kopi dari berbagai daerah. Pelanggan dapat menikmati lebih dari 20 jenis kopi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Kemudian untuk menambah kenyamanan, desain interior ruangan yang merupakan perpaduan antara kesenian khas Jawa dan eksterior taman yang khas kehijauan akan menambah kenyamanan dari konsumen.

Dengan pembuatan desain interior dan eksterior yang menarik maka konsumen akan lebih mudah dalam mencari spot foto.

B. Visi dan Misi

Visi

Cae Sedap rasa memiliki visi untuk membangun dan memberikan ruang serta tempat bagi para penikmat kopi di Blora

Misi

  • Memberikan pelayanan dan tempat terbaik untuk para pelanggan
  • Memperluas jaringan dan menambah gerai dalam waktu 3 tahun pertama

C. Gambaran Produk dan Pelayanan

Cafe sedap rasa sendiri memiliki produk kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Kopi tersebut memiliki tata cara pengolahan yang berbeda.

Dikarenakan cara pengolahan yang berbeda maka rasa yang dihasilkan juga berbeda-beda dan dapat menarik keluar diri khas dari kopi tersebut.

Selain kopi, ada juga produk-produk lain yang bisa dinikmati oleh konsumen, seperti roti bakar, kentang goreng atau French fries, mie goreng serta aneka jus dan minuman lainnya.

Dalam melayani konsumen, cafe sedap rasa membuat dua ruangan yang berbeda. Ada ruangan merokok dan khusus buat yang tidak merokok. 

Sehingga setting ruangan dibagi menjadi 4, ruang terbuka sebagai smoking area dan ada yang no smoking area. Begitu juga di dalam ruangan.

Buat yang membutuhkan ruangan khusus dengan akses terbatas, di cafe sedap rasa juga menyediakan ruang VIP.

Fungsinya digunakan untuk pengunjung yang ingin memesan tempat khusus baik untuk rapat ataupun acara lainnya.

D. Pendanaan Perusahaan

Untuk pendanaan, cafe sedap rasa sendiri sudah memiliki 50 % dari semua total modal yang dibutuhkan.

Modal ini dibutuhkan agar cafe dapat berjalan dengan lancar dan semestinya.

Agar dapat berjalan lancar maka kekurangan kebutuhan tersebut dijalankan pada para investor yang memiliki komitmen untuk menginvestasikan modal pada perusahaan kami.

Dengan jumlah pendanaan 50% dari pemilik sekaligus pengelola ‘Contoh Cafe’ dan 50% dari investor.

Dari sini kemudian kami menawarkan sistem bagi hasil dengan pembagian 60% untuk pengelola dan 40% untuk investor dengan nilai kontrak selama 2 tahun.

BAB II 

ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

A. Peluang Pasar

membuka usaha cafe di Blora masih sangat menjanjikan. Peluang pasar yang masih terbuka lebar membuat kami berani membuka cafe di Blora.

Ditambah lagi dengan adanya desain ruangan yang khas akan membuat banyak orang tertarik untuk berfoto di dalamnya.

Bahkan bukan tidak mungkin cafe ini akan digunakan sebagai salah satu pusat spot foto yang menarik di Blora

B. Perkembangan Pasar

Kopi sendiri memiliki perkembangan yang cukup pesat. Hanya dalam waktu 5 tahun terakhir ini, kopi sudah mulai merambah kaum hawa.

Selain itu juga sekarang banyak bermunculan warung-warung kopi di pinggir jalan atau trotoar yang notabene tidak boleh digunakan untuk berjualan.

Selain itu juga peta persaingan per kopian di pusat kota sendiri sudah semakin padat sehingga kami lebih memilih di tempat yang tidak terlalu jauh dari pusat kota. 

C. Penetapan Pangsa Pasar

 Untuk pangsa pasar dari cafe ini sendiri adalah menyasar ke segala usia dan jenis. Para remaja, orang dewasa dan juga orang-orang yang mencari suasana rapat dengan nuansa Jawa.

D. Analisa SWOT

Kekuatan (Strength)

  • Harga produk yang terjangkau untuk semua kalangan
  • Populer di kalangan anak muda
  • Bahan baku yang tersedia bervariasi
  • Packaging yang mudah dibawa dan praktis
  • Konsep kedai kopi yang menarik 
  • Ketersediaan fasilitas lengkap (wifi, toilet, mushola)
  • Alat pembayaran cashless dan banyak promo

Kelemahan (Weakness)

  • Brand awareness yang rendah
  • Sarana promosi yang belum maksimal, terutama bagi kedai kopi yang baru buka
  • Keterbatasan followers sosial media membuatnya masih sedikit diketahui.

Peluang (Opportunities)

  • Membangun inovasi produk kopi baru
  • Membangun hubungan dengan pelanggan
  • Menarik konsumen baru dengan penawaran khusus
  • Tersedianya layanan pesan antar atau delivery order melalui ojek online
  • Menyediakan spot foto yang menarik
  • Nuansa yang asri
  • Tersedianya meeting room

Ancaman (Threats)

  • Harga bahan baku yang tidak stabil
  • Tingkat persaingan cafe kopi yang tinggi
  • Rating buruk dari konsumen

E. Aspek Produksi

1. Area Produksi

Untuk area produksi atau pembuatan kopi ini berada di ruang depan. Hal ini akan membuat orang-orang bisa melihat proses pemasakan atau pembuatan kopi yang berbeda-beda dari berbagai daerah.

Kemudian untuk area produksi non kopi berada ditempat khusus atau dapur agar tidak mengotori tempat depan.

2. Sumber Bahan Baku

Untuk sumber bahan baku sendiri dari tempat-tempat kopi terkenal di seluruh Indonesia. Transaksinya dengan memanfaatkan toko online sebagai medianya. 

Pemilihan bahan baku untuk menu-menu yang ada juga melalui klasifikasi kebutuhan, kesegaran bahan dan kehigienisannya.

Hal ini akan membuat rasa dari masakan maupun olahanya akan tetap terjaga kesehatannya dan membuat para pelanggan aman dari kotoran yang ada.

BAB III 

ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN

A. Perkiraan Modal yang Dibutuhkan

Adapun untuk perkiraan modal awal yang akan digunakan nantinya sebesar Rp 68.000.000 dengan rincian sebagai berikut:

  • Sewa tempat/tahun : Rp 15.000.000
  • Renovasi tempat : Rp 8.000.000
  • Komputer kasir 1 unit : Rp 7.000.000
  • Peralatan makan minum : Rp 4.500.000
  • Meja dan kursi : Rp 13.500.000
  • Biaya lain-lain : Rp 20.000.000

Total modal awal Rp 68.000.000

B. Perkiraan Biaya/Bulan

1. Biaya Bahan Baku Cafe Sedap rasa 

Daging ayam : 3 ekor/hari x Rp 25.000 x 30 hari = Rp 2.250.000

Daging sapi : 2 kg/hari x Rp 90.000 x 30 hari = Rp 5.400.000

Aneka kopi : Rp 250.000/hari x 30 hari = Rp 7.500.000

Kentang : 5 kg/hari x Rp 10.000 x 30 hari = Rp 1.500.000

Aneka sayuran : Rp 40.000/hari x 30 hari = Rp 1.200.000

Bumbu dapur : Rp 50.000/hari x 30 hari = Rp 1.500.000

Aneka Buah : Rp 120.000/hari x 30 hari = Rp 3.600.000

Bahan Lain-lain: Rp 300.000 x 30 hari = Rp 9.000.000

Gas LPG : 2 tabung/hari x 18.000 x 30 hari = Rp 1.080.000

Total biaya = Rp 33.030.000

2. Biaya Operasional dan Upah

  1. Biaya listrik dan air: Rp 700.000
  2. Wifi : Rp 500.000
  3. Transportasi : Rp 300.000
  4. Gaji Pengelola : Rp 2.000.000
  5. Gaji chef 2 orang : Rp 2.000.000
  6. Gaji waiters 2 orang : Rp 1.600.000
  7. Gaji bagian kasir 1 orang : Rp 800.000
  8. Gaji bagian order 2 orang : Rp 2.000.000

Total Biaya = Rp 9.900.000

3. Perhitungan Modal Investasi yang Dibutuhkan

Setelah melihat rincian perkiraan modal diatas, maka jumlah total modal yang dibutuhkan oleh Cafe sedap rasa adalah

Rp 68.000.000 + Rp 33.030.000 + Rp 9.900.000 = Rp 110.930.000

Sementara pada saat ini pemilik sekaligus pengelola Cafe Sedap rasa hanya memiliki modal sebanyak 50 % atau Rp 55.465.000. 

Sehingga disini pengelola membutuhkan tambahan modal dari investor sebesar 50% yakni Rp Rp 55.465.000.

Demikian contoh proposal bisnis makanan yang dapat dijadikan acuan. Selain format di atas, teman-teman juga bisa menambahkan contoh kata pengantar, contoh kata penutup, daftar isi atau pun lampiran lain yang mendukung.

Baca juga: Contoh Surat Keterangan Kerja

8. Contoh Business Plan

Contoh Business Plan
Contoh Business Plan

Selain contoh contoh proposal usaha di atas, masih ada lagi contoh business plan yang perlu teman-teman ketahui.

Berikut ini adalah contoh proposal business plan usaha nasi susu boba topping jenang daerah yang bisa dijadikan referensi.

PROPOSAL BUSINESS PLAN NASI SUSU BOBA TOPING JENANG DAERAH

A. Ringkasan Eksekutif

Nasi susu boba topping jenang daerah merupakan usaha bisnis di bidang kuliner yang akan kami kembangkan. Alasan pengembangan ini karena kuliner dengan rasa yang manis banyak disukai orang.

Selain itu juga para konsumen “mungkin” juga belum bisa menemukan makanan sejenis ini di pasaran. 

Hal ini akan membuat nasi susu bola topping jenang daerah akan lebih cepat dikenal orang. Selain itu juga produk kuliner ini akan dapat bersaing dengan kuliner lainnya.

Agar kuliner ini semakin cepat dikenal orang, maka pemilihan lokasi berjualan ini berada di alun-alun kota Lamongan.

B. Tujuan

Tujuan dari pendirian usaha kuliner nasi susu boba topping jenang daerah adalah sebagai berikut:

  • Sebagai sarana untuk mengurangi pengangguran
  • Untuk memberikan tempat untuk para boba dan kuliner manis lainnya

Visi

Menjadi usaha jajanan yang sukses di bidang kuliner dengan menghadirkan suatu produk kuliner yang berkualitas

Misi

  • Mampu memberikan kenyamanan kepada konsumen.
  • Memanjakan pecinta masakan nasi goreng dan para pecinta warna.

Keunggulan Produk

  • Memiliki tampilan yang unik dengan warna – warna yang berasal dari bahan-bahan alami.
  • Mempunyai cita rasa yang berbeda dari minuman boba lainnya
  • Penyajian bentuk yang menarik sehingga mampu memikat hati konsumen

C. Program Pemasaran 

1. Diferensiasi

Perbedaan antara produk kami dengan produk boba lainnya adalah dari segi keunikan tampilan, olahan dan lain sebagainya.

Keunikan ini terletak pada perpaduan antara makanan tradisional dengan makanan populer atau masa kini.

Produk

Untuk produk yang kami tawarkan dalam bisnis kuliner ini berupa susu boba topping jenang dimana komposisinya disesuaikan sesuai selera customer.

Harga  

Adapun harga satuan yang dipatok merupakan harga standar kuliner pada umumnya. Untuk bisnis ini, yaitu nasi susu boba topping jenang daerah dijual dengan kisaran harga Rp 10.000 – Rp.15000

Promosi

Agar kuliner yang kami jual ini lebih cepat dikenal banyak orang, maka sistem promosi yang kami gunakan lebih didominasi melalui word of mouth atau testimoni di Instagram

D. Rencana Investasi dan Biaya Pra Operasi

  1. Rencana Investasi (estimasi)

Total Biaya Investasi : Rp 18.000.000

  1. Biaya pra operasional (estimasi)

Total biaya pra operasional : Rp 14.000.000

Saldo : Rp 4.000.000

  1. Proyeksi Penjualan (estimasi)

Total Penjualan 1 bulan : Rp Rp 3.000.000

estimasi penjualan 1 tahun : Rp 36.000.000 

  1. Proyeksi Laba/ Rugi (estimasi)

Total laba selama 1 bulan : Rp 800.000

Estimasi lama 1 tahun : Rp  9.600.000

E. Sumber daya pendukung

  1. Bangunan 

Agar usaha ini dapat berkembang dan dikenal banyak orang, maka kami menggunakan boot untuk jualan yang lokasinya di sebelah barat alun-alun kota 

  1. Manusia

Dikarenakan saya merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang suka dengan kuliner yang manis maka saya pun juga dapat mengetahui selera dan kondisi mahasiswa.

F. Rencana Pengembangan Produk

Jika sebuah produk sudah berjalan agak lama dan dikenal banyak orang, pasti suatu saat para konsumen akan merasa jenuh.

Jika kondisi ini tidak segera diatasi maka bukan tidak mungkin usaha yang sedang kami rintis ini akan gugur sebelum waktunya.

Agar usaha kami tidak gugur lebih cepat maka kami akan selalu update menu dan rasa di setiap bulannya sehingga konsumen tidak akan bosan ketika menikmati sajian kuliner yang kami jual.

1. Analisis Persaingan

Dalam mendirikan usaha, pemilihan tempat yang strategis merupakan suatu keharusan agar bisa mendapatkan keuntungan.

Apalagi, bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang prospek karena banyak dicari orang.

Selain itu, persaingan dalam usaha pasti akan semakin berat. Agar para konsumen tetap setia dengan kuliner kami, maka kami mencoba menawarkan produk dengan harga murah, cita rasa yang enak.

Tak cukup disitu, Kami juga menawarkan tempat yang nyaman dan promosi diskon jika produk kami di mention dalam story Instagram.

2. Analisis S.W.O.T 

Sebelum menjalankan usaha Kuliner boba susu topping jenang perlu juga dilakukan analisis dengan menggunakan metode S.W.O.T (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) agar dapat diukur kelayakan atau tidaknya kuliner ini dijalankan.

  1. Strength (kekuatan)
  • Lokasi strategis serta tempatnya yang bersih, nyaman, aman dan menarik konsumen.
  • Belum ada kompetitor untuk produk yang sama
  • Murah dikantong
  • Jam buka 12 jam (09.00 – 21.00 WIB)
  1. Weakness (kelemahan) 
  • Masih belum banyak diketahui konsumen.
  • Warna alami masih sangat terbatas
  • Tempat usaha beruba both sehingga dirasa kurang begitu nyaman
  1. Opportunity (kesempatan) 
  • Belum ada produk yang sama
  • Produk yang bentuknya unik masih jarang ada
  1. Threat (ancaman) 
  • Semakin maraknya penjual makanan terutama nasi goreng dengan harga murah
  • Semakin banyaknya produk-produk unik yang ditawarkan oleh penjual

G. Kesimpulan

Jika dilihat dari segi pemasaran, produk ini masih dapat bersaing dan berpeluang mendapatkan hati konsumen.

Kesan unik dan menarik yang belum ada di pasaran akan membuat konsumen tertarik mencobanya.

Nah itu tadi contoh business plan sederhana yang bisa teman-teman coba sendiri di rumah.

Setelah melihat contoh contoh proposal usaha atau contoh proposal bisnis lengkap di atas, ternyata cara pembuatannya tidak terlalu sulit ya.

Teman-tean bisa menggunakan contoh proposal usaha kecil di atas sebagai proposal kerjasama usaha yang saling menguntungkan.

Jika teman-teman masih kebingungan dengan contoh proposal usaha lengkap diatas, bisa download contoh proposal pengajuan modal usaha ke investor pdf pada link yang tersemat.

Selamat mencoba dan jangan pernah takut untuk berwirausaha. 

Contoh Proposal Skripsi

Contoh Proposal Penelitian Skripsi

Tips agar proses pengajuan proposal skripsi berjalan lancar, teman-teman perlu melihat contoh proposal skripsi yang ada di perputakaan kampus.

Hal ini memudahkan dalam menentukan judul skripsi yang akan dibuat juga dapat mengetahui bentuk gambaran dari format dan sistematika penulisan proposal skripsi yang ada di kampus masing-masing.

Selain mengetahui melalui contoh proposal skripsi pendidikan yang ada di kampus, teman-teman perlu membaca banyak contoh paper, pengertian, struktur, sistematika proposal skripsi itu sendiri.

Tujuannya untuk menjawab sebuah pertanyaan mendasar tentang pertanyaan perlukah judul ini diangkat menjadi sebuah penelitian?

Kemudian masalah yang diteliti membutuhkan analisis atau malah cukup dibaca dalam buku dan bukan menjadi masalah serius?

Agar teman-teman bisa menjawab semua itu yuk simak penjelasan bawah ini sampai selesai ya.

Pengertian Skripsi

Contoh Proposal Skripsi Pengertian - bosmeal.com
Gambar Contoh Proposal Skripsi Pengertian

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang contoh proposal skripsi, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu skripsi.

Skripsi adalah sebuah karya tulis ilmiah berupa paparan hasil penelitian mahasiswa untuk memperoleh gelar sarjana dengan melakukan pembahasan masalah menggunakan kaidah dan analisis sesuai program studinya.

Kaidah-kaidah yang digunakan pada umumnya berbeda antara kampus satu dengan kampus lainnya.

Walaupun dikatakan berbeda, akan tetapi secara umum memiliki maksud kaidah karya ilmiah yang sama.

Disamping itu, skripsi juga memiliki tujuan lain, yakni sebagai sarana latihan untuk dapat memecahkan masalah yang akan dialami mahasiswa setelah kelulusan.

Pemecahan masalah tidak dilakukan dengan serampangan, akan tetapi dilakukan dengan langkah-langkah yang metodis untuk mendapatkan hasil yang objektif, bukan berdasarkan subjektivitas atau kebaperan mahasiswa semata.

Dalam pembuatan skripsi sendiri, mahasiswa dituntut untuk dapat bekerja secara mandiri untuk dapat menyusun latar belakang masalah, tujuan hingga sistematika penulisan skripsi.

Walau mahasiswa dibilang melakukan penelitian skripsinya secara mandiri, tetapi tetap berada dibawah bimbingan dosen yang disebut dosbing atau dosen pembimbing.

Nah dalam pembuatan skripsi, ada proses yang harus dilewati oleh mahasiswa, yakni pembuatan proposal skripsi.

Pembuatan proposal skripsi inilah titik krusial yang sangat urgent, dimana ide yang kita tawarkan untuk menyelesaikan masalah dapat diterima atau tidak.

Untuk keputusan diterima atau tidaknya proposal skripsi kita, terlebih dahulu kita harus melakukan seminar proposal skripsi.

Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana penguasaan materi proposal skripsi yang telah kita buat agar bisa dilihat apakah tulisan kita plagiat atau bukan.

Ciri ciri Proposal Skripsi

Ciri ciri Skripsi dan Contoh Proposal - bosmeal.com
Gambar Ciri ciri Skripsi dan Contoh Proposal

Pada kesempatan kali ini, Kita bahas ciri-ciri antara proposal skripsi dengan skripsi dari sudut pandang yang sama (persamaan). Hal ini karena proposal skripsi merupakan bagian jadi skripsi.

Untuk ciri ciri proposal skirpsi sebagai berikut:

  • Penyusunan dan penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian ilmiah.
  • Kajian penelitian beserta hasilnya berdasarkan permasalahan atau fenomena yang ada serta relevan dengan dengan penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya.
  • Proses pemecahan/analisis/pendekatan yang digunakan sesuai dengan bidang keilmuan yang telah digeluti.
  • Ditulis sesuai dengan rambu-rambu penelitian atau penulisan skripsi buatan perguruan tinggi masing-masing.
  • Ditulis sesuai dengan bahasa Indonesia yang baku, kecuali dalam bidang ilmu keahlian tertentu ditulis dengan menggunakan Bahasa Inggris.
  • Pembahasan dari skripsi maupun proposal skripsi disusun berdasarkan hasil penelitian atau observasi di lapangan.
  • Selama pembuatan atau penulisan dibimbing oleh dosen pembimbing skripsi.
  • Karya atau penelitian yang dilakukan merupakan murni hasil sendiri, bukan plagiat.

Dengan melihat ciri-ciri di atas, kita bisa mengidentifikasi sebuah karya ilmiah, apakah karya tersebut termasuk dalam contoh proposal skripsi atau tidak.

Bentuk Bentuk Proposal Skripsi

Bentuk Bentuk Contoh Proposal Skripsi - bosmeal.com
Bentuk Bentuk Contoh Proposal Skripsi

Pada umumnya bentuk proposal skripsi di setiap kampus berbeda-beda. Perbedaan ini untuk menunjukkan ciri khas dari kampus dan juga untuk mencegah terjadinya plagiarisme yang dilakukan mahasiswa.

Ada berbagai macam contoh proposal skripsi yang bertebaran, baik itu dalam bentuk cetak maupun di internet.

Dari beberapa contoh proposal skripsi tersebut, pasti memiliki kesamaan dan perbedaan dalam hal bentuknya.

Kemudian Perbedaan-perbedaan ini secara umum dapat terbagi menjadi dua bentuk, yakni proposal skripsi mini dan proposal skripsi penuh.

1. Proposal Skripsi Mini

Pertama, proposal skripsi mini adalah proposal yang hanya dibuat dalam satu bab tetapi di dalamnya telah mencangkup tiga bab dari skripsi.

Nah dalam pengerjaannya, proposal skripsi mini memiliki kelemahan yakni waktu penulisan skripsi nantinya yang lebih lama.

Hal ini karena mahasiswa harus mengerjakan bab-bab selanjutnya, yakni mulai dari bab 2 sampai selesai secara terpisah.

Keuntungan dari proposal skripsi mini pada waktu pembuatan proposal yang relatif cepat. Waktu sidangnya pun tidak harus menunggu sampai 3 bab, tetapi cukup 1 bab dalam proposal itu.

Jika terdapat revsi yang cukup lumayan, maka untuk pengerjaan revisinya tidak begitu membutuhkan waktu yang relatif lebih lama.

2. Proposal Skripsi Penuh

Bentuk selanjutnya dari proposal skripsi mini adalah proposal skripsi penuh.

Proposal skripsi penuh sendiri merupakan proposal yang dibuat dengan menggunakan susunan bentuk bab, mulai dari bab 1, bab 2 dan bab 3 serta ditutup dengan daftar pustaka.

Selain itu juga mungkin sebagian kampus ada yang sudah menyentuh dalam bab 4. Hal ini sangat berbeda dengan proposal skripsi mini.

Proposal skripsi penuh memiliki keuntungan yaitu penyusunan skripsi yang lebih cepat karena mahasiswa sudah membuat bab-babnya terlebih dahulu.

Akan tetapi terdapat kelemahan dalam proposal skripsi penuh, yakni waktu penulisan proposal yang relatif lebih lama. 

Selain itu untuk dapat sidan proposal dibutuhkan kelengkapan tulisan mulai bab 1 sampai bab 3.

Belum lagi jika terdapat revisi yang cukup lumayan, maka teman-teman pun akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya.

Nah itu tadi bentuk bentuk proposal skripsi. Kalau di kampus teman-teman termasuk yang mana bentuk proposal skripsinya?

Yuk kasih contoh proposal skripsinya teman-teman, biar yang lainnya juga tahu bagaimana contoh bentuk proposal skripsi nya.

Artikel Terkait: Contoh Proposal Kegiatan yang Super Kreatif

Cara Membuat Proposal Skripsi

Cara Membuat Contoh Proposal Skripsi - bosmeal.com
Cara Membuat Contoh Proposal Skripsi

Setelah bersama kita mengetahui bentuk proposal skripsi, kita juga perlu mengetahui cara membuat proposal skripsi itu sendiri.

Dengan mengetahui cara membuat skripsi, maka kita pun juga akan bisa membuat contoh proposal skripsi.

Dalam membuat proposal skripsi sendiri mengacu pada bentuknya terbagi menjadi dua cara, yakni cara membuat proposal skripsi mini dan membuat proposal skripsi penuh.

1. Cara Membuat Proposal Skripsi Mini 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika proposal mini merupakan proposal yang didalamnya terdapat 3 bab yang dikumpulkan menjadi satu bab. berikut ini sistematika pembuatan proposal mini nya.

1. Membuat Cover Proposal Skripsi

Langkah pertama dalam sistematika penulisan proposal skripsi mini adalah membuat cover. Cover sendiri merupakan halaman awal yang akan langsung terlihat dan menjadi yang pertama kali dilihat oleh pembimbing maupun penguji.

Dalam cover proposal skripsi sendiri pada umumnya berisikan judul, logo, nama penyusun, nomor induk mahasiswa, nama program studi, jurusan, nama universitas, dan paling bawah tahun pembuatan.

2. Membuat Lembar Judul

TAhap selanjutnya dalam pembuatan proposal skripsi mini adalah lembar judul. Pada lembar judul ini tidak semua kampus menggunakannya. Ada yang menggunakan ada yang tidak.

Untuk isi dari lembar judul sendiri hampir sama dengan cover, hanya saja tidak terdapat logo kampus dan juga nama kampus di bagian bawah.

Pada lembar judul hanya berisikan judul apa yang akan kita ajukan.

3. Membuat Lembar Pengesahan

Tahap selanjutnya dalam pembuatan proposal skripsi adalah membuat lembar pengesahan. Lembar pengesahan sendiri biasanya dibuatkan format oleh kampus masing-masing. 

Pada lembar judul hanya berisikan judul dan nama pembimbing serta pimpinan kampus dan prodi.

Pada lembar pengesahan ini kebanyakan tidak ditandatangani oleh dosen pembimbing skripsi. Proses penandatanganan biasanya dilakukan di akhir setelah semua skripsi selesai dilakukan.

Adapun bentuk ACC dari dosen pembimbing untuk mengikuti sidang proposal skripsi berupa tanda tangan pengesahan di cover saja.

4. Membuat Kata Pengantar

Selanjutnya dalam membuat proposal skripsi mini adalah kata pengantar. Di dalam contoh kata pengantar sendiri berisikan pernyataan pengantar dari penulis tentang maksud dan tujuan dari penulisan proposal skripsi.

Selain itu juga di dalam kata pengantar berisikan tentang ucapan terima kasih kepada pihak-pihak kampus dan pihak-pihak yang membantu penulis.

5. Membuat Daftar Isi

Daftar isi memang menjadi susunan proposal skripsi yang nomor 5, akan tetapi dalam pembuatannya, daftar isi tidak bisa dibuat di awal. Kita harus menunggu selesainya proposal skripsi baru bisa membuat contoh daftar isi.

Adapun kegunaan dari daftar isi adalah untuk memudahkan pembaca maupun penguji dalam menemukan bagian-bagian atau sub bab dalam proposal skripsi.

6. Membuat Daftar Tabel dan Gambar

Daftar tabel dan gambar sendiri sama dengan daftar isi, tidak bisa dibuat di awal. Fungsi dari daftar tabel dan gambar adalah untuk memudahkan pembaca maupun penguji dalam mencari tabel maupun gambar yang berkaitan dengan pembahasan.

Daftar tabel dan juga gambar ini dibuat hanya ketika kita memiliki tabel di dalam bahasan proposal skripsi.

Pembuatannya disendirikan, daftar tabel sendiri, daftar gambar sendiri. Jika di dalam proposal skripsi tidak ada tabel, maka kita tidak perlu membuat daftar tabel mya.

7. Membuat Daftar Lampiran

Point selanjutnya dalam membuat proposal skripsi mini adalah membuat daftar lampiran. DAftar lampiran sendiri merupakan lampiran-lampiran penting yang dibutuhkan untuk menyelesaikan skripsi, bisa lampiran surat penelitian, lampiran berkas, dan lain sebagainya.

8. Membuat BAB I Pendahuluan

Bab selanjutnya adalah bab I pendahuluan. Dalam bab ini terkadang tidak ditulis BAB I, akan tetapi ditulis proposal skripsi dan judul.

Kemudian dalam bab ini memiliki urutan isi berupa

  • Latar belakang
  • Rumusan masalah
  • Tujuan penelitian
  • Manfaat penelitian
  • Kerangka teori atau kerangka berpikir
  • Kerangka konsep
  • Metode penelitian
  • Serta teknik pengumpulan data
  • Teknik analisis data dan 
  • Sistematika penulisan

9. Membuat Daftar Pustaka

Setelah semua data lengkap, selanjutnya kita juga harus membuat daftar pustaka. Daftar pustaka sendiri digunakan sebagai daftar bahan referensi atau literatur yang sudah kita gunakan untuk melakukan penelitian.

Dalam menggunakan referensi itu bisa diambil dari buku, jurnal, penelitian sebelumnya, media.

Data-data yang kita masukkan yang bukan dari analisis pribadi maka harus disertakan dalam halaman daftar pustaka.

Kemudian salah satu cara paling mudah untuk membuat daftar pustaka adalah dengan cara copy paste footnote yang sudah kita gunakan. Lalu tinggal edit menurut kaidah daftar pustaka atau menurut aturan kampus masing-masing.

10. Membuat Lampiran

Lampiran sendiri dalam proposal skripsi kebanyakan jarang digunakan, baik itu untuk studi kepustakaan maupun penelitian lapangan.

Pada umumnya lampiran sendiri berupa scan atau fotokopi lampiran berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melengkapi data-data penelitian dalam tugas akhir. 

Isi dari lampiran bisa berupa surat penelitian ataupun berkas-berkas dari tempat penelitian. Pada umumnya surat penelitian maupun berkas lainnya akan dibuatkan ketika sudah ujian atau sidang proposal.

Bagaimana teman-teman, sudah dapat mengidentifikasi contoh proposal skripsi mini? Atau malah kampus teman-teman menggunakan cara di atas?

Jangan Lewatkan: Contoh Penutup Makalah yang Baik dan Benar

2. Cara Membuat Proposal Skripsi Penuh

Setelah bersama kita mengetahui cara membuat proposal skripsi mini, selanjutnya kita pun juga harus mengetahui contoh proposal skripsi penuh.

Dalam penulisannya ada kesamaan mulai dari cover sampai daftar tabel, gambar dan juga lampiran. Hanya saja dalam konten atau sistematikanya menggunakan bab bab, yakni BAB I, II, dan III.

Berikut ini sistematika penulisan proposal skripsi penuh:

1. Membuat cover proposal skripsi

2. Membuat lembar judul

3. Membuat lembar pengesahan.

4. Membuat kata pengantar

5. Membuat daftar isi

6. Membuat daftar tabel dan gambar

7. Membuat daftar lampiran

8. Membuat isi proposal

9. Membuat daftar pustaka

10. Membuat lampiran

Untuk membuat isi proposal sendiri sebenarnya memiliki bentuk yang hampir sama dengan proposal skripsi mini.

Hanya saja dalam proposal skripsi penuh ini dibagi menjadi beberapa BAB sehingga akan lebih mudah dalam mengerjakan.

Berikut ini sistematika proposal skripsi penuh:

A) BAB I Pendahuluan

Dalam bab I pendahuluan ini tidak sebanyak proposal skripsi mini. Adapun isi dari bab I pendahuluan adalah

  • Latar Belakang Masalah
  • Perumusan Masalah
  • Batasan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian

B) BAB II Tinjauan Pustaka

Dalam bab 2 ini berisikan tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka ini berisikan:

  • Landasan Teori
  • Kerangka Pemikiran

Nah dalam membuat landasan teori dan juga kerangka pemikiran, sebaiknya kita membuatnya sesuai dengan kebutuhan proposal.

Kita tidak perlu membuat landasan teoritis terlalu banyak, cukup ditulis apa yang dibutuhkan semata. Baru kemudian ketika sudah seminar proposal kita bisa menganalisis lebih jauh tentang tinjauan pustaka.

C) BAB III Metode Penelitian

Dalam bab 3 proposal penelitian penuh ini berisikan 

  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Analisis Sistem

Untuk mengembangkan contoh proposal skripsi menjadi susunan skripsi, tinggal tambahkan pemaparan data dan analisis yang ditutup dengan kesimpulan saja ya.

Sekarang teman-teman sudah bisa membedakan mana contoh proposal skripsi mini dan juga penuh bukan?

Sistematika Penulisan Proposal Skripsi

Sistematika Penulisan Proposal Skripsi - bosmeal.com
Sistematika Penulisan Proposal Skripsi

Setelah kita bersama mengetahui tentang cara membuat proposal skripsi, kita juga perlu mengetahui langkah-langkah dalam penyusunan sebuah proposal skripsi.

Adapun langkah-langkah dalam penyusunan proposal skripsi adalah

  1. Mencari ide penelitian serta apa yang akan diteliti yang kemudian dituangkan dalam bentuk proposal skripsi. Dalam mencari ide, sebaiknya dipikirkan sejak awal-awal masuk perkuliahan.
  2. Mencari referensi atau literatur baik berupa buku, jurnal, maupun media elektronik yang sesuai untuk mendukung proposal penelitian skripsi.
  3. Membuat outline latar belakang dan rumusan masalah terlebih dahulu agar point-point penting pembahasan dapat difokuskan dan lebih sistematis.
  4. Membuat tahapan penelitian dengan cara membuat diagram alir.
  5. Menentukan metode penelitian yang sesuai untuk memecahkan rumusan masalah yang telah dibuat beserta batasannya.
  6. Selanjutnya membuat judul proposal skripsi yang sesuai dengan penelitian. Dalam membuat judul proposal skripsi jang terlalu luas dan juga terlalu sempit.
    Usahakan sudah ada angan-angan mau dibawa kemana penelitian ini dan hipotesisnya seperti apa agar nantinya judul tidak menjadi penghambat penyusunan skripsi Anda.
  7. Menyusun outline proposal skripsi sesuai dengan kaidah atau panduan kampus masing-masing, mulai dari latar belakang hingga metode penelitian.
  8. Terakhir baru melengkapi outline proposal skripsi yang sudah dibuat serta jangan lupa untuk selalu berdiskusi dengan dosen pembimbing agar penulisan proposal skripsi dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Contoh Proposal Usaha untuk UMKM

Cara Membuat Skripsi

Cara Membuat Proposal Skripsi - bosmeal.com
Cara Membuat Proposal Skripsi

Setelah bersama kita membicarakan tentang proposal skripsi, perlu kiranya juga kita mengetahui bagaimana cara membuat skripsi itu sendiri.

Cara membuat skripsi atau sistematika penulisan skripsi setiap kampus berbeda-beda. Akan tetapi secara umum memiliki kaidah yang sama, yakni:

1. Mengajukan Judul Skripsi 

Dalam proses ini kita mengajukan judul beserta outline latar belakang, rumusan masalah, tujuan, variabel, metode, dan teknik analisis untuk dilihat seberapa penting dan menariknya judul atau masalah ini untuk dibahas.

2. Mengajukan Proposal Skripsi

Setelah judul di ACC, berikutnya adalah menulis proposal skripsi. Untuk formatnya disesuaikan dengan kampus masing-masing. Nah teman-teman bisa mengikuti tips menyusun proposal skripsi di atas.

3. Seminar Proposal Skripsi

Setelah proses panjang penulisan skripsi dan juga melakukan bimbingan, tahapan selanjutnya adalah melakukan seminar proposal skripsi.

NAh dalam seminar ini teman-teman sebaiknya memfokuskan dalam hal latar belakang masalah dan juga metode penelitiannya.

4. Melakukan Penelitian Skripsi

Setelah seminar proposal dan mendapatkan keputusan bahwa proposal skripsi pantas untuk dilanjutkan, maka selanjutnya kita akan melakukan penelitian untuk mengumpulkan data dan menganalisisnya.

Data-data tersebut bisa berupa data lapangan maupun studi kepustakaan. Setelah dianalisis kemudian dibuat kesimpulan untuk menjawab sesuai dengan rumusan masalah.

5. Ujian Skripsi

Setelah melalui proses panjang menulis skripsi yang sesuai dengan sistematika penulisan skripsi kampus, tahapan selanjutnya adalah ujian skripsi.

Proses ini merupakan proses untuk melihat sejauh mana analisis yang kita lakukan dan juga membuktikan bahwa karya tulis skripsi ni merupakan karya tulis sendiri.

Untuk itulah penguasaan metode dan juga pembahasan sangat dibutuhkan agar ketika sidang kita tidak kewalahan dalam menjawab pertanyaan penguji.

6. Revisi

Setelah hasil keputusan ujian skripsi dinyatakan diterima dan lulus dengan beberapa catatan, maka selanjutnya kita harus sesegera mungkin melakukan revisi catatan yang sudah diberikan oleh penguji.

Jika kita masih belum paham dengan catatan tersebut, jangan sungkan-sungkan untuk menemui penguji dan meminta penjelasan mengenai maksud dari catatan tersebut.

Kumpulan Contoh Proposal Skripsi

Contoh Proposal Penelitian Skripsi - bosmeal.com
Contoh Proposal Penelitian Skripsi

Setelah kita bersama mengetahui apa itu skripsi dan sistematika penulisan proposal skripsi, akan lebih mudah lagi  jika mengetahui contoh proposal skripsi pendidikan pdf secara langsung.

Dengan melihat contoh proposal penelitian skripsi kuliah akan membuat teman-teman lebih mudah dalam membuatnya.

1. Contoh Proposal Skripsi Akuntansi

Contoh Proposal Skripsi Akutansi - bosmeal.com
Contoh Proposal Skripsi Akutansi

Untuk contoh yang pertama adalah contoh proposal skripsi akuntansi dengan judul Pengaruh Organisasi terhadap Sistem Akuntansi Keuangan Daerah yang ada di Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Sukajaya.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan perundang undangan pemerintah yang sudah dikeluarkan dan telah menunjukkan bahwasanya reformasi terhadap pengelolaan keuangan negara. 

Bukti peraturan perundang-undangan tentang reformasi terhadap pengelolaan keuangan negara adalah Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 yang berkaitan dengan Keuangan Negara.

Kemudian Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 yang berkaitan dengan Perbendaharaan Negara, serta Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 yang berkaitan dengan Pemeriksaan Pengelolaan Dana Serta Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Berdasarkan materi perundang undangan yang ada kemudian diturunkan menjadi perda sebagai landasan hukum dalam menjalankan sistem keuangan daerah.

Penggunaan perundang-undangan tentunya dibutuhkan juga pengujian yang nyata. 

Kemudian penelitian ini dilakukan untuk menguji terhadap Faktor Keperlakukan Organisasi Pada Kegunaan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah.

Untuk proses yang dilakukan adalah dengan cara menguji Sistem Akuntansi Keuangan Daerah yang ada di Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Sukajaya.

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah faktor organisasi berpengaruh terhadap peningkatan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah?
  2. Apakah organisasi dengan variabel intervening akan memberikan pengaruh terhadap peningkatan kegunaan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah?

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk melakukan pengujian terhadap faktor organisasi dalam membantu meningkatkan kegunaan dari Sistem Akuntansi Keuangan Daerah
  2. Sebagai bentuk pengujian secara tidak langsung terhadap faktor-faktor organisasi tersebut dengan melalui variabel intervening sehingga dapat membantu di dalam meningkatkan konflik kongestif 

Untuk menurunkan konflik afektif yang pada waktunya dapat meningkatkan kegunaan dari Sistem Akuntansi Keuangan Daerah.

D. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian ini terbagi menjadi dua, yakni

1. Manfaat Secara Akademik

Mampu menambah literatur bidang yang berkaitan dengan Faktor Keperlakuan Organisasi dan kaitannya dengan Kegunaan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah

2. Manfaat Secara Praktis

Sebagai bahan pertimbangan serta masukan untuk pemerintah daerah di dalam implementasinya terhadap kegunaan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 

A. Pengertian Sistem Akuntansi Keuangan Daerah

Akuntansi adalah sebuah sistem. Sistem sendiri merupakan sebuah kesatuan tuan yang ditopang oleh beberapa sub sistem.

DI sisi lain, sistem juga bisa dikatakan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian kecil dan saling berhubungan satu dengan lainnya dilandasi tujuan tertentu di dalamnya.

Dalam melakukan tahapan siklus akuntansi dimulai dari jurnal, pembuatan transaksi, membuat laporan keuangan, jurnal penutupan, dan juga neraca setelah dilakukannya penutupan.

B. Faktor Keperlakukan Organisasi 

Organisasi sendiri menurut sistem implementasinya dibagi menjadi tiga aspek, yakni aspek dukungan atasan, kejelasan tujuan, dan juga aspek penelitian. 

Dari ketiga faktor tersebut, menurut Chenhall sendiri didefinisikan sebagai keterlibatan manajemen di dalam mengatur untuk kemajuan proyek dan juga menyediakan sumber daya yang memang diperlukan.

Sementara itu, kejelasan tujuan memiliki definisi sebagai sebuah kejelasan sasaran serta tujuan digunakannya Sistem Akuntansi Keuangan Daerah yang ada pada semua level organisasi. 

Lebih lanjut, pelatihan adalah sebuah usaha yang digunakan untuk mengarahkan. Kemudian pelatihan berfungsi untuk membantu dalam meningkatkan pemahaman yang berkaitan dengan sistem.

Nah itu tadi contoh proposal skripsi akuntansi singkat tanpa bab 3 yang bisa teman-teman buat contoh. Tidak begitu sulit bukan teman-teman untuk membuat contoh proposal skripsi?

Artikel Terkait: Contoh Proposal Pengajuan Dana

2. Contoh Proposal Skripsi Kualitatif

Contoh Proposal Skripsi Kualitatif - bosmeal.com
Contoh Proposal Skripsi Kualitatif

Selain contoh proposal skripsi akuntansi di atas, masih ada lagi contoh proposal skripsi pendidikan yang lain.

Berikut contoh proposal skripsi kualitatif pendidikan agama islam yang dikutip dari IAIN Salatiga dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Materi Sholat Fardhu dan Sujud Sahwi Melalui Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) Pada Siswa Kelas VII A MTs Sudirman Truko Bringin Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017 oleh Gatot Prahoro.

Nah dalam contoh proposal skripsi pendidikan disini ada sedikit peringkasan bahasa dengan tanpa mengurangi pesan yang disampaikan.

Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Materi Sholat Fardhu dan Sujud Sahwi Melalui Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) Pada Siswa Kelas VII A MTs Sudirman Truko Bringin Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017

A. Latar Belakang

Proses interaksi belajar sangat dipengaruhi oleh beberapa komponen yakni: pendidik,  peserta  didik, materi pelajaran, metode pembelajaran, sarana prasarana, lingkungan, dan beberapa komponen lain yang mendukung dalam proses pembelajaran.

Kemudian komponen lain yang tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan daya tarik dan semangat belajar bagi peserta didik. 

Implikasinya pada pembelajaran adalah harus adanya pemberian pengalaman yang bervariasi dengan metode yang efektif dan bervariasi. 

Penggunaan metode yang tepat dan efektif sangat berperan sekali dalam pembelajaran fiqih. Tanpa metode yang tepat, suatu materi pelajaran tidak dapat terproses secara efektif dan efisien dalam kegiatan belajar mengajar menuju tujuan pendidikan yang diharapkan.

Jika metode pendidikan yang digunakan tidak efektif malah akan menjadi penghambat kelancaran proses belajar mengajar.

Kemudian berdasarkan pengamatan di lapangan, proses pembelajaran di sekolah dewasa ini kurang meningkatkan kreativitas siswa.

Para pendidik cenderung menggunakan metode konvensional secara monoton dalam  kegiatan  pembelajaran  di  kelas. Hal ini membuat proses belajar mengajar terkesan kaku dan didominasi oleh sang guru. 

Proses yang demikian membuat siswa menjadi pasif dalam pembelajaran. Maka dari itu, model pembelajaran tersebut harus ditingkatkan salah satunya dengan model Student Team Achievement Divisions (STAD).

Dengan menggunakan metode ini, siswa akan dibiasakan bekerja kelompok dan saling membantu dalam memahami materi fiqih pada shalat fardhu dan sujud sahwi.

Dengan demikian sangat diharapkan siswa lebih konsentrasi terhadap pelajaran, lebih senang, tertarik dengan pelajaran dan dapat menyelesaikan soal-soal yang berhubungan  dengan materi. 

B. Rumusan Masalah

Apakah metode kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) dapat meningkatkan hasil belajar fiqih materi Shalat Fardhu dan Sujud Sahwi kelas VII A MTs Sudirman Truko Bringin Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017?

C. Tujuan Penelitian 

Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar pada pelajaran fiqih materi Shalat Fardhu dan Sujud Sahwi kelas VII A MTs Sudirman Truko Bringin Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan metode kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Divisions).

D. Manfaat penelitian 

1. Secara teoritis 

Diharapkan dapat dijadikan suatu inovasi baru dalam pendidikan dengan menggunakan metode pembelajaran STAD pada MTs.  

2. Secara praktis 

  • Menambah wawasan pengetahuan dalam penyelesaian kegagalan siswa dalam kegiatan belajar dan mengajarnya.
  • Memberikan pengalaman langsung kepada guru untuk memecahkan problematika secara sistematis dan terstruktur terkait dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di madrasah, khususnya di kelas VII A MTs Sudirman Truko Bringin.  
  • Meningkatkan kesadaran guru untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran. 

E. Definisi Operasional

1. Peningkatan 

Menurut WJS Poerwadarminta peningkatan merupakan suatu bentuk hasil usaha mempertinggi atau membuat lebih. Sedangkan. Sedangkan kemampuan adalah kesanggupan, keterampilan, atau kekuatan.” 

2. Prestasi Belajar 

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, prestasi adalah sesuatu  yang  dicapai. Sedangkan istilah belajar diartikan sebagai bagaimana siswa belajar memperoleh dan memproses pengetahuan, keterampilan, dan sikap. 

Kemudian prestasi belajar dalam penelitian ini merupakan suatu hasil yang sudah dicapai, dan dapat dilihat sebagai suatu proses.

Untuk itulah dibutuhkan pengoptimalan semua komponen belajar untuk membuat siswa terlibat dan aktif dalam proses memperoleh pengetahuan tersebut. 

3. Pembelajaran Kooperatif 

Secara umum, pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja untuk mengembangkan interaksi antar siswa dalam memahami materi pelajaran 

4. Tipe STAD 

Slavin mengembangkan pembelajaran Tipe STAD yang merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan adanya aktivitas dan interaksi diantara para siswa.

Tujuannya untuk saling memotivasi dan saling membantu para siswa dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. 

F. Kajian Pustaka

Penelitian kajian belajar fiqih dengan menggunakan metode STAD bukanlah yang pertama kali dilakukan.

Penelitian ini pernah dilakukan oleh Umar Faruk dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan judul peningkatan hasil belajar fiqih kelas VII dengan metode STAD di MTs Negeri Gunung Kidul Yogyakarta.

Hasil kesimpulannya, penerapan metode STAD pada mapel PAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Buktinya terdapat peningkatan dari  siklus I ke siklus II yang telah memenuhi klasikal ketuntasan penelitian yaitu 85%.

Selain penelitian di atas, penelitian dengan menggunakan penerapan metode STAD juga pernah dilakukan oleh Markus Widiyantoro dengan judul peningkatan hasil belajar Matematika melalui metode STAD bagi siswa kelas VIII di SMP N 1 Bringin Kabupaten Semarang.

Hasilnya penggunaan metode STAD dapat meningkatkan hasil belajar Matematika dengan nilai rata-rata 70 dan meningkat menjadi 82. JIka persentase pada siklus pertama 60%, dan meningkat pada siklus II menjadi 93%. 

Walaupun bukan merupakan penerapan pertama kali, akan tetapi terdapat perbedaan antara penelitian pertama dan penelitian penulis. Perbedaan itu terdapat pada materi yang dikaji atau diteliti.

Nah itu tadi sedikit ringkasan contoh proposal skripsi kualitatif pendidikan Agama Islam dari IAIN Surakarta. Untuk lebih jelasnya teman-teman dapat download contoh proposal skripsi pdf pada link tersebut ya.

3. Contoh Proposal Skripsi Hukum

Contoh Proposal Skripsi Hukum - bosmeal.com
Contoh Proposal Skripsi Hukum

Berikut ini contoh proposal skripsi hukum dengan judul Kedudukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (Kppu) Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.

KEDUDUKAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA (KPPU) DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

KPPU Atau Kedudukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha di dalam sistem ketatanegaraan Indonesia meninggalkan sebuah ketidakjelasan.

Hal ini mengingat tugas dan kewenangan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)  berkaitan dengan kewenangan lembaga Eksekutif, Yudikatif dan juga Legislatif. 

Dalam praktiknya, KPPU dapat membuat putusan (vonis), regulasi atau peraturan perundang-undangan serta sebagai pelaksana dari peraturan-perundang-undangan yang dibentuknya sendiri 

Di sisi lain, KPPU merupakan lembaga independen yang bertugas untuk mengawasi pelaksanaan Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. 

Dengan banyaknya wewenang dan status dari KPPU, lantas dimanakah letak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)  dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia?

apakah KPPU merupakan lembaga eksekutif, legislatif atau yudisial.

Sementara jika mengacu pada beberapa pendapat seperti John Locke tentang pemisahan kekuasaan maka kekuasaan negara dibagi menjadi tiga.

Diantaranya yakni: kekuasaan legislatif (membuat peraturan undang-undang), kekuasaan eksekutif (melaksanakan undang-undang yang di dalamnya termasuk kekuasaan mengadili), dan kekuasaan federatif (kekuasaan yang meliputi segala tindakan untuk mengamankan negara).

Sedangkan menurut Van Vollenhoven, fungsi fungsi kekuasaan negara terbagi menjadi empat bagian yang dikenal dengan “catur praja”.

Diantaranya yaitu: Regeling (fungsi legislatif); Bestuur (fungsi eksekutif); Rechtspraak (fungsi yudikatif); dan Politie (fungsi keamanan dan ketertiban negara)

Bentuk kekuasaan yang terbagi-bagi secara ideal bersinergi untuk menciptakan pemerintahan yang demokratis dan equal. 

Konsep pembagian atau pemisahan kekuasaan yang biasa disebut trias politika dapat menimbulkan penafsiran yang berbeda.

Terlebih jika masing-masing kekuasaan merasa mandiri dan menjadi superior, sehingga pada akhirnya akan menciptakan absolutisme baru di tiap lembaga.

Selanjutnya mengacu pada pendapat Montesquieu, sebagai penggagas dari trias politika, setiap kekuasaan tidak dapat terpisah sebab tak ada kekuasaan yang berdiri sendiri.

Untuk menjamin agar kekuasaan masing-masing tidak melampaui batas maka diperlukan suatu sistem checks and balances system (sistem pengawasan dan keseimbangan)

Fungsinya adalah setiap kekuasaan saling mengawasi dan mengontrol satu dengan yang lainnya. 

Selanjutnya jika melihat dari kewenangan yang didapatkan oleh KPPU, maka akan tampak beberapa kerancuan di dalam status lembaga tersebut.

Dari sinilah kemudian perlu kajian dan analisis lebih jauh mengenai kedudukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Hal ini mengingat posisi dan kedudukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang masih belum jelas dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan yang digunakan adalah:

1. Bagaimana kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) apabila dihubungkan dengan konsep pemisahan kekuasaan ?

2. Bagaimanakah kedudukan dan hubungan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif di Indonesia ?

C. Tujuan Penulisan 

Untuk mendeskripsikan kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) apabila dihubungkan dengan konsep pemisahan kekuasaan.

Untuk menganalisis kedudukan dan hubungan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif di Indonesia.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis

Untuk menambah pengetahuan penulis dalam mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Hukum.

2. Manfaat Praktis

Dapat menjadi gambaran bagi masyarakat umum dan Pemerintah dalam upaya ius constituendum merancang fungsi dan kedudukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kedepan.

E. Kerangka Teoritis

1. Teori Pemisahan Kekuasaan

John Locke merupakan orang yang pertama kali mengembangkan teori trias politica atau pemisahan kekuasaan yang kemudian dikembangkan oleh Montesquieu.

Hal ini dilandasi dengan adanya kekuasaan yang memusat pada suatu pihak akan lebih cenderung disalahgunakan.

Oleh karena itulah muncul gagasan agar kekuasaan negara dipisah dan dipilah serta dibagikan kepada lembaga negara yang berbeda, sehingga terdapat mekanisme kontrol kekuasaan yang sistemik.

Di dalam konsep trias politika, pemerintahan yang berdaulat harus harus dipisahkan antara dua atau lebih kesatuan kuat yang bebas.

Hal ini untuk mencegah satu orang atau kelompok mendapatkan kuasa yang terlalu banyak. Tujuannya adalah agar tidak ada penyalahgunaan kekuasaan, antara legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Kemudian, meskipun sudah dilakukan pemisahan kekuasaan, perlu dilakukan juga check and balance (pengawasan dan keseimbangan) diantara mereka.

2. Pengawasan Terhadap Trias Politica 

Untuk menjamin kekuasaan yang tidak melampaui batas, maka diperlukan checks and balances system (sistem pengawasan dan keseimbangan). 

Sistem Checks and balances menjadi sebuah tolak ukur kemapanan konsep negara hukum dalam rangka mewujudkan demokrasi. 

Prinsip yang digunakan adalah adanya upaya pengawasan dan keseimbangan antara badan-badan yang mengatur dalam tatanan pemisahan kekuasaan.

3. Konsep Trias Politica

Seperti yang sudah diketahui bersama jika Konsep Trias Politika merupakan ide pokok dalam Demokrasi Barat dan mulai berkembang sejak abad XVII dan XVIII.

Di dalam Trias Politika memiliki anggapan bahwa konsep kekuasaan terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kekuasaan legislatif atau membuat undang-undang, kekuasaan eksekutif atau kekuasaan melaksanakan undang-undang, dan kekuasaan yudikatif atau kekuasaan mengadili atas pelanggaran undang-undang.

Pembagian kekuasaan ini sebaiknya tidak diserahkan kepada orang yang sama untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Dengan begitu, hak-hak asasi warga negara diharapkan dapat lebih terjamin. 

Ide pemisahan ini memiliki tujuan untuk memelihara kebebasan politik. Tujuan ini tidak akan terbentuk tanpa adanya keamanan masyarakat dalam negeri.

Pembagian kekuasaan ini memiliki tugas dan fungsi masing-masing, baik itu legislatif, eksekutif maupun yudikatif. 

Akan tetapi kenyataannya, konsep trias politika yang ditawarkan oleh John Locke bukan untuk masyarakat secara umum, tetapi lebih dikaitkan dengan para kaum bangsawan semata.

Prakteknya, 3 kekuasaan dalam trias politika,  2 berada di tangan raja/ratu dan 1 berada di tangan kaum bangsawan. 

Konsep dari John Locke ini kemudian dikembangkan dan disempurnakan oleh Montesquieu. 

F. Metode Penelitian

Adapun metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, yang mana merupakan pengkajian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan status, kewenangan dan kedudukan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di dalam peraturan perundang-undangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Kajian itu baik dalam rangka aturannya maupun dalam rangka implementasinya di lapangan.

Selanjutnya untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif maka metode penelitian dilakukan dengan dua cara, yakni studi kepustakaan (library research) dan juga studi lapangan (field research)

Kemudian proses pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan analisis korelasional.

Tujuan dari metode pendekatan analisis ini adalah untuk menguji hubungan antara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan Lembaga Eksekutif, Legislatif dan yudikatif.

Kemudian pengujian yang dilakukan dihubungkan dengan tugas dan kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Indonesia berdasarkan teori Pemisahan kekuasaan di Indonesia.

G. Sistematika Penulisan

Sudah menjadi hal yang wajar agar menjadi pembahasan yang runtut maka dibutuhkanlah rasionalisasi dan sistematika pembahasan. Adapun sistematika pembahasan penelitian yang hendak dilakukan adalah sebagai berikut.

Bab pertama merupakan bagian awal penelitian. Pada bab ini merupakan pendahuluan yang memaparkan latar belakang persoalan dan permasalahan yang akan dilakukan penelitian dalam tulisan ini.

Di dalam bagian awal penelitian ini menjelaskan juga tentang batasan-batasan penelitian yang dirangkum dalam pertanyaan-pertanyaan penelitian.

Dari situlah kemudian menjadi bahan analisis dalam pembahasan pada bab-bab berikutnya.

Memasuki bab selanjutnya, yakni bab 2 merupakan tinjauan kewenangan KPPU dalam sistem hukum Indonesia.

Hal yang dikaji dalam bab ini adalah sejarah berlakunya dasar hukum peraturan perundang-undangan tentang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) maupun upaya-upaya sinergitas untuk meningkatkan tugas dan wewenang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Indonesia.

Setelah mengetahui sejarah dari KPPU, kemudian sudah saatnya untuk memasuki bab ketiga penelitian.

Pada bab 3 penelitian ini membahas tentang kedudukan KPPU dalam sistem hukum Indonesia.

Adapun yang menjadi titik fokus dalam bab ketiga ini adalah untuk mengkaji lebih jauh tentang metodologi yang digunakan dalam menganalisis fungsi kelembagaan negara dengan KPPU ini.

Pembahasan dalam bab ketiga ini merupakan penjelasan dari langkah-langkah atau step metodis untuk menganalisa dan menjawab rumusan permasalahan dalam bab pertama.

Selanjutnya memasuki bab yang paling krusial yaitu bab analisis yang merupakan elemen kunci penelitian. 

Dalam bab ini akan dipaparkan analisis yang diberikan oleh penulis untuk memecahkan permasalahan yang muncul dalam bab satu.

Setelah memaparkan berbagai argumen dan perdebatan yang panjang, sudah saatnya untuk memasuki bab kelima yaitu bab penutup. Dalam bab ini berisikan kesimpulan dan saran.

Kesimpulan ini merupakan jawaban dari rumusan masalah pada bab pertama sekaligus solusi yang dimunculkan dalam permasalahan.

Nah itu tadi contoh proposal skripsi hukum yang bisa teman-teman jadikan acuan. 

Contoh proposal tugas akhir atau contoh proposal skripsi hukum di atas berbentuk proposal skripsi mini karena di dalamnya sudah mencangkup tiga bab yang dijadikan dalam satu bab.

Untuk contoh proposal tugas akhir atau contoh proposal skripsi hukum penuhnya mungkin bisa teman-teman buat sendiri saja ya.

Baca Lanjut: Contoh Abstrak Makalah yang Penting

4. Contoh Proposal Skripsi Pendidikan Kuantitatif

"<yoastmark

Kamu mahasiswa Pendidikan terkhusus PAI, dapat membaca contoh proposal skripsi pendidikan kuantitatif yang berjudul Pengaruh Hasil Belajar PAI terhadap Akhlak Siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang.

Pengaruh Hasil Belajar PAI terhadap Akhlak Siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang

A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan suatu usaha sadar oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintah dengan bentuk kegiatan berupa bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah maupun diluar  sekolah.

Adapun tujuan dari pendidikan adalah untuk mempersiapkan peserta didik agar di masa yang akan datang dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat

Bentuk-bentuk pendidikan dapat berupa pendidikan formal, non formal, dan informal dengan sistem pengalaman yang terprogram dan berlangsung berlangsung seumur hidup.

Tujuannya adalah untuk mengoptimalisasi pertimbangan kemampuan-kemampuan individu, agar di kemudian hari dapat memainkan peranan hidup secara tepat.

Akan tetapi pada masa sekarang, banyak problematika atau permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, mulai dari permasalahan politik, ekonomi, hingga masalah agama. 

Dari problematika yang muncul memiliki imbas pada timbulnya krisis seperti krisis ekonomi, krisis kesehatan, hingga krisis akhlak.

Padahal budi pekerti atau akhlak merupakan titik sentral dalam pendidikan. Di dalam kehidupan semua orang terkhusus pada remaja, pendidikan agama memiliki peranan yang sangat penting.

Terlebih maraknya kasus degradasi moral pada remaja di negara Indonesia juga dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi.

Tanpa diimbangi dengan keimanan di dalam diri remaja, membuat kasus tawuran antar pelajar, tindak kekerasan, berbicara kotor, pelecehan seksual, narkoba semakin bertambah. 

Di satu sisi, indikator keberhasilan pembelajaran dapat dilihat dari hasil yang diraih oleh peserta didik, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Adanya sebuah pembelajaran yang baik, maka hasil maupun prestasi yang diperoleh peserta didik juga akan optimal.

Sehingga indikator keberhasilan dalam pembelajaran Agama Islam, peserta didik dapat mengalami perubahan dalam akhlak.

Senada dengan ajaran Islam yang salah satu misinya adalah membimbing manusia berakhlak mulia. Maka implikasinya, jika ada yang melanggar akhlak atau tata krama akan akan mendapat sanksi atau siksa dari Tuhan.

Disisi lain, hakikat akhlak sendiri merupakan suatu sifat yang tertanam pada diri manusia. Penanaman akhlak, baik dan buruknya tergantung dari pembentukan, pembinaan, dan juga pergaulan sehari-harinya.

Dengan adanya akhlak yang baik, maka semangat belajar pada siswa pun akan semakin baik, serta memiliki motivasi dan juga kemauan untuk belajar lebih baik lagi.

Sebaliknya, semakin rendah minat belajar maka akan menjadi semakin rendah pula akhlak yang dimiliki oleh siswa tersebut.

B. Rumusan Masalah 

1. Bagaimana hasil belajar PAI siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang? 

2. Bagaimana akhlak siswa kelas Kelas VII SMP N 1 Rembang? 

3. Apakah ada pengaruh antara hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa kelas Kelas VII SMP N 1 Rembang? 

C. Tujuan Penelitian 

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 

1. Menjelaskan hasil belajar siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

2. Menjelaskan akhlak siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Malang. 

3. Menjelaskan pengaruh hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

D. Manfaat Penelitian 

1. Manfaat teoritis 

a. Dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk lebih memperhatikan pengaruh hasil belajar terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

b. Menjadikan referensi mahasiswa untuk membahas kajian penelitian tentang hasil belajar PAI dan akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

2. Manfaat praktis 

a. Bagi sekolah, penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk lebih memperhatikan hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

b. Bagi siswa, sebagai masukan bagi seluruh siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

E. Hipotesis Penelitian

Dalam membuat sebuah hipotesis penelitian tidak bisa dilakukan dengan serta merta.

Hal ini karena hipotesis merupakan suatu jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang  secara  teoritis  dianggap  paling  mungkin  dan  paling  tinggi  tingkat kebenarannya.

Dalam hipotesis sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni hipotesis nol yang menyatakan tidak ada pengaruh / tidak ada hubungan / tidak ada perbedaan.

Jenis yang kedua adalah hipotesis alternatif yang menunjukkan ada pengaruh / ada hubungan / ada perbedaan. 

Selanjutnya, berdasarkan jenis hipotesis yang ada, maka hipotesis dari penelitian ini adalah 

1. Hasil belajar PAI tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

2. Hasil belajar PAI memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang.

F. Ruang Lingkup Penelitian 

Dalam penelitian ini mengingat kemampuan dari peneliti yang masih terbatas, ditambah lagi wakti, materi, fasilitas serta ilmu yang masih terbatas, maka peneliti memberikan batasan dalam bahasan.

Peneliti hanya akan membahas masalah yang berhubungan dengan hasil belajar PAI Kelas VII dan akhlak siswa Kelas VII serta pengaruh hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

G. Orisinalitas Penelitian 

Penelitian yang sudah ada sekarang tidak akan bisa terlepas dari penelitian terdahulu. Baik itu secara keseluruhan maupun hanya sebagian.

Perbedaan antara penelitian terdahulu dengan sekarang hanyalah pada metode dan objek penelitiannya.

Begitu pula dengan penelitian ini, peneliti sendiri juga mengambil referensi dari penelitian terdahulu. Meskipun demikian, peneliti akan tetap menjaga orisinalitas dalam penelitian maupun hasil dari penelitian itu.

Maka dari itu, peneliti akan memaparkan dan menguraikan penelitian terdahulu serta persamaan maupun perbedaannya.

Penelitian yang pertama merupakan hasil penelitian dari Sri Sapitri Aryanti dengan judul penelitian pengaruh aktivitas pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap akhlak siswa di SMP Negeri 3 Karangpawitan Garut.

Penelitian yang dilakukan oleh Sri Sapitri Aryanti dengan penulis memiliki persamaan yakni sama-sama menggunakan akhlak dalam variabel dependen.

Adapun yang membedakan antara penelitian yang dilakukan oleh Sri Sapitri Aryanti dengan peneliti adalah terletak pada variabel independennya, yaitu aktivitas pembelajaran pendidikan agama Islam, jumlah subjek penelitian, menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif.

Dari sini kemudian dapat dilihat orisinalitas penelitian yang ditulis peneliti adalah pengaruh hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

Penelitian selanjutnya merupakan penelitian yang dilakukan oleh Ida Laela dengan judul pengaruh perhatian orang tua terhadap akhlak siswa kelas VIII di SMP 1 Yapkum Depok.

Adapun persamaan dalam penelitian yang dilakukan oleh Ida Laela dengan peneliti adalah sama-sama menggunakan akhlak dalam variabel dependen

Yang membedakan dengan penelitian yang dilakukan peneliti terdapat pada variabel independen adalah perhatian orang tua, kemudian tujuan penelitian, dan pembahasan.

Sementara penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah pengaruh hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa kelas VII SMP N 1 Rembang.

H. Definisi Operasiona

Untuk menghindari terjadinya silang persepsi, maka dibutuhkanlah definisi operasional penelitian sekaligus batasan-batasannya.

Tujuannya untuk menyamakan penafsiran dan menghindari kesalahan-kesalahan pada pokok permasalahan.  

1. Pengaruh

Di dalam KBBI, pengaruh merupakan daya yang ada atau timbul dari sesuatu (baik itu manusia atau benda) yang ikut membentuk kepercayaan, watak atau perbuatan seseorang.

Segala kekuatan yang ada atau timbul dari suatu hal seperti, orang ataupun benda akan turut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang.

2. Hasil Belajar PAI 

Sebuah hasil atau capaian yang diperoleh setelah melakukan proses pembelajaran disebut dengan hasil belajar.

Hasil dari perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing siswa akibat dari adanya sebuah pengalaman baru di dalam proses pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam disebut dengan hasil belajar PAI. 

3. Akhlak Siswa 

Sebelum membahas mengenai akhlak siswa, ada baiknya melihat pengertian akhlak terlebih dahulu.

Akhlak sendiri merupakan suatu kondisi atau sifat yang telah meresap di dalam jiwa seseorang dan kemudian telah menjadi kebiasaan sehari-hari tanpa membutuhkan memikirkan atau  mempertimbangkannya terlebih  dahulu.

Selanjutnya yang dimaksud dengan akhlak siswa merupakan akhlak yang dimiliki oleh siswa atau peserta didik dalam kegiatan sehari-harinya.

I. Sistematika Pembahasan 

Untuk memudahkan penyajian data serta memahami maksud dan tujuan dari penelitian, maka peneliti akan memaparkan sistematika penulisan sebagai berikut

Pada bab pertama merupakan bab pendahuluan. Isinya berupa latar belakang masalah penelitian dan pentingnya masalah ini untuk diteliti.

Mulai rumusan masalah rumusan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, hipotesis penelitian, ruang lingkup penelitian, originalitas penelitian, definisi operasional, dan juga sistematika pembahasan.

Memasuki bab kedua penelitian. Di dalam bab kedua berisikan tentang pendahuluan dan teori-teori dari para ahli sebagai penguat bahwa variabel bebas mempengaruhi variabel terikat.

Selanjutnya memasuki bab ketiga penelitian. Pada bab ketiga ini berisikan tentang metode data dalam pengumpulan data.

Antara lain: lokasi penelitian, jenis penelitian, pendekatan dan jenis penelitian, data dan sumber data, populasi dan sampel, instrumen penelitian, pengumpulan data, dan analisis data.

Memasuki bab keempat berisikan tentang tentang deskripsi lokasi penelitian, dan penyajian data yang telah diperoleh dari angket yang disebarkan pada responden.

Setelah semua data penelitian diperoleh, selanjutnya memasuki bab keempat yang berisikan tentang pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian yang dikemukakan dalam hasil penelitian.

Setelah analisis selesai dilakukan, tiba saatnya untuk memasuki bab keenam. Pada bab ini merupakan sebuah kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan.

Selain itu juga dalam bagian terakhir dicantumkan daftar rujukan atau daftar pustaka serta lampiran-lampiran pendukung skripsi.

Nah itu tadi contoh proposal skripsi pendidikan kuantitatif yang bisa teman-teman buat acuan. Teman teman bisa mengambil contoh skripsi bab 1 seperti di atas.

Nah buat teman-teman yang di kampusnya menggunakan bentuk proposal skripsi penuh dan agak kebingungan dengan bab 3 proposal skripsi, berikut ini kami kasih sedikit contoh bab 3 proposal skripsi 

Contoh Bab 3 Proposal Skripsi

Untuk bab 3 sendiri berisikan metode penelitian. Di dalam metode penelitian, selain menggunakan point-point yang disebutkan di atas pada cara membuat proposal skripsi penuh, teman-teman juga bisa memodifikasinya kok.

Berikut ini modifikasi contoh bab 3 proposal skripsi kuantitatif pendidikan dengan judul Pengaruh Hasil Belajar PAI terhadap Akhlak Siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. Desain penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yakni melihat gejala-gejala hasil pengamatan dikonversikan ke dalam angka-angka yang dianalisis menggunakan  statistik. 

Dalam penerapannya, selain dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini juga termasuk penelitian eksperimen.

Dimana dalam pencarian datanya berusaha untuk mengontrol semua variabel yang mempengaruhi hasil kecuali variabel bebas.

Kemudian  ketika variabel bebas mempengaruhi variabel terikat maka dapat dikatakan  bahwa variabel bebas  menyebabkan atau mempengaruhi variabel terikat. 

Jadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menjelaskan, meringkas, berbagai kondisi, situasi, atas berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi objek penelitian itu berdasarkan apa yang terjadi.

B. Ruang lingkup penelitian

Dalam penelitian ini mengingat kemampuan dari peneliti yang masih terbatas, ditambah lagi wakti, materi, fasilitas serta ilmu yang masih terbatas.

Maka peneliti hanya akan membahas masalah yang berhubungan dengan hasil belajar PAI Kelas VII dan akhlak siswa Kelas VII serta pengaruh hasil belajar PAI terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang.

C. Jenis dan Sumber data

Data sendiri merupakan bahan keterangan tentang objek penelitian. BErbagai keterangan maupun bahan dan juga semua informasi yang berkaitan dengan tujuan penelitian dapat dijadikan dasar kajian (analisis/kesimpulan).

Untuk data-data yang didapatkan dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni data primer dan data sekunder.

Data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari objek penelitiannya. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan data primer maka peneliti akan mengambil data dari peserta didik dengan melalui kuesioner.  

Data ini diperoleh langsung dari responden yang bersangkutan dengan cara membagikan  sejumlah kuesioner (angket penelitian) kepada objek penelitian yang diisi langsung oleh responden. 

Sementara data sekunder merupakan data pendukung atau data yang menjadi dukungan penelitian.

Sumber data sekunder ini seperti dokumentasi program pembelajaran dan literatur-literatur mengenai mata pelajaran PAI, serta dokumentasi tentang letak geografis, sejarah berdirinya lembaga, dan struktur organisasi sekolah SMP N 1 Rembang. 

D. Proses pengumpulan data

Pengumpulan data merupakan satu hal yang paling strategis dalam penelitian. Hal ini karena dengan tujuan utama dari penelitian adalah untuk mendapatkan data. Dalam pengumpulan data dapat dilakukan dengan berbagai setting, sumber, dan cara.

Adapun dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk pengumpulan data penelitian adalah dengan angket atau kuesioner dan dokumentasi.

Angket sendiri merupakan suatu teknik atau cara pengumpulan  data secara tidak langsung. Caranya yaitu peneliti tidak langsung bertanya yang kemudian dijawab oleh responden.

Akan tetapi peneliti memberikan lembar pertanyaan yang kemudian dijawab oleh responden. Sistem angket ini sangat berguna untuk penelitian kuantitatif karena memiliki bobot pertanyaan dengan ukuran yang jelas.

Sementara dokumentasi sendiri berupa dokumen atau catatan peristiwa yang sudah berlalu. Wujudnya bisa berupa tulisan, gambar, atau yang lainnya.

Dokumentasi sendiri digunakan untuk mencari data tentang struktur organisasi sekolah, nama guru, jabatan dan mata pelajaran yang diajarkan, data tentang pendidikan akhir guru, dan hal-hal lain yang relevan. 

E. Teknik Analisis

Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan tahapan analisis data. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil dari pengumpulan penelitian yang akan diolah menggunakan metode kuantitatif.

Untuk tahapan analisis data dengan cara:

1. Mencari kelas interval, rentang interval serta panjang kelas 

2. Analisis dan tabulasi

3. Analisis Reliabilitas Angket dan Analisis Reliabilitas Dokumen

F. Hipotesis

Dalam membuat sebuah hipotesis penelitian tidak bisa dilakukan dengan serta merta. Hal ini karena hipotesis merupakan suatu jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang  secara  teoritis  dianggap  paling  mungkin  dan  paling  tinggi  tingkat kebenarannya.

Dalam hipotesis sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni hipotesis nol yang menyatakan tidak ada pengaruh / tidak ada hubungan / tidak ada perbedaan.

Jenis yang kedua adalah hipotesis alternatif yang menunjukkan ada pengaruh / ada hubungan / ada perbedaan. 

Selanjutnya, berdasarkan jenis hipotesis yang ada, maka hipotesis dari penelitian ini adalah 

1. Hasil belajar PAI tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang. 

2. Hasil belajar PAI memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap akhlak siswa Kelas VII SMP N 1 Rembang.

Nah itu tadi contoh bab 3 proposal skripsi singkat yang bisa teman-teman terapkan. Untuk penjelasannya bisa teman-teman kembangkan sendiri kok.

Setelah teman-teman selesai membuat proposal skripsi, teman-teman akan dihadapkan pada namanya sidang seminar proposal.

Nah sebelum melakukan sidang seminar proposal, harus menyiapkan ppt seminar proposal yang skripsi yang menarik dan tidak monoton. 

Dengan membuat contoh ppt seminar proposal skripsi yang menarik, akan membuat presentasi teman-teman tidak canggung dan monoton.

Buat yang pengen melihat contoh ppt proposal skripsi bisa dilihat atau download pada link tersebut.

Oh iya, sebelum presentasi proposal skripsi sebaiknya teman-teman membaca tips teknik presentasi dulu ya.

Itulah pembahasan contoh proposal skripsi singkat beserta tips yang menarik untuk presentasi agar bisa teman-teman terapkan. 

Jika punya contoh proposal skripsi lain maupun tips-tips lain agar presentasi proposal skripsi bisa menjadi menarik silahkan dibagikan pada kolom komentar ya.

Terima Kasih.

Contoh Proposal Penelitian

Contoh Proposal Penelitian Sederhana

Contoh proposal penelitian ilmiah atau proposal karya ilmiah biasanya digunakan sebagai landasan izin untuk menyelesaikan / melakukan suatu penelitian.

Bagi seseorang yang sudah terbiasa melakukan penelitian, proposal penelitian bisa juga digunakan untuk mendapatkan dana sponsor dari pihak yang memiliki kepentingan terhadap hasil penelitian.

Proposal sendiri merupakan sebuah karya ilmiah yang berisikan tentang desain penelitian secara detail yang dilandasi dengan latar belakang permasalahan, alasan, teori serta metode yang digunakan untuk memecahkan masalah penelitian.

Bagi teman-teman yang baru memulai “kenalan” dengan proposal karya ilmiah, baiknya perlu memahami terlebih dahulu seluk beluknya.

Tujuannya, agar teman-teman dapat membuat karya proposal penelitian ilmiah yang baik, memiliki sistematika penulisan proposal runtut dan benar.

Apa itu Proposal Penelitian?

apa itu pengertian proposal penelitian - bosmeal.com
Gambar apa itu pengertian proposal penelitian ilmiah

Sebelum membahas lebih jauh tentang lengkap beserta contoh proposal yang ada, alangkah baiknya mengetahui terlebih dulu pengertian proposal penelitian secara umum.

Proposal penelitian merupakan sebuah dokumen yang dibuat untuk mengusulkan sebuah kegiatan atau proyek penelitian.

Bisa dikatakan juga sebuah dokumen yang ditulis oleh seseorang, baik individu atau kelompok untuk menjelaskan permasalahan-permasalahan dan langkah menyelesaikan masalah secara ilmiah.

Dalam proposal penelitian secara garis besar harus bisa memberikan peta atau ringkasan informasi yang akan dibahas kepada pembaca atau pihak yang berkepentingan.

Di dalam proposal penelitian harus bisa memfokuskan pembahasan pada sebuah dampak atau evaluasi permasalahan yang diperlukan untuk melaksanakan rencana penelitian yang diusulkan secara strategis dan koheren.

Dari segi kualitas, proposal yang baik bukan dilihat dari seberapa hebat permasalahan atau ide yang teman-teman ajukan, tetapi seberapa dalam pembahasan yang akan teman-teman lakukan.

Selain itu juga proposal yang berkualitas akan dinilai berdasarkan seberapa runtut ide atau gagasan yang teman-teman sampaikan dalam tulisan.

Ide-ide atau gagasan dari proposal itu harus melalui pertimbangan topik-topik yang berhubungan yang kemudian dikerucutkan menjadi sebuah tema dan dibatasi dengan judul yang jelas.

Sebagai seorang peneliti, teman-teman harus siap menghadapi penolakan dan juga masukan atau kritikan karena ide atau gagasan yang kita buat tidak sesuai dengan mereka.

Problem yang sudah ada, baik permasalahan yang kita angkat dan juga tantangan dari pihak luar harus kita hadapi dengan cara membuat proposal yang berkualitas.

Agar bisa berkualitas, proposal yang teman-teman buat harus koheren, jelas, dan meyakinkan. Contoh proposal ilmiah tentang sosial.

Tujuan Proposal Penelitian

Tujuan Proposal Penelitian - bosmeal.com
Gambar Tujuan Proposal Penelitian Ilmiah

Secara garis besar tujuan proposal penelitian adalah untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan dari penerima proposal dalam melangsungkan penelitian yang akan dilakukan.

Di dalam proposal penelitian terdapat suatu permasalahan dengan menunjukkan data-data konkrit dari permasalahan yang akan diangkat.

Data-data tersebut disajikan secara praktis dimana penelitian yang diusulkan harus dan penting untuk dilakukan.

Selanjutnya dalam membuat proposal penelitian perlu dilakukan tinjauan literatur yang luas untuk membedakan proposal yang kita buat dengan hasil penelitian yang sudah ada.

Dalam membuat proposal penelitian haruslah memberikan bukti-bukti persuasif bahwa ada kebutuhan untuk studi yang diusulkan dalam penelitian.

Kemudian untuk membuat tujuan proposal agar semakin jelas, selain menampilkan alasan perlunya proposal penelitian ini dilakukan, juga perlu dijelaskan pula metodologi penelitian yang akan dilakukan.

Dari sini dapat dikatakan tujuan proposal penelitian secara spesifik adalah menggarisbawahi bidang-bidang studi terperinci dan memastikan bahwa proposal penelitian yang disusun layak dan penting untuk dilakukan.

Jenis jenis Proposal Penelitian

Jenis jenis Proposal Penelitian Ilmiah - bosmeal.com
Gambar Jenis jenis Proposal Penelitian Ilmiah

Setelah kita mengetahui bersama tujuan dari proposal penelitian, ada baiknya jika kita juga mengetahui jenis-jenis proposal penelitian.

Adapun jenis-jenis proposal penelitian adalah sebagai berikut

1. Proposal Penelitian Kualitatif

Jenis proposal penelitian yang pertama adalah proposal penelitian kualitatif.

Proposal penelitian kualitatif dibuat dengan menggunakan metode pengumpulan data dari latar belakang alami.

Memanfaatkan diri peneliti sebagai sebuah instrumen kunci dalam penelitian untuk mengungkapkan permasalahan secara holistik kontekstual atau secara menyeluruh sesuai dengan konteks/apa adanya.

Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian deskriptif pada umumnya adalah pendekatan kualitatif dengan bentuk analisis yang bersifat deskriptif.

Sehingga hasil penelitian yang didapat merupakan data-data yang sudah mengalami pengolahan dan tidak terpaku pada angka-angka prosentase.

Di dalam menjalankan penelitian kualitatif, hal yang lebih dititik tekankan atau ditonjolkan lebih kepada proses dan makna (perspektif subyek) yang ada.

Adapun karakteristik dari penelitian kualitatif lebih kepada pewarnaan sifat dan bentuk laporannya.

Oleh karena itu bentuk susunan dari laporan penelitian kualitatif lebih kepada narasi yang ditampilkan bersifat kreatif dan mendalam serta menunjukkan karakteristik naturalistik yang penuh keotentikan data penelitian.

Contoh judul proposal penelitian kualitatif  Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula

2. Proposal Penelitian Kuantitatif

Proposal penelitian kuantitatif dibuat dengan menggunakan pendekatan deduktif-induktif.

Dikembangkan permasalahan beserta pemecahan yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.

Pendekatan deduktif-induktif merupakan suatu pendekatan yang diawali dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, ataupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya.

Adapun bentuk atau cara melakukan penelitian kuantitatif ini adalah dengan menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui

Kemudian dalam bentuknya, penelitian kuantitatif ini lebih banyak menggunakan logika hipotesis. Caranya yaitu dimulai dengan berfikir deduktif untuk menurunkan hipotesis.

Setelah itu melakukan pengujian di lapangan dan kesimpulan atau hipotesis tersebut ditarik berdasarkan data empiris.

Oleh karena itulah proposal penelitian kuantitatif ini lebih kepada menentukan indek-indek dan pengukuran empiris.

Data-data proposal penelitian yang ada kemudian dikembangkan menjadi sebuah permasalahan – permasalahan disertai dengan pemecahan masalahnya.

Kemudian diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.

3. Proposal Penelitian Pengembangan

Proposal penelitian pengembangan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang aktual dengan metode pengkajian kegiatan atau penelitian yang sudah ada untuk dikembangkan menjadi rancangan yang baru.

Secara ringkasnya, proposal penelitian penelitian pengembangan ini bisa dibilang sebagai proposal yang meneliti masalah lanjutan yang pernah diteliti dan ditulis sebelumnya.

Adapun dalam penekanannya, jenis proposal penelitian pengembangan ini lebih menitik beratkan kepada teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, atau temuan-temuan penelitian untuk memecahkan masalah yang ada.

Kemudian dari segi format penulisan atau pembuatan proposal penelitian pengembangan sangat berbeda dengan dengan proposal penelitian yang ditulis berdasarkan kegiatan penelitian.

Jenis proposal penelitian pengembangan ini ada karena dapat menjadi penghubung atau pemutus kesenjangan antara penelitian dasar dengan penelitian terapan.

Sehingga karakteristik kegiatan pengembangan dan kegiatan penelitian berorientasi pada hasil berbeda.

Walaupun sama-sama melakukan penelitian, tetapi penelitian pengembangan dilakukan untuk mengaplikasikan temuan atau teori untuk memecahkan suatu permasalahan, bukan untuk mencari jawaban atas suatu permasalahan.

4. Proposal Penelitian Kajian Pustaka

Proposal penelitian kajian pustaka dibuat dengan menggunakan bahan-bahan pustaka yang relevan untuk memecahkan suatu permasalahan yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan atau kajian kritis dan mendalam.

Adapun cara atau metode yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan berbagai data dan juga informasi dari sumber pustaka yang relevan atau sesuai, kemudian disajikan dengan cara untuk keperluan baru.

Dalam proses pembuatannya, dibutuhkan bahan-bahan pustaka sebagai sumber ide untuk menggali pemikiran atau gagasan baru dan sebagai bahan dasar untuk melakukan deduksi dari pengetahuan yang telah ada.

Ini membuat hasil dari penelitian dapat dikembangkan kerangka teori baru, atau sebagai dasar pemecahan masalah.

[ BARU ] : Contoh Proposal Kegiatan yang Kreatif

 

Cara Membuat Judul Proposal Penelitian

Cara Membuat Judul Proposal Penelitian - bosmeal.com
Gambar Cara Membuat Judul Proposal Penelitian Ilmiah

Mungkin sebagian dari teman-teman agak kebingungan dalam menentukan judul penelitian. Selain tata cara atau aturan yang sudah disebutkan diatas, masih ada aturan-aturan tambahan yang harus teman-teman perhatikan. 

Terlepas teman-teman sudah mendapatkan pokok permasalahan atau belum, jika judul penelitian yang dibuat kurang atau tidak menarik maka orang akan menganggap sebelah mata penelitian kita.

Walaupun pokok permasalahan yang akan kita bahas itu sangat penting atau urgent.

Selain juga judul yang baik dan benar dapat diketahui dari cirinya yang tegas dan jelas dalam menunjukkan satu atau beberapa variabel bebas (independent variable).

Variabel ini yang dipandang sebagai faktor antecedent (sebab) dan satu variabel terikat (dependent variable) yang dipandang sebagai akibat, serta menunjukkan juga lokasi penelitian secara jelas.

Selanjutnya dalam pemilihan judul, walaupun di atas sudah dijelaskan tetapi cara membuatnya tidaklah sesederhana itu. 

Setelah point-point judul sudah didapatkan sesuai dengan tata cara di atas, teman-teman perlu juga melanjutkan dalam membuat starting point penyusunan proposal.

Starting point ini memiliki banyak kegunaan. Selain bisa digunakan sebagai asumsi asumsi atau anggapan dasar peneliti terhadap fenomena yang akan dikritisi pada penelitian, juga bisa dijadikan acuan untuk membuat kerangka proposal atau outline proposal penelitian. 

Adapun starting point yang perlu diperhatikan dalam cara membuat judul proposal penelitian sebagai berikut:

1. Memilih Kata Judul yang Menarik

Judul penelitian yang dibuat haruslah menarik minat kita sebagai peneliti. Apabila sejak awal judul yang sudah kita buat kurang menarik minat kita maka sebaiknya judul tersebut diganti saja. 

Judul yang menarik minat kita sebagai peneliti akan dapat membangkitkan keinginan serta niatan untuk menyelesaikan penelitian dengan sungguh-sungguh dengan melalui setiap langkah penelitian, terutama keinginan untuk memperoleh kebenaran ilmiah.

2. Memilih Judul yang Bisa Diselesaikan

Setelah judul yang kita buat menarik minat kita sebagai peneliti, kita juga harus bisa mengukur diri sendiri, mampu tidak kita menyelesaikan penelitian ini? 

Ini karena judul yang sudah selesai dibuat akan memiliki imbas yang besar kedepannya. Untuk itulah judul yang dipilih mampu untuk kita kerjakan sampai selesai.

Kita sebagai peneliti harus mampu mengukur kemampuan pengetahuan dan keterampilan.

Jika kita sudah memilih judul yang bisa kita kerjakan maka kita sebagai peneliti akan mampu memecahkan permasalahan dengan judul yang dipilih.

3. Memiliki Manfaat Praktis dan Penting Dilakukan

Apa jadinya jika penelitian yang sudah kita lakukan ternyata tidak ada manfaatnya? Untuk itulah ketika kita akan melakukan penelitian, ketika memilih judul maka sebagai peneliti kita harus memertimbangan manfaat dan kegunaan penelitian yang sangat penting. 

Penelitian yang sudah dilakukan dengan kerja keras, susah payah, hendaknya hasilnya berguna untuk diri, masyarakat dan ilmu pengetahuan.

4. Tersedia Cukup Data Untuk Judul Penelitian

Selanjutnya setelah tiga point terlewati, kita sebagai peneliti juga harus mempertimbangkan kecukupan data atau referensi. Ini menunjukkan penelitian yang kita lakukan bukan berawal dari hal yang kosong atau angan-angan belaka. 

Untuk itulah pemilihan judul penelitian hendaknya didukung oleh data yang cukup tersedia dan meyakinkan peneliti untuk menelitinya. 

Data-data penelitian yang dimaksud meliputi data sekunder serta data primer, dari kepustakaan yang ada untuk memperoleh teori dan konsep-konsep yang kelak digunakan untuk menyusun hipotesis penelitian.

5. Menghindari Duplikasi Judul

Hal yang tidak kalah penting dalam pembuatan judul adalah menghindari plagiasi.

Untuk itu sebelum judul penelitian dibuat, sebaiknya kita sebagai peneliti harus banyak-banyak mencari informasi judul penelitian yang sudah ada.

Ini untuk menghindari kesamaan judul, karena jika terdapat dua judul yang sama, orang sering mengatakan salah satunya tiruan atau plagiat.

Nah starting point di atas selain sebagai langkah awal menentukan judul secara tidak langsung juga bisa menjadi point-point latar belakang proposal penelitian. 

Starting point di atas cara membuat judul proposal penelitian diatas sangat berguna dalam membuat proposal penelitian.

Sebagai langkah awal pembuatan outline latar belakang proposal agar tidak semakin melebar dan pembahasan menjadi semakin fokus pada permasalahan yang akan diangkat atau diteliti.

Kumpulan Contoh Proposal Penelitian Ilmiah

Setelah kita membahas tentang tata cara pembuatan proposal penelitian, alangkah baiknya jika kita bersama mengetahui contoh proposal penelitian ilmiah langsung untuk lebih mudah memahaminya.

Dari teori-teori atau cara membuat proposal penelitian ditambah dengan contoh proposal penelitian ilmiah berikut, diharapkan akan semakin memudahkan kita dalam mengembangkan proposal penelitian yang akan kita buat.

Contoh proposal penelitian ini juga berguna untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara membuat proposal penelitian ilmiah yang kemudian kita implementasikan pada karya kita.

1. Contoh Proposal Penelitian Skripsi

Contoh Proposal Penelitian Skripsi - Bosmeal.com
Gambar Contoh Proposal Penelitian Skripsi pdf

Sebagai seorang peneliti tentunya tidak akan mengabaikan setiap permasalahan yang ada. Apalagi jika peneliti tersebut melakukan penelitian yang dikerjasamakan. 

Nah berikut ini contoh proposal penelitian skripsi tentang limbah tebu sebagai bahan bakar.

Judul Proposal Penelitian Skripsi : Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian Skripsi dengan judul Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula.

Selama pembuatan proposal ini, tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak terutama kepada Dosen pembimbing skripsi dan juga teman-teman seperjuangan

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan proposal penelitian  ini dan jauh dari sempurna.

Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk menyempurnakan penulisan penulisan proposal penelitian skripsi ini. Semoga penulisan penulisan proposal penelitian ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

 Blora,  8 Februari 2019

 

Penulis

 

BAB I 

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada saat sekarang ini, di Indonesia sudah mulai merebak berbagai macam industri. Baik itu berskala kecil seperti industri rumahan maupun yang berskala besar seperti pabrik. 

Saat ini sudah banyak ditemukan berbagai macam industri walaupun letaknya di lingkungan yang dekat dengan pemukiman penduduk.

Letak industri yang dekat dengan pemukiman membuat mau tidak mau warga akan ikut merasakan dampak dari segi positif maupun negatifnya.

Dampak positif dari industri tersebut adalah terserapnya orang-orang lokal untuk bekerja di tempat tersebut.

Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan adalah pencemaran lingkungan baik itu berupa limbah gas, padat maupun cair.

Dari dampak pencemaran tersebut tentu yang paling terasa adalah limbah padat yang membutuhkan tempat berskala besar.

Limbah-limbah yang ada jika tidak ditangani segera bukan tidak mungkin akan merusak lingkungan sekitar.

Bila tidak ada penanganan terkait limbah-limbah pabrik bukan tidak mungkin jika perindustrian yang sudah ada tidak akan bisa bertahan lama tanpa adanya penanganan limbah industri miliknya.

Dalam penanganan limbah jika tidak diproses dengan baik dan benar maka bukan tidak mungkin yang pada dasarnya limbah tersebut memiliki nilai manfaat akan terbuang percuma.

Memang pada dasarnya masih banyak pabrik-pabrik yang membuang limbah begitu saja tanpa mengetahui lebih jauh manfaat dari limbah tersebut.

Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa ada pula yang sudah menerapkan sistem pengolahan limbah untuk mengurangi dampak yang akan ditinggalkan.

Bahkan ada pula pabrik atau tempat usaha yang sudah memanfaatkan limbah agar menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai jual dan manfaat.

Pengolahan tersebut tentunya melalui beberapa proses tertentu, tergantung tempat usaha.

Salah satu limbah yang sudah diolah dan menjadi sebuah produk baru adalah limbah atau sisa pembuatan gula.

Pengolahan limbah pembuatan pabrik gula ini dibuat menjadi kompos, batako dan lain sebagainya.

Adapun pengolahan limbah menjadi barang yang bermanfaat sangat penting dilakukan terutama untuk mengatasi permasalahan limbah di kota besar.

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa di kota-kota besar seringkali terjadi penumpukan sampah, limbah organik industri dan juga limbah pertanian dan perkebunan.

Kemudian salah satu cara memanfaatkan limbah pembuatan gula adalah dengan dibuat menjadi sistem pembangkit listrik atau generator biomass yang paling optimal.

Adapun bentuknya dengan menggunakan model sistem pembangkit listrik grid-connected. 

Untuk perhitungannya sendiri, hasil dari potensi biomassa tebu atau feedstock biomass dengan memanfaatkan ampas tebu sebagai sumber energi generator 1, generator 2, generator 3.

Kemudian dihitung penggunaan konsumsi daya pada industri yang dengan secara menyeluruh dengan menggunakan bantuan perangkat lunak yakni HOMER versi 2.68.

Kemudian dari hasil simulasi dan juga pengoptimalan dengan bantuan software HOMER menunjukkan bahwa secara keseluruhan sistem yang paling optimal untuk diterapkan di PT. Madubaru (PG/PS Madukismo) system pembangkit listrik (100%) dengan Grid PLN (0%).

Dalam penghitungannya, penggunaan konsumsi listrik dari PLN dihitung 0% karena konsumen tidak menggunakan menggunakan konsumsi listrik PLN.

Akan tetapi konsumen menggunakan pembangkit listrik hasil limbah tebu dan mampu menampung daya konsumsi seluruh sektor industri.

Dari hasil analisa aplikasi Homer Energy, total daya yang dihasilkan dari pembangkit 1,2 dan 3 adalah sebesar 15,024,411 kWh/tahun.

Berdasarkan data-data yang sudah ada di atas, penulis merasa perlu pengkajian lebih jauh terkait dengan pemanfaatan limbah tebu sebagai pembangkit listrik.

Untuk itulah penulis mengambil judul “Analisis Potensi Limbah Tebu Sebagai Pembangkit Listrik Energi Biomassa Di Pabrik Gula di PG.Madukismo Yogyakarta”.

B. Rumusan Masalah

Agar penelitian lebih terarah maka dibutuhkanlah rumusan masalah.

Adapun dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah sebagai berikut ini:

  1. Bagaimanakah potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik?
  2. Bagaimana analisis penerapan ampas tebu di pabrik gula?

C. Batasan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka dalam pembahasan tugas akhir penelitian ini dibatasi pada :

  1. Pengambilan data hanya dilakukan Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta.
  2. Analisis perhitungan daya dan beban hanya terpusat melalui Homer.

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah

  1. Untuk menghitung potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik
  2. Untuk mengetahui hasil analisa energi biomassa tebu sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan di masyarakat.

E. Manfaat Penelitian

Adapun hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan manfaat ke berbagai pihak yaitu:

  1. Bagi penulis
    • Untuk menambah wawasan bagi peneliti dan juga menjadi pedoman untuk menghadapi masalah bahan bakar yang saat ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan.
  1. Bagi Universitas
    • Sebagai bahan referensi akademis dan keinsinyuran untuk pengembangan jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta selanjutnya.
  1. Bagi Masyarakat dan Industri
    • Dapat dijadikan sebagai penyedia energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan.
    • Sebagai bahan referensi energi alternatif yang mandiri dan tidak tergantung pada energi fosil. 
    • Dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang energi alternatif untuk daerah yang tertinggal agar lebih maju dan sejahtera.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Landasan Teoritik

B. Telaah Pustaka

C. Kerangka Pemikiran

BAB III

METODE PENELITIAN

Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian study research atau penelitian studi pustaka. 

Adapun caranya adalah dengan cara melihat dan mencari literatur yang sudah ada untuk memperoleh data yang berhubungan dengan analisis pada penulisan tugas akhir.

Selain itu juga dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan langkah field research atau penelitian lapangan.

Penelitian lapangan adalah penelitian yang berupa peninjauan ke lokasi serta berdiskusi atau wawancara dengan pihak-pihak yang terkait.

Hasil diskusi atau wawancara kemudian diolah untuk menjadi data yang layak dan dibutuhkan dalam penulisan tugas akhir ini. 

Adapun penyusunan laporan penelitian tugas akhir ini setelah dilakukan pengujian data-data dan analisa yang diperoleh dan disusun dalam sebuah laporan tertulis.

Nah itu tadi contoh proposal penelitian skripsi yang bisa teman-teman buat. Untuk BAB II TINJAUAN PUSTAKA sengaja tidak penulis cantumkan karena data tersebut bersifat pribadi. 

Buat para pembaca yang kami hormati, dalam membuat tinjauan pustaka, teman-teman bisa melihat kembali catatan yang sudah ada di atas.

Kemudian untuk BAB III Metode penelitian hanya penulis cantumkan secara ringkas saja. Teman-teman bisa mengembangkan sendiri contoh metodologi penelitian seperti yang sudah ada di atas.

Jangan lupa untuk banyak membaca buku-buku pendidikan tentang metodologi penelitian.

2. Contoh Proposal Penelitian Pendidikan

Contoh Proposal Penelitian Pendidikan - Bosmeal.com
Contoh Proposal Penelitian Pendidikan Kualitatif pdf

Jenis proposal pendidikan pada umumnya terbagi menjadi dua jenis yaitu proposal pendidikan kualitatif dan proposal pendidikan kuantitatif. 

Nah berikut ini contoh proposal pendidikan kualitatif yang bisa teman-teman kembangkan.

Judul: Upaya Guru BK dalam Meningkatkan Self Control Remaja Di MA Nurul Azhar Ngawi

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Bagi para remaja pastinya akan memasuki masa pubertas. Masa pubertas atau adolescensia merupakan masa perkembangan sifat tergantung pada (dependence) orang tua kearah kemandirian (independence), minat-minat seksual, perenungan diri, perhatian pada nilai-nilai estetika dan isu-isu moral.

Usia remaja sendiri merupakan usia yang berlangsung antara 11 – 13 tahun hingga 18 – 20 tahun dan merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. 

Dalam perkembangan remaja sendiri sering muncul suatu pertanyaan “Sejauh mana remaja dapat mengamalkan nilai-nilai yang sudah di anutnya serta yang telah dicontohkan kepada mereka?”

Sebagai seorang remaja tentunya memiliki tugas perkembangan untuk mempelajari apa yang diharapkan oleh kelompoknya.

Kemudian menyesuaikan tingkah lakunya dengan harapan sosial tanpa bimbingan, pengawasan, motivasi, serta ancaman sebagaimana pada waktu kecil.

Seorang remaka juga memiliki kewajiabn untuk mampu mengendalikan tingkah lakunya karena dia bukan lagi tanggung jawabguru, orang tua atau orang lain.

Kohlberg dalam disertasi doktoralnya pada tahun 1958 yang judul “The Developmental of model of moral Think and choice in the years 10 to 16”.

Menyebutkan tahap-tahap perkembangan moral pada individu bisa di bagi yaitu sebagai berikut:

  1. Tingkat Prakonvensional

Pada tingkatan ini anak-anak akan lebih tanggap pada aturan-aturan budaya dan juga budaya mengenai baik atau buruk, benar atau salah. 

Akan tetapi semua itu semata-mata ditafsirkan sudut pandang sebab akibat fisik atau kenikmatan perbuatan (hukuman, keuntungan, pertukaran dan kebaikan).

  1. Tingkat Konvensional

Pada tahapan ini bentuk pola pkir anak hanyalah menurut pada harapan keluarga, kelompok ataupun bangsa.

Seorang anak pada tahap ini hanya memandang bahwa hal tersebut penting bagi dirinya sendiri, tanpa mengindahkan akibat yang segera dan nyata.

  1. Tingkat Pasca-konvensional

Dalam tahapan ini seorang anak sudah ada usaha untuk merumuskan nilai-nilai serta prinsip moral yang dimiliki keabsahan dan dapat diterapkan.

Mereka mencoba melepas dari otoritas kelompok atau orang yang berpegang terhadap prinsip-prinsip tersebut dan terlepas pula dari identifikasi individu sendiri dengan kelompok itu.

Piaget sendiri pun memiliki pendapat bahwa pada masa remaja, mereka sudah menjapai tahapan formal dalam kemampuan kognitifnya.

Sehingga pada masa ini yakni masa remaja mereka sudah dapat mempertimbangkan sema kemungkinan untuk mengatasi suatu problem dari beberapa sudut pandang serta berani mempertanggung jawabkan.

Hal ini membuat Kohlberg memiliki pendapat jika perkembangan moral ketiga diatas, maka tahap moralitas pasca-konvensional harus di gapai selama masa remaja.

Untuk bisa sampai pada tahap pasca-konvensional, perlu direrimanya dua tahapan prinsip, yakni dalam keyakinan moral harus ada fleksibilitas.

Ini membuat perbaikan dan perubahan standar moral memungkinkan untuk dilakukan jika menguntungkan semua anggota kelompok.

Tahapan yang kedua adalah bisa menyesuaikan diri dengan standar sosial serta ideal untuk menjahui hukuman sosial terhadap dirinya pribadi.

Hal ini menjadikan perkembangan moralnya tak lagi atas dasar keinginan pribadi, akan tetapi sudah mampu mernghormati orang lain.

Akan tetapi pada kenyataannya masih sulit menemukan remaja yang mencapai tahap pasca-konvensional. Selain itu bahkan seringkali ditemukan para remaja yang baru mencapai tahap prakonvensional.

Fenomena banyaknya remaja yang baru mencapai tahap prakonvensional masih banyak dijumpai. Pada umumnya mereka masih duduk di bangku SMA/SMK, seperti:

  1. Berperilaku tidak terpuji, meremehkan peraturan dan disiplin sekolah yang ada
  2. Senang berfoya-foya dan bergerombol/berkelompok
  3. Mentaati peraturan sekolah, karena satu hal, takut pada hukuman

Di kalangan remaja sering kali terdengar atau terlihat kasus perkelahian,tawuran terjadi antar remaja yang tidak jelas sebabnya. 

Bahkan pertikaian ini bisa meningkat menjadi permusuhan kelompok, yang dapat menimbulkan korban pada kedua belah pihak.

Banyaknya kasus atau kejadian tersebut akan berbanding terbalik dengan pertanyaan yang ditanyakan kepada pada remaja.

Jika mereka ditanya, apa yang menyebabkan para remaja berbuat kekerasan terhadap sesamanya? Kemudian apa yang menjadi masalah sehingga peristiwa yang “memalukan” itu bisa terjadi?

Para remaja mayoritas akan menjawab tidak tahu. Mereka tidak sadar mengapa mereka bisa begitu cepat tersulut amarahnya dan menjadi ikut berkelahi.

Fenomena yang terjadi di atas memberikan gambaran bahwa suatu upaya bagi para remaja untuk menggapai moralitas dewasa; mengganti konsep moral yang bersifat khusus dengan konsep moral yang bersifat umum. 

Serta merumuskan konsep yang baru dikembangkan dalam kode moral untuk pedoman tingkah laku, dan mengendalikan tingkah laku pribadi, adalah upaya yang tidak mudah dicapai bagi mayoritas remaja itu sendiri.

Kemudian menurut Rice, yang dimaksud masa remaja merupakan masa peralihan individu yang mempunyai kematangan. Pada masa tersebut, terdapat dua hal penting yang menyebabkan remaja melakukan pengendalian diri.

Yang pertama bersifat eksternal, yakni adanya perubahan dalam lingkungan. 

Perubahan ini terjadi ketika masyarakat dunia sedang mengalami banyak perubahan dengan begitu cepat. Perubahan ini dapat membawa berbagai dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif bagi remaja.

Yang kedua bersifat internal, yakni karakteristik dalam diri remaja yang membuat relatif lebih bergejolak dibanding dengan masa perkembangan lainnya (storm and stress period).

Agar para remaja yang sedang mengalami perubahan cepat di dalam tubuhnya itu dapat menyesuaikan diri dengan keadaan perubahan tersebut, maka perlu dilakukan berbagai usaha baik dari pihak orang tua, guru maupun orang dewasa lainnya.

Sementara itu konselor yang salah tugasnya sebagai pembimbing adalah untuk mendidik. Demikian juga guru harus membantu murid-muridnya supaya mencapai tahap kedewasaan secara optimal.

Adapun maksud dari kedewasaan yang optimal atau sempurnya yakni sesuai dengan kodrat yang dimiliki murid.

Sementara guru sendiri memiliki peran untuk memperhatikan aspek-aspek pribadi pada setiap murid.

Aspek-aspek tersebut antara lain kematangan, kebutuhan, kemampuan, kecakapannya dan sebagainya supaya mereka dapat mencapai tingkat perkembangan dan kedewasaan yang optimal.

Peran serta terhadap remaja disamping orang tua, konselor di sekolah juga berperan penting dalam membantu remaja untuk mengatasi kesulitanya.

Seorang konselor harus memiliki keterbukaan hati untuk membantu kesulitan yang dialami oleh remaja. Ini akan menjadikan remaja sadar akan sikap serta tingkah lakunya yang kurang baik.

Seorang remaja diharapkan memilki kemampuan pengendalian diri (self control) yang matang, maka dia dapat lebih bisa mengendalikan dan menahan tingkah laku yang bersifat tidak terpuji dan merugikan orang lain. 

Selain itu juga diharapkan mampu mengendalikan serta menahan tingkah laku yang bertentangan pada norma-norma sosial yang berlaku.

Dari fenomena yang terdapat diatas penulis sangat tertarik untuk meneliti bagaimana pendidikan anak dalam keluarga buruh dengan judul “Upaya Guru Bk Dalam Meningkatkan Self Control Remaja Di Ma Nurul Azhar Ngawi”

B. Fokus Penelitian

Agar penelitian ini menjadi lebih fokus, maka penulis memfokuskan penelitian terhadap Guru BK dalam rangka meningkatkan Self Control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi.

Adapun fokus penelitian ini tertuju pada tujuan, kegiatan sosial dan keagamaan yang dilakukan dalam meningkatkan self control hasil yang digapai, serta faktor pendukung dan penghambat.

C. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka ditarik rumusan masalah penelitian sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah Upaya yang dilakukan Guru BK dalam meningkatkan Self Control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi?
  2. Hasil apa yang digapai dalam meningkatkan self control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi?
  3. Apa faktor saja pendukung dan penghambat terhadap peningkatan Self Control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi?

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitain ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mendiskripsikan upaya-upaya yang dilakukan Guru BK dalam angka meningkatkan self control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi.
  2. Kemudian untuk menjelaskan hasil yang diraih dalam meningkatkan self control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi.
  3. Untuk menguraikan faktor pendukung dan penghambat terhadap peningkatan self control siswa di MA Nurul Azhar Ngawi.

E. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang akan didapatkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut

  • Manfaat teoritis

Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memetakan tatacara Guru BK di MA Nurul Azhar Ngawi dalam memberikan bimbingan konseling dapat membentuk self control siswa.

  • Manfaat praktis

Adapun manfaat praktis dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dan referensi di dalam menentukan kebijakan lebih lanjut bagi MA Nurul Azhar Ngawi mengenai peranan Guru BK dalam membantu siswa siswa untuk membentuk self control yang baik.

BAB II

STUDI KEPUSTAKAAN

Untuk memperkuat suatu penelitian, dibutuhkanlah yang namanya studi kepustakaan. Studi kepustakaan ini dilakukan dengan cara mencari serta menemukan teori-teori yang akan di jadikan landasan penelitian, yaitu:

Kontrol diri (Self Control) merupakan kemampuan untuk membimbing tingkah laku/etika sendiri; kemampuan untuk membimbing tingkah laku sendiri; kemampuan untuk menekan atau merintangi impuls-impuls atau etika laku impulsif.

Sementara Averill menyebut kontrol diri dengan istilah kontrol personal. Kemudian Averil membagi kontrol personal menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Kontrol perilaku atau Behavior Control terdiri dalam dua komponen, yaitu kemampuan mengatur pelaksanaan (regulated administration) dan kemampuan memodifikasi stimulus (stimulus modifiability).
  2. Kontrol kognitif atau Cognitive control terdiri dari dua komponen, yakni memperoleh informasi (information gain) dan melakukan penilaian (appraisal).
  3. Decisional Control adalah kemampuan seseorang dalam memilih hasil atau suatu tindakan berdasarkan pada sesuatu yang diyakini atau disetujui nya.

Kontrol diri di dalam menentukan pilihan dapat berfungsi dengan baik, dengan adanya suatu kesempatan, kebebasan atau kemungkinan pada diri individu untuk memilih berbagai kemungkinan tindakan.

Kemudian aspek-aspek yang digunakan untuk mengukur kontrol diri sebagai berikut:

  1. Kemampuan dalam mengontrol tingkah laku
  2. Kemudian kemampuan dalam mengontrol stimulus
  3. Kemampuan dalam mengantisipasi suatu peristiwa atau kejadian
  4. Selanjutnya kemampuan dalam menafsirkan peristiwa atau kejadian.
  5. Kemampuan dalam mengambil keputusan.

Bagi orang dewasa, terdapat tiga langkah untuk membangun kontrol diri pada anak yakni:

  1. Langkah pertama adalah memperbaiki perilaku terlebih dahulu. Bila perilaku orang dewasa sudah baik maka akan mudah dalam memberikan contoh control diri untuk anak dan menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan prioritas utama.
  2. Langkah kedua yaitu membantu anak menumbuhkan sistem regulasi internal. Hal ini bisa bisa menjadi motivator bagi diri mereka sendiri khususnya.
  3. Langkah ketiga yaitu mengajarkan cara membantu anak menggunakan kontrol diri ketika menghadapi masalah dan stres. Dengan mengajarkan kepada anak cara untuk berfikir dahulu sebelum bertindak akan membuat mereka memilih sesuatu yang aman dan baik untuk dirinya maupun orang lain.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif sendiri memiliki karakteristik yang alami atau natural setting. Dalam prosesnya, penelitian kualitataif lebih mementingkan proses daridapa hasil. 

Bukan berarti hasil itu tidak menjadi penting, tetapi proses pencarian data yang kemudian dideskripsikan dalam setiap langkah merupakan hal yang tidak bisa ditinggalkan. 

Proses analisis dalam penelitian kualitatif lebih cenderung menggunakan analisis induktif serta makna merupakan hal yang esensial.

Adapun dalam penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus atau case study.

Penelitian studi kasus sendiri merupakan penelitian yang dilakukan secara intensif untuk mempelajari latar belakang keadaan sekarang, serta interaksi lingkungan suatu unit sosial individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat.

B. Tempat Penelitian

Kegiatan penelitian ini dilakukan di MA Nurul Azhar Ngawi dengan pertimbangan MA atau Madrasah Aliyah yang setingkat dengan SMA memiliki konotasi perilaku yang tidak begitu baik menurut pandangan masyarakat. 

Ini membuat Konselor di MA sangat berperan dalam memantau penyimpangan perilaku para siswa di dalamnya

C. Instrumen Penelitian

Adapun instrumen penelitian ini yang menjadi instrumennya adalah peneliti itu sendiri. 

D. Sumber Data

Sumber data penelitian di bagi menjadi dua, yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun dalam penelitian ini, sumber data primernya adalah kata-kata dan tindakan. 

Kemudian sumber data sekundernya adalah dokumen, data dan data-data yang mendukung lainnya.

E. Teknik Pengumpulan Data

Dalam mengumpulkan informasi penelitian, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. 

Bagi seorang peneliti, fenomena penelitian kualitatif dapat di mengerti maksudnya secara baik. 

Dengan catatan jika penelitian dilakukan dengan interaksi dan subyek melalui wawancara mendalam dan observasi pada latar. 

Kemudian teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dilakukan dengan percakapan yang memiliki maksud dan tujuan tertentu.

Proses wawancara memiliki maksud dan tujuan antara lain

  • Mengkonstruksi mengenai orang, kejadian, kegiatan organisasi, perasaan, motivasi, tuntutan, kepedulian dan lain sebagainya.
  • Mengkonstruksikan kebulatan-kebulatan demikian yang dialami pada masa lalu.

Dalam penelitian denann menggunakan teknik wawancara, yang digunakan oleh seorang peneliti adalah melakukan wawancara mendalam yang berhubungan dengan fokus permasalahan.

Ini membuat data-data yang dibutuhkan di dalam penelitian bisa didapatkan dan terkumpul secara maksimal.

Sementara subjek peneliti dengan teknik Purposive Sampling yakni pengambilan sampel yang bertujuan untuk memenuli kepentingan peneliti.

Adapun informan yang akan dijadikan sebagai sumber data adalah

  1. Kepala Sekolah MA Nurul Azhar Ngawi;
  2. Guru Bimbingan dan Konseling MA Nurul Azhar Ngawi;
  3. Seluruh Wali Kelas MA Nurul Azhar Ngawi

Selanjutnya dalam penelitian kualitatif, observasi diklarifikasikan menjadi tiga cara yakni:

Pertama, pengamat memposisikan diri sebagai partisipan maupun non partisipan. Artinya pengamat atau peneliti iku dalam kegiatan di dalamnya, masuk ke dalam sistemnya dan juga melakukan wawancara dan lain sebagainya.

Kedua, observasi dilakukan terus terang maupun penyamaran. Maksudnya dalam melakukan pengamatan, peneliti terlebih dahulu mengamati prosesnya dari luar untuk melihat keadaan riil di dalamnya sebagai landasan data awal penelitian sebelum memasuki sistem yang ada di dalamnya.

Ketiga, Setelaha melalui dua cara tersebut dan mendapartkan data yang ada maka peneliti kemudian memposisikan diri sebagai partisipan.

Selanjutnya teknik Dokumentasi dengan cara mengumpulkan data dari sumber non insani, sumber ini terdiri dari dokumen dan rekaman.

F. Teknik Analisis Data

Setelah proses pengumpulan data, tahap selanjutnya dalam meotodologi penelitian adalah menganalisis data yang sudah terkumpul.

Untuk menganalisis data, dibutuhkan teknik analisis data. Dalam teknik analisis data dibutuhkan pengelolahan dan analisa data.

Analisis data sendiri merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi.

Data-data yang sudah terkumpul kemudian disusun kedalam satu kategori, lalu menjabarkannya ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusunnya ke dalam pola, memilih mana yang penting dan akan dipelajari, serta membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh dirinya sendiri atau orang lain.

Adapun dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis data kualitatif, sehingga analisis data selama dilapangan menggunakan model spradley.

Model spradley sendiri merupakan proses analisis data yang disesuaikan dengan tahapan dalam penelitian, adalah:

  1. Teknik analisis data tahap pertama menggunakan pengumpulan data grand tour question, yakni  memilih situasi sosial (place, actor, activity).
  2. Teknik analisis data tahap kedua setelah memasuki lapangan, dimulai dengan menetapkan seorang informan sebagai “key informan” yang merupakan informan yang, berwibawa dan dipercaya. Sehingga informan dapat “membukakan pintu” kepada peneliti untuk memasuki obyek penelitian.

Selanjutnya peneliti melakukan wawancara kepada informan tersebut, dan mencatat hasil wawancara yang dilakukan. 

Kemudian perhatian dari peneliti terhadap objek penelitian proses wawancara dengan cara mengajukan pertanyaan deskriptif.

Selanjutnya data-data hasil wawancara dianalisis agar menjadi lebih runtut. Terakhir hasil dari analisis wawancara berikutnya peneliti melakukan analisis domain.

  1. Teknik analisis data tahap ketiga adalah menentukan fokus dengan melakukan observasi terfokus. Proses analisis data pada tahap ini dilakukan menggunakan analisis taksonomi.
  2. Tahap keempat teknik analisis data adalah tahap selection dengan melakukan observasi terseleksi. Caranya peneliti mengajukan pertanyaan kontras, yang dilakukan dengan analisis komponensial.
  3. Memasuki tahap kelima, hasil darianalisis komponensial, melalui analisis tema peneliti menemukan tema-tema budaya. Pada tahapan terakhir ini peneliti menuliskan temuan-temian yang ada berdasarkan fokus peneliian yang dibuat dalam bentuk laporan penelitian kualitatif.

Nah itu tadi contoh proposal penelitian pendidikan tentang tindakan kelas yang dapat dijadikan acuan. 

Selain contoh proposal penelitian pendidikan di atas, perlu juga sekiranya dibuatkan rancangan anggaran belanja penelitian. Berikut ini contoh rencana anggaran biaya dalam proposal penelitian:

No KeteranganQty Harga  Jumlah 
1Lapangan   
akuesioner4 Rp         40.000 Rp         160.000
bbolpoin untuk mengisi kuesioner4 Rp         20.000 Rp            80.000
cinput data2 Rp      500.000 Rp      1.000.000
dkonsumsi 8 Rp      100.000 Rp         800.000
etransport8 Rp      200.000 Rp      1.600.000
ffotokopi1 Rp   3.000.000 Rp      3.000.000
gjilid10 Rp           5.000 Rp            50.000
2ATK   
akertas2 Rp         60.000 Rp         120.000
btinta printer4 Rp         50.000 Rp         200.000
cperawatan dan perbaikan komputer3 Rp      200.000 Rp         600.000
dperawatan dan perbaikan printer2 Rp      150.000 Rp         300.000
3HONORARIUM   
aKetua1 Rp   3.000.000 Rp      3.000.000
bsekretaris1 Rp   2.500.000 Rp      2.500.000
cAnggota1 Rp   2.000.000 Rp      2.000.000
dpenunjang penelitian1 Rp      500.000 Rp         500.000
epetugas survei4 Rp      100.000 Rp         400.000
4rapat-rapat   
akonsumsi rapat pembuatan proposal (3 kali)3 Rp      300.000 Rp         900.000
bsnack rapat pembuatan proposal3 Rp      150.000 Rp         450.000
ckonsumsi rapat pertengahan (2 kali)7 Rp      200.000 Rp      1.400.000
dsnack rapat pertengahan7 Rp      100.000 Rp         700.000
erapat pembuatan laporan penelitian (2 kali)7 Rp      200.000 Rp      1.400.000
 TOTAL   Rp   21.160.000

Dari contoh proposal penelitian pendidikan di atas bisa saja berbeda dengan penelitian kesehatan atau komunikasi.

Akan tetapi yang terpenting point-point penting dalam penelitian adalah tidak mengabaikan sistematika penelitian yang sudah ada.

Bagian Contoh Penutup Makalah yang Penting dan Harus ada

3. Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif - Bosmeal.com
Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif pdf

Jenis jenis penelitian selain penelitian kualitatif juga terdapat penelitian kuantitatif. Jika hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada proses penelitian, maka penelitian kuantitatif lebih menekankan pada hasil penelitian yang bersifat empiris. 

Untuk lebih mudahnya berikut ini contoh proposal penelitian kuantitati tentang motivasi belajar siswa.

Judul penelitian: Pengaruh Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Pati

A. Latar Belakang Masalah

Dewasa ini, game online seakan sudah menjadi hal yang lumrah bahkan menjadi hal yang wajib dilakukan oleh berbagai kalanngan. Terutama kalangan pelajar.

Keberadaan game online mulai mempengaruhi segala aktivitas sehari-hari para pelajar. Kondisi yang demikian bisa dilihat dari kecenderungan para remaja terutama yang sudah memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game online daripada kegiatan lainnya.

Hal ini jelas sangat mengkhawatirkan. Sebab para remaja usia sekolah seperti mereka seharusnya lebih baik menghabiskan waktu untuk kegiatan yang positif daripada “hanya” sekedar bermain game online.

Hal ini bukan berarti menganggap game online merupakan hal negatif. Akan tetapi dari perspektif sosiologi, seseorang yang menjadikan game online sebagai prioritas cenderung akan berkembang menjadi pribadi egosentris dan individualis.

Kedua sifat tersebut jelas sangat membahayakan bagi perkembangan individu yang bersangkutan ke depannya. 

Ditambah lagi berdasarkan hasil observasi pra penelitian yang sudah dilakukan pada tanggal 22-24 Februari 2018 di kelas X A-C SMA N 1 Playen ditemukan beberapa permasalahan. 

Prosentasi siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati 60% para siswa menghabiskan waktunya untuk bermain game online.

Hasil prosentasi tersebut didapatkan dari pengambilan data dengan menggunakan metode angket. 

Kemudian dalam proses aktivitas pembalajaran para siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati masih tergolong dalam kategori rendah, yang mana para siswa masih melakukan aktivitas lain dalam proses pembelajran.

Aktivitas tersebut diantaranya bermalas-malasan, tidur, bermain gadget, bercanda maupun berbicara ketika proses belajar mengajar berlangsung.

Permasalahan di atas tentunya dapat menghambat tujuan belajar itu sendiri. Para siswa tidak akan mencapai tujuan kognitif, afektif dan psikomotorik dari pembelajaran. 

Oleh karea itu perlu kiranya diadakan penelitian lebih lanjut dengan mengangkat judul “Pengaruh Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Pati”.

B. Pembatasan Masalah

Agar pembahasan dalam penelitian tidak melebar dan kemana-mana, maka dibutuhkan pembatasan masalah.

Demikian juga dalam penelitian ini, masalah yang dikaji adalah intensitas bermain game online yang dilakukan oleh siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati yang tergolong tinggi.

Kemudian ditambah lagi motivasi belajar siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati yang tergolong rendah.

C. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah

Adakah pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMA N 1 Pati?

D. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMA N 1 Pati

E. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian yang dilakukan dapat dibagi menjadi dua, yakni manfaat teoritik dan manfaat praktik

  1. Manfaat Teoritik
  1. Untuk menambah referensi kajian pengaruh game online terhadap motivasi belajar.
  2. Sebagai bahan acuan dan referensi pada penelitian sejenis yang dilakukan dimasa yang akan datang.
  1. Manfaat Praktis
  1. Untuk menambah pemahaman para pendidik tentang bahaya bermain game onlinte terhadap motovasi belajar siswa di sekolah.

F. Kajian Teori

Melihat latar belakang serta pembatasan masalah yang ada maka dalam proposal penelitian ini perlu kiranya dicantumkan dua teori, yakni motivasi belajar dan game online. 

Adapun kajian teori motivasi belajar melingkupi pengertian, fungsi, jenis, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi dan upaya untuk meningkatkannya. 

Sementara teori game online meliputi pengertian, jenis dan dampaknya terhadap kehidupan. Baik dari sisi positif maupun negatifnya.

G. Hipotesis

Berdasarkan masalah yang ada dapat diambil sebuah hipotesis jika terdapat pengaruh antara variabel aktivitas bermain game online dengan motivasi belajar siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati.

H. Desain Penelitian

Adapun desain penelitian yang dilakukan ini menggunakan desain ex-post facto.

Desain ini bentuknya dimana peneliti berusaha untuk meneliti sesuatu fakta yang telah terjadi di lapangan. 

Sementara penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model atau jenis penelitian kuantitatif sehingga menghasilkan data berupa kumpulan angka.

I. Populasi dan Sampel

Dalam penelitian ini, populasi dari penelitian merupakan seluruh siswa kelas X A-C SMA N 1 Pati yang berjumlah 90 orang.

Adapun sampel dalam penelitian ini setidaknya diambil 50% dari jumlah siswa masing-masing kelas untuk dijadikan subjek penelitian.

Untuk menentkan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Artinya peneliti memilih responden secara acak.

J. Instrumen Pengumpulan Data

Adapun isntrumen pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan instrumen angket tertutup.

Angket tertutup sendiri merupaka angket yang menyediakan berbagai pertanyaan serta opsi jawaban yang sudah ditentukan sehingga responden hanya dapat memberikan jawaban atau tanggapan terbatas dengan pilihan yang sudah disediakan.

Di dalam angket sudah disusun berbagai macam pertanyyan variabel yang diteliti, yaitu aktivitas bermain game online dan motivasi belajar.

K. Validitas data

Setelah data didapatkan, maka tahap selanjutnya adalah uji validitas data. Uji validitas data ini menggunakan empat validitas yaitu isi (content), konstruk (construct), konkuren (Concurrent) dan prediksi (predictive). 

Sementara alat ukur yang akan digunakan oleh peneliti untuk menguji validitas data penelitian adalah Product Moment dari Karl Pearson.

Product Moment dari Karl Pearson atau yang disebut juga dengan Korelasi Product Moment (KPM) merupakan alat uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif (uji hubungan) dua variabel bila datanya berskala interval atau rasio. 

Korelasi Product Momen atau KPM merupakan salah satu bentuk statistik parametris karena menguji data pada skala interval atau rasio.

Oleh karenanya ada syarat-syarat yang harus dilalui untuk dapat menerapkan alat ukur KPM, yaitu :

  1. Sampel diambil dengan teknik random (acak)
  2. Data yang akan diuji harus homogen
  3. Selanjutnya data yang akan diuji juga harus berdistribusi normal
  4. Data yang akan diuji bersifat linier

L. Analisis Data

Setelah dilihat validitas data, maka dibutuhkan pula analisis data. Dalam penelitian kuantitatif, teknik analisis data dibagi menjadi dua yakni kegiatan mendeskripsikan data dan melakukan uji statistik (inferensi).

Pendeskripsian data merupakan penggambaran data yang ada guna memperoleh bentuk nyata dari responden.

Hal ini akan membuat data yang ada menjadi mudah dimengerti peneliti atau orang lain yang tertarik dengan hasil penelitian yang dilakukan. 

Proses pendeskripsian data dilakukan bersamaan dengan uji statistik dengan pengukuran statistik deskriptif.

Nah itu tadi contoh proposal penelitian kuantitatif pendidikan tentang pengaruh game online terhadap motovasi belajar siswa.

Dalam contoh ini “mungkin” aga berbeda dengan sistematika penulisan proposal penelitian yang ada. 

Akan tetapi jika teman-teman perhatikan kembali, maka sub-sub bab yang ada akan memiliki kesamaan dengan sistematika penulisan di atas.

Jadi teman-teman tidak usah bingung ya.

4. Contoh Proposal Penelitian Kualitatif

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif - Bosmeal.com
Contoh Proposal Penelitian Kualitatif Pendidikan pdf

Memang kebanyakan dalam pembuatan proposal jika tidak menggunakan pendekatan kuantitatif maka akan menggunakan pendekatan kualitatif.

Berikut ini contoh proposal penelitian kualitatif dari SMK N 1 Wirosari Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran.

Judul Proposal penelitian : Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Wirosari.

A. Latar Belakang Masalah

Sudah jamak diketahui jika mode pembelajaran di Indonesia kebanyakan masih didukung oleh keaktifan dari guru itu sendiri. 

Keaktifan guru ini yang dimaksud adalah keaktifan dalam hal menenrangkan semua pelajaran yang ada. 

Sehingga praktis para siswa hanya mendengarkan pelajaran yang ada. Keatifan guru ini seharusnya disambungkan dengan semangat belajar para siswa.

Akan tetapi nyatanya berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI AP 1 dan 2 pada tanggal 1-7 April 2019 ditemukan beberapa permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. 

Permasalahan tersebut adalah yang pertama Pertama, sumber belajar yang digunakan oleh guru dan siswa belum memadai.

Hal ini karena materi-materi atau bahan ajar kurikulum 2013 edisi revisi belum ada.

Kedua  motivasi belajar siswa masih rendah ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Banyak dari siswa yang melakukan aktivitas lain seperti berbicara, bercanda, bermain gadget hingga tidur saat pelajaran.

Ketiga, prestasi belajar siswa sebagian masih rendah yang mana nilai ulangan harian mereka 65% diantaranya belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. 

Terakhir dari segi kompetensi keahlian administrasi perkantoran guru sendiri masih monoton atau belum bervariasi.

Strategi tersebut adalah ekspositori. Padahal dalam setiap mata pelajaran memiliki tujuan pembelajaran yang berbeda sehingga membutuhkan strategi yang berbeda pula.

Berdasarkan temuan dalam observasi ini, perlu kiranya dilakukan penelitian mengenai pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru.

Agar penelitian ini menjadi fokus maka , maka penelitian ini menggunakan judul “Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 wirosari”.

B. Pembatasan Masalah

Agar penelitian menjadi lebih fokus, maka dibutuhkanlah pembatasan masalah. Adapun dalam penelitian ini, lebih memfokuskan dalam penggunaan strategi pembelajaran guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran yang belum bervariasi.

C. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan strategi pembelajaran oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Wirosari?

D. Kajian Teori

Untuk dapat melaksanakan penelitian ini maka setidaknya dibutuhkanlah sebuah kajian teori. 

Adapun dalam penelitian ini dengan melihat tema yang ada, maka setidaknya terdapat tiga kajian teori utama.

Teori yang pertama adalah teori tentang strategi pembelajaran meliputi pengertian, komponen, jenis, perencanaan serta pelaksanaannya. 

Selanjutnya teori yang kedua adalah teori tentang metode pembelajaran yang terdiri dari pengertian, jenis dan perencanaannya. 

Adapun teori yang ketiga adalah teori tentang guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran mulai dari pengertian, kompetensi, keterampilan mengajar dan perannya dalam kegiatan pembelajaran.

E. Desain Penelitian

Adapun desain atau bentuk penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga data yang dihasilkan dari penelitian berupa kalimat dan kata-kata. Bukan berbasiskan pada angka

F. Informan Penelitian

Adapun untuk dapat melakukan sebuah penelitian dibutuhkan sebuah informasi yang cukup. Untuk itulah dibutuhkan yang namanya informan penelitian. 

Informan penelitian ini sebagai subjek dalam penelitian yang terdiri dari guru dan siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Wirosari tahun ajaran 2018/2019.

Adapun pemilihan subjek penelitian berupa guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran menggunakan teknik purposive sampling atau penilaian subjektif.

Dalam hal ini peneliti mengambil informasi dari guru-guru menurut penilaian subjektif. Jika guru tersebut dianggap memiliki informasi yang dibutuhkan, maka akan dimintai sebuah informasi tanpa melalui kualifikasi standar terlebih dahulu.

Sementara pemilihan subjek penelitian berupa siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran menggunakan teknik snowball sampling.

Penggunaan teknik snowball sampling ini dirasa cocok untuk penggalian informasi dari para siswa.  

G. Instrumen Pengumpulan Data

Dikarenakan penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan kualitatif, maka instrumen yang bisa digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.

H. Teknik Analisis Data

Data yang sudah didapatkan, baik dari data observasi, wawancara maupun dokumentasi kemudian akan dianalisis lebih lanjut. Adapun cara untuk menganalisis data dengan menggunakan teknik analisis data interaktif. 

Dalam menggunakan teknik ini, peneliti harus menempuh tiga tahapan, yaitu penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan dari data.

I. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

Selanjutnya setelah semua data terkumpul, maka dibutuhkanlah sebuah verifikasi data untuk melihat keabsahan dari data tersebut. 

Adapun untuk memeriksa data-data yang ada dengan menggunakan triangulasi metode dan sumber. 

Triangulasi metode sendiri dapat dilakukan peneliti dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi.

Kemudian, triangulasi sumber dapat dilakukan dengan membandingkan data wawancara informan guru satu dengan lainnya.

Nah itu tadi contoh proposal penelitian kualitatif yang bisa teman-teman buat acuan. Contoh proposal penelitian kualitatif di atas dibuat dengan sangat sederhana.

Yang terpenting pesan dari proposal tersampaikan dengan jelas dan tanpa meninggalkan kaidah sistematika penulisan proposal. 

Bagaimana teman-teman, mudah bukan cara membuat proposal penelitian kualitatif? Atau mungkin teman-teman memerlukan contoh proposal penelitian sederhana ? 

5. Contoh Proposal Penelitian Sederhana

Dari beberapa contoh proposal penelitian yang suda ada, mungkin diantara teman-teman merasa bentuknya terlalu panjang..

Agar lebih mudah dipahami, berikut ini contoh proposal penelitian sederhana dengan judul Problem Jurnalis Lingkungan SKH Pontianak Post dalam Memberitakan Kebakaran Kawasan Lahan dan Hutan di Kalimantan Barat.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Negara Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam pulau. Banyaknya pulau yang ada menyimpan berbagai macam kekayaan dan sumber daya yang melimpah, baik itu berasal dari laut, hutan dan sebagainya.

Sementara itu, minyak masih menjadi sumber daya penyumbang pertama di Indonesia. Sementara  hutan menjadi sumber penyumbang devisa kedua pada masa Presiden soeharto.

Tercatat sektor hutan menyumbang devisa 3 Miliar US Dolar. 

Dalam industri kehutanan sendiri hasil produksinya memiliki beragam bentuk mulai dari kertas, kayu lapis, kayu log dan lain sebagainya.

Selain hutan juga dimanfaatkan untuk perkebunan seperti kelapa sawit, kopi, karet dan coklat. 

Pemanfaatan hutan untuk semua itu menjadi lebih masif dengan alasan untuk peningkatan ekonomi negara.

Proses pemanfaatan hutan yang tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan mendorong kerusakan lingkungan negara.

Kemudian salah satu wilayah yang paling masif dalam pemanfaatan hutan berada di Kalimantan. 

Seperti yang sudah diketahui bersama, luas hutan di Pulau Kalimantan sekitar 40,8 juta hektar. Area hutan tersebut tersebar di seluruh penjuru di pulau Kalimantan dan terbagi menjadi beberapa provinsi.

Akan tetapi pemanfaatan hutan tersebut tanpa diiringi dengan aspek keberlangsungan yang berupa pelestarian hutan. 

Hal ini dibuktikan dengan laju deforestasi hutan di Kalimantan mencapai 673 hektar setiap harinya yang menurut data Greenpeace.

Hal ini menyebabkan wilayah hutan di Kalimantan hanya tersisa 25,5 juta di tahun 2010.

Laju deforestasi hutan yang begitu tinggi membuat Indonesia dianugerahi sebagai negara dengan tingkat kerusakan hutan tercepat di dunia menurut Guiness Book of Record.

Selain itu faktor kebakaran hutan juga menjadi penyumbang laju deforestasi hutan di Indonesia.

Adapun wilayah Kalimantan yang paling sering mengalami kebakaran hutan berada di Provinsi Kalimantan Barat.

Pada tahun 2016, lebih tepatnya pada bulan Juni merupakan waktu terburuk bencana kebakaran hutan yang pernah dialami Kalimantan Barat. 

Kebakaran hutan yang terjadi pada bulan Juni 2016 terjadi di beberapa titik dan menyebabkan kota tertutupi asap pekat dan partikulat.

Dampaknya membuat aktivitas dan juga kesehatan masyarakat menjadi terganggu.

Dampak ini bisa menjadi lebih luas dari yang diberitakan oleh Media. Masih banyak lagi kasus-kasus dari deforestasi hutan yang tidak diberitakan oleh Media.

Padahal peran Media sangat diperlukan agar diketahui oleh masyarakat secara luas. Dampak yang dirasakan oleh kerusakan hutan bukan hanya dirasakan oleh masyarakat lokal, tetapi dirasakan oleh orang-orang di berbagai negara.

Kerusakan yang terjadi patut untuk diberitakan secara masif karena menyangkut hidup banyak orang. 

Pemberitaan ini dilakukan oleh jurnalis yang memang sudah berkecimpung di bidangnya. Namanya adalah jurnalis lingkungan.

Seorang yang berkecimpung dalam jurnalisme lingkungan sangat perlu untuk mengetahui kompleks permasalahan secara menyeluruh dari semua sisi agar menyajikan berita yang berimbang.

B. Rumusan Masalah

Untuk menjawab latar belakang yang ada maka dibutuhkanlah rumusan masalah.

Adapun dalam penelitian ini menggunakan rumusan masalah Apa permasalahan yang dihadapi oleh jurnalis lingkungan dari Pontianak Post dalam memberitakan kerusakan dan kebakaran lahan di Kalimantan Barat?

C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi oleh jurnalis lingkungan dari Surat Kabar Harian (SKH) Pontianak Post dalam memberitakan kerusakan dan kebakaran lahan di Kalimantan Barat.

D. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian yang dilakukan adalah:

  • Manfaat Teoritis

Sebagai informasi lebih mendalam terkait jurnalisme lingkungan khususnya yang sangat berguna untuk pengembangan ilmu komunikasi.

  • Manfaat Praktis

Sebagai bahan untuk penelitian dalam bidang Jurnalisme Lingkungan di media massa Indonesia.

E. Metodologi Penelitian

a. Metode Penelitian

Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.

Metode ini berguna untuk memahami keseluruhan permasalahan yang dihadapi oleh Jurnalis Lingkungan di Pontianak Post.

b Jenis Penelitian

Adapun jenis penelitian yang digunakan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dalam bentuk deskriptif lebih mengutamakan penjelasan kata-kata dan gambar.

Kegunaan dari penelitian deskriptif adalah untuk menganalisis data seakurat mungkin yang mendekati kondisi aslinya.

c. Metode Pengumpulan Data

Agar data dapat tertata dengan rapi maka dibutuhkanlah metode pengumpulan data. Data-data yang ada dibagi menjadi dua terlebih dahulu, yakni data primer dan data sekunder.

Data primer merupakan data yang diperoleh langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder merupakan data yang diperoleh dari sumber lain.

Data sekunder dapat diambil dari departemen pemerintahan, maupun dalam bentuk struktur organisasi dan sebagainya.

d. Lokasi Pengumpulan Data

Adapun lokasi pengumpulan data ini mengambil dari Surat Kabar Harian Pontianak Post di Kalimantan Barat, Jalan Gajah Mada No. 2-4, Pontianak Selatan.

e. Objek Penelitian

Sementara itu objek penelitian dalam penelitian ini adalah problem yang dihadapi Jurnalis Lingkungan dari SKH Pontianak Post dalam meliput konflik lahan dan kebakaran hutan di Kalimantan Barat.

f. Metode Analisis Data

Dalam mengumpulkan data, perlu juga dilakukan analisis data. Adapun cara untuk menganalisis data dengan cara reduksi data, model data dan verifikasi kesimpulan.

Data-data tersebut didapatkan dalam bentuk catatan lapangan, foto, video, transkrip wawancara, dokumen yang dikeluarkan badan yang bertanggung jawab, serta jurnal.

Banyak Dicari: Contoh Surat Keterangan Kerja Terbaru

6. Contoh Metodologi Penelitian

Contoh Metodologi Penelitian - Bosmeal.com
Contoh Metodologi Penelitian Proposal Karya Ilmiah

Salah satu contoh metodologi penelitian skripsi karya Ikhsan Maksum dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2015.

Judul: Budaya Organisasi Kerja-kekeluargaan (Work-family Culture) Pada Pt. Gunung mas Gondanglegi Malang) dengan sedikit pengubahan dari bentuk aslinya. 

METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif sendiri merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. 

Dalam penggunaannya, metode penelitian kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, yang mana instrumen kuncinya adalah peneliti itu sendiri.

Kemudian teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara gabungan atau triangulasi.

Sementara teknik analisis data yang bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.

Adapun pendekatan kualitatif sendiri merupakan suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. 

Dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif maka peneliti dapat memberikan potret utuh dan komplek. 

Untuk mendapatkan sebuah gambaran utuh dari penelitian maka peneliti akan meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami.

Sementara itu, prosedur penelitian dengan menggunakan metodologi kualitatif akan menghasilkan data penelitian berupa data deskriptif yang berbentuk kata-kata baik secara tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.

Dalam prosesnya, penelitian kualitatif lebih menekankan pada bentuk paradigma fenomenologis.

Adapun objektivitasnya dibangun atas rumusan tentang situasi tertentu sebagaimana yang dihayati oleh individu atau kelompok sosial tertentu dan relevan dengan tujuan dari penelitian.

Karena dalam penelitian kualitatif ini seorang peneliti adalah instrumen kunci, maka peneliti harus menguasai bekal teori dan pengetahuan yang luas.

Sehingga peneliti dapat mengumpulkan data, menganalisis, dan mengkonstruksi obyek yang diteliti menjadi lebih jelas.

Jenis penelitian kualitatif ini lebih menekankan pada makna dan digunakan untuk mengetahui makna yang tersembunyi.

Selain itu juga penelitian kualitatif berfungsi untuk memahami interaksi sosial, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data, dan meneliti sejarah perkembangan.

B. Pendekatan Penelitian

Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi. Studi etnografi sendiri merupakan salah  satu  deskripsi  tentang  cara  mereka  berfikir,  hidup, berperilaku.

Etnografi sendiri bisa diartikan sebagai tulisan atau laporan tentang suatu suku bangsa yang ditulis oleh seorang antropolog atas hasil penelitian lapangan (field work) selama sekian bulan atau sekian tahun.

Dalam etnografi sendiri, baik sebagai laporan penelitian maupun sebagai metode penelitian dianggap sebagai asal-usul ilmu antropologi.

Adapun Inti dari etnografi sendiri merupakan sebuah upaya untuk memperlihatkan makna-makna tindakan dari kejadian yang menimpa orang yang ingin kita pahami.

Bentuk pemahaman makna-makna tersebut bisa dari kata-kata dan perbuatan atau yang lainnya.

Meskipun demikian, dalam tatanan masyarakat, orang akan tetap menggunakan sistem makna yang kompleks untuk mengatur tingkah laku mereka, memahami diri mereka sendiri dan orang lain, serta untuk memahami dunia tempat mereka hidup.

Adapun penggunaan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi ini dirancang untuk memasuki ceruk-ceruk wilayah kehidupan alami serta aktivitas tertentu yang menjadi karakter organisasi yang diteliti.

Sementara itu kekuatan utama dari etnografi adalah suatu pemahaman kontekstual yang timbul dari hubungan antar aspek yang berbeda dari fenomena yang diamati.

Adapun yang membedakan penelitian kualitatif metode etnografi dengan metode lain adalah penggunaan observatory participant sebagai teknik pengumpulan data.

Kemudian jangka waktu penelitian yang relatif panjang, berada dalam setting tertentu, wawancara yang mendalam dan tak terstruktur serta mengikutsertakan interpretasi penelitiannya.

Adapun langkah-langkah yang digunakan sebagai berikut:

  1. Menetapkan informan yang mengetahui budayanya dan terlibat langsung serta memiliki waktu yang cukup. 
  2. Melakukan wawancara. 
  3. Membuat catatan yang berupa laporan ringkas, jurnal lapangan dan analisis. 
  4. Mengajukan pertanyaan yang dimulai dari penjajakan, kerjasama dan partisipasi. 
  5. Melakukan analisis yang dikaitkan dengan simbol-simbol budaya dan makanan yang disampaikan informan. 
  6. Membuat analisis domain, membuat istilah mencakup dari pernyataan informan yang memiliki hubungan yang jelas. 
  7. Mengajukan pertanyaan struktural untuk melengkapi pertanyaan deskriptif. 
  8. Membuat analisis taksonomi, taksonomi adalah upaya pemfokusan pertanyaan yang telah diajukan. 
  9. Mengajukan pertanyaan yang kontras untuk menggali makna yang berbeda. 
  10. Membuat analisis komponen, sebaiknya dilakukan ketika dilapangan. 
  11. Menemukan tema.

Adapun hasil akhir dari penelitian penelitian komprehensif etnografi adalah suatu naratif deskriptif yang bersifat menyeluruh.

Ini juga disertai dengan interpretasi yang menginterpretasikan seluruh aspek-aspek kehidupan tersebut. 

Penelitian ini sendiri berusaha untuk mendapatkan informasi atau data selengkap mungkin mengenai budaya organisasi di PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. 

Adapun penggunaan teknik kualitatif ini sendiri digunakan sebagai pendekatan dalam penelitian ini.

Karena dengan teknik ini pemahaman realitas rasional sebagai realitas subjektif khususnya pekerja PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang. 

Adapun proses observasi diharapkan mampu menggali pelaksanaan fungsi-fungsi budaya organisasi PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang.

Lokasi penelitian

Adapun lokasi penelitian ini berada di Pabrik Karoseri Gunung Mas Gondanglegi yang berada di Jalan Trunojoyo.

Lebih tepatnya di jalan yang menghubungkan Kecamatan Kepanjen (Stadion Kanjuruhan) dengan Kecamatan Turen.

Data dan Jenis Data 

Dalam melakukan sebuah penelitian, data yang didapatkan harus disebutkan asal usulnya.

Adapun yang dimaksud dengan data adalah sekumpulan informasi, fakta-fakta, atau simbol-simbol yang menerangkan tentang keadaan objek penelitian. 

Sedangkan data yang sudah didapat akan dibagi menjadi dua macam yaitu:

1. Data Primer 

Adapun yang dimaksud dengan data primer adalah data yang didapatkan atau diperoleh langsung dari objek penelitian

Untuk mendapatkan data primer dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara dan observasi langsung dengan Pemilik dan karyawan pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang.

2. Data Sekunder

Adapun yang dimaksud dengan data sekunder merupakan data yang didapatkan secara tidak langsung melalui media perantara.

Untuk bisa mendapatkan data sekunder dalam penelitian ini adalah dengan cara memperoleh data dari pihak intern maupun ekstern perusahaan.

Adapun bentuk data sekunder ini adalah dokumentasi perusahaan sebagai objek pendukung beberapa dokumen perusahaan, literatur-literatur dan penelitian terdahulu, serta informasi lain yang mendukung penelitian ini.

Kegunaan data sekunder ini adalah untuk mendukung data primer.

C. Metode Pengumpulan Data

Karena penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, maka teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan analisis dokumen, observasi, dan wawancara. 

Adapun teknik dan cara untuk mengumpulkan dan mengolah data yang didapat dari lapangan sehingga diharapkan penelitian ini berjalan dengan lancar dan sistematis.

Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.

1. Observasi

Langkah pertama dalam pengumpulan data adalah dengan cara observasi. Dalam tahap observasi ini, peneliti memiliki dua peran sekaligus, yakni sebagai pengamat dan juga masuk sebagai salah satu bagian dari kelompok yang diamatinya.

Tahapan observasi dalam penelitian merupakan salah satu tahapan yang sangat penting karena pengamatan bisa digunakan untuk berbagai hal, termasuk dalam berargumen.

Proses observasi atau pengamatan dapat diklasifikasikan melalui bentuk peran di dalam kelompok maupun pengamatan tanpa peran. 

Maksud pengamatan tanpa peran adalah peneliti mengumpulkan data dengan mengamati kegiatan atau bertemu salah seorang tokoh atau yang lainnya tanpa ikut serta di dalam kegiatan kelompok tersebut.

Adapun dalam penelitian ini, peneliti dalam proses pengamatan dengan cara mengamati budaya organisasi secara langsung maupun tidak langsung pada PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang.

2. Wawancara 

Dalam pengumpulan data, selain mengamati juga memerlukan wawancara di dalamnya. Adapun dalam wawancara diperlukan teknik yang terstruktur. 

Teknik wawancara yang terstruktur dapat memudahkan dalam pengumpulan data. Wawancara ini dilakukan bila peneliti telah mengetahui dengan pasti tentang informasi awal yang sudah diperoleh serta informasi apa yang akan diperoleh. 

Oleh sebab itu, peneliti harus menyiapkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis untuk wawancara.

Selain itu juga peneliti harus membuat alternatif-alternatif jawaban yang kira-kira muncul dalam wawancara yang akan dilakukan.

3. Dokumentasi 

Dalam pengumpulan data, selain dengan pengamatan dan juga wawancara, dibutuhkan juga suatu dokumentasi. 

Dokumentasi sendiri digunakan untuk mempelajari berbagai macam sumber yang berada dalam perusahaan PT. Gunung Mas Gondanglegi Malang.

Dalam melakukan pendokumentasian tentunya harus didukung dengan sumber-sumber yang representatif. 

Sudah menjadi hal yang umum jika dokumen selalu digunakan sebagai salah satu sumber data karena dalam banyak hal dokumen sebagai sumber data dimanfaatkan untuk menguji, menafsirkan, bahkan untuk meramalkan.

Bahkan dalam penelitian sendiri dokumentasi menjadi hal yang wajib karena berbagai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan seperti:

  1. Sebagai sumber data yang stabil, kaya, dan mendorong.
  2. Untuk bukti untuk suatu pengujian.
  3. Sebagai sumber data yang alamiah, sesuai dengan konteks, lahir, dan berada dalam konteks.
  4. Proses rekaman relatif murah dan tidak sukar diperoleh, tetapi dokumen harus dicari dan ditemukan dengan teknik kajian isi,
  5. Hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas ilmu pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki.

D. Metode Analisis Data

Setelah data-data terkumpul, masuk tahap berikutnya yaitu analisis data. Adapun dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis model interaktif yang dikemukakan oleh Miles & Huberman.

Adapun teknik analisis data yang dilakukan yaitu dimulai dari tahapan pengumpulan data dilanjutkan dengan reduksi data, display data dan tahapan terakhir yaitu penarikan kesimpulan.  

Dalam tahapan pengumpulan data, peneliti berusaha untuk mendapatkan data-data yang relevan dari informan untuk dapat dijadikan sebagai landasan.

Dalam tahap pengumpulan data ini dilakukan sebelum penelitian ini dimulai agar data-data awal dapat dikumpulkan dan dijadikan acuan penelitian.

Setelah data didapatkan, tahapan selanjutnya yaitu reduksi data. Reduksi data ini adalah proses penyelekselaisian data untuk diambil data-data yang paling relevan untuk diteliti.

Data yang relevan ini dapat dijadikan sebagai rujukan maupun landasan dalam penelitian tentang tema yang sudah ditentukan oleh peneliti sebelum penelitian dilakukan.

Tahapan selanjutnya yaitu penampilan data atau display data. Dalam menampilkan data ini juga dibutuhkan teknik agar data yang sudah didapatkan dapat diolah dalam bentuk tulisan dan memiliki alur untuk tema yang jelas ke dalam matriks.

Data yang sudah ditampilkan ini selanjutnya dapat digunakan untuk menarik kesimpulan yang berisikan tentang uraian dari jawaban yang peneliti ajukan pada tujuan penelitian.

Adapun kesimpulan ini berlandaskan dengan hasil penelitian yang sudah peneliti lakukan selama proses penelitian dan pada akhirnya memberikan penjelasan simpulan dari jawaban pertanyaan penelitian yang diajukan.

Itulah contoh metodologi penelitian proposal karya ilmiah. Untuk contoh tujuan penelitian serta manfaatnya bisa download contoh proposal penelitian pdf, seliahkan klik link yang ada.

Cara Menentukan Metodologi Penelitian

Cara Menentukan Metodologi Penelitian - bosmeal.com
Cara Menentukan Metodologi Penelitian Proposal Karya Ilmiah

Setelah membuat judul penelitian dan mendapatkan pokok permasalahan yang akan diteliti, sering kali kita sebagai peneliti akan merasa kebingungan dalam menentukan metodologi penelitian. 

Jika permasalahan adalah sebuah barang yang masih mentah, maka dibutuhkan lah cara-cara untuk mengolahnya agar dapat menjadi bermanfaat. 

Anggap saja permasalahan itu sebagai daging, maka kita akan dihadapkan pada pertanyaan, mau diapakan daging tersebut? Mau digoreng, dibakar atau malah dibiarkan saja.

Ini sama seperti ketika kita melakukan penelitian, permasalahan yang sudah ada mau diapakan? 

Disinilah pentingnya untuk memilih metodologi penelitian yang tepat. Dengan memilih metode yang tepat maka masalah yang akan kita teliti akan mendapatkan penyelesaian yang tepat.

Dalam menentukan metode penelitian ada banyak pilihan. Ada metode historis, metode deskriptif, metode perkembangan, metode kasus, dan sebagainya.

Selain itu juga terdapat metode kuantitatif, metode kualitatif, dan sebagainya.

Seperti yang sudah disebutkan dalam sistematika penelitian, metode penelitian sendiri membicarakan mengenai tata cara pelaksanaan penelitian.

Kemudian yang dimaksud dengan metode penelitian merupakan tata cara bagaimana suatu penelitian akan dilaksanakan.

Dalam metode penelitian sendiri kita sebagai peneliti mungkin akan dibingungkan atau dikacaukan dengan prosedur penelitian atau teknik penelitian. 

Hal ini karena antara metode penelitian, prosedur penelitian dan teknik penelitian saling berhubungan dan sulit dibedakan. 

Prosedur penelitian merupakan alat-alat yang digunakan dalam mengukur atau mengumpulkan data penelitian. 

Sedangkan teknik penelitian merupakan cara untuk melaksanakan metode penelitian.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa metode penelitian melingkupi prosedur penelitian dan teknik penelitian.

Kemudian sebelum kita menentukan atau melaksanakan penelitian, terlebih dahulu kita harus bisa menjawab tiga buah pertanyaan, yaitu:

  1. Urutan kerja apakan yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian?
  2. Alat-alat apakah yang akan digunakan dalam mengukur atau mengumpulkan data?
  3. Bagaimana melakukan penelitian tersebut?

Selanjutnya kita pun juga harus bisa membedakan antara teknik penelitian dengan metode penelitian. Lantas yang menjadi pertanyaan, Bagaimana cara membedakan teknik penelitian dan metode penelitian? 

Untuk membedakannya, kita yang dijelaskan atau dibicarakan merupakan penggunaan interview atau wawancara sebagai alat pengumpulan data, maka yang dibicarakan adalah teknik penelitian atau metodologi penelitian.

Jika yang dibicarakan adalah bagaimana penelitian dilakukan, yaitu dengan prosedur dan alat bagaimana suatu penelitian dilakukan, maka yang dibicarakan adalah metode penelitian.

Nah itu tadi contoh proposal penelitian ilmiah dan sederhana yang bisa teman-teman jadikan acuan. 

Buat teman-teman yang masih ingin download contoh proposal penelitian sederhana pdf silahkan klik link yang tersedia ya.

Silahakan dibagikan yaa, Semoga Bermanfaat. Atau kalau ada koreksi, silahkan tulis di kolom komentar ya.

Tempat Wisata di Jogja

Tempat Wisata di Jogja Malioboro

Kamu ingin menghabiskan waktu liburan kali ini dengan traveling, tapi belum memutuskan untuk pergi kemana? Tempat Wisata di Jogja terbaru yang bagus, tak akan pernah habis pesonanya untuk selalu dikunjungi.

Banyak sekali destinasi wisata yang menjadi pilihan. Kota yang selalu ramai oleh para wisatawan ini juga memiliki adat budaya yang masih dipegang dan dilaksanakan hingga saat ini.

Banyak event budaya yang tak jarang menjadi daya tarik wisatawan, seperti sekaten, grebek syawal, dan banyak acara kirab budaya lainnya.

Tak hanya budaya, wisata alam juga tak kalah indah jika dibandingkan dengan kota-kota lain. Jadi, yuk habiskan waktu liburan kali ini bersama keluarga untuk menjelajah Kota Jogja ini.

Tempat Wisata di Jogja yg Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi Terbaru yang Bagus
Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Tak dapat dipungkiri bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah destinasi wisata yang menarik juga lengkap. Banyak sekali pilihan wisata yang dapat dikunjungi walau hanya berada di satu tempat yaitu Jogja.

Kota wisata yang dikenal dengan Kota Pelajar ini memang masih kental menjunjung tinggi warisan budayanya. Hal yang selalu melekat di Jogja adalah:

  1. Kebudayaan dan Sistem Kerajaan yang masih dipegang.
  2. Keramahan dan kehangatan warganya.
  3. Masih banyak event budaya yang masih rutin dilaksanakan.

Untuk wisatawan yang ingin berburu wisata kuliner juga tak usah bingung mencari pilihan makanan. Selain gudeg, masih banyak makanan khas Jogja yang bisa Kamu cicipi. Cobain sendiri deh, Kamu bakal dibuat ketagihan!

Tempat Wisata di Jogja Kota

Tempat Wisata di Jogja Kota Untuk Kamu yang Tak Ingin Berwisata Menempuh Jarak yang Cukup Jauh
Gambar Tempat Wisata di Jogja Kota

Untuk kamu para wisatawan yang tak memiliki banyak waktu untuk mengunjungi lokasi wisata di Jogja yang letaknya cukup jauh dari kota?

Atau kondisi badan sedang tak bagus untuk wisata jauh namun sudah terlanjur di Jogja, tak asyik kan kalau di Jogja hanya berdiam diri saja.

Tak perlu khawatir, karena di dalam kota pun banyak terdapat lokasi wisata yang bisa dikunjungi seperti:

  1. Malioboro, tempat lokasi berbelanja yang berada di pusat kota
  2. Keraton Jogja, berwisata sejarah dengan mengunjungi Keraton
  3. Taman Sari, letaknya di dekat Alun-Alun Kidul
  4. Tugu Jogja, ikon kota Jogja yang akan ramai di malam hari

Tempat Wisata di Jogja Terbaru

Tempat Wisata di Jogja Terbaru Malioboro
Gambar Tempat Wisata di Jogja Terbaru

Malioboro merupakan salah satu tempat wisata di Jogja yang wajib dikunjungi. Walaupun telah berkali-kali ke Jogja tetap saja jika tidak mengunjungi Malioboro terasa kurang afdol. Karena ada saja kesan terbaru.

Selain menjadi tempat wisata hits di Jogja, hingga kini Maliobro tetap menjadi kawasan perbelanjaan yang legendaris kebanggaan Kota Jogja.

Dinamakan Malioboro karena dulunya Kolonial Inggris pernah menduduki kawasan ini bernama Marlborough, dan disebutlah Malioboro.

Di tempat ini banyak dijajakan berbagai dagangan seperti Batik, Baju, Souvenir dan banyak lagi. Ada tips saat sedang di Malioboro yaitu:

  1. Jika hendak membeli barang, tawarlah sesuai dengan harga yang dikehendaki
  2. Bawalah tas dan dompet anda dengan hati- hati

Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro

Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro
Gambar Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro

Saat tengah berwisata dan sedang di malioboro, pastilah anda mencari pilihan loksai tempat wisata di Jogja dekat Malioboro. Banyak pilihan yang bisa dikunjungi seperti:

  1. Pasar Bringharjo, pasar yang berada di sebrang Malioboro ini menyediakan banyak sekali jenis dagangan seperti batik, baik dalam bentuk kain ataupun baju
  2. Museum Benteng Vredeburg  dan Titik Nol Kilometer berlokasi di Jl Margo Mulyo Ngupasan, Gondomanan Yogyakarta
  3. Taman Pintar, objek wisata edukasi yang di dalamnya terdapat banyak wahana yang kental sekali akan pendidikan dan teknologi, cocok untuk wisata keluarga

Tempat Wisata di Jogja Dekat Stasiun Tugu

Tempat Wisata di Jogja Dekat Stasiun Tugu
Gambar Tempat Wisata di Jogja Dekat Stasiun Tugu

Tempat yang merupakan landmark dari Kota Yogyakarta ini tak asing lagi bagi para wisatawan, baik yang sudah pernah berkunjung ataupun belum pernah berkunjung sama sekali ke Jogja.

Tugu yang terletak di perempatan Jl Pangeran Mangkubumi – Jl Jendral Sudirman – Jl AM Sangaji dan Jl Pangeran Diponegoro ini dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Hamengkubuwono 1 atau telah berdiri sekitar 3 abad.

Namun Tugu ini telah dipugar pada masa kolonial Belanda karena terjadi gempa besar. Hal yang dipercaya dari pendirian Tugu Jogja:

  1. Garis Imajiner yang bersifat magis uang menghubungkan antara Keraton, Laut Selatan dan Gunung Merapi
  2. Menggambarkan Manunggaling Gusti, yang merupakan semangat persatuan untuk melawan penjajahan pada waktu itu

Tempat Wisata di Jogja Malam Hari

Tempat Wisata di Jogja Untuk Malam Hari
Gambar Tempat Wisata di Jogja yang Lagi Hits Malam Hari

Ketika senja mulai tenggelam, keindahan kota Jogja tak jua ikut menghilang. Malahan, semaraknya Kota Gudeg yang sebenarnya  baru saja dimulai.

Sehingga kamu ngga perlu buru-buru untuk pulang kerumah. Santai dulu, ayo kita nikmati tempat wisata di Jogja malam hari.

Namun sebelum kamu wisata malam hari di Jogja. Sebaiknya simak dulu ulasan dari masbidin TRAVEL mengenai tempat wisata malam di Yogyakarta, mana saja yang asik untuk dikunjungi. Berikut ini tempat wisata Jogja malam hari yang wajib kamu kunjungi:

  1. Taman Pelangi Jogja (Taman Lampion)
  2. Kawasan Titik Nol Kilometer
  3. Bukit Bintang Yogyakarta

Tempat Wisata Romantis di Jogja

Tempat Wisata di Jogja Malam Hari yang Romantis
Gambar Lokasi Wisata Alam Romantis di Jogja Malam Hari

Patilah jika berkunjung di Jogja tak hanya berkunjung ke lokasi wisata yang bisa didatengin pas siang hari saja tapi malam hari juga.

Apalagi jika mengunjungi Jogja dengan orang terkasih, akan selalu berburu mencari tempat yang menyuguhkan pemandangan indah malam hari, udara sejuk namun tetap dengan suasana hangat.

Ya bisa menjadi pilihan lokasi wisata ini yang tergolong romantis di Jogja malam hari, yaitu:

  1. Bukit Bintang Yogyakarta, kamu disini dapat melihat keindahan lampu Kota Jogja bak lautan, dan dapat menghabiskan malam dengan dinner di resto- resto yang tersedia disini
  2. Hutan Pinus Pengger, Dlingo, disini sama juga anda dapat melihat kota Jogja dari atas ketinggian, dengan didukung oleh udara sejuk. Dan banyak spot foto yang bagus untuk mengabadikan momen romantis kalian.

Selamat mencoba berlibur ke tempat wisata di Jogja romantis saat malam hari bersama dengan orang terkasih.

Wisata Kuliner Jogja yang Terkenal dan Enak

Tempat Wisata Kuliner Jogja 2020 yang Terkenal dan Enak
Gambar Kuliner Joja 2020 yang Terkenal Enak

Untuk anda yang sangat hobi kulineran, Jogja ini  sangat cocok menjadi pilihan untuk mencicipi kuliner yang ada. Ada berbagai jenis makanan yang tersedia, dari mulai harga murah hingga mahal.

Juga terdapat banyak makanan khas yang mungkin ditempat lain tak dapat dita temui keenakan yang setara, mari kita bahas kuliner yang wajib di coba oleh wisatawan yang berkunjung, berikut beberapa daftarnya:

  1. Gudeg Pawon, berada di Jl Janturan, No 36 Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja. Gudeg ini telah berdiri sejak tahun 1958
  2. Bakmi Jawa Kadin Yogyakarta, berada di Jl Bintaran Kulon no 3 dan 6 Yogykarta. Kadin merupakan singkatan dari Karto Kasidin nama sang pemilik. Sudah terkenal sejak tahun 1947
  3. Soto Kadipiro, yang kini sudah memiliki banyak cabang salah satunya berada di Jl WateKm1 no 46 Bnatul
  4. SGPC Bu Wiryo, yaitu warung nasi pecel yang berada di sebrang Fak Peternakan UGM
  5. Sate Klathak Pak Pong, sate ini merupakan sate kambing yang dibakar menggunakan jeruji sepeda.

Kuliner Tempat Wisata Unik di Jogja yang Instagramable

Tempat Wisata di Jogja Unik di untuk makan yang Instagramable
Gambar Tempat Wisata di Yogyakarta Unik Instagramable

Ada banyak tempat makan yang dikunjungi bukan hanya karena makanan yang disajikan enak, juga karena tempatnya cozy dan desain yang unik.

Apalagi di era yang apapun dapat di share di laman sosial media, pastinya akan mencari tempat unik tiap hari untuk mendapatkan spot foto yang baru pula. Berikut beberapa tempat makan unik di Jogja:

  1. Bong Kopitown, menawarkan suasana makan seperti di dalam penjara. Berlokasi di Jl Sagan Kidul No 4, Kota Jogja
  2. The Captain Urban Lounge, menawarkan suasana makan seperti berada didalam pesawat. Berlokasi di Jl Damai No 41 Kota Jogja
  3. Gubug Makan Mang Engking, menawarkan suasana makan seperti di dalam kastil. Berlokasi di Jl Soragan No 13 Kota Jogja

Tempat Makan di Jogja Harga Mahasiswa

Tempat Wisata di Jogja yang Murah Makan Harga Mahasiswa
Wisata Kuliner di Jogja yang Murah Makan Harga Mahasiswa

Untuk kalian yang sedang wisata namun low budget atau sedang ingin makan dengan kantong mahasiswa, tak perlu susah untuk mencari daftar warung makan yang harganya terjangkau.

Ya selain karena memang harga makanan di Jogja tergolong murah, disini pun terkenal dengan kota Pelajar, dimana pastinya banyak pelajar dan mahasiswa rantau yang tinggal disini.

Berikut beberapa daftar tempat makan yang harganya sesuai kantong, namun rasanya juga enak :

  1. Ayam Geprek Bu Rum berada di Jl. Pringgondani Mrican, Yogyakarta
  2. Sate Klathak Pak Bari, berada di Pasar Jejeran, Jl Imogiri Timur Bantul
  3. Mie  Ayam Tumini, berada di Jl Imogiri Timur no 187 Bantul
  4. Kedai Rakjat Djelata, berada di Jl Dr Sutomo no 54 Baciro, Gondokusuman, Jogja

Tempat Wisata Alam di Jogja

Tempat Wisata di Jogja Terbaru Alam
Gambar Tempat Wisata Alam di Yogyakarta

Mencari  referensi lokasi wisata alam di Jogja? Di tiap kabupaten di Jogja, menawarkan keindahan alamnya masing- masing. Tinggal anda memilih untuk menuju lokasi yang terdekat dari posisi anda. Berikut beberapa  yang dapat menjadi pilihan:

  1. Gunung kidul : Pantai Indrayanti, Pantai Nglambor, Pantai Krakal, Pantai Pok Tunggal dan lainnya
  2. Kulon Progo : Wisata Alam Kalibiru, Hutan Mangrove Pantai Congot, Air Terjun Perawan, Air Terjun Kedung Pedut dan lainnya
  3. Bantul : Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus Imogiri, Bukit Becici, Pantai Parangtritis, Gumuk Pasir Parangkusumo, dan lainnya
  4. Sleman : Blue Langoon, Tebing Breksi, Air Terjun Telaga Muncar dan lainnya

Tempat Wisata di Jogja Pantai Alam Gunung Kidul

Tempat Wisata di Jogja Pantai Alam Gunung Kidul
Gambar Tempat Wisata di Jogja Terdekat Pantai

Jika berwisata ke Gunung Kidul pastilah tak ada habisnya untuk mengunjungi tiap- tiap lokasi indah yang ditawarkan.

Ada banyak pilihan tempat wisata alam yang dapat kamu kunjungi yang mungkin dalam waktu 1 minggupun lokasi nya tak akan habis, berikut beberapa pilihan lokasi wisata di Gunung Kidul yang dapat kamu kunjungi:

  1. Deretan Pantai seperti Pantai Baron, Pantai Watu Kodok, Pantai Drini, Pantai Sanglen, Pantai Jogan  dan lainnya
  2. Gunung Api Purba Nglanggeran (Embung Nglanggeran)
  3. Goa Pindul
  4. Air Terjun Luweng Sampang
  5. Embung Betara Sriten Gunung Kidul
  6. Ada juga Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul

Tempat Wisata di Bantul Jogja

Tempat Wisata di Jogja Alam Bantul
Gambar Lokasi Wisata Alam di Bantul Jogja

Wisata alam di Yogyakarta memang sangatlah banyak, jika di Gunung Kidul terdapat banyak jejeran pantai pasir putih yang Indah, di Bantul ini terdapat daerah berbukit yang indah pula.

Banyak terdapat hutan Pinus yang sebenarnya merupakan hutan lindung, namun karena keindahannya akhirnya dibuka untuk lokasi wisata, namun jangan salah di Bantul juga memiliki wisata pantai lho.

Berikut beberapa lokasi wisata alam Bantul tersebut diantaranya:

  1. Pantai Parangtritis
  2. Gumuk Pasir Parangkusumo
  3. Puncak Becici
  4. Bukit Panguk
  5. Kampung Edukasi Watu Lumbung
  6. Hutan Pinus Mangunan
  7. Gardu Pandang Bukit Mojo Dlingo

Wisata Malam Bantul

Tempat Wisata di Jogja Malam Bantul Hutan Pinus Pengger Dlingo
Gambar Tempat Wisata di Jogja Malam Bantul Hutan Pinus Pengger Dlingo

Saat tengah berada di Bantul,  dan telah mengunjungi beberapa lokasi wisata di siang harinya tak ada salahnya jika berlanjut untuk menikmati wisata di malam hari.

Ada lokasi wisata yang kini dibuka hingga malam hari, dan menawarkan pemandangan yang sangatlah indah, yaitu Hutan Pinus Pengger Dlingo.

Hutan Pinus ini dulunya hanya lokasi wisata yang dibuka pada siang hari, namun karena banyaknya minat wisatawan yang ingin menikmati suasana malam hari, maka dibukalah lokasi ini. Keistimewaan Hutan Pinus Pengger Dlingo:

  1. Banyak spot foto yang instagramable
  2. Pemandangan night cityscape yang sangat indah
  3. Suasana sejuk, serta cocok untuk menghabiskan waktu bersama orang terkasih.

Tempat Wisata di Jogja Pantai

Tempat Wisata di Jogja Pantai Terdapat di Gunung Kidul yang Merupakan Surga Keindahan Pantai di Yogyakarta
Gambar Tempat Wisata di Jogja yang Murah

Hamparan pasir putih, serta deru ombak yang ramah menyapa di jejeran Pantai di Gunung Kidul.

Namun tak hanya pantai saja yang dapat dinikmati, banyak juga fasilitas- fasilitas lain yang disediakan di setiap lokasinya. Berikut beberapa daftar tempat wisata di Jogja pantai Gunung Kidul:

  1. Pantai Timang, yang dilengkapi dengan Gondola yang dapat membawa kamu ke pulau kecil sebrang.
  2. Pantai Ngobaran yang memiliki suasana seperti di Bali, karena terdapat candi di sekitarnya.
  3. Wisata Pantai Nglambor, indahnya biota bawah laut dapat dinikmati dengan snorkeling

Pantai Depok Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Tempat Wisata di Jogja Pantai Depok Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Gambar Tempat Wisata di Jogja Pantai Depok Bantul

Lokasi pantai berada tak jauh dari Pantai Parangtritis. Memiliki kriteria pantai dan warna pasir yang hampir sama dengan Pantai Parangtritis yaitu pasir pantai yang berwarna coklat kehitaman.

Pantai ini berada di Kabupaten Bantul. Keistimewaan yang ada di Pantai ini selain panorama alam yang indah adalah:

  1. Terdapat Pasar Ikan Segar yang letaknya tak jauh dari pantai, bagi para pemburu ikan segar disinilah surganya.
  2. Bagi wisatawan yang ingin ikan olahan, disini juga terdapat banyak penjual seafood. Jadi tak perlu khawatir akan perut kosong. Karena seafood akan memanjakan lidah kalian.

Pantai Nglambor Gunung Kidul

Tempat Wisata di Jogja Pantai Nglambor Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Memiliki Keindahan Bawah Laut yang Menawan
Gambar Tempat Wisata di Jogja Pantai Nglambor Gunung Kidul

Tak hanya keindahan hamparan pasir putih serta birunya air laut yang dapat kita nikmati di pantai ini, namun keindahan alam bawah lautnya juga sangat sayang bila dilewatkan begitu saja.

Pengelola Pantai Nglambor telah membuka fasilitas snorkling untuk Kamu para wisatawan yang datang. Kamu tak perlu lagi khawatir karena semua peralatan snorkling disini disewakan.

Ada juga pemandu yang siap mengajari dan mengawasi Kamu saat snorkling. Ada waktu terbaik saat melakukan snorkling yaitu :

  1. Pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga pukul 08.00 WIB
  2. Sore hari pada pukul 16.00 hingga pukul 18.00 WIB

Tempat Wisata di Jogja Pantai yang Ada Candinya

Rekomendasi Tempat Wisata di Jogja Pantai Jogja yang Ada Candi Pantai Ngobaran ini Memiliki Suasana Bak di Bali karena Terdapat Candi di Sekitaran
Gambar Tempat Wisata di Jogja Pantai Ngobaran

Selain dikenal karena keindahan pantai berpasir putih, pantai ngobaran gunung kidul dikenal dengan adanya pura/candi. Candi yang menghadap pantai ini membuat pantai Ngobaran memiliki suasana bak di Bali.

Tak banyak yang tau jika nama Ngobaran ini berasal dari kata kobaran, atau terbakar karena dulunya Prabu Brawijaya V dan istrinya membakarkan diri di Pantai ini, dan hingga kini Pantai ini disebut Pantai Ngobaran.

Pantai ini terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Ada 2 jalur untuk menuju pantai ini:

  1. Yogyakarta – Lanud Gading – Pertigaan Gading – Playen – Paliyan – Trowono – Saptosari – Pantai Ngobaran
  2. Yogyakarta – Kota Wonosari – Paliyan – Trowono – Pantai Ngobaran

Pantai Indrayanti Daerah Istimewa Yogyakarta

Rekomendasi Tempat Wisata di Jogja Pantai Indrayanti Daerah Istimewa Yogyakarta
Gambar Tempat Wisata di Yogyakarta yang Bagus Pantai Indrayanti

Salah satu pantai yang sangat favorit di Gunung Kidul Yogyakarta. Pantai yang memiliki nama asli Pulang Sawal ini akan ramai dikunjungi para wisatawan apalagi jika sudah memasuki waktu liburan.

Banyaknya antusian wisatawan ini karena indahnya pantai dan hamparan pasir putih yang lembut. Kebersihan di Pantai Indrayanti selalu terjaga, karena telah ada peraturan khusus.

Adanya denda untuk wisatawan yang membuang sampah sembarangan. Pantai Indrayanti  terletak di Dusun Ngasem, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Yogyakarta. Ada 2 rute yang dapat ditempuh:

  1. Yogyakarta- Piyungan- Patuk- Sambipitu- Lanud TNI Gading- Siyono- Bundaran Tugu BPD – Wonosari- Jl Saptosari- Tepus- Somandeng- Pantai Indrayanti
  2. Solo- Cawas- Semin- Watukelir- Karangmojo- Tanjungsari- Pantai Indrayanti

Tempat Wisata di Jogja Pantai Krakal Wonosari

Rekomendasi Tempat Wisata di Yogyakarta yang Murah Pantai Krakal Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Gambar Tempat Wisata di Yogyakarta yang Murah Pantai Krakal

Pantai yang berlokasi di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tunjungsari Kabupaten Gunung Kidul ini memiliki pesona yang sangat menawan.

Pantai Krakal memiliki pemandangan yang tak kalah indah indah dibandingkan dengan pantai lain di Gunung Kidul. Selain bentangan pasir putih sepanjang bibir pantai, keistimewaan Pantai Krakal diantaranya:

  1. Pantai yang memiliki ombak bagus, yang sangat cocok untuk para penggiat surfing
  2. Di bibir pantai banyak di dapati batu karang, dan ikan berwarna warni yaitu ikan Damselfish

Dengan kondisi adanya batuan karang di bibir pantai, dihimbau agar para wisatawan lebih hati- hati dan menggunakan alas kaki.

Air Terjun Sri Gethuk

air terjun sri gethuk kabupaten gunung kidul daerah istimewa yogyakarta

Suara deru air terjun dan suasana yang sejuk memang menjadi obat ampuh untuk menghapus rasa penat. Perjalanan yang seru dan pemandangan yang asri pun, mampu menggaet ratusan pengunjung bertandang ke objek wisata alam ini. Buat kamu yang hobi pelesiran, wisata Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul bisa jadi opsi yang menarik.

Lokasi Air Terjun Sri Gethuk Kabupaten Gunung Kidul

air terjun sri gethuk kabupaten gunung kidul daerah istimewa yogyakarta

Air Terjun merupakan satu dari sekian banyak destinasi wisata alam di Jogja. Objek wisata alam air terjun sri gethuk Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta berlokasi di Dusun Menggoran (Padukuhan Menggoran), Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Air Terjun ini memiliki nama lain Air Terjun Slempret. Nama ini berasal dari lokasi air terjun yang ada di Blok Slempret.

Untuk mencapai air terjun ini kamu bisa memilih 2 cara. Pertama dengan melalui jalan setapak atau menuruni tangga disambung dengan menyusuri Sungai Oyo menggunakan perahu.

Cara yang mana pun, pemandangan menuju lokasi tetap sama indahnya. Barisan tebing kapur dan pepohonan yang rimbun, akan membuat kamu enggan berpaling.

Pesona Wisata Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul

Sungai Hijau Air Terjun Sri Gethuk

Wilayah di sekitar wisata Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul diketahui sangat subur. Pasalnya, di sana terdapat tiga sumber mata air dengan debit yang cukup besar.

Ketiga sumber mata air yang dimaksud bernama Ngandong, Dong Pong, dan Ngumbul. Masing-masing tercatat menyumbang debit air dengan rata-rata 30 hingga 60 liter per detik. Debit air yang besar tersebut pun membuat lokasi mata air tampak seperti ngarai.

Bila dibandingkan dengan Air Terjun Tlogo Muncar yang debit airnya lebih sedikit, Sri Gethuk justru alirannya lebih banyak dan stabil.

Efek Air Terjun yang turun dari ketinggian 50 meter pun lebih terasa ketimbang Air Terjun Randusari yang tingginya hanya sekitar 14 meter saja.

Air terjun ini memang memiliki pesona eksotis yang menarik. Eits, tapi bukan cuma itu saja!

Sebagaimana lokasi wisata alam lain, ada kisah mistis yang melingkupi air terjun ini. Bahkan, warga lokal percaya bahwa kisah tersebut bukanlah isapan jempol belaka.

Mitos Air Terjun Sri Gethuk Angker

Mitos Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Angker

Penduduk setempat meyakini sebuah legenda dari mitos Air Terjun Sri Gethuk angker. Menurut legenda, lokasi wisata tersebut adalah pusat berkumpulnya para jin atau makhluk halus yang dipimpin oleh Jin Anggo Menduro.

Tidak hanya itu, nama Sri Gethuk berasal dari sebutan kethuk yang merupakan salah satu alat musik gamelan milik Jin Anggo Menduro.

Kisah lain pun menyebutkan bahwa nama Slempret yang merupakan sebutan lain dari air terjun ini bersumber dari kata slompret (alat musik tiup). Lagi-lagi kisah menyatakan bahwa alat musik tersebut memang disembunyikan di dalam air terjun.

Warga sekitar meyakini bahwa di waktu-waktu tertentu, kita bisa mendengar suara gamelan dimainkan di sekitar lokasi Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul. Suara gamelan yang bila kamu cukup berani untuk mendekatinya, maka suara itu akan menghilang. 

Mitos yang membuat bulu kuduk bergidik ini justru menjadi daya tarik tambahan dari wisata Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul. Tidak sedikit yang kemudian malah bersemangat melakukan ekspedisi petualangan bersama kawan-kawan ke lokasi ini.

Htm / Tiket Masuk Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul

Tiket Masuk Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Jogja

Mengingat Air Terjun ini masih belum dikelola resmi oleh pemerintah daerah, maka harga tiket masuknya pun masih sangat murah. Namun, tidak hanya biaya tiket masuk yang harus kamu bayar.

Ada pengeluaran tambahan untuk perjalanan dari Padukuhan Menggoran menuju lokasi. Setibanya di lokasi parkir, kamu bisa menaiki shuttle hingga tiba di tepi Sungai Oyo.

Selanjutnya, kamu bisa menaiki perahu tradisional berupa rakit hingga tiba di air terjun.

Tak puas hanya menikmati keindahan air terjun? Kamu boleh berenang di Sungai Oyo, kok!

Namun kamu harus berhati-hati karena kedalaman sungai mencapai 5 meter. Jika kamu tak pandai berenang, kamu bisa menyewa ban dan jaket pelampung dari penduduk setempat.

Secara keseluruhan biaya yang harus kamu siapkan adalah:

  • Tiket Masuk: Rp10.000,00 per orang (termasuk masuk Goa Rancang Kencono)
  • Naik Shuttle: Rp10.000,00 per orang (pulang-pergi)
  • Naik Perahu Tradisional/Rakit: Rp10.000,00 per orang (pulang-pergi)
  • Sewa Ban atau Jaket Pelampung: Rp5.000,00 sampai Rp10.000,00 per unit.

Jalan Menuju Air Terjun Sri Gethuk Map

Rute Menuju Air Terjun Sri Gethuk Map

Berbeda dengan Air Terjun Tlogo Muncar di Kaliurang yang mudah dijangkau, wisata Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul terletak cukup jauh di pelosok desa. Untuk mencapainya, kamu bisa mengikuti rute berikut ini.

  1. Rute Melalui Ring Road Timur

Berangkat dari Yogyakarta kamu harus masuk ke jalan Ring Road Timur Janti (fly over Janti). Jalan lurus hingga bertemu papan jalan yang mengarah ke Wonosari. Belok kiri dan ikuti terus jalur tersebut. 

Setibanya di pertigaan Gading, beloklah ke kanan. Jalan lurus terus sampai menjumpai papan petunjuk arah dengan tulisan “Objek Wisata Air Terjun Sri Gethuk”. Selanjutnya ambillah jalan ke arah kanan. Sekitar 3 km kemudian, kamu akan tiba di loket pembayaran tiket masuk ke air terjun.

  1. Rute Melalui Jalan Koripan

Kamu bisa mengambil Jalan Imogiri Barat dari perempatan besar di jalan menuju Wonosari. Lurus terus hingga kamu menemui perempatan besar, lalu ambil jalan ke kiri. Ikutilah jalan tersebut sampai tiba di Jalan Koripan.

Perlu kamu ketahui, jalan Koripan ini sangat berliku-liku dengan kontur jalan yang naik-turun. Jadi, persiapkan diri kamu bila memutuskan untuk melalui rute ini, ya.

Setibanya di pertigaan antara Jalan Koripan dengan Jalan Dinglo Pathuk dan Jalan Playen Dinglo, ambil belokan ke kanan.

Belokan ini adalah yang mengarah ke Jalan Playen Dinglo. Sekitar 8 km kemudian, kamu akan tiba di gerbang Air Terjun Sri Gethuk.

Baik memakai rute pertama maupun yang kedua, kamu tetap membutuhkan jasa penyewaan mobil. Hal ini dikarenakan rute menuju Air Terjun Sri Gethuk map memang tidak dilalui oleh kendaraan umum.

Untuk lebih jelasnya bisa juga melalui link berikut ini.

Fasilitas dan Wisata Dekat Air Terjun Sri Gethuk

Fasilitas Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul Yogyakarta

Meskipun Sri Gethuk belum menjadi lokasi wisata resmi, tetapi ada beberapa fasilitas yang cukup memuaskan para pengunjung. Beberapa fasilitas yang dimiliki destinasi wisata alam ini antara lain:

  1. Areal Parkir

Areal parkir di lokasi gerbang penjualan tiket masuk air terjun terbilang luas. Jadi kamu tak perlu cemas. Bahkan bila kamu membawa rombongan yang menggunakan bis sekalipun.

  1. Tempat Pemancingan

Buat kamu yang hobi memancing, di areal parkir terdapat lokasi yang menjadi tempat pemancingan.

  1. Kamar Mandi

Pastikan kamu sudah ke kamar mandi sebelum melanjutkan perjalanan dengan perahu ke lokasi air terjun, ya. Karena hanya di areal parkir terdapat kamar mandi umum.

  1. Musala

Meski sederhana, tetapi setidaknya kamu bisa menunaikan ibadah salat di musala kecil yang terletak di kawasan parkiran.

  1. Perahu Tradisional

Dulu, pengunjung yang ingin mencapai air terjun harus berjalan menyusuri jalan setapak yang melintasi sawah-sawah dan hutan jati. Kini, warga menyediakan perahu tradisional sebagai pilihan bagi pengunjung yang tak ingin lelah berjalan. 

  1. Warung Makan

Lapar setelah perjalanan jauh, jangan cemas. Kamu dapat mencicipi masakan sederhana yang ditawarkan warung-warung kecil di areal sekitar lokasi air terjun. Tentu saja, pillihan makanan terbatas pada santapan tradisional seperti gathot dan nasi tiwul.

  1. Penyewaan Ban dan Jaket Pelampung

Sungai yang terbilang dalam membuat jasa penyewaan ban dan jaket pelampung selalu ramai. Kamu pun bisa menjajal kesegaran sungai tanpa khawatir tenggelam, walau tidak pandai berenang.

Selain fasilitas-fasilitas tersebut, ada juga objek wisata dekat Air Terjun Sri Gethuk yang dapat dikunjungi sekaligus.

Salah satu objek wisata yang paling populer dikunjungi setelah bertandang ke air terjun adalah Goa Rancang Kencono. Berikut ulasan singkatnya.

Goa Rancang Kencono

Goa Ranang Kencono Air Terjun Sri Hethuk

Puas menikmati keindahan air terjun dan bermain air di Sungai Oyo? Nah, sekarang saatnya kamu mengeksplorasi Goa Rancang Kencono.

Tak perlu memikirkan pengeluaran tambahan untuk tiket, kok. Karena harga tiket masuk Air Terjun Sri Gethuk telah terhitung sebagai karcis terusan untuk berpetualang ke Goa Rancang Kencono.

Goa ini berjarak kurang lebih 1 km dari lokasi wisata Sri Gethuk. Goa yang berada di Desa Bleberan ini memiliki ciri khas berupa ruang yang lapang dengan ukuran sekitar 20×20 meter dan tinggi kurang lebih 12 meter. Umumnya lokasi ini kerap dijadikan sebagai camping ground oleh para wisatawan.  

Keunikan lain dari gua ini ialah keberadaan sebuah pohon klumpit (Terminalia edulis) tua di tengah-tengah ruang lapang tersebut. Konon sejarah mencatat bahwa Goa Rancang Kencono telah mencapai usia lebih dari 2 abad.

Menurut masyarakat setempat, di Goa inilah Laskar Mataram melakukan perencanaan strategi untuk mengusir penjajah Belanda dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Itulah asal dari nama ‘Rancang Kencono’ bermula.

Walaupun Goa Rancang Kencono ini termasuk kedalam kelompok gua purba, tetapi kamu tak membutuhkan perlengkapan khusus untuk bisa menjelajahinya. Kamu cukup menuruni tangga batu untuk memasuki gua.

Di dalam gua, kamu akan melihat stalagtit di langit-langit. Sayangnya, sebagian stalagtit tidak lagi meneteskan air.

Menjelajahi gua, kamu akan menemukan ruang berukuran kecil yang sempit, pengap, dan gelap. Di bagian dalam ruangan tampak lukisan bendera Indonesia disertai kata-kata motivasi untuk para pejuang kemerdekaan.

Beranjak ke bagian lain gua, kamu bisa menemukan sebuah lorong. Warga meyakini bahwa lorong tersebut berhubungan dengan lokasi wisata Air Terjun Sri Gethuk.

Meski penasaran, kamu tidak bisa menelusuri lorong tersebut hingga ke ujungnya. Alasannya karena, sebagian dari lorong tersebut telah runtuh. 

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Air Terjun Sri Gethuk Wonosari

Seperti yang kamu ketahui, Jogja memiliki banyak lokasi air terjun yang memesona. Lalu apa keistimewaan Sri Gethuk dibandingkan air terjun lain? Inilah beberapa kelebihan:

  1. Debit Air yang Stabil

Aliran Air Terjun tidak terpengaruh oleh musim. Bahkan andaikata kamu berkunjung di musim kemarau sekalipun, debit air terlihat relatif sedang dan tidak mengering.

  1. Aliran Air yang Melalui Bebatuan Karst

Air yang terjun dari tebing turun mengenai bebatuan karst. Hal ini menambah efek dramatis dan keindahan dari air terjun.

  1. Sungai yang Jernih

Suangi Oyo sangat jernih dan dalam. Hampir semua yang bertandang ke lokasi air terjun ingin buru-buru bermain air.

  1. Legenda Mistis yang Menambah Seru Petualangan

Pengunjung wisata Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul memang didominasi oleh anak-anak muda berjiwa petualang.

Alih-alih mengurungkan niat, justru kisah mistis makin membuat penasaran wisatawan muda untuk menjelajahi Air Terjun Sri Gethuk.

Selain kelebihan yang telah dipaparkan di atas, ada sedikit kelemahan destinasi wisata ini, yaitu:

  1. Rute yang Tidak Dilalui Kendaraan Umum

Pengunjung harus membawa kendaraan sendiri disertai supir yang mengetahui rute menuju ke lokasi wisata ini. Hal ini tentu kurang efisien dari sisi biaya.

  1. Fasilitas yang Belum Optimal

Kondisi fasilitas yang terasa masih apa adanya memang cukup terasa. Namun, pengunjung diharapkan mau memaklumi keadaan.

Hal ini mengingat bahwa seluruh kawasan wisata Sri Gethuk bahkan hingga Goa Rancang Kencono, hanya dikelola oleh masyarakat lokal.

Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk bertandang ke lokasi wisata Air Terjun Sri Gethuk Wonosari Gunung Kidul? Jika iya, pastikan kesehatan fisik kamu dalam kondisi baik. Jangan lupa untuk menjaga kelestarian alam selama berada di areal wisata, ya.

Makanan Khas Lampung

Makanan Khas Lampung Seruit

Makanan Khas Lampung – Lampung adalah salah satu kota yang terletak tidak jauh dari ibu kota. Kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam dan diteruskan dengan menyeberang menggunakan kapal feri untuk bisa sampai kesana.

Kota yang populer dengan pisang berkualitas tinggi ini mempunyai banyak spot foto yang menarik, sehingga tidak heran banyak wisatawan yang mengunjunginya hanya untuk mengambil view gambar terbaik.

Tapi, kurang lengkap rasanya jika sudah sampai di Lampung dan tidak mencoba makanan khas Lampung.


Video Makanan Khas Lampung Pepes Ayam + Sambal

Nah, agar Kamu tidak bingung makanan apa saja yang harus Kamu cicipi saat berlibur kesana. Berikut beberapa kuliner khas dari kota Lampung yang layak dan wajib dicoba.

Nama Makanan Khas Lampung dan Penjelasannya

Gulai Taboh

Nama Makanan Khas Lampung Gulai Taboh
Gambar Nama Makanan Khas Lampung Gulai Taboh

Gulai taboh adalah hidangan yang terbuat dari ikan dan kemudian dimasak bersama dengan santan. Selain ikan, ada pula bahan-bahan tambahan lain yang harus dipersiapkan yakni seperti rebung, kacang panjang, kacang merah dan sayur kol.

Melihat dari tampilannya, banyak orang yang mengira bahwa makanan khas Lampung gulai taboh adalah sayur lodeh. Akan tetapi setelah dirasakan, barulah Kamu tahu bahwa masakan ini merupakan gulai. Apalagi ditambah dengan citarasa bumbunya yang sangat kuat.

Kuliner gulai taboh tidak mudah ditemukan, sebab biasanya hanya disajikan pada saat ada acara tertentu saja.

Sedangkan ikan yang biasa digunakan yaitu ikan tuna atau bisa juga menggunakan ikan tongkol. Nama gulai taboh jika diartikan berarti gulai santan.

Pisro

Nama Makanan Khas Lampung Pisro
Gambar Makanan Khas Lampung Pisro

Jika Kamu mendengar pisro, mungkin Kamu langsung akan membayangkan bahwa makanan pisro adalah makanan khas yang terbuat dari singkong dan bercita rasa manis. Namun, sayangnya apa yang Kamu dan kebanyakan orang bayangkan kurang tepat.

Makanan khas Lampung pisro adalah kuliner yang menggunakan ikan sebagai bahan dasar pembuatannya. Memang benar, kebanyakan kuliner khas lampung berbahan dasar ikan.

Ikan yang digunakan untuk membuat pisro adalah ikan betok. Dipilihnya ikan ini sebagai bahan dasar pisro tidak lain karena dagingnya yang tebal. Ikan betok ini kemudian dimasak bersama dengan saus pedas dan sedikit asam.

Panggang Lampung

Makanan Khas Lampung Panggang Lampung
Gambar Makanan Khas Lampung Panggang Lampung

Makanan khas Lampung berbahan dasar ikan lainnya adalah panggang Lampung. Meski sama-sama berbahan dasar ikan, namun cara pengolahannya tentu berbeda. Hidangan ikan kali ini biasa dijadikan sebagai oleh-oleh dari kota lampung.

Ikan satu ini diolah dengan cara dipanggang atau kadang juga dengan cara diasap. Hal ini tentunya tidak mengurangi kesegaran dari ikan ini. Bumbu yang dipakai pun tidak terlalu banyak, jadi kegurihan ikan masih jelas terasa.

Panggang Lampung ini akan semakin nikmat apabila disantap dengan nasi yang masih kebul-kebul dan juga dengan sambal. Kamu juga boleh menambahkan bahan pelengkap lain, misalnya kerupuk.

Gegudu

Oleh oleh Makanan Khas Lampung Gegudu
Gambar Oleh oleh Makanan Khas Lampung Gegudu

Makanan memang tercipta untuk dimakan dan makanan yang enak memang harus bisa dinikmati. Karena hakikatnya makanan itu adalah suatu hal yang sangat indah.

Maka dari itu, tidak hanya makanan berat saja yang bisa Kamu nikmati saat berada di kota Lampung.

Disana Kamu juga bisa menikmati waktu santai disana dengan menikmati cemilan bercita rasa manis. Nama dari cemilan ini adalah gegudu.

Bahan untuk membuat gegudu adalah pisang, yang memang merupakan buah yang banyak ditemukan di kota ini. Pisang ini kemudian dihaluskan kemudian dicampur dengan tepung terigu dan juga susu.

Dalam penyajiannya, gegudu biasa disajikan dengan selai maupun susu kental manis. Kudapan ini sangat cocok dijadikan sebagai teman ngeteh atau teman ngopi. Pada umumnya, masyarakat Lampung mengkonsumsinya pada sore hari atau pada saat hujan tiba.

Pie Pisang

Oleh oleh Makanan Khas Lampung Pie Pisang
Gambar Oleh oleh Makanan Khas Lampung Pie Pisang

Seperti diketahui bahwa Lampung sangat terkenal dengan pisang yang memiliki kualitas tinggi, sehingga banyak sekali inovasi berbahan dasar pisang yang dihasilkan di tengah penduduknya.

Salah satu cemilan berbahan dasar pisang yang bisa Kamu nikmati adalah pie pisang. Jenis makanan ini memang tidak hanya bisa ditemukan di Lampung saja, tetapi sudah banyak ditemukan di tempat-tempat lain.

Akan tetapi, oleh oleh makanan khas Lampung pie pisang hadir dengan citarasa yang berbeda dari yang lain. Pie pisang ini juga biasa dibawa sebagai buah tangan dari kola Lampung.

Sehingga untuk menemukan kudapan ini tidaklah sulit. Kamu hanya tinggal datang saja di toko oleh-oleh yang berjajar di setiap sudut kota. Dengan uang 40.000 hingga 50.000 Kamu sudah bisa membawa pulang cemilan manis ini.

Benjak Enjak

Nama Makanan Khas Lampung Benjak Enjak
Gambar Makanan Khas Lampung Benjak Enjak

Benjak enjak adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas Lampung yang terkenal. Nama dari kudapan ini memang sedikit unik bahkan agak aneh bagi sebagian orang. Namun, meskipun unik makanan ini ternyata banyak yang suka loh.

Lagi lagi makanan ini menggunakan pisang sebagai bahan dasar pembuatannya. Walaupun pisang disini dijadikan sebagai bahan campuran bersama dengan beras ketan dan gula aren. Ketiga bahan tersebut kemudian dikukus setelah dibentuk seperti pepes.

Benjak enjak adalah kue basah yang bisa bertahan dalam waktu 1-2 hari sehingga aman jika dijadikan sebagai oleh-oleh khas Lampung.

Kudapan manis ini sangat tepat disajikan bersama dengan minuman hangat. Apalagi jika sedang dalam suasana santai di pagi ataupun sore hari.

Lempok Durian

Oleh oleh Makanan Khas Lampung Lempok Durian
Gambar Oleh oleh Makanan Khas Lampung Lempok Durian

Lempok durian lebih dikenal luas oleh masyarakat dengan nama dodol di kalangan masyarakat Jawa. Teksturnya yang kenyal serta aromanya yang tajam berasal dari buah durian yang ada didalamnya menjadi ciri tersendiri bagi makanan khas Lampung ini.

Rasa manis yang ada di lempok durian ini pun bukanlah rasa manis yang berlebihan sehingga sangat bersahabat di lidah. Terutama bagi orang yang kurang menyukai manis, maka lempok durian ini tetaplah aman untuk dikonsumsi.

Jika ingin mencicipi dodol khas lampung ini, Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya di berbagai toko oleh-oleh yang ada di sana. Hanya dengan Rp. 25.000 hingga Rp. 35.000 Kamu sudah bisa membawa pulang satu buah lempok durian yang legit.

Makanan Khas Lampung Seruit

Makanan Khas Lampung Seruit
Gambar Makanan Khas Lampung Seruit

Saat sedang ada acara keluarga, acara pernikahan maupun acara adat lainnya hidangan satu ini sering sekali disajikan. Sedangkan untuk masyarakat Papadun sendiri mengonsumsi makanan khas daerah ini hampir setiap hari.

Untuk membuat makanan khas Lampung satu ini, bahan yang harus ada yaitu ikan. Sebab seruit adalah ikan bakar yang dipadukan dengan berbagai macam sambal terasi khas Lampung. Sambal terasi khas lampung biasanya ditambahi dengan tempoyak dan juga buah mangga.

Kamu bisa membuat seruit dengan menggunakan berbagai jenis ikan, tapi ikan yang paling sering digunakan adalah ikan yang banyak ditemukan di sungai seperti ikan baung, ikan layis dan beberapa ikan lainnya.

Dalam penyajiannya, seruit dilengkapi dengan lalapan agar menjadi lebih nikmat. Namun jika Kamu tidak menyukainya maka komponen satu ini boleh dilewatkan.

Makanan Khas Lampung Tempoyak / Tempoyang

Makanan khas Lampung tempoyak atau tempoyang
Gambar Makanan Khas Lampung Tempoyak atau Tempoyang

Wisata kuliner khas Lampung memang menjadi surga bagi para pecinta buah durian. Sebab Kamu bisa menemukan berbagai jenis olahan yang berasal dari durian.

Dari semua olahan tersebut memiliki variasi rasanya masing-masing tanpa menghilangkan rasa khas dari durian. Makanan khas Lampung tempoyak atau tempoyang harus masuk daftar salah satu yang patut Kamu coba, terlebih Kamu pecinta berat durian.

Hal ini karena makanan khas Lampung tempoyak ini memang menggunakan durian sebagai bahan utama pembuatannya, yaitu durian yang sudah difermentasikan. Rasa dari sajian ini sangat nikmat, namun itu bukan berarti pembuatannya sangat sulit.

Proses pengolahan sajian ini justru sangat sederhana dan mudah. Jika tidak percaya, Kamu bisa menyimak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan daging durian yang sudah dipisahkan dengan bijinya. Usahakan daging yang dipilih adalah daging yang tidak memiliki kandungan air yang banyak. Hal itu bisa diperoleh di buah durian yang berkualitas tinggi dan benar-benar sudah matang
  • Daging durian yang sudah disiapkan tersebut kemudian ditaburi dengan sedikit garam
  • Tambahkan pula cabai rawit sesuai dengan selera Kamu
  • Jika semuanya sudah tercampur lalu tempatkan di sebuah wadah atau tempat tertutup. Selain itu, Kamu juga bisa menyimpannya di dalam kulkas.

Cara-cara tersebut adalah cara yang digunakan untuk memfermentasikan durian. Setelah didiamkan selama kurang lebih 2 hingga 5 hari hasil fermentasi di atas sudah bisa diolah. Langkah selanjutnya yakni mencampur durian hasil fermentasi dengan ikan.

Jenis ikan yang biasa digunakan untuk mengolah makanan khas Lampung seperti ikan mujair, teri, mas dan beberapa jenis ikan lainnya. Sedangkan untuk pembuatan sambalnya sendiri sama dengan pembuatan sambal pada umumnya.

Umbu

Oleh oleh Makanan Khas Lampung Umbu
Gambar Makanan Khas Lampung Umbu

Rasa pahit memang tidak banyak yang menyukai, akan tetapi bukan berarti makanan bercita rasa pahit ini tidak ada yang menyukai. Nah, hidangan ini dipersembahkan bagi Kamu yang menyukai makanan dengan rasa yang agak pahit.

Umbu ini adalah makanan khas Lampung yang menggunakan bahan dasar rotan muda. Rotan ini terlebih dahulu direbus hingga menghasilkan tekstur yang lunak. Umbu tidak hanya bisa dinikmati secara langsung, tetapi bisa juga dipadukan dengan berbagai jenis makanan lainnya.

Umbu juga kerap dijadikan sebagai bahan utama sayur misalnya seperti oseng-oseng atau juga bisa dijadikan sebagai lalapan. Bahkan masyarakat Lampung sudah menjadikan rotan sebagai bahan makanan yang dimasak sehari-hari.

Namun karena semakin jarangnya rotan, maka umbu juga semakin jarang ditemukan. Sehingga masyarakat Lampung hanya membuat umbu ketika ada acara khusus saja.

Engkak

Oleh oleh Makanan Khas Lampung Engkak
Gambar Oleh oleh Makanan Khas Lampung Engkak

Bahan bahan yang harus disiapkan sebelum cara pembuatannya engkak antara lain gula pasir, telur ayam, tepung ketan putih, susu kental manis mentega dan juga santan. Cukup mudah kan bahan yang harus disiapkan.

Apabila semua bahan sudah dicampurkan secara merata menjadi satu adonan, kini Kamu tinggal memasukkan adonan ke dalam loyang. Namun sebelum itu, sebaiknya olesi loyang dengan mentega dan juga kertas roti sebagai alas agar saat kuenya matang tidak lengket.

Setelah dimasukkan ke dalam loyang, kemudian masukkan loyang ke dalam oven atau pemanggang. Sebenarnya oleh oleh makanan khas Lampung dan cara membuatnya ini hampir sama dengan cara pembuatan kue lapis legit.

Selanjutnya, jika adonan sudah matang dan sudah mengembang Kamu bisa langsung mengeluarkannya dari pemanggang. Diamkan beberapa waktu dan tunggu hingga agak dingin baru dipotong-potong berbentuk persegi panjang.

Mie Lampung

Makanan Mie Khas Lampung
Gambar Mie Khas Lampung

Menu makanan berupa mie memang masih merajai dunia perkulineran yang ada di nusantara ini. Akan tetapi setiap daerah biasanya memiliki ciri khas masing-masing meskipun sama-sama berbentuk mie.

Sama halnya dengan mie khas Lampung ini yang mempunyai tekstur berbeda dari mie-mie lainnya. Mie Lampung teksturnya tidak lembek dan di dalam mie tersebut juga terdapat taburan daging serta bumbu yang khas. Tidak heran jika citarasa yang dihasilkan sangatlah lezat.

Mie lampung dalam penyajiannya bisa berbentuk bihun ayam, mie ayam, kwetiau dan masih banyak variasi penyajian lainnya. Jadi, bagi Kamu pecinta mie tidak boleh melewatkan mie Lampung untuk dicicipi.

Kebanyakan hidangan dari kota Lampung berbahan dasar pisang dan durian. Sebab daerah tersebut memang penghasil pisang terbesar dengan kualitas yang amat baik. Jadi tidak heran jika kuliner yang dihasilkan juga enak.

Bagaimana makanan khas Lampung di atas? Sangat menggugah selera dan membuat perut keroncongan kan?

Nah, ada baiknya saat berkunjung ke kota Lampung Kamu mengisi perut dengan salah satu menu di atas. Menu-menu tersebut banyak disediakan di restoran-restoran yang ada disana.

Contoh Kata Penutup Makalah

Contoh Penutup Makalah Singkat Bahasa Indonesia

Contoh Penutup Makalah Singkat – Di dalam menyusun sebuah makalah, ada bagian abstrak, latar belakang pembahasan dan satu lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu penutup.

Bagian penutup makalah merupakan point kesimpulan setelah kita membahas berbagai masalah yang sedang dikaji.

Selain berupa kesimpulan, terdapat saran atau masukan dari penulis terhadap pengembangan tema yang dibahas juga untuk penulis. 

Sebagai penulis tentunya tidak akan mungkin membuat karya yang sempurna.

Karya ilmiah berupa makalah yang dibuat bisa jadi masih banyak kesalahan dan kekurangan. Untuk itu sebagai penulis harus mencantumkan permintaan saran dari semua pembaca yang ada.

Inilah yang menjadikan bagian penutup makalah sangat penting. Selain untuk penulis juga untuk menjadikan karya ilmiah lebih baik melalui kritik dan saran dari pembaca.

Langsung saja, untuk download contoh penutup makalah PDF silahkah klik link atau bisa juga melihat cara membuat penutup makalah yang baik dan benar pada video berikut ini:


Video Cara Membuat Contoh Kata Penutup Makalah atau Bab 3

Bab 3 Penutup Makalah

Contoh Kata Penutup Makalah Singkat Bab 3 - Bosmeal.com
Gambar Contoh Penutup Makalah Singkat Bab 3

Sebelum kita menginjak lebih jauh mengenai kesimpulan dan saran, terlebih dahulu kita harus mengetahui lebih jauh apa itu penutup makalah.

Penutup makalah atau kadang biasa disebut bab penutup merupakan bab yang berisi hasil dari pembahasan masalah yang kita buat. 

Pada bab ini kita memberikan kesimpulan dengan ringkas, padat dan jelas agar pembaca tidak menafsirkan ulang terhadap permasalahan yang sudah kita bahas dalam makalah. 

Selain kesimpulan kita juga memberikan saran, kita cukup mencantumkan saran atau rekomendasi tentang permasalahan yang kita angkat.

Setelah itu kita juga meminta saran dari segenap pembaca sebagai koreksi ulang jika ada kekurangan dalam makalah yang sudah kita buat.

Pada bab penutup ini terdapat beberapa syarat yang harus kita jalankan agar penutup makalah yang kita buat menjadi baik.

Adapun syarat-syaratnya adalah tidak bertele-tele dalam memberikan kesimpulan, fokus dalam merangkum isi makalah serta tidak memberikan rekomendasi atau saran yang diluar pembahasan.

Kesimpulan dalam Penutup Makalah

Contoh Kata Kesimpulan dalam Makalah - Bosmeal.com
Gambar Contoh Saran dan Kesimpulan Penutup Makalah yang Baik

Dalam bab penutup, pertama kita harus membuat kesimpulan terlebih dahulu.

Buat yang baru mencoba membuat makalah, kesimpulan merupakan keputusan yang diperoleh berdasarkan metode, baik itu induktif maupun deduktif dari suatu pembahasan ataupun gagasan. 

Kesimpulan sering digunakan untuk menutup suatu makalah ataupun yang lainnya setelah melakukan pembahasan panjang lebar terhadap suatu masalah.

Kesimpulan merupakan hasil akhir yang menjelaskan semua hasil dari pembahasan yang kita lakukan di bab sebelumnya. 

Dalam membuat kesimpulan, kita tidak boleh meremehkannya, walaupun kelihatannya sederhana.

Akan tetapi jika kita tidak mampu menjawab rumusan masalah yang sudah di cantumkan dalam pendahuluan maka makalah kita tidak akan sempurna.

Dalam membuat kesimpulan, kita juga harus memperhatikan syarat-syarat agar menjadi makalah yang baik dan mudah dibaca.

Untuk itu, baik buat kita yang sudah terbiasa membuat makalah atau belum, tetap harus memperhatikan syarat-syarat penutup agar makalah kita bisa bernilai baik.

Baca Juga: Contoh Cerpen Singkat

Cara Membuat Penutup Makalah

Contoh Kata Cara membuat Kesimpulan yang Baik dan Benar - Bosmeal.com
Gambar Cara Membuat Penutup Makalah Singkat yang Benar

Pada bagian penutup makalah, pembaca pasti akan melihat kesimpulan dari hasil pembahasan yang sudah dilakukan.

Agar kesimpulan yang kita buat menjadi baik dan benar serta tidak mengecewakan pembaca, kita harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini:

  1. Kesimpulan yang kita buat isinya harus berupa analisis dari kajian pustaka dan juga interpretasi dari tema yang telah kita angkat. Isinya bisa berupa implikasi dan bisa juga berupa inferensi.
  2. Selanjutnya kesimpulan yang kita buat isinya sebaiknya mengandung saran yang ditujukan untuk pembaca.
  3. Dalam membuat kesimpulan makalah, sebaiknya dibuat dengan penjelasan singkat dari isi pembahasan yang ada. Penjelasan singkat ini sebaiknya tidak membuat pembaca menafsirkan kembali kesimpulan yang ada.
  4. Ketika membuat kesimpulan makalah atau karya tulis, kita harus menghindari membuat kesimpulan yang tidak ada dalam pembahasan.
  5. Terakhir, dalam membuat kesimpulan, kita harus menjawab rumusan masalah yang ada dengan singkat dan tidak menimbulkan bias tafsir.

Itu tadi cara dan langkah dalam membuat kesimpulan untuk penutup makalah. Setelah kita mengetahui cara membuat kesimpulan yang benar, kita juga harus mengetahui bagaimana jenis kesimpulan itu sendiri.

Jenis jenis Kesimpulan Penutup Makalah

Contoh Kata Singkat Jenis jenis Kesimpulan - Bosmeal.com
Gambar Contoh Penutup Makalah yang Baik dan Benar dan Jenis jenis Kesimpulan

Dalam membuat kesimpulan pun, kita juga harus mengetahui jenisnya. Mengetahui jenis kesimpulan ini akan lebih mudah bagi kita untuk menyampaikannya kepada pembaca.

Selain itu juga dengan mengetahui jenis kesimpulan akan membuat kita tidak bertele-tele dalam menyampaikannya. Berikut ini jenis-jenis kesimpulan yang harus diketahui.

1. Perbandingan (Comparison)

Jenis pertama dari kesimpulan merupakan perbandingan atau comparison. Dari segi namanya saja kita sudah bisa mengira-ngira apa maksud dari kesimpulan jenis ini.

Pada jenis ini kita membandingkan dua elemen atau variabel satu sama lain atau pun juga membandingkan satu elemen atau variabel dengan elemen atau variabelnya sendiri. 

Untuk lebih mudahnya kita bisa melihat contoh berikut ini. Sudah jelas bahwa harga emas tahun kemarin lebih baik daripada tahun ini.

Jelas bahwa kandidat kepala desa tahun ini lebih kuat daripada kandidat kepala desa tahun lalu.

Untuk membuat kesimpulan perbandingan, kita bisa menggunakan kalimat: lebih baik daripada, lebih sehat daripada, lebih berguna daripada, dan lain sebagainya.

Indikator yang demikian lebih sering digunakan dan dapat membantu kita dalam membuat ataupun mengidentifikasi kesimpulan perbandingan.

2. Sebab-Akibat (Causation)

Selain perbandingan, sebab akibat juga bisa menjadi suatu jenis kesimpulan. Kesimpulan ini dibuat dengan melihat suatu peristiwa, tindakan, fenomena yang secara langsung mempengaruhi hal lainnya.

Contoh: Banyaknya penebangan liar di hutan membuat hutan menjadi kering. Dari sini bisa dilihat penyebabnya adalah penebangan liar kemudian berakibat atau berefek pada menjadi kering.

3. Penilaian (Assessments)

Jenis kesimpulan selanjutnya merupakan simpulan penilaian. Penilaian sendiri bisa dikatakan suatu proses untuk mengetahui apakah program ini berhasil atau tidak.

Penilaian sendiri bukan berasal dari fakta-fakta ilmiah yang ada. Akan tetapi, penilaian sendiri merupakan pendapat subyektif kita untuk melihat sesuatu.

Pendapat ini pun harus sesuai dengan keadaan Contoh: Kebijakan ini sangat membantu. Bunga itu sangat indah.

Sedangkan untuk contoh seperti atmosfer bumi terdiri dari beberapa elemen ini merupakan sebuah fakta, bukan penilaian.

4. Rekomendasi (Recommendation)

jenis kesimpulan selanjutnya merupakan kesimpulan yang berbentuk rekomendasi.

Untuk membuat kesimpulan rekomendasi kta membuat penegasan kesimpulan suatu metode atau tindakan terbaik atau juga menjelaskan dampak negatifnya.

Contohnya: Untuk mengobati penyakit asam, maka dokter harus mendukung pengobatan A. Pada umumnya untuk membuat kesimpulan rekomendasi, kita bisa menggunakan kata seperti “harus” dan sejenisnya.

Hal ini akan memberi sinyal rekomendasi kepada pembaca dan juga terkadang dibuat rekomendasi tersirat.

5. Prediksi (Prediction)

Jenis selanjutnya merupakan kesimpulan prediksi. Pada jenis kesimpulan ini, kita memberikan prediksi terhadap suatu kasus yang akan terjadi, baik itu dalam waktu dekat maupun jauh.

Contoh: Kemiskinan yang terjadi mungkin akan bertambah tahun depan. 

Selanjutnya jika kita sebagai pembaca, untuk mengetahui suatu pertanyaan-pertanyaan simpulan, kita bisa melihat si penulis.

Jika penulis itu percaya bahwa kesimpulan yang dia buat akan atau tidak akan terjadi di beberapa titik di masa depan, maka kemungkinan itu bagus. hal ini karena kesimpulan tersebut merupakan kesimpulan utama argumen.

6. Keyakinan Sederhana (Simple Beliefs)

Jenis kesimpulan selanjutnya merupakan kesimpulan keyakinan sederhana. Pada jenis ini mungkin akan terlihat begitu ambigu dan menyesatkan.

Pada jenis ini kita bisa mengatakan bahwa semua kesimpulan itu merupakan sebuah keyakinan sederhana. Semua kesimpulan yang kita buat berasal dari apa yang kita yakini. 

Akan tetapi beberapa orang merasa berguna untuk mengkarakterisasi setiap kesimpulan yang bukan salah satu dari tipe di atas sebagai keyakinan sederhana.

Pada jenis ini, merupakan klaim sederhana yang diyakini dari penulis itu benar dan bukan merupakan bagian dari jenis-jenis kesimpulan di atas.

Saran dalam Penutup Makalah

Contoh Kata Saran dalam Makalah Singkat - Bosmeal.com
Gambar Contoh Kesimpulan dan Saran Makalah yang Baik dan Benar

Dalam makalah penutup, selain kita membuat kesimpulan, kita juga harus memberikan saran kepada pembaca.

Selain itu juga alangkah baiknya jika kita meminta kritikan atau saran dari pembaca untuk kita agar semua itu bisa berimbang.

Saran sendiri biasa diartikan dengan suatu usulan, anjuran ataupun juga solusi terhadap suatu hal. Bisa permasalahan, situasi ketika membutuhkan pendapat atau masukan dalam suatu hal.

Dalam makalah sendiri saran berada dalam bab penutup setelah kita membuat kesimpulan. 

Dalam membuat saran sendiri tidak ada aturan baku bagi kita. Akan tetapi, ketika kita membuat saran dalam makalah, setidaknya kita harus memperhatikan hal berikut.

Pertama kita harus memperhatikan jumlah kata yang akan digunakan. Dalam menulis makalah, menulis saran sangat dibatasi dengan jumlah minimal karakter.

Tujuannya adalah agar seimbang antara kesimpulan yang disampaikan dengan saran yang diberikan. Adapun batasan saran yang baik tidak melebihi dari 200 kata.

Kedua kita harus memberikan kata harapan kata harapan kepada pembaca dengan kalimat yang menarik seperti “oleh karena itulah”, atau penggunaan kata “harapannya dari penulisan ini…”, dan lain sebagainya.

Ketiga dalam membuat saran kita juga harus memberikan rekomendasi, bisa berupa penelitian lebih lanjut mengenai metode yang dipergunakan, atau yang lainnya.

Penting Untuk Diketahui: Contoh Abstrak Makalah

Contoh Penutup Makalah Singkat

Setelah kita mengetahui cara membuat penutup makalah beserta komponen yang harus ada, akan lebih baik jika kita melihat langsung beberapa contohnya.

Adapun contoh penutup makalah yang baik dan benar bisa dilihat di bawah ini:

1. Contoh Penutup Makalah Sejarah

Contoh Penutup Makalah Singkat Sejarah - Bosmeal.com
Gambar Contoh Penutup Makalah Singkat Sejarah

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari makalah di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.

Di Indonesia sendiri menurut sejarah, terdapat dia kerajaan besar yakni Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Sementara itu, para ahli sendiri masih berbeda pendapat letak yang pasti kerajaan Sriwijaya

Selanjutnya, sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaannya sudah berjalan berabad-abad.

Perjuangan yang dilakukan dengan berbagai tahap dan berbagai cara, sehingga perlu dibuat periodisasi sejarah Indonesia.

Dalam sejarahnya, semenjak penjajahan Barat dilakukan di Indonesia, segenap bangsa Indonesia melakukan perlawanan dengan berbagai cara, akan tetapi masih dalam lingkup kedaerahan.

Perjuangan Bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan semakin terasa semenjak adanya pemberian janji kemerdekaan hari oleh Jepang kepada bangsa Indonesia.

Untuk membuktikan janji tersebut, Jepang membentuk BPUPKI. 

Berawal dari BPUPKI yang kemudian berlanjut ke PPKI, Indonesia membentuk pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

B. Saran

Berikut ini beberapa saran dari penulis yang bisa dilakukan oleh pembaca semua yaitu:

  1. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan.
  2. Sebagai generasi muda Indonesia, sudah seharusnya selalu berjuang mengisi kemerdekaan dengan melakukan kegiatan positif di berbagai bidang yang kita sukai.

2. Contoh Penutup Makalah Agama Islam

Contoh Penutup Makalah Singkat Agama - Bosmeal.com
Gambar Contoh Penutup Makalah Agama Islam

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari paparan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa:

  1. Lingkungan yang pertama dan utama dalam media mendidik anak merupakan lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang sangat mempengaruhi perilaku dan perkembangan anak. Dalam keluarga merupakan tempat pertama dalam melaksanakan pendidikan agama Islam dasar.
  2. Kemudian lingkungan kedua merupakan tempat dan lingkungan lanjutan dalam mendidik anak. Lingkungan tersebut adalah sekolah yang bisa mendidik anak lebih fokus, teratur dan terarah.
  3. Terakhir lingkungan ketiga merupakan tahap lanjutan dalam mendidik anak. Lingkungan ini merupakan masyarakat. Pendidikan masyarakat lebih mendidik kepada peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi anak, remaja dan pemuda agar tumbuh secara baik.

B. Saran

Penulis merasa apa yang sudah dibuat ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itulah kritik dan saran dari segenap pembaca semua sangat dinantikan oleh penulis.

Penulis akan menerima kritik,saran serta masukan sebagai bahan pertimbangan di kemudian hari. Besar harapan penulis untuk membuat makalah yang lebih baik lagi daripada hari ini.

Sudah Tau Contoh Kata Pengantar yang Baik dan Benar?

3. Contoh Penutup Makalah Bahasa Indonesia

Contoh Penutup Makalah Singkat Bahasa Indonesia - Bosmeal.com
Gambar Contoh Penutup Makalah Bahasa Indonesia

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan